| Nama Indikator | Nilai tambah pertanian per tenaga kerja menurut kelas usaha tani tanaman/ peternakan/ perikanan/kehutanan |
| Konsep | Nilai Tambah Pertanian Tenaga Kerja
|
| Definisi | Indikator produktivitas tenaga kerja yang mengukur rata-rata Nilai Tambah Bruto (NTB) yang dihasilkan oleh satu orang tenaga kerja (yang bekerja penuh atau setara penuh waktu) dalam satu tahun kalender di sektor pertanian, yang dikelompokkan berdasarkan skala/kelas usaha serta subsektor spesifik (tanaman pangan/hortikultura/perkebunan, peternakan, perikanan, atau kehutanan). |
| Interpretasi | Nilai tambah pertanian per tenaga kerja memberikan gambaran tentang produktivitas tenaga kerja di sektor pertanian. Makin besar pendapatan atau penghasilan tenaga kerja/petani maka semakin besar kemampuan tenaga kerja untuk mengakses pangan dengan pola gizi seimbang. |
| Metode Perhitungan | Membagi nilai tambah pertanian dengan total tenaga kerja di sektor pertanian |
| Rumus | $NTPPTK=\frac{NilaiTambahPer\tan ian}{Jumlahtenagakerjadisektorpertanian}$ |
| Ukuran | nilai tambah per tenaga kerja |
| Satuan | rupiah per tenaga kerja |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Nilai Tambah Pertanian Tenaga kerja sektor pertanian
|
| Level Estimasi | Nasional, Provinsi |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) Indonesia 2025 |
|---|