Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Bantul 2025
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Bantul
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-22.3402.004
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Kesehatan
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Kompleks Pemda II Manding, Jalan Lingkar Timur, Manding, Trirenggo, Bantul
| Telepon: | 0274 - 367531 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dinkeskabbantul@bantulkab.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | dr. Agus Tri Widiyantara, M. M R |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | dr. Sri Wahyu Joko Santoso |
| Jabatan: | Sekretaris Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul |
| Alamat: | Komplek II Kantor Pemerintah Kabupaten Bantul, Jl. Lingkar Timur, Manding, Trirenggo, Area Sawah, Trirenggo, Kec. Bantul, Bantul |
| Telepon: | 0274367531 |
| Faksimile: | 0274368828 |
| Email: | dinkeskabbantul@bantulkab.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanDinas Kesehatan Kabupaten Bantul memiliki peran strategis dalam upaya meningkatkan derajat kesehatan masyarakat melalui penyelenggaraan pelayanan kesehatan, pembinaan upaya kesehatan, serta pengelolaan sumber daya kesehatan. Dalam rangka mendukung pelaksanaan tugas dan fungsi tersebut, diperlukan data yang akurat, mutakhir, terpadu, dan dapat diakses secara cepat sebagai dasar perencanaan, evaluasi, serta pengambilan kebijakan di bidang kesehatan. Profil Kesehatan Kabupaten Bantul merupakan salah satu produk statistik sektoral yang disusun secara berkala setiap tahun oleh Dinas Kesehatan Kabupaten Bantul. Profil ini berfungsi sebagai ringkasan informasi kesehatan menyeluruh yang mencakup data derajat kesehatan, upaya kesehatan, dan sumber daya kesehatan di wilayah Kabupaten Bantul. Data yang dikompilasi dan dimutakhirkan melalui kegiatan Kompilasi Data Penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Bantul menjadi rujukan utama bagi pemerintah daerah, instansi vertikal, lembaga pendidikan, mitra kerja, serta masyarakat luas dalam memahami situasi kesehatan daerah. Ketersediaan data kesehatan yang valid dan reliabel sangat penting untuk mengevaluasi capaian program kesehatan, mengidentifikasi masalah kesehatan prioritas, serta merumuskan intervensi yang tepat sasaran.
Tujuan Kegiatan
Mengumpulkan data terkait Data Derajat Kesehatan yang meliputi data kematian, data kesakitan, dan data gizi; Mengumpulkan data terkait Data Upaya Kesehatan yang terdiri atas pelayanan kesehatan dasar, pelayanan kesehatan rujukan, perilaku hidup sehat, dan upaya kesehatan lingkungan; Mengumpulkan data terkait Data Sumber Daya Kesehatan, antara lain tenaga kesehatan, sarana kesehatan, UKBM, pembiayaan kesehatan, obat dan perbekalan kesehatan; dan Memenuhi kebutuhan data dari berbagai pengguna data
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-11-01 s.d. 2024-12-09
Desain
2024-12-10 s.d. 2024-12-31
Pengumpulan Data
2025-01-02 s.d. 2025-03-31
Pengolahan Data
2025-04-01 s.d. 2025-04-30
Analisis
2025-05-01 s.d. 2025-05-30
Diseminasi Hasil
2025-06-12 s.d. 2025-06-13
Evaluasi
2025-06-16 s.d. 2025-06-30
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Balita yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar | Pelayanan Kesehatan Balita | Jumlah anak usia 12–59 bulan (balita) yang dalam periode tertentu telah memperoleh pelayanan kesehatan sesuai ketentuan standar pelayanan kesehatan balita yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. | 2025 |
| Penduduk | Penduduk | Warga Negara Indonesia dan Orang Asing yang bertempat tinggal di Indonesia. | 2025 |
| Jumlah Rumah Sakit | Rumah Sakit | Total unit rumah sakit yang ada di suatu wilayah pada periode tertentu, baik rumah sakit umum maupun rumah sakit khusus, yang telah memenuhi persyaratan dan mendapatkan izin operasional dari pemerintah sesuai dengan peraturan perundang-undangan. | 2025 |
| Jumlah posyandu | Posyandu | Banyaknya pos pelayanan kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, dengan dukungan teknis dari petugas kesehatan, dalam rangka pemberdayaan masyarakat serta pelayanan kesehatan dasar, terutama bagi ibu, bayi, balita, dan keluarga berencana. | 2025 |
| Jumlah balita | Balita | Banyaknya anak usia bawah lima tahun (0 sampai dengan kurang dari 5 tahun, atau 0–59 bulan) | 2025 |
| Tenaga Penunjang | Tenaga penunjang | Tenaga yang melaksanakan kegiatan penunjang dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang bukan merupakan tenaga medis maupun tenaga kesehatan lainnya, namun memiliki peran penting dalam mendukung terselenggaranya pelayanan kesehatan secara optimal. Tenaga penunjang terdiri dari struktural, dukungan manajemen, serta pendidikan dan pelatihan. | 2025 |
| Asisten Tenaga Kesehatan | Asisten Tenaga Kesehatan | Tenaga yang mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan di bawah supervisi tenaga kesehatan tertentu, dengan kompetensi terbatas sesuai bidang tugasnya. | 2025 |
| Tenaga Kesehatan | Tenaga kesehatan | Banyaknya orang yang bekerja sebagai tenaga kesehatan, baik tenaga medis maupun tenaga kesehatan lainnya, yang tercatat dalam suatu wilayah pada periode waktu tertentu. Terdiri dari 13 jenis di dalamnya yaitu Medis, Psikologi Klinis, Keperawatan, Kebidanan, Kefarmasian, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan Lingkungan, Gizi, Keterapian Fisik, Keteknisian Medis, Teknik Biomedika, Kesehatan Tradisional, dan Nakes Lainnya, | 2025 |
| Fasilitas Kesehatan | Fasilitas Kesehatan | Banyaknya FKTP/Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Puskesmas, Klinik Pratama, Praktik, Praktik Mandiri Tenaga Kesehatan), FKRTL/ Fasilitas Kesehatan Tingkat Rujukan Lanjut (rumah sakit umum dan rumah sakit khusus) yang ada di Kabupaten Bantul | 2025 |
| Jumlah Kunjungan ke Puskesmas | Kunjungan ke Puskesmas | Total kunjungan masyarakat ke puskesmas dalam periode tertentu, baik untuk pelayanan rawat jalan, rawat inap, gawat darurat, maupun pelayanan kesehatan masyarakat lainnya | 2025 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| DI YOGYAKARTA | BANTUL |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : Fasilitas Kesehatan, Tenaga Kesehatan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma I/II/III
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 10
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Lainnya : Fasilitas Kesehatan, Tenaga Kesehatan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2025-06-13;
Digital (softcopy): 2025-06-13;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Tenaga yang melaksanakan kegiatan penunjang dalam penyelenggaraan pelayanan kesehatan yang bukan merupakan tenaga medis maupun tenaga kesehatan lainnya, namun memiliki peran penting dalam mendukung terselenggaranya pelayanan kesehatan secara optimal. Tenaga penunjang terdiri dari struktural, dukungan....
-
Total kunjungan masyarakat ke puskesmas dalam periode tertentu, baik untuk pelayanan rawat jalan, rawat inap, gawat darurat, maupun pelayanan kesehatan masyarakat lainnya
-
Jumlah anak usia 12–59 bulan (balita) yang dalam periode tertentu telah memperoleh pelayanan kesehatan sesuai ketentuan standar pelayanan kesehatan balita yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan.
-
Banyaknya anak usia bawah lima tahun (0 sampai dengan kurang dari 5 tahun, atau 0–59 bulan)
-
Warga Negara Indonesia dan Orang Asing yang bertempat tinggal di Indonesia.
-
Banyaknya pos pelayanan kesehatan yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat, dengan dukungan teknis dari petugas kesehatan, dalam rangka pemberdayaan masyarakat serta pelayanan kesehatan dasar, terutama bagi ibu, bayi, balita, dan keluarga berencana.
-
Tenaga yang mendukung pelaksanaan pelayanan kesehatan di bawah supervisi tenaga kesehatan tertentu, dengan kompetensi terbatas sesuai bidang tugasnya.
-
Total unit rumah sakit yang ada di suatu wilayah pada periode tertentu, baik rumah sakit umum maupun rumah sakit khusus, yang telah memenuhi persyaratan dan mendapatkan izin operasional dari pemerintah sesuai dengan peraturan perundang-undangan.
-
Banyaknya orang yang bekerja sebagai tenaga kesehatan, baik tenaga medis maupun tenaga kesehatan lainnya, yang tercatat dalam suatu wilayah pada periode waktu tertentu. Terdiri dari 13 jenis di dalamnya yaitu Medis, Psikologi Klinis, Keperawatan, Kebidanan, Kefarmasian, Kesehatan Masyarakat, Kesehatan....
-
Banyaknya FKTP/Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (Puskesmas, Klinik Pratama, Praktik, Praktik Mandiri Tenaga Kesehatan), FKRTL/ Fasilitas Kesehatan Tingkat Rujukan Lanjut (rumah sakit umum dan rumah sakit khusus) yang ada di Kabupaten Bantul
Indikator Kegiatan
-
Tenaga kerja yang memiliki kompetensi di bidang kesehatan, baik yang berasal dari tenaga medis maupun tenaga non-medis, yang berperan dalam penyelenggaraan pembangunan kesehatan. Termasuk di dalamnya dokter, dokter gigi, perawat, bidan, apoteker, tenaga gizi, tenaga kesehatan masyarakat, tenaga rekam....
-
persentase balita usia 12–59 bulan yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar yang ditetapkan Kementerian Kesehatan dibandingkan dengan total jumlah balita di suatu wilayah pada periode tertentu.
-
Perbandingan antara jumlah rumah sakit yang ada di suatu wilayah dengan jumlah penduduk di wilayah tersebut pada periode tertentu.
-
Jumlah posyandu yang tersedia dalam suatu wilayah per 1.000 balita yang menjadi sasaran pelayanan. Indikator ini menunjukkan ketersediaan sarana pelayanan kesehatan dasar (khususnya kesehatan ibu dan anak) dibandingkan dengan jumlah balita.
-
Total kunjungan masyarakat ke puskesmas dalam periode tertentu, baik untuk pelayanan rawat jalan, rawat inap, gawat darurat, maupun pelayanan kesehatan masyarakat lainnya.
-
Semakin banyak fasilitas kesehatan, semakin baik akses dan ketersediaan pelayanan kesehatan bagi masyarakat, yang pada akhirnya dapat meningkatkan derajat kesehatan penduduk