| Nama Indikator | Persentase Kepemilikan Akta Kematian |
| Konsep | Akta Kematian
|
| Definisi | Dokumen Kependudukan yang merupakan identitas atas penduduk yang sudah meninggal sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. |
| Interpretasi | Semakin tinggi nilainya, semakin baik tingkat pencatatan peristiwa kematian secara hukum. Rendahnya nilai dapat menunjukkan kendala dalam pelaporan, kesadaran masyarakat, atau akses ke layanan pencatatan sipil. |
| Metode Perhitungan | -Data diambil dari rekapitulasi SIAK Terpusat (modul peristiwa kematian)
-Akta kematian dianggap sah jika telah dicetak dan memiliki nomor dokumen resmi
-Jumlah seluruh kematian mencakup semua peristiwa kematian yang tercatat (dengan atau tanpa akta) |
| Rumus | $\frac{JumlahPenerbitanAktaKematian}{Jumlahpendudukmeninggalyangdilaporkan}x100\%$ |
| Ukuran | Persentase |
| Satuan | Persen |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah, Jenis Kelamin
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | JumlahPenerbitan AktaKematian Jumlah penduduk meninggal yang dilaporkan
|
| Level Estimasi | kabupaten/kota, kecamatan, |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Profil Kependudukan Kabupaten Ciamis 2024 |
|---|