β€ METADATA INDIKATOR STATISTIK
Jumlah Kasus AFP (Non Polio) menurut Kecamatan dan Puskesmas
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
Jumlah Kasus AFP (Non Polio) menurut Kecamatan dan Puskesmas
Konsep, Definisi & Interpretasi
Substansi dan pemaknaan angka indikator
Konsep
Acute Flaccid Paralysis (AFP) adalah kelumpuhan mendadak dan layuh pada anak usia <15 tahun yang dapat disebabkan oleh berbagai penyakit, termasuk polio maupun bukan polio. Indikator ini menghitung jumlah kasus AFP yang telah dipastikan bukan polio melalui pemeriksaan laboratorium, dikelompokkan menurut kecamatan dan puskesmas. Tujuan pencatatan adalah untuk memantau sensitivitas sistem surveilans polio dan mendeteksi kemungkinan adanya kasus polio liar secara dini.
Definisi Indikator
Acute Flacid Paralysis (AFP)
Kelumpuhan pada anak berusia <15 tahun yang bersifat layuh (flaccid) terjadi secara akut/ mendadak (<14 hari) dan bukan disebabkan oleh ruda paksa.
Non Polio AFP rate per 100.000 penduduk usia <15 tahun
Jumlah kasus AFP Non Polio yang ditemukan diantara 100.000 penduduk berusia <15 tahun di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.
Kelumpuhan pada anak berusia <15 tahun yang bersifat layuh (flaccid) terjadi secara akut/ mendadak (<14 hari) dan bukan disebabkan oleh ruda paksa.
Non Polio AFP rate per 100.000 penduduk usia <15 tahun
Jumlah kasus AFP Non Polio yang ditemukan diantara 100.000 penduduk berusia <15 tahun di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu.
Interpretasi & Cara Membaca
Angka tinggi ? Menggambarkan surveilans polio aktif dan sensitif. Kasus yang ditemukan sebagian besar bukan polio (misal Guillain-BarrΓ© Syndrome, mielitis, trauma).
Angka rendah atau nol ? Bisa menunjukkan memang tidak ada kasus, atau sistem surveilans kurang aktif sehingga kasus terlewat.
Standar WHO: minimal 2 kasus AFP Non Polio per 100.000 penduduk <15 tahun per tahun menunjukkan sistem surveilans polio yang memadai.
Analisis per kecamatan/puskesmas dapat mengidentifikasi wilayah yang perlu diperkuat pelaporan dan deteksi kasusnya.
Angka rendah atau nol ? Bisa menunjukkan memang tidak ada kasus, atau sistem surveilans kurang aktif sehingga kasus terlewat.
Standar WHO: minimal 2 kasus AFP Non Polio per 100.000 penduduk <15 tahun per tahun menunjukkan sistem surveilans polio yang memadai.
Analisis per kecamatan/puskesmas dapat mengidentifikasi wilayah yang perlu diperkuat pelaporan dan deteksi kasusnya.
Variabel Disagregasi
Wilayah
Metodologi & Rumus Perhitungan
Formula matematis dan metode kalkulasi indikator
Metode Perhitungan
Non Polio Acute Flacid Paralysis (AFP) rate per 100.000 penduduk usia <15 tahun = Jumlah kasus AFP Non Polio pada penduduk 15 tahun di satu wilayah kerja pada satu kurun waktu tertentu Jumlah penduduk usia 15 tahun di wilayah kerja pada kurun waktu yang sama x 100.000
Rumus / Formula Matematika
$$NonPolioAcuteFlacidParalysisAFPrateper100.000pendudukusia<15tahun=JumlahkasusAFPNonPoliopadapenduduk15tahundisatuwilayahkerjapadasatukurunwaktutertentuJumlahpendudukusia15tahundiwilayahkerjapadakurunwaktuyangsamax100.000$$
Level Estimasi
Kabupaten/Kota
Struktur Indikator Pembangun
Komponen indikator dan variabel penyusun
Indikator Komposit
Tidak (Tunggal)
Indikator Pembangun
-
Variabel Pembangun
Kasus AFP (non Polio)
Kegiatan Statistik Terkait
Kegiatan penghasil indikator
Kompilasi Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
Buka Metadata Kegiatan β
Produsen Data & Administrasi
Instansi penanggung jawab dan riwayat data
ID Indikator Indah
#132931
Produsen Data
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
Dapat Diakses Umum
Ya
Status Verifikasi
APPROVED
Dibuat Pada
27 Desember 2025