Daftar Istilah

Cari Istilah
Kategori
  • A
  • |
  • B
  • |
  • C
  • |
  • D
  • |
  • E
  • |
  • F
  • |
  • G
  • |
  • H
  • |
  • I
  • |
  • J
  • |
  • K
  • |
  • L
  • |
  • M
  • |
  • N
  • |
  • O
  • |
  • P
  • |
  • Q
  • |
  • R
  • |
  • S
  • |
  • T
  • |
  • U
  • |
  • V
  • |
  • W
  • |
  • X
  • |
  • Y
  • |
  • Z
Istilah Deskripsi
Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) Survei rumah tangga mengenai berbagai karakteristik sosial ekonomi penduduk, terutama yang erat kaitanyya dengan pengukuran tingkat kesejahteraan masyarakat
Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) - Kor Materi Susenas yang sifatnya inti dimana daftar pertanyaannya selalu diperlukan setiap tahun dan dapat dibandingkan antar wilayah secara berlanjut
Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) - Modul Materi Susenas yang sifatnya lebih rinci/sasaran, yang dikumpulkan setiap 3 tahun secara bergantian. Ada 3 paket modul:
1. Konsumsi, pengeluaran dan pendapatan
2. Sosial-budaya, perjalanan, kriminalitas, dan kesejahteraan rakyat (kesra
3. Kesehatan, pendidikan, dan perumahan
Survei Sosial Ekonomi Nasional (Susenas) - Panel Survei Kor + Modul Konsumsi di rumah tangga biasa yang sampelnya menyebar di seluruh propinsi, dengan maksud untuk mendapatkan angka estimasi rumah tangga miskin di tingkat nasional pada tahun-tahun ketika survei Modul Konsumsi tidak diselenggarakan
Survei Statistik Suatu usaha penyelidikan terhadap sekumpulan data. Observasi atau pengukuran diambil dari sampel elemen untuk dibuat kesimpulan mengenai elemen kelompok tertentu. Survei-survei dilakukan dalam berbagai cara.
Survei Usaha Terintegrasi (SUSI) Pada kegiatan Sensus Ekonomi pengumpulan data dari usaha kecil tidak berbadan hukum selain pertanian dilakukan secara terpadu 10 tahun sekali, sehingga belum diperoleh series data tahunan. Untuk menyediakan series data sektor non formal, yaitu data dari usaha kecil dan menengah yang berkesinambungan, maka BPS melaksanakan survei terpadu yang diberi nama Survei Usaha Terintegrasi (SUSI), meliputi sektor angkutan, pergudangan dan komunikasi serta sektor perdagangan besar, eceran, rumah makan dan jasa akomodasi. Secara umum tujuan dari kegiatan SUSI sektor angkutan adalah tersedianya data tentang keadaan ekonomi mutakhir yang terinci menurut sub sektor, regional dan nasional, sedangkan tujuan khususnya adalah : Tersedianya data tentang struktur perusahaan/usaha kecil dan menengah tidak berbadan hukum serta usaha rumah tangga sektor angkutan, pergudangan dan komunikasi, baik menurut sub sektor maupun wilayah; Tersedianya informasi secara rinci tentang karakteristik dari perusahaan/usaha kecil dan menengah tidak berbadan hukum serta usaha rumah tangga dari sektor angkutan, pergudangan dan komunikasi; Tersedianya data ekonomi mikro yang berupa profil dan ciri dari perusahaan/usaha kecil dan menengah tidak berbadan hukum termasuk usaha rumah tangga dalam setiap sub sektor. Secara umum tujuan dari kegiatan SUSI sektor perdagangan adalah tersedianya data tentang keadaan ekonomi mutakhir yang terinci menurut sub sektor, regional dan nasional. Sedangkan tujuan khususnya adalah : Tersedianya data tentang struktur perusahaan/usaha kecil dan menengah tidak berbadan hukum serta usaha rumah tangga sektor perdagangan, baik menurut sub sektor maupun wilayah; Tersedianya informasi secara rinci tentang karakteristik dari perusahaan/usaha kecil dan menengah tidak berbadan hukum serta usaha rumah tangga dari sektor perdagangan; Tersedianya data ekonomi mikro yang berupa profil dan ciri dari perusahaan/usaha kecil dan menengah tidak berbadan hukum termasuk usaha rumah tangga dalam setiap sub sektor.
Systematic Sampling Metode pengambilan sampel secara sistematis dengan interval tertentu dari suatu kerangka sampel yang telah diurutkan.
Tabel Input Output (I-O) Uraian statistik dalam bentuk matriks yang menyajikan informasi tentang transaksi barang dan jasa serta saling keterkaitan antara sektor yang satu dengan sektor lainnya, dalam suatu wilayah pada suatu periode waktu tertentu.
Tabungan Tabungan adalah faktor penyeimbang pada neraca penerimaan dan pengeluaran, yang kemudian dipindahkan ke neraca modal sebagai sumber penerimaan.
Tabungan Bruto Tabungan bruto merupakan penjumlahan dari tabungan neto dan penyusutan barang modal tetap.
Tabungan Neto Tabungan neto merupakan selisih antara penerimaan dan pengeluaran dari kegiatan ekonomi suatu sektor. Penerimaan meliputi pendapatan dari penjualan barang dan jasa, balas jasa faktor tenaga kerja seperti upah dan gaji serta pendapatan kepemilikan seperti bunga dan sewa. Penerimaan juga mencakup penerimaan transfer berjalan, seperti subsidi dari pemerintah yang diterima oleh sektor usaha, bantuan luar negeri yang diterima pemerintah, pensiun yang diterima oleh sektor rumah tangga, dan pajak yang diterima oleh pemerintah. Pengeluaran mencakup baik pengeluaran barang dan jasa yang dibayarkan kepada sektor lain, maupun pembayaran dividen dan transfer seperti pembayaran pajak. Pengeluaran untuk barang modal tetap dan persediaan dimasukkan sebagai pengeluaran modal.
Tabungan Rumah Tangga Tabungan rumah tangga adalah pendapatan rumah tangga yang tidak dikonsumsi habis. Tabungan merupakan selisih pendapatan dengan pengeluaran rumah tangga. Dalam kerangka SNSE, tabungan rumah tangga masih merupakan konsep bruto karena masih mengandung unsur penyusutan barang modal yang digunakan untuk usaha rumah tangga.
Tag Kode HTML yang digunakan untuk menunjukkan jenis teks, link, grafik atau elemen HTML lainnya.
Tamat Sekolah Tamat sekolah adalah menyelesaikan pelajaran pada kelas atau tingkat terakhir suatu jenjang sekolah di sekolah negeri maupun swasta dengan mendapatkan tanda tamat/ijazah. Orang yang belum mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi tetapi telah mengikuti ujian dan lulus dianggap tamat sekolah.
Tamat Sekolah (Graduated) menyelesaikan pelajaran pada kelas atau tingkat terakhir suatu jenjang sekolah di sekolah negeri maupun swasta dengan mendapatkan tanda tamat/ijazah. Orang yang belum mengikuti pelajaran pada kelas tertinggi tetapi telah mengikuti ujian dan lulus dianggap tamat sekolah.
Tambahan Narapidana Tambahan narapidana adalah narapidana yang baru masuk lembaga pemasyarakatan berdasarkan putusan pengadilan dengan ketetapan yang pasti. Mereka yang dititipkan oleh lembaga pemasyarakatan lain, tahanan kepolisian, tahanan kejaksaan, tahanan pengadilan (hakim), dan titipan dari instansi lain tidak termasuk dalam tambahan narapidana.
Tambak Lahan yang biasanya dipergunakan untuk memelihara ikan, udang atau binatang air lainnya. Letak tambak ini tidak jauh dari laut dan airnya asin atau payau.
Tamu Asing Tamu asing adalah setiap pengunjung yang mengunjungi suatu negara di luar tempat tinggalnya, didorong oleh satu atau beberapa keperluan tanpa bermaksud memperoleh penghasilan di tempat yang dikunjungi dan lamanya kunjungan tersebut tidak lebih dari 6 (enam) bulan. Definisi ini mencakup dua kategori tamu asing, yaitu wisatawan dan pelancong.

  1. Wisatawan (Tourist) Ialah setiap pengunjung seperti definisi tamu asing, yang tinggal paling sedikit 24 jam, akan tetapi tidak lebih dari 6 bulan di tempat yang dikunjungi, dengan maksud antara lain berlibur/rekreasi, olah raga, bisnis, menghadiri pertemuan studi, dan kunjungan dengan alasan kesehatan;

  2. Pelancong (Excursionist) Ialah setiap pengunjung seperti definisi tamu asing, yang tinggal kurang dari 24 jam di tempat yang dikunjungi, termasuk cruise passengers. Cruise Passengers ialah setiap pengunjung yang tiba di suatu negara dengan kapal atau kereta api di mana mereka tidak menginap di akomodasi yang tersedia di negara tersebut.
Tanaman Buah-buahan Tanaman buah-buahan adalah tanaman sumber vitamin, garam mineral dan lain-lain yang dikonsumsi dari bagian tanaman berupa buah umumnya merupakan tanaman tahunan.
Tanpa Tebusan Tanpa tebusan adalah pengurangan tertanggung yang terjadi apabila:

  1. habis masa kontrak untuk jenis penutupan eka guna;

  2. memutuskan hubungan kontrak sebelum polisnya mempunyai nilai atau polisnya telah mempunyai nilai tunai tetapi mengajukan klaim.
Copyright © 2021 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.