| Nama Indikator | Jumlah Wajib Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) |
| Konsep | Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2) Wajib Pajak
|
| Definisi | Jumlah orang pribadi atau badan yang memiliki, menguasai, dan/atau memanfaatkan bumi dan/atau bangunan yang menjadi objek Pajak Bumi dan Bangunan sektor Perdesaan dan Perkotaan (PBB P2). |
| Interpretasi | Jumlah wajib pajak yang lebih banyak menunjukkan adanya peningkatan aktivitas ekonomi, peningkatan jumlah pekerjaan, dan pertumbuhan sektor usaha. Ini bisa menjadi indikator positif karena lebih banyak orang pribadi atau badan usaha yang memiliki kegiatan yang menimbulkan kewajiban perpajakan. |
| Metode Perhitungan | - |
| Rumus | $-$ |
| Ukuran | Jumlah |
| Satuan | Wajib Pajak |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | -
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Wajib Pajak Bumi dan Bangunan Perdesaan dan Perkotaan (PBB-P2)
|
| Level Estimasi | Kabupaten |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | KOMPILASI PRODUK ADMINISTRASI DATA PAJAK BUMI DAN BANGUNAN (PBB) KABUPATEN PURBALINGGA 2024 |
|---|