← Kembali ke Daftar Variabel
● Dapat Diakses Umum
≡
Cakupan Pelayanan Kesehatan Pada Ibu Hamil, Ibu Bersalin, dan Ibu Nifas
ID Variabel Indah: 283921 Alias: - Tipe: Integer Satuan: % Ukuran: Persentase
💡
Konsep & Definisi
Uraian konseptual dan substansi variabel
Konsep
Indikator ini menunjukkan proporsi ibu hamil, ibu bersalin, dan ibu nifas yang mendapatkan pelayanan kesehatan standar sesuai pedoman nasional, berdasarkan wilayah kecamatan dan puskesmas. Ini merupakan indikator penting untuk menilai akses dan mutu pelayanan KIA (Kesehatan Ibu dan Anak).
Definisi Variabel
Cakupan kunjungan ibu hamil K-1
Ibu hamil yang pertama kali mendapat pelayanan antenatal sesuai standar (10T) oleh tenaga kesehatan pada masa kehamilan trimester pertama di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.
Cakupan kunjungan ibu hamil K-4
Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar (10T) paling sedikit empat kali, dengan distribusi pemberian pelayanan yang dianjurkan adalah minimal satu kali pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua dan dua kali pada trimester ketiga umur kehamilan.
Cakupan kunjugan ibu hamil K-6
Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar (10T) paling sedikit enam kali, dengan distribusi pemberian pelayanan yang dianjurkan adalah minimal satu kali pada trimester pertama, dua kali pada trimester kedua dan tiga kali pada trimester ketiga dengan paling sedikit 2 kali oleh dokter pada trimester pertama dan ketiga.
Cakupan pertolongan persalinan di fasilitas kesehatan
Ibu bersalin yang mendapatkan pelayanan persalinan sesuai standar di fasilitas pelayanan kesehatan di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu
Cakupan Pelayanan Nifas KF1
Pelayanan kepada ibu nifas sesuai standar pada 6 - 48 jam setelah persalinan di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.
Cakupan Pelayanan Nifas KF Lengkap
Cakupan pelayanan kepada ibu pada masa 6 jam sampai dengan 42 hari pasca bersalin sesuai standar paling sedikit 4 kali dengan distribusi waktu 6 jam sampai hari ke-2 (KF1), hari ke-3 sampai hari ke-7 (KF2), hari ke 8 sampai ke-28 (KF3) dan hari ke-29 sampai ke-42 (KF4) setelah bersalin di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.
Cakupan ibu nifas mendapat vitamin A
Ibu yang baru melahirkan atau nifas yang mendapatkan kapsul vitamin A 200.000 SI sehingga bayinya akan memperoleh vitamin A melalui ASI di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. Ibu baru melahirkan sampai hari ke-42 yang mendapat 2 kapsul vitamin A yang mengandung vitamin A dosis 200.000 Satuan Internasional (SI), satu kapsul diberikan segera setelah melahirkan dan kapsul kedua diberikan minimal 24 jam setelah pemberian pertama.
Perkiraan jumlah ibu hamil di wilayah kerja yang sama pada kurun waktu tertentu dapat dihitung dengan formula = 1,1 x jumlah lahir hidup.
Perkiraan jumlah ibu bersalin/ibu nifas di wilayah kerja yang sama dapat dihitung dengan formula: 1,05 x jumlah lahir hidup.
Jika tidak ada jumlah lahir hidup maka menggunakan pendekatan rumus CBR Kabupaten/Kota x Jumlah penduduk di wilayah kerja. Data CBR kabupaten/kota diperoleh dari BPS setempat
Kalimat Pertanyaan (Kuesioner)
"Cakupan pelayanan kesehatan ibu hamil, ibu bersalin, dan ibu nifas?"
Referensi Pemilihan
-
Aturan Validasi
Harus lebih dari atau sama dengan 0;
Tidak boleh kosong;
⚙️
Domain Nilai & Klasifikasi Isian
Struktur rujukan kode dan kategori isian variabel
Klasifikasi Rujukan
-
Klasifikasi Isian / Value Domain
KodeNilai / Kategori
- Kecamatan
- Puskesmas
📊
Spesifikasi Teknis
Atribut pengukuran dan referensi
Tipe Data
Integer
Satuan
%
Ukuran
Persentase
Referensi Waktu
Tahunan
Dapat Diakses Umum
Ya
📁
Kegiatan Statistik Terkait
Kegiatan pengumpul variabel
Kompilasi Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
Tahun: 2025 • Cara: KOMPILASI_PRODUK_ADMINISTRASI
Buka Metadata Kegiatan →
🏛
Produsen Data & Administrasi
Instansi penanggung jawab dan riwayat data
ID Variabel Indah
#283921
Produsen Data
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
Status Verifikasi
APPROVED
Dibuat Pada
23 Desember 2025
Diperbarui Pada
31 Desember 2025