← Kembali ke Daftar
◈
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#71472
Judul Kegiatan
Pengumpulan Data RP2KPKPK (Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh)
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Perwilayahan dan Perkotaan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-24.3528.013
⌂
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman Kabupaten Pamekasan
Alamat Lengkap
Jalan Jokotole No. 143 Pamekasan
Telepon
-
Faksimile
-
Email
dprkp@pamekasankab.go.id
⚑
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Muharram, ST
Nama PJ Teknis
Muhammad Fauzi, S.Sos, MMPub
Jabatan
Sekretaris Dinas Perumahan Rakyat dan Kawasan Permukiman
Alamat
Jalan Raya Joko Tole Nomor 143
Telepon
085232752556
Faksimile
-
Email
mfauzi.pmk@gmail.com
✎
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Dalam konteks kawasan permukiman, permukiman kumuh diartikan sebagai permukiman yang
tidak layak huni karena ketidakteraturan bangunan. Tingkat kepadatan bangunan yang tinggi, dan
kualitas bangunan serta sarana dan prasarana yang tidak memenuhi syarat. Berdasarkan kondisi yang
ada, permukiman kumuh dapat timbul pada kawasan permukiman yang terlah berkembang, ditandai
dengan tingkat kepadatan bangunan atau penduduk yang tinggi, serta sarana dan prasarana yang kurang
memadai. Selain itu, permukiman kumuh dapat timbul/berada pada wilayah yang tidak sesuai dengan
peruntukkan kawasan permukiman, seperti permukiman kumuh di sekitar kawasan sempadan sungai,
sempadan rel kereta api, atau lahan-lahan yang tidak sesuai dengan peruntukkan permukiman.Kondisi tersebut menunjukkan bahwa permukiman kumuh dapat timbul karena beberapa hal,
seperti kondisi bangunan yang tidak layak huni akibat kondisi ekonomi masyarakat yang kurang
memadai, khususnya masyarakat berpenghasilan rendah. Hal tersebut menyebabkan masyarakat
berpenghasilan rendah tidak mampu memiliki bangunan rumah yang layak. Tingkat kepadatan
bangunan yang tinggi pada kawasan permukiman kumuh megindikasikan bahwa masyarakat tidak
mampu untuk ‘membeli’ lahan yang lebih memadai untuk membangun hunian. Salah satu dampak dari
tingkat kepadatan bangunan yang tinggi ialah sarana dan prasarana dasar permukiman yang ada tidak
mampu memenuhi/ menjakau seluruh kawasan permukiman.Sesuai dengan Undang - Undang No.1 Tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan permukiman
mengamanahkan bahwa Negara bertanggung jawab melindungi segenap bangsa Indonesia melalui
penyelenggaraan perumahan dan kawasan permukiman agar masyarakat mampu bertempat tinggal serta
menghuni rumah yang layak, terjangkau di dalam lingkungan yang sehat, aman, harmonis dan
berkelanjutan di seluruh wilayah Indonesia. Dalam mewujudkan fungsi permukiman, pencegahan
dan peningkatan kualitas terhadap permukiman kumuh dilakukan guna meningkatkan mutu
kehidupan dan penghidupan masyarakat penghuni serta menjaga dan meningkatkan kualitas dan fungsi
perumahan dan permukiman berdasarkan pada kepastian bermukim dan menjamin hak bermukim
menurut ketentuan peraturan dan perundang-undangan.Sebagaimana amanat dari Undang - Undang No. 1 tahun 2011 tentang perumahan dan kawasan
permukiman, Kementerian Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat melalui Direktorat Jenderal Cipta
Karya mengemban tugas dan amanah dalam mewujudkan strategi penanganan dan pengurangan
luasan kawasan permukiman kumuh melalui peningkatan kualitas permukiman yang dapat dilakukan
berupa Pemugaran, Peremajaan, dan/atau melalui Pemukiman kembali sesuai dengan arahan tata ruang
dan syarat-prasyarat hunian permukiman yang layak. Direktorat Pengembangan Permukiman berdasarkan kondisi empiris dan kebijakan Direktorat Jenderal Cipta Karya bersama dengan
pemerintah kabupaten/kota tentunya memerlukan instrumen utama perencanaan teknis dengan
melakukan pendampingan dalam Penyusunan Rencana Pencegahan dan Peningkatan Kualitas Perumahan Kumuh dan Permukiman Kumuh (RP2KPKPK) 
Tujuan Kegiatan
1. memantapkan pemahaman pemerintah kabupaten/kota tentang kebijakan dan strategi penanganan kawasan kumuh dalam mencapai target pemenuhan akses 90% air minum layak, pemenuhan akses 80% sanitasi dan persampahan layak dan penanganan 10.000 ha permukiman kumuh dan peremajaan pada 10 kawasan permukiman kumuh pada tahun 2024,2. agar pemerintah kabupaten/kota dapat sepenuhnya menjadi pemrakarsa utama dalam penyusunan RP2KPKPK yang difokuskan pada penanganan perumahan kumuh dan permukiman kumuh,3. agar pemerintah kabupaten/kota punya komitmen tinggi serta konsisten didalam implementasi program dan kegiatan yang telah ditetapkan serta menjaga keberlanjutannya.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
31 Oktober 2024 - 1 November 2024
Desain
31 Oktober 2024 - 1 November 2024
Pengumpulan Data
4 November 2024 - 15 November 2024
Pengolahan Data
18 November 2024 - 22 November 2024
Analisis
25 November 2024 - 2 Desember 2024
Diseminasi
3 Desember 2024 - 6 Desember 2024
Evaluasi
10 Desember 2024 - 13 Desember 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 7 var
Nama VariabelKonsepDefinisiReferensi Waktu
Kondisi Bangunan GedungKondisi Bangunan GedungKriteria bangunan gedung terkait Ketidakteraturan Bangunan, Kepadatan Bangunan , dan Ketidaksesuaian dengan Persyaratan Teknis Bangunan.pada saat pendataan
Kondisi Jalan LingkunganKondisi Jalan LingkunganKriteria Kondisi Jalan Lingkungan terkait Cakupan Pelayanan Jalan Lingkungan dan Kualitas Permukaan Jalan lingkungan.pada saat pendataan
Kondisi Penyediaan Air MinumKondisi Penyediaan Air MinumKriteria Kondisi Penyediaan Air Minum terkait Ketersediaan Akses Aman Air Minum dan Tidak terpenuhinya Kebutuhan Air Minum.pada saat pendataan
Kondisi Drainase LingkunganKondisi Drainase LingkunganKriteria Kondisi Drainase Lingkungan terkait Ketidakmampuan Mengalirkan Limpasan Air, Ketidaktersediaan Drainase, dan Kualitas Konstruksi Drainase.pada saat pendataan
Kondisi Pengelolaan Air LimbahKondisi Pengelolaan Air LimbahKriteria Kondisi Pengelolaan Air Limbah terkait Sistem Pengelolaan Air Limbah Tidak Sesuai Standar Teknis serta Prasarana dan Sarana Pengelolaan Air Limbah Tidak Sesuai dengan Persyaratan Teknispada saat pendataan
Kondisi Pengelolaan PersampahanKondisi Pengelolaan PersampahanKriteria Kondisi Pengelolaan Persampahan terkait Prasarana dan Sarana Persampahan Tidak Sesuai dengan persyaratan Teknis dan Sistem Pengelolaan Persampahan yang tidak sesuai Standar Teknispada saat pendataan
Kondisi Proteksi KebakaranKondisi Proteksi KebakaranKriteria Kondisi Proteksi Kebakaran terkait Ketidaktersediaan Prasarana Proteksi Kebakaran dan Ketidaktersediaan Sarana Proteksi Kebakaranpada saat pendataan
⬡
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Hanya Sekali
Frekuensi Penyelenggaraan
Lebih dari Dua Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1. JAWA TIMUR PAMEKASAN
Metode Pengumpulan Data
- Wawancara
- Pengamatan (observasi)
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Kawasan Kumuh
Desain Sampel (khusus survei)
Jenis Rancangan Sampel
Single Stage/Phase
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
Sampel Probabilitas
Metode yang Digunakan
PROBABILTY_PROPORTIONAL_TO_SIZE_SAMPLING
Kerangka Sampel Tahap Terakhir
List Frame
Fraksi Sampel Keseluruhan
-
Nilai Perkiraan Sampling Error
-
Unit Sampel
Kawasan Kumuh level Kecamatan
Unit Observasi
Kawasan Kumuh level Desa
◎
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
- Kunjungan kembali (revisit)
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 2 orang
Pengumpul data/enumerator : 10 orang
Pelatihan Petugas
Ya
⬣
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Kawasan Desa/Kelurahan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Produk Ketersediaan Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) Ya 6 Desember 2024
Digital (Softcopy) Ya 6 Desember 2024
Data Mikro Tidak -
≡
Variabel Kegiatan
7 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #200868
Kondisi Proteksi Kebakaran
Integer • Unit
Kriteria kekumuhan ditinjau dari proteksi kebakaran mencakup : Prasarana proteksi kebakaran tidak tersedia dan Sarana proteksi kebakaran tidak tersedia. Prasarana proteksi kebakara
["Kondisi Proteksi Kebakaran"]Lihat →
ID Variabel Indah: #200865
Kondisi Pengelolaan Persampahan
Integer • KK
Kriteria kekumuhan ditinjau dari pengelolaan persampahan mencakup : Prasarana dan Sarana persampahan tidak memenuhi persyaratan teknis dan sistem pengelolaan persampahan tidak me
["Kondisi Pengelolaan Persampahan"]Lihat →
ID Variabel Indah: #200820
Kondisi Pengelolaan Air Limbah
Integer • KK
Kriteria kekumuhan ditinjau dari pengelolaan air limbah mencakup : sistem pengelolaan air limbah tidak memenuhi persyaratan teknis dan prasarana dan Sarana pengelolaan air limbah t
["Kondisi Pengelolaan Air Limbah"]Lihat →
ID Variabel Indah: #200816
Kondisi Drainase Lingkungan
Integer • Meter
Kriteria kekumuhan ditinjau dari drainase lingkungan mencakup : a. drainase lingkungan tidak tersedia b. drainase lingkungan tidak mampu mengalirkan limpasan air hujan sehingga me
["Kondisi Drainase Lingkungan"]Lihat →
ID Variabel Indah: #200815
Kondisi Penyediaan Air Minum
Integer • KK
Kriteria kekumuhan ditinjau dari penyediaan air minum mencakup : akses aman air minum tidak tersedia dan kebutuhan air minum minimal setiap individu tidak terpenuhi. Akses aman ai
["Kondisi Penyediaan Air Minum"]Lihat →
ID Variabel Indah: #200813
Kondisi Jalan Lingkungan
Integer • Meter
Kriteria kekumuhan ditinjau dari jalan lingkungan mencakup : jaringan jalan lingkungan tidak melayani seluruh lingkungan perumahan atau permukiman dan kualitas permukiman jalan lin
["Kondisi Jalan Lingkungan"]Lihat →
ID Variabel Indah: #200812
Kondisi Bangunan Gedung
Integer • Unit, Ha
Kriteria kekumuhan ditinjau dari bangunan gedung mencakup : ketidakteraturan bangunan, tingkat kepadatan bangunan yang tinggi yang tidak sesuai dengan ketentuan rencana tata ruang,
["Kondisi Bangunan Gedung"]Lihat →