| Nama Indikator | Persentase Rumah Tak Laya Huni Yang Direhabilitasi |
| Konsep | Rumah Tak Layak Huni
|
| Definisi | Rumah yang tidak memenuhi persyaratan keselamatan bangunan, kecukupan minimum luas bangunan, dan kesehatan penghuni |
| Interpretasi | 1. Kebutuhan minimal luas bangunan per jiwa (KLB)
2. Kebutuhan kesehatan dan kenyamanan penghuni (KHP)
3. Kebutuhan minimal keamanan dan keselamatan bangunan (KSB) |
| Metode Perhitungan | Persentase Rumah Tak Laya Huni Yang Direhabilitasi = ( Rumah Tak Laya Huni Yang Direhabilitasi / Rumah Tak Layak Huni ) x 100% |
| Rumus | $PersentaseRumahTakLayaHuniYangDirehabilitasi=\frac{RumahTakLayaHuniYangDirehabilitasi}{RumahTakLayakHuni}x10$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | Persen |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Rumah Tak Layak Huni Yang Direhabilitasi Rumah Tak Layak Huni Yang Belum Direhabilitasi
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | -
|
| Level Estimasi | Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Pendataan Rasio Rumah Layak Huni, Persentase Pemukiman Yang Tertata Dan Luasan Permukiman Kumuh Di Kawasan Perkotaan, Pesentase Rusunawa Dalam Kondisi Baik Yang Dikelola Pemerintah 2023 |
|---|