Detail Metadata Indikator Statistik
Indeks Kepuasan Masyarakat
| Nama Indikator | Indeks Kepuasan Masyarakat |
|---|---|
| Konsep | Kepuasan |
| Definisi | Hasil dari kegiatan pengukuran secara komprehensif tentang tingkat kepuasan masyarakat terhadap kualitas layanan yang diberikan oleh penyelenggara pelayanan publik. (Peraturan Menteri Pendayagunaan Aparatur Negara Dan Reformasi Birokrasi Republik Indonesia Nomor 14 Tahun 2017 Tentang Pedoman Penyusunan Survei Kepuasan Masyarakat Unit Penyelenggara Pelayanan Publik) 25,00 – 64,99 (D) = Tidak Baik 65,00 – 76,60 (C) = Kurang Baik 76,61 – 88,30 (B) = Baik 88,31 – 100,00 (A) = Sangat Baik |
| Interpretasi | Semakin tinggi IKM maka semakin tinggi tingkat kepuasan masyarakat terhadap pelayanan publik |
| Metode Perhitungan | IKM = Total dari nilai persepsi per unsur / total unsur yang terisi x Nilai penimbang Untuk memudahkan interpretasi terhadap penilaian SKM yaitu antara 25 – 100, maka hasil penilaian tersebut di atas dikonversikan dengan nilai dasar 25, dengan rumus sebagai berikut: SKM Unit Pelayanan x 25 |
| Rumus | $SKM=\frac{TotaldariNilaiPersepsiPerUnsur}{TotalUnsuryangTerisi}xNilaipenimbang$ |
| Ukuran | Indeks |
| Satuan | - |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | - |
| Apakah Indikator Komposit | Ya |
| Indikator Pembangun | Laporan Indeks Kepuasan Masyarakat Aplikasi E-SKM Setiap Unit Kerja (https://esop.depok.go.id/home/survey) |
| Variabel Pembangun | - |
| Level Estimasi | Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Survei Indeks Kepuasan Masyarakat 2025 |