π DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Data Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026 2026
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Kesehatan
22 Var
22 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#103029
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara Tahun 2026
Tahun Kegiatan
2026
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara
Alamat Lengkap
Jl. Boulevard Kel. Mokoau Kec. Kambu
Telepon
-
Faksimile
-
Email
ppa_dinkessultra@yahoo.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
SEKRETARIS DAERAH PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Eselon 2
KEPALA DINAS KESEHATAN PROVINSI SULAWESI TENGGARA
Nama PJ Teknis
Abd. Gafur Ismail, SKM.,M.Kes
Jabatan
Abd. Gafur Ismail, SKM.,M.Kes
Alamat
Jl. Boulevard Kompleks Perkantoran Bumi Praja Jl. Komjen H.M Jasin
Telepon
04013123770
Faksimile
-
Email
data.siksultra@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Salah satu indikator Informasi Kesehatan dalam Rencana Strategis Kementerian Kesehatan RI adalah ketersediaan profil kesehatan nasional, keterisian data prioritas dan SPM dan Kabupaten/kota dengan sasaran berfungsinya sistem informasi kesehatan yang evidence based di seluruh Indonesia. Salah satu dokumen yang menyajikan data dan informasi dari kab/kota yang terbit setiap tahun adalah profil kesehatan. Profil Kesehatan merupakan dokumen yang berisikan informasi tentang perkembangan dan kemajuan pembangunan kesehatan di suatu daerah. Profil Kesehatan dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan keputusan/kebijakan bagi penyelenggaraan pembangunan khususnya penyelenggaraan pembangunan di bidang kesehatan. Oleh sebab itu, Profil Kesehatan harus disajikan dengan baik dan benar sehingga dapat memberikan informasi yang akurat bagi penggunanya. Sebagai salah satu upaya dalam menjembatani kesenjangan atau perbedaan-perbedaan data tersebut, perlu dilaksanakan pertemuan Kompilasi Data Profil Kesehatan Provinsi Sulawesi Tenggara sebelum pelaksanaan validasi data tingkat nasional
Tujuan Kegiatan
a. Untuk mendapatkan data/Informasi yang baik dalam arti akurat, tepat waktu dan sesuai dengan kebutuhan b. Untuk meningkatkan kualitas informasi yang disajikan dalam bentuk Profil Kesehatan c. Untuk mendukung proses pengambilan keputusan di berbagai tingkat administrasi
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
20 Januari 2026 - 20 Februari 2026
Desain
11 Mei 2026 - 13 Mei 2026
Pengumpulan Data
26 Agustus 2026 - 9 September 2026
Pengolahan Data
7 September 2026 - 22 September 2026
Analisis
23 September 2026 - 5 Oktober 2026
Diseminasi
6 Oktober 2026 - 28 Oktober 2026
Evaluasi
2 November 2026 - 16 November 2026
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 22 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis (treatment success rate) (%) (Persentase (%)) | Indikator mutu dan mutu cakupan pelayanan kesehatan dalam memastikan pasien TBC berobat hingga tuntas dan bebas dari kuman Mycobacterium tuberculosis. | Jumlah semua kasus TBC yang sembuh dan pengobatan lengkap di antara semua kasus TBC yang diobati dan dilaporkan dalam satu tahun. | 1 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Angka Kematian Balita (Per 1.000 Kelahiran Hidup) | indikator utama untuk mengukur derajat kesehatan masyarakat, tingkat kesejahteraan anak, serta efektivitas pelayanan kesehatan dasar di suatu wilayah. | Jumlah kematian anak berusia 0-4 tahun (0-59 bulan) pada tahun tertentu per 1.000 anak umur yang sama pada pertengahan tahun yang sama (termasuk kematian bayi). Nilai normatif AKBa adalah sebagai berikut. - = 140 = sangat tinggi - 71 < AKBa < 140 = tinggi - 20 < AKBa < 70 = sedang = 20 = rendah | 2 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Angka Kematian Ibu (per 100.000 kelahiran hidup)(Per 100.000 Kelahiran Hidup) | Merujuk pada ukuran statistik untuk menilai risiko kematian maternal yang berkaitan dengan masa kehamilan, persalinan, dan nifas. | Banyaknya perempuan yang meninggal dari suatu penyebab kematian terkait dengan komplikasi obstretik atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan atau kasus insidentil) selama kehamilan, melahirkan, dan dalam masa nifas (42 hari setelah melahirkan) tanpa memperhitungkan lama kehamilan per 100.000 kelahiran hidup. | 3 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Cakupan Imunisasi Bayi Lengkap (Persentase (%)) | " Bayi baru dianggap masuk dalam hitungan Cakupan Lengkap jika seluruh jenis vaksin Hepatitis B (HB-0), BCG, Polio (OPV), DPT-HB-Hib dan Campak / MR telah diterima sesuai interval jadwal yang ditentukan sebelum bayi berusia genap 12 bulan." | Persentase bayi (0-11 bulan) yang mendapatkan imunisasi lengkap di suatu wilayah dalam kurun waktu tertentu. | 4 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Cakupan kepesertaan jaminan kesehatan nasional (%) (Persentase (%)) | Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) / Perlindungan Sosial Kesehatan | Cakuoan peserta merupakan setiap orang termasuk orang asing yang bekerja paling singkat 6 bulan di Indonesia yang telah menjadi peserta program Jaminan Kesehatan Nasional | 5 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Cakupan penemuan dan pengobatan kasus tuberkulosis (treatment coverage) (%) (Persentase (%)) | Penemuan Kasus TBC | Jumlah semua kasus terkonfirmasi TBC yang ditemukan yang dilaporkan diantara perkiraan jumlah semua kasus TBC (estimasi insiden). | 6 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Cakupan Penerimaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis (Persentase (%) | Pelayanan Kesehatan / Skrining Kesehatan | Proporsi jumlah penerima pemeriksaan gratis pada semua kelompok usia terhadap jumlah penduduk | 7 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Kabupaten/Kota dengan Eliminasi Malaria | Upaya terencana untuk memutus dan menghentikan penularan malari pada manusia dalam suatu wilayah | Penanggulangan Malaria, suatu kabupaten/kota baru dapat dinyatakan eliminasi malaria jika tid ak ditemukan kasus penularan lokal (indigenous) selama tiga tahun berturut turut, memiliki sistem surveilans yang andal, sert a menunjukkan cakupan pemeriksaan dan pengo batan kasus yang memenuhi standar nasional. | 8 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| ODHIV Baru yang Ditemukan yang Mendapatkan Pengobatan ARV (Persentase (%)) | Untuk mengukur proporsi individu yang baru terdiagnosis positif HIV dan langsung diinisiasi terapi Antiretroviral (ARV) | Untuk mengukur proporsi individu yang baru terdiagnosis positif HIV dan langsung diinisiasi terapi Antiretroviral (ARV) | 9 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Persentase Hipertensi dalam Pengendalian (Persentase (%)) | indikator keberhasilan manajemen Penyakit Tidak Menular (PTM) yang mengukur proporsi pasien terdiagnosis hipertensi yang angka tekanan darahnya berhasil dijaga tetap stabil pada batas aman melalui pengobatan dan intervensi pola hidup. | Proporsi penderita hipertensi yang berhasil menjaga tekanan darahnya pada tingkat normal atau target yang dianjurkan melalui berbagai upaya pengelolaan yaitu pelayanan kesehatan sesuai standar kepada seluruh penderita hipertensi usia 15 tahun ke atas sebagai upaya pencegahan sekunder di wilayah kerjanya dalam kurun waktu satu tahun meliputi: 1. Pengukuran tekanan darah dilakukan minimal satu kali sebulan di fasilitas pelayanan kesehatan 2. Edukasi perubahan perubahan gaya hidup dan/atau kepatuhan minum obat | 10 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Persentase Masyarakat yang Memiliki Jaminan Kesehatan Aktif (Persentase (%)) | mengukur sejauh mana penduduk di suatu wilayah terdaftar dan terlindungi oleh skema jaminan kesehatan (seperti BPJS Kesehatan/JKN) dengan status kepesertaan yang bebas dari penunggakan iuran atau kendala administratif. | Persentase dari jumlah populasi yang dilindungi jaminan kesehatan (JKN) dan berstatus aktif. | 11 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Persentase Pelayanan Kesehatan Bagi Orang Yang Terdampak Dan Berisiko Pada Situasi Kejadian Luar Biasa Provinsi (Persentase (%)) | Pelayanan Kesehatan Krisis dan Kejadian Luar Biasa (KLB) / Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan | Jumlah penduduk pada kondisi/berpotensi KLB yang mendapat pelayanan kesehatan sesuai standar dibandingkan jumlah penduduk kondisi KLB. | 12 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Persentase pelayanan kesehatan bagi penduduk terdampak krisis kesehatan akibat bencana dan/atau berpotensi bencana (Persentase (%)) | Penanggulangan Krisis Kesehatan Kesehatan Akibat Bencana | Proporsi jumlah penduduk terdampak/korban krisis kesehatan akibat bencana yang mendapatkan pelayanan kesehatan (layanan medis dasar dan rujukan, pencegahan dan pengendalian penyakit, kesehatan lingkungan, gizi darurat, kesehatan reproduksi, kesehatan jiwa, promosi kesehatan) sesuai standar (kurun waktu satu tahun). | 13 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Persentase RS Rujukan provinsi yang terakreditasi (Persentase (%)) | Akreditasi Pelayanan Kesehatan / Mutu Fasilitas Pelayanan Kesehatan. | Proporsi jumlah rumah sakit rujukan di tingkat provinsi yang telah mendapatkan status akreditasi dengan jumlah seluruh rumah sakit di provinsi tersebut pada periode tertentu, yang dinyatakan dalam persen. | 14 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Persentase Rumah Sakit Rujukan Provinsi Yang Terakreditasi Paripurna (Persentase (%)) | "Tingkat pencapaian tertinggi dalam akreditasi rumah sakit (bintang lima) yang menunjukkan bahwa Rumah Sakit Rujukan Provinsi telah memenuhi seluruh standar mutu pelayanan dan keselamatan pasien yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. " | Mengukur dan memastikan rumah sakit memenuhi standar pelayanan sesuai regulasi pemerintah serta memberikan pelayanan yang aman, bermutu dan berorientasi pada kebutuhan pasien. | 15 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Prevalensi Stunting (Persentase (%)) | Keberhasilan program intervensi gizi sensitif dan spesifik, serta indikator utama dalam pemantauan pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) suatu wilayah. | Stunting (pendek/sangat pendek) adalah kondisi kurang gizi kronis yang diukur berdasarkan indeks panjang badan/tinggi badan menurut umur (PB/U atau TB/U). Data panjang badan/tinggi badan menjadi analisis untuk status gizi, dimana panjang badan digunakan untuk anak berusia 0-2 tahun dan tinggi badan digunakan untuk anak usia 2-5 tahun. Panjang badan/tinggi badan setiap anak balita dikonversikan ke dalam nilai terstandar (Z-score) menggunakan baku antropometri anak balita WHO 2005. Klasifikasi indikator PB/U atau TB/U yang digunakan adalah berdasarkan Peraturan Menteri Kesehatan Republik Indonesia Nomor 2 Tahun 2020 tentang Standar Antropometri Anak. A. Sangat pendek: Z-score < -3,0 SD B. Pendek: Z-score = -3,0 SD s/d Z-score < -2,0 SD | 16 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Proporsi Kab/Kota dengan Fasilitas Kesehatan Seusai Standar (Persentase (%)) | Pelayanan Kesehatan Masyarakat atau Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan | Persentase kabupaten/kota yang memiliki fasilitas kesehatan primer (80% desa di kabupaten/kota memiliki setidaknya 1 Pustu dan 80% Puskesmas di kebupaten/kota melayani =30 ribu penduduk atau jarak =120 menit) dan fasilitas kesehatan lanjutan (minimal 1 rumah sakit kelas C untuk setiap kabupaten/kota) sesuai kebutuhan. | 17 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Rasio Daya Tampung Rumah Sakit Rujukan Per 1000 Penduduk (Rasio (per 1000 penduduk)) | Daya Tampung Tempat Tidur RS | Perbandingan antara jumlah daya tampung rumah sakit rujukan di seluruh provinsi dengan jumlah penduduk provinsi pada periode tertentu, yang dinyatakan per 1.000 penduduk. | 18 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Jumlah Fasilitas Kesehatan (RS, Klinik, dan sebagainya) (Jumlah / Unit) | Fasilitas Pelayanan Kesehatan | Fasilitas pelayanan kesehatan yang menyelenggarakan pelayanan kesehatan perseorangan secara paripurna melalui pelayanan kesehatan promotif, preventif, kuratif, rehabilitatif, dan/atau paliatif dengan menyediakan pelayanan rawat inap, rawat jalan, dan gawat darurat. | 19 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Jumlah pasien rawat inap dan rawat jalan (Orang/Kunjungan) | Kunjungan Pasien Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rawat Inap dan Rawat Jalan | Jumlah orang yang berkunjung ke fasilitas pelayanan kesehatan tingkat pertama dan fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut milik pemerintah dan swasta untuk mendapatkan pelayanan kesehatan perseorangan yang meliputi observasi, diagnosa, pengobatan, rehabilitasi medik, dan tinggal di ruang rawat inap untuk pertama kalinya dalam satu tahun tertentu. Kunjungan rawat jalan puskesmas termasuk kunjungan ke jaringan puskesmas, dalam gedung maupun luar gedung (puskesmas keliling, puskesmas pembantu, bidan desa, pemeriksaan anak sekolah, dsb). | 20 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Usia Harapan Hidup (Tahun) | Usia Harapan Hidiup merupakan ukuran statistik yang memperkirakan rata-rata jumlah tahun yang dapat dijalani seseorang sejak lahir. Istilah internasionalnya adalah Life Expectancy. | Rata-rata perkiraan tahun hidup seseorang sejak lahir, yang dihitung berdasarkan angka kematian menurut umur dari catatan registrasi kematian di tahun tertentu | 21 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
| Usia Harapan Hidup (Persentase (%) atau Skor 0-1) | Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) / Kesehatan Keluarga | Metode penilaian pencapaian 12 indikator kesehatan keluarga yang konkret, yang dibagi menjadi tiga kelompok: gizi dan kesehatan ibu dan anak, pengendalian penyakit, serta perilaku dan lingkungan hidup. Setiap indikator memiliki kriteria βYaβ atau βTidakβ yang digunakan untuk menghitung IKS (jumlah indikator yang terpenuhi dibagi jumlah total indikator) | 22 Januari s.d 31 desember 2025 (Tahunan) |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | SULAWESI TENGGARA | BUTON |
| 2. | SULAWESI TENGGARA | MUNA |
| 3. | SULAWESI TENGGARA | KONAWE |
| 4. | SULAWESI TENGGARA | KOLAKA |
| 5. | SULAWESI TENGGARA | KONAWE SELATAN |
| 6. | SULAWESI TENGGARA | BOMBANA |
| 7. | SULAWESI TENGGARA | WAKATOBI |
| 8. | SULAWESI TENGGARA | KOLAKA UTARA |
| 9. | SULAWESI TENGGARA | BUTON UTARA |
| 10. | SULAWESI TENGGARA | KONAWE UTARA |
| 11. | SULAWESI TENGGARA | KOLAKA TIMUR |
| 12. | SULAWESI TENGGARA | KONAWE KEPULAUAN |
| 13. | SULAWESI TENGGARA | MUNA BARAT |
| 14. | SULAWESI TENGGARA | BUTON TENGAH |
| 15. | SULAWESI TENGGARA | BUTON SELATAN |
| 16. | SULAWESI TENGGARA | KOTA KENDARI |
| 17. | SULAWESI TENGGARA | KOTA BAUBAU |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Per Dinas Kesehatan Kab/Kota dan Per Fasyankes
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Lainnya, Desk Data dengan melakukan tatap muka dan diskusi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Individu
- Rumah Tangga
- Usaha/Perusahaan
- Rumah Tangga
- Usaha/Perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Nasional
- Provinsi
- Kabupaten/Kota
- Provinsi
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
22 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #322734
Indeks Keluarga Sehat (IKS)
Numerik β’ Persen
["Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK) / Kesehatan Keluarga"]Lihat β
ID Variabel Indah: #322732
Usia Harapan Hidup
Numerik β’ Persen
["Usia Harapan Hidiup merupakan ukuran statistik yang memperkirakan rata-rata jumlah tahun yang dapat dijalani seseorang sejak lahir. Istilah internasionalnya adalah Life Expectancy."]Lihat β
ID Variabel Indah: #322731
Jumlah pasien rawat inap dan rawat jalan
Numerik β’ Persen
["Kunjungan Pasien Fasilitas Pelayanan Kesehatan Rawat Inap dan Rawat Jalan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #322729
Jumlah Fasilitas Kesehatan (RS, Klinik, dan sebagainya)
Numerik β’ Persen
["Fasilitas Pelayanan Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #322727
Rasio Daya Tampung Rumah Sakit Rujukan Per 1000 Penduduk
Numerik β’ Persen
["Daya Tampung Tempat Tidur RS"]Lihat β
ID Variabel Indah: #322726
Proporsi Kab/Kota dengan Fasilitas Kesehatan Seusai Standar
Numerik β’ Persen
["Pelayanan Kesehatan Masyarakat atau Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #322725
Prevalensi Stunting
Numerik β’ Persen
["Keberhasilan program intervensi gizi sensitif dan spesifik, serta indikator utama dalam pemantauan pembangunan kualitas sumber daya manusia (SDM) suatu wilayah."]Lihat β
ID Variabel Indah: #322723
Persentase Rumah Sakit Rujukan Provinsi Yang Terakreditasi Paripurna
Numerik β’ Persen
["\"Tingkat pencapaian tertinggi dalam akreditasi rumah sakit (bintang lima) yang menunjukkan bahwa Rumah Sakit Rujukan Provinsi telah memenuhi seluruh standar mutu pelayanan dan keselamatan pasien yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. \""]Lihat β
ID Variabel Indah: #322721
Persentase RS Rujukan provinsi yang terakreditasi
Numerik β’ Persen
["Akreditasi Pelayanan Kesehatan / Mutu Fasilitas Pelayanan Kesehatan."]Lihat β
ID Variabel Indah: #322719
Persentase pelayanan kesehatan bagi penduduk terdampak krisis kesehatan akibat bencana dan/atau berpotensi bencana
Numerik β’ Persen
["Penanggulangan Krisis Kesehatan Kesehatan Akibat Bencana"]Lihat β
ID Variabel Indah: #322717
Persentase Pelayanan Kesehatan Bagi Orang Yang Terdampak Dan Berisiko Pada Situasi Kejadian Luar Biasa Provinsi
Numerik β’ -
["Pelayanan Kesehatan Krisis dan Kejadian Luar Biasa (KLB) / Standar Pelayanan Minimal (SPM) Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #322716
Persentase Masyarakat yang Memiliki Jaminan Kesehatan Aktif
Numerik β’ Persen
["mengukur sejauh mana penduduk di suatu wilayah terdaftar dan terlindungi oleh skema jaminan kesehatan (seperti BPJS Kesehatan/JKN) dengan status kepesertaan yang bebas dari penunggakan iuran atau kendala administratif."]Lihat β
ID Variabel Indah: #322715
Persentase Hipertensi dalam Pengendalian
Numerik β’ Persen
["indikator keberhasilan manajemen Penyakit Tidak Menular (PTM) yang mengukur proporsi pasien terdiagnosis hipertensi yang angka tekanan darahnya berhasil dijaga tetap stabil pada batas aman melalui pengobatan dan intervensi pola hidup."]Lihat β
ID Variabel Indah: #322714
ODHIV Baru yang Ditemukan yang Mendapatkan Pengobatan ARV
Numerik β’ Persen
["Untuk mengukur proporsi individu yang baru terdiagnosis positif HIV dan langsung diinisiasi terapi Antiretroviral (ARV)"]Lihat β
ID Variabel Indah: #322713
Kabupaten/Kota dengan Eliminasi Malaria
Numerik β’ Kabupaten/Kota
["Upaya terencana untuk memutus dan menghentikan penularan malari pada manusia dalam suatu wilayah"]Lihat β
ID Variabel Indah: #322712
Cakupan Penerimaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Numerik β’ Persen
["Pelayanan Kesehatan / Skrining Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #322705
Cakupan penemuan dan pengobatan kasus tuberkulosis (treatment coverage) (%)
Numerik β’ Persen
["Penemuan Kasus TBC"]Lihat β
ID Variabel Indah: #322700
Cakupan kepesertaan jaminan kesehatan nasional (%)
Numerik β’ Persen
[" Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) / Perlindungan Sosial Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #322698
Cakupan Imunisasi Bayi Lengkap
Numerik β’ Persen
["Bayi baru dianggap masuk dalam hitungan Cakupan Lengkap jika seluruh jenis vaksin Hepatitis B (HB-0), BCG, Polio (OPV), DPT-HB-Hib dan Campak / MR telah diterima sesuai interval jadwal yang ditentukan sebelum bayi berusia genap 12 bulan."]Lihat β
ID Variabel Indah: #322697
Angka Kematian Ibu (per 100.000 kelahiran hidup)
Numerik β’ Jiwa
["Merujuk pada ukuran statistik untuk menilai risiko kematian maternal yang berkaitan dengan masa kehamilan, persalinan, dan nifas."]Lihat β
ID Variabel Indah: #322696
Angka Kematian Balita
Numerik β’ Jiwa
["Indikator utama untuk mengukur derajat kesehatan masyarakat, tingkat kesejahteraan anak, serta efektivitas pelayanan kesehatan dasar di suatu wilayah."]Lihat β
ID Variabel Indah: #322693
Angka keberhasilan pengobatan tuberkulosis (treatment success rate) (%)
Numerik β’ Persen
["Indikator mutu dan mutu cakupan pelayanan kesehatan dalam memastikan pasien TBC berobat hingga tuntas dan bebas dari kuman Mycobacterium tuberculosis."]Lihat β
Indikator Kegiatan
22 indikator yang dihasilkan
ID Indikator Indah: #154956
Skor kesehatan keluarga berdasarkan 12 indikator (imunisasi, ASI eksklusif, air bersih, jamban sehat, perilaku merokok, JKN, pengobatan penyakit kronis, dll.)
Indeks β’ Provinsi
["Indeks Keluarga Sehat (IKS) / Program Indonesia Sehat dengan Pendekatan Keluarga (PIS-PK)"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154955
Rata-rata usia yang diharapkan dicapai penduduk sejak lahir
Tahun β’ Provinsi
["Angka Harapan Hidup saat Lahir (Life Expectancy at Birth / $e_0$) / Mortalitas"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154954
Jumlah pasien rawat inap & jalan
Orang β’ Provinsi
["Pelayanan Rawat Inap dan Rawat Jalan / Utilisasi Pelayanan Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154953
Jumlah RS, klinik, dll
Jumlah β’ Provinsi
["Fasilitas Pelayanan Kesehatan (Fasyankes) / Sarana Pelayanan Medis (atau Ketersediaan Faskes)"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154951
Jumlah tempat tidur RS per 1000 penduduk
Per 1.000 Penduduk β’ Provinsi
["Rasio Tempat Tidur Rumah Sakit (Bed-to-Population Ratio) / Kapasitas Rawat Inap"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154950
Persentase Kab/Kota dengan fasilitas kesehatan standar
Persen β’ Provinsi
["Standarisasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan / Sarana Prasarana Fasyankes Standar"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154949
Persentase balita stunting
Persen β’ Provinsi
["Balita Stunting / Status Gizi Balita (TB/U)"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154948
Persentase RS rujukan terakreditasi
Persen β’ Provinsi
["Akreditasi Fasilitas Pelayanan Kesehatan / Mutu Pelayanan Rumah Sakit (atau Rumah Sakit Rujukan Terakreditasi)"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154947
Persentase layanan kesehatan saat bencana
Persen β’ Provinsi
["Pelayanan Krisis Kesehatan Bencana"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154946
Persentase penduduk yang menjadi peserta aktif JKN (BPJS Kesehatan) dibanding total penduduk
Persen β’ Provinsi
["Kepesertaan JKN Aktif / Universal Health Coverage (UHC)"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154932
Persentase Rumah Sakit Rujukan Provinsi yang Terakreditasi Paripurna
Persen β’ Provinsi
["Akreditasi dan Mutu Fasilitas Pelayanan Rujukan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154931
Persentase Pelayanan Kesehatan Bagi Korban Krisis Kesehatan Akibat Bencana / KLB
Persen β’ Provinsi
["Tanggap Darurat Krisis Kesehatan dan Bencana"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154930
Persentase Hipertensi dalam Pengendalian
Persen β’ Provinsi
["Manajemen Pengendalian Penyakit Tidak Menular (PTM)"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154929
Persentase ODHIV Baru yang Ditemukan Mendapatkan Pengobatan ARV
Persen β’ Provinsi
["Pengobatan Antiretroviral (ARV) ODHIV"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154928
Jumlah Kabupaten/Kota dengan Eliminasi Malaria
Kabupaten/Kota β’ Provinsi
["Eliminasi Malaria"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154927
Cakupan Penerimaan Pemeriksaan Kesehatan Gratis
Persen β’ Provinsi
["Pelayanan Kesehatan / Skrining Kesehatan Gratis (PKG/CKG)"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154926
Cakupan Penemuan dan Pengobatan Kasus Tuberkulosis (Treatment Coverage)
Persen β’ Provinsi
["Treatment Coverage TB / Notifikasi Kasus TB"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154924
Cakupan Kepesertaan Jaminan Kesehatan Nasional
Persen β’ Provinsi
["Universal Health Coverage (UHC) / Perlindungan Sosial Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154923
Cakupan Imunisasi Bayi Lengkap
Persen β’ Provinsi
["Imunisasi Dasar Lengkap (IDL)"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154920
Angka Kematian Ibu (per 100.000 kelahiran hidup)
Per 100.000 Kelahiran Hidup β’ Provinsi
["Kematian Ibu Maternal "]Lihat β
ID Indikator Indah: #154917
Angka Kematian Balita (AKBa)
Per 1.000 Kelahiran Hidup β’ Provinsi
["Kematian Balita / Under-Five Mortality Rate (U5MR)"]Lihat β
ID Indikator Indah: #154915
Persentase pasien TB sembuh setelah pengobatan
Persen β’ Provinsi
["Tuberkulosis (TBC) / Treatment Success Rate (TSR)"]Lihat β