| Nama Indikator | Persentase Daerah Rentan Rawan Pangan |
| Konsep | Daerah rentan rawan pangan
|
| Definisi | Jumlah wilayah yang berada pada kategori prioritas 1 (sangat rentan), 2 (rentan), dan 3( agak rentan) terhadap total wilayah yang masuk ke dalam semua kategori prioritas 1 (sangat rentan), 2 (rentan), 3 (agak rentan), 4 (agak tahan), 5 (tahan), 6 (sangat tahan) dalam periode waktu tertentu. |
| Interpretasi | Semakin besar nilainya maka semakin banyak daerah yang masuk ke dalam kategori sangat rentan, rentan, dan agak rentan |
| Metode Perhitungan | Membagi jumlah daerah yang berada pada kategori prioritas 1, 2, dan 3 (sangat rendan, rentan, dan agak rentan) dengan total daerah pada semua kategori prioritas dalam periode waktu tertentu. |
| Rumus | $-$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | Persen |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Indeks Ketahanan Pangan
|
| Level Estimasi | Nasional, provinsi |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Penyusunan Indeks Ketahanan Pangan (IKP) Nasional dan seluruh Indonesia 2025 |
|---|