Metadata Indikator
Cari Indikator
Menampilkan 1451-1460 dari 1633 hasil
Rata-rata Lama Sekolah (RLS) 
Rata-rata jumlah tahun yang dihabiskan oleh penduduk berusia 15 tahun ke atas untuk menempuh semua jenis pendidikan yang pernah dijalani. Untuk mereka yang tamat SD diperhitungkan lama sekolah selama 6 tahun, tamat SMP diperhitungkan lama sekolah selama 9 tahun, tamat SM diperhitungkan lama sekolah selama 12 tahun tanpa memperhitungkan apakah pernah tinggal kelas atau tidak.
Rata-rata jumlah tahun yang dihabiskan oleh penduduk berusia 15 tahun ke atas untuk menempuh semua jenis pendidikan yang pernah dijalani. Untuk mereka yang tamat SD diperhitungkan lama sekolah selama 6 tahun, tamat SMP diperhitungkan lama sekolah selama 9 tahun, tamat SM diperhitungkan lama sekolah selama 12 tahun tanpa memperhitungkan apakah pernah tinggal kelas atau tidak.
Rata-rata Lama Tamu Menginap 
Banyaknya malam tempat tidur yang dipakai dibagi dengan banyaknya tamu yang datang menginap
Banyaknya malam tempat tidur yang dipakai dibagi dengan banyaknya tamu yang datang menginap
Rata-Rata Lama Tinggal Wisatawan Mancanegara 
Lamanya wisatawan mancanegara mengunjungi Indonesia dalam satu kali kunjungan.
Lamanya wisatawan mancanegara mengunjungi Indonesia dalam satu kali kunjungan.
Rata-Rata Listrik yang Dibangkitkan 
Rata-rata daya listrik yang dibangkitkan adalah besarnya rata-rata daya listrik yang dihasilkan oleh mesin pembangkit yang dimiliki sendiri.
Rata-rata daya listrik yang dibangkitkan adalah besarnya rata-rata daya listrik yang dihasilkan oleh mesin pembangkit yang dimiliki sendiri.
Rata-Rata Luas Lahan yang Dikuasai Rumah Tangga Usaha Pertanian Menurut Provinsi dan Jenis Lahan 
Rata-rata luas lahan yang dikuasai rumah tangga usaha pertanian dikelompokkan berdasarkan provinsi dan jenis lahan sehingga angka tersebut dihitung untuk setiap jenis lahan. Adapun jenis lahan dibedakan menjadi lahan pertanian dan lahan bukan pertanian, dimana lahan pertanian terdiri dari lahan sawah (irigasi dan non irigasi) dan lahan bukan sawah.
Rata-rata luas lahan yang dikuasai rumah tangga usaha pertanian dikelompokkan berdasarkan provinsi dan jenis lahan sehingga angka tersebut dihitung untuk setiap jenis lahan. Adapun jenis lahan dibedakan menjadi lahan pertanian dan lahan bukan pertanian, dimana lahan pertanian terdiri dari lahan sawah (irigasi dan non irigasi) dan lahan bukan sawah.
Rata-Rata Luas Lahan yang Dikuasai Rumah Tangga Usaha Pertanian Menurut Provinsi dan Jenis Lahan 
Rata-rata luas lahan yang dikuasai rumah tangga usaha pertanian dikelompokkan berdasarkan provinsi dan jenis lahan sehingga angka tersebut dihitung untuk setiap jenis lahan. Adapun jenis lahan dibedakan menjadi lahan pertanian dan lahan bukan pertanian, dimana lahan pertanian terdiri dari lahan sawah (irigasi dan non irigasi) dan lahan bukan sawah
Rata-rata luas lahan yang dikuasai rumah tangga usaha pertanian dikelompokkan berdasarkan provinsi dan jenis lahan sehingga angka tersebut dihitung untuk setiap jenis lahan. Adapun jenis lahan dibedakan menjadi lahan pertanian dan lahan bukan pertanian, dimana lahan pertanian terdiri dari lahan sawah (irigasi dan non irigasi) dan lahan bukan sawah
Rata-rata Luas Lantai Rumah yang Dihuni Rumah Tangga atau Luas per Kapita 
Luas lantai adalah luas lantai yang ditempati dan digunakan untuk keperluan sehari-hari (sebatas atap). Bagian-bagian yang digunakan bukan untuk keperluan sehari-hari tidak dimasukkan dalam penghitungan luas lantai seperti lumbung padi, kandang ternak, lantai jemur (lamporan semen), dan ruangan khusus untuk usaha (misalnya warung).
Luas lantai adalah luas lantai yang ditempati dan digunakan untuk keperluan sehari-hari (sebatas atap). Bagian-bagian yang digunakan bukan untuk keperluan sehari-hari tidak dimasukkan dalam penghitungan luas lantai seperti lumbung padi, kandang ternak, lantai jemur (lamporan semen), dan ruangan khusus untuk usaha (misalnya warung).
Rata-rata pekerja per kamar 
Hasil bagi jumlah tenaga kerja pada usaha akomodasi dengan jumlah kamar usaha akomodasi (sesuai dengan klasifikasi).
Hasil bagi jumlah tenaga kerja pada usaha akomodasi dengan jumlah kamar usaha akomodasi (sesuai dengan klasifikasi).
Pergi ke halaman:

