📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Pengukuran Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kabupaten Blitar Tahun 2023 2023
BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Perlindungan Sosial dan Kesejahteraan
7 Var
1 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Pengukuran Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kabupaten Blitar Tahun 2023
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Perlindungan Sosial dan Kesejahteraan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-23.3505.006
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
BADAN PENANGGULANGAN BENCANA DAERAH
Alamat Lengkap
Jl. Bromo No. 03 Wlingi - Kabupaten Blitar
Telepon
081249111373
Faksimile
692819
Email
bpbd.blitarkab@yahoo.co.id
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala BPBD Kabupaten Blitar
Nama PJ Teknis
Sabar Ariadi, S.E., M.M.
Jabatan
Kepala Bidang Pencegahan dan Kesiapsiagaan BPBD Kabupaten Blitar
Alamat
Dusun Slorok, RT03/RW02, Desa Slorok, Kecamatan Doko
Telepon
0856 4848 9656
Faksimile
-
Email
sabarariadi178@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Kabupaten Blitar terletak di Pulau Jawa bagian timur dan berada di pesisir Samudra Hindia. Secara astronomis berada pada 111°40’ – 112°10’ BT dan 7°58’ – 8°9’51’’ LS. Luas wilayah Kabupaten Blitar adalah 1.588,79 km2 dimana sekitar 38,02 persen merupakan wilayah dataran tinggi yang berada pada ketinggian 300 – 420 m dari permukaan laut. Bedasarkan bentuk topografinya yang kompleks ini, Kabupaten Blitar memiliki sejumlah risiko kejadian bencana, seperti banjir di daerah dataran, longsor di daerah pegunungan dan puting beliung di daerah perbukitan disamping risiko erupsi Gunung Kelud dibagian utara dan tsunami pada bagian selatan. Melihat banyaknya potensi bencana alam yang ada di Kabupaten Blitar maka diperlukannya suatu Kajian Resiko Bencana sebagai salah satu upaca mitigasi bencana.
Kajian risiko bencana adalah suatu pendekatan yang memperlihatkan potensi dampak negatif yang mungkin timbul akibat potensi bencana yang melanda suatu kawasan. Potensi dampak negatif ini dilihat dari potensi jumlah jiwa yang terpapar, kerugian harta benda, dan kerusakan lingkungan. Penghitungan terhadap potensi dampak negatif tersebut diketahui berdasarkan tingkat kerentanan dan kapasitas kawasan terdampak bencana. Risiko, bahaya, kerentanan, dan kapasitas saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Risiko dapat ditimbulkan karena tingginya tingkat bahaya dan kerentanan, sedangkan didukung oleh rendahnya tingkat kapasitas daerah dalam menghadapi bencana. Semakin tinggi tingkat kerentanan daerah dan semakin rendahnya kapasitas membuat semakin tingginya risiko terhadap bencana. Oleh karena itu, pengkajian risiko bencana sangat bergantung kepada komponen bahaya yang mengancam, kerentanan kawasan yang terancam, dan kapasitas kawasan terancam.
Salah satu cara untuk mengetahui Kapasitas kawasan terancam yaitu dengan menghitung Nilai Indeks Ketahanan Daerah (IKD). IKD Kabupaten Blitar pada Tahun 2022 sebesar 0,58 yang masuk katagori sedang, dimana nilai IKD semakin mendekati 1 (max) maka semakin tinggi kapasitas yang dimiliki daerah tersebut. Berdasarkan uraian tersebut maka perlu dilakukan perhitungan IKD pada Kabupaten Blitar Tahun 2023.
Kajian risiko bencana adalah suatu pendekatan yang memperlihatkan potensi dampak negatif yang mungkin timbul akibat potensi bencana yang melanda suatu kawasan. Potensi dampak negatif ini dilihat dari potensi jumlah jiwa yang terpapar, kerugian harta benda, dan kerusakan lingkungan. Penghitungan terhadap potensi dampak negatif tersebut diketahui berdasarkan tingkat kerentanan dan kapasitas kawasan terdampak bencana. Risiko, bahaya, kerentanan, dan kapasitas saling berhubungan satu dengan yang lainnya. Risiko dapat ditimbulkan karena tingginya tingkat bahaya dan kerentanan, sedangkan didukung oleh rendahnya tingkat kapasitas daerah dalam menghadapi bencana. Semakin tinggi tingkat kerentanan daerah dan semakin rendahnya kapasitas membuat semakin tingginya risiko terhadap bencana. Oleh karena itu, pengkajian risiko bencana sangat bergantung kepada komponen bahaya yang mengancam, kerentanan kawasan yang terancam, dan kapasitas kawasan terancam.
Salah satu cara untuk mengetahui Kapasitas kawasan terancam yaitu dengan menghitung Nilai Indeks Ketahanan Daerah (IKD). IKD Kabupaten Blitar pada Tahun 2022 sebesar 0,58 yang masuk katagori sedang, dimana nilai IKD semakin mendekati 1 (max) maka semakin tinggi kapasitas yang dimiliki daerah tersebut. Berdasarkan uraian tersebut maka perlu dilakukan perhitungan IKD pada Kabupaten Blitar Tahun 2023.
Tujuan Kegiatan
Tersusunnya Indeks Ketahanan Daerah (IKD) Kabupaten Blitar yang dapat dijadikan dasar kebijakan daerah dalam upaya penanggulangan bencana.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Oktober 2023 - 5 Oktober 2023
Desain
2 Oktober 2023 - 5 Oktober 2023
Pengumpulan Data
6 Oktober 2023 - 14 Oktober 2023
Pengolahan Data
15 Oktober 2023 - 24 Oktober 2023
Analisis
25 Oktober 2023 - 29 Oktober 2023
Diseminasi
29 Oktober 2023 - 31 Oktober 2023
Evaluasi
28 November 2023 - 30 November 2023
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 7 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Perkuatan Kebijakan dan Kelembagaan | Penguatan | Kebijakan dan Kelembagaan yang menguatkan Penanggulangan Bencana | Tahunan |
| Pengkajian Risiko dan Perencanaan Terpadu | Kajian Resiko dan Rencana Terpadu | Kajian tentang pengurangan risiko bencana dan perencanaan terkait upaya penanggulangan bencana | Tahunan |
| Pengembangan Sistem Informasi, Diklat dan Logistik | Sistem Informasi, Diklat dan Logistik | Pengembangan Sistem Informasi, Diklat dan Logistik untuk pengurangan risiko bencana dan penanggulangan bencana | Tahunan |
| Penanganan Tematik Kawasan Rawan Bencana | Penanganan Bencana, Penguatan Kapasitas Kawasan, Kawasan Rawan Bencana | Penanganan dan Penguatan kawasan rawan bencana menggunakan upaya kolaboratif yang sistematis | Tahunan |
| Peningkatan Efektivitas Pencegahan dan Mitigasi Bencana | Efektifitas Pencegahan dan Mitigasi Bencana | Segala upaya untuk meningkatakan efektivitas Pencegahan dan Mitigasi Bencana untuk mengurangi risiko bencana | Tahunan |
| Perkuatan Kesiapsiagaan dan Penanganan Darurat Bencana | Rencana Kontijensi, Sistem Peringatan Dini, Rencana Evakuasi | Upaya menguatkan kesiapsiagaan dan penanganan darurat bencana secara sistematis | Tahunan |
| Pengembangan Sistem Pemulihan Bencana | Pemulihan | Aksi pemerintah maupun komunitas di daerah tentang ketersediaannya mekanisme dan/atau rencana pemulihan segala kerusakan/kerugian pada saat pasca bencana untuk setiap ancaman bencana. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | JAWA TIMUR | BLITAR |
Metode Pengumpulan Data
- Mengisi kuesioner sendiri (swacacah)
- Lainnya, Dokumentasi
- Lainnya, Dokumentasi
Sarana Pengumpulan Data
- Mail
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, OPD
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Task Force
Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, opd
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
7 variabel yang diolah/dikumpulkan
Pengembangan Sistem Pemulihan Bencana
Boolean • -
["Sistem Pemulihan Bencana\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat →
Perkuatan Kesiapsiagaan dan Penanganan Darurat Bencana
Boolean • -
["Rencana Kontijensi, Sistem Peringatan Dini, Rencana Evakuasi\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat →
Peningkatan Efektivitas Pencegahan dan Mitigasi Bencana
Boolean • -
["Efektifitas Pencegahan dan Mitigasi Bencana\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat →
Penanganan Tematik Kawasan Rawan Bencana
Boolean • -
["Penanganan Bencana, Penguatan Kapasitas Kawasan, Kawasan Rawan Bencana\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat →
Pengembangan Sistem Informasi, Diklat dan Logistik
Boolean • -
["Sistem Informasi, Diklat, dan Logistik\t\t\t \t\t\t \t\t\t \t\t\t \t\t\t \t\t\t \t\t\t"]Lihat →
Pengkajian Risiko dan Perencanaan Terpadu
Boolean • -
["Kajian Risiko dan Rencana Terpadu\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat →
Perkuatan Kebijakan dan Kelembagaan
Boolean • -
["Perkuatan Kebijakan dan Kelembagaan\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat →
Indikator Kegiatan
1 indikator yang dihasilkan