| Nama Indikator | Jumlah Titik Rawan Ganggguan Trantibum |
| Konsep | Titik Rawan Ganggguan Trantibum
|
| Definisi | Lokasi atau area tertentu yang memiliki potensi tinggi atau kecenderungan terjadi pelanggaran peraturan daerah, konflik sosial, tindak kriminal ringan, keramaian yang tidak terkendali, atau aktivitas lain yang dapat mengganggu ketenteraman dan ketertiban umum di masyarakat. Titik ini biasanya dipetakan oleh Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) berdasarkan laporan masyarakat, hasil patroli rutin, serta data historis kejadian gangguan trantibum. |
| Interpretasi | Semakin besar nilai indikator, maka semakin banyak jumlah Titik Rawan Ganggguan Trantibum |
| Metode Perhitungan | Y = Total jumlah titik rawan gangguan trantibum
xi = Jumlah titik rawan gangguan trantibum menurut wilayah kecamatan |
| Rumus | $Y=\sum^{\infty}_{n\mathop{=}0}xi$ |
| Ukuran | Total |
| Satuan | Lokasi |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Titik Rawan Ganggguan Trantibum
|
| Level Estimasi | Kecamatan |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Satuan Polisi Pamong Praja Kota Cilegon 2025 |
|---|