Detail Metadata Indikator Statistik
Tingkat Ketersediaan Arsip
| Nama Indikator | Tingkat Ketersediaan Arsip |
|---|---|
| Konsep | Ketersediaan Arsip |
| Definisi | Tingkat Ketersediaan Arsip sebagai Bahan Akuntabilitas Kinerja, Alat Bukti yang Sah dan Pertanggungjawaban. Menilai Tingkat Ketersediaan Arsip yang ada di Dinas Perpustakaan dan Kearsipan selama peirode tertentu (Tahunan), dalam penilainya terdapat beberapa unsur yang harus dipenuhi |
| Interpretasi | Semakin tinggi nilai persentase ketersediaan arsip maka menunjukkan bahwa, arsip tersedia dalam jumlah yang banyak, berkualitas dan mudah diakses oleh pengguna |
| Metode Perhitungan | T : Tingkat Ketersediaan Arsip a : Persentase arsip aktif yang telah dibuatkan daftar arsip i : Persentase arsip inaktif yang telah dibuatkan daftar arsip s : Persentase arsip statis yang telah dibuatkan sarana bantu temu balik j : Persentase jumlah arsip yang dimasukan dalam SIKN melalui JIKN a1 = Jumlah arsip aktif yang telah dibuatkan daftar arsip (Arsip OPD, Kec) a2 = Jumlah arsip aktif yang harus dibuatkan daftar arsip (Arsip OPD, Kec) Persentase arsip aktif yang telah dibuatkan daftar arsip (a)= Jumlah arsip aktif yang telah dibuatkan daftar arsip (a1) dibagi jumlah arsip aktif yang harus dibuatkan daftar arsip (a2) dikali 100 persen i1 = Jumlah arsip inaktif yang telah dibuatkan daftar arsip (Arsip OPD , Kec) i2 = Jumlah arsip inaktif yang harus dibuatkan daftar arsip (arsip OPD, Kec) Persentase arsip inaktif yang telah dibuatkan daftar arsip (i) = Jumlah arsip inaktif yangtelah dibuatkan daftar arsip (i1) dibagi jumlah arsip inaktif yang harus dibuatkan daftar arsip (i2) dikali 100 persen s1 = Jumlah arsip statis yang telah dibuatkan daftar arsip (desa/Arsip sejarah) s2 = Jumlah arsip statis yang harus dibuatkan daftar arsip Persentase arsip statis yang telah dibuatkan sarana bantu temu balik (s) = Jumlah arsip statis yang telah dibuatkan daftar arsip (s1) dibagi jumlah arsip statis yang harus dibuatkan daftar arsip (s2) dikali 100 persen j1 = Jumlah arsip yang dimasukkan dalam SIKN/JIKN (Foto bupati, arsip kuno dll) j2 = Jumlah arsip harus dimasukkan dalam SIKN/JIKN (diluar arsip OPD) Persentase jumlah arsip yang dimasukan dalam SIKN melalui JIKN (j) = Jumlah arsip yang dimasukan dalam SIKN/JIKN (j1) dibagi jumlah arsip yang harus dimasukan dalam SIKN/JIKN (j2) |
| Rumus | $T=\frac{a+i+s+j}{4}$ |
| Ukuran | Tingkat |
| Satuan | Persen |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Tidak ada klasifikasi |
| Apakah Indikator Komposit | Ya |
| Indikator Pembangun | a : Persentase arsip aktif yang telah dibuatkan daftar arsip i : Persentase arsip inaktif yang telah dibuatkan daftar arsip s : Persentase arsip statis yang telah dibuatkan sarana bantu temu balik j : Persentase jumlah arsip yang dimasukan dalam SIKN melalui JIKN |
| Variabel Pembangun | - |
| Level Estimasi | Kabupaten |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Statistik Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Ciamis 2024 |