▤ METADATA INDIKATOR STATISTIK
Persentase Puskesmas dengan Ketersediaan Obat Esensial menurut Puskesmas dan Kecamatan
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
Persentase Puskesmas dengan Ketersediaan Obat Esensial menurut Puskesmas dan Kecamatan
Konsep, Definisi & Interpretasi
Substansi dan pemaknaan angka indikator
Konsep
Mengukur proporsi Puskesmas yang memiliki ketersediaan lengkap obat esensial sesuai daftar yang ditetapkan oleh Kementerian Kesehatan. Indikator ini menunjukkan kemampuan fasilitas layanan primer dalam menyediakan pengobatan dasar yang diperlukan masyarakat.
Definisi Indikator
Persentase Puskesmas dengan ketersediaan obat essensial
Persentase Puskesmas yang memiliki ketersediaan minimal 80% dari 40 item obat indikator pada saat dilakukan pemantauan terhadap seluruh puskesmas yang melaporkan data. Laporan yang disampaikan yaitu laporan pada bulan November atau laporan bulan terakhir pada tahun pelaporan.
Pemantauan ketersediaan di Puskesmas dilakukan terhadap 40 item obat indikator yang merupakan obat pendukung Program Kesehatan Ibu dan Anak, Program Gizi, Program TB Paru, Program Malaria, serta obat pelayanan kesehatan dasar esensial dan terdapat di dalam Formularium Nasional
Persentase Puskesmas yang memiliki ketersediaan minimal 80% dari 40 item obat indikator pada saat dilakukan pemantauan terhadap seluruh puskesmas yang melaporkan data. Laporan yang disampaikan yaitu laporan pada bulan November atau laporan bulan terakhir pada tahun pelaporan.
Pemantauan ketersediaan di Puskesmas dilakukan terhadap 40 item obat indikator yang merupakan obat pendukung Program Kesehatan Ibu dan Anak, Program Gizi, Program TB Paru, Program Malaria, serta obat pelayanan kesehatan dasar esensial dan terdapat di dalam Formularium Nasional
Interpretasi & Cara Membaca
Semakin tinggi nilai persentase, semakin baik ketersediaan layanan dasar kesehatan di wilayah tersebut.
Nilai ideal: =95% Puskesmas memiliki obat esensial yang lengkap.
Persentase rendah (<80%) mengindikasikan:
Masalah distribusi logistik obat
Manajemen stok yang kurang optimal
Potensi terhambatnya pelayanan pengobatan penyakit umum
Nilai ideal: =95% Puskesmas memiliki obat esensial yang lengkap.
Persentase rendah (<80%) mengindikasikan:
Masalah distribusi logistik obat
Manajemen stok yang kurang optimal
Potensi terhambatnya pelayanan pengobatan penyakit umum
Variabel Disagregasi
Puskesmas
Kecamatan
Kecamatan
Metodologi & Rumus Perhitungan
Formula matematis dan metode kalkulasi indikator
Metode Perhitungan
Persentase Puskesmas dengan ketersediaan obat esensial=Jumlah Puskesmas yang memiliki minimal 80% obat esensialJumlah Puskesmas yang melaporx 100%
Rumus / Formula Matematika
$$PersentasePuskesmasdenganketersediaanobatesensial=JumlahPuskesmasyangmemilikiminimal80\%obatesensialJumlahPuskesmasyangmelaporx100\%$$
Level Estimasi
Kabupaten/Kota
Struktur Indikator Pembangun
Komponen indikator dan variabel penyusun
Indikator Komposit
Tidak (Tunggal)
Indikator Pembangun
-
Variabel Pembangun
Persentase Puskesmas dengan Ketersediaan Obat Esensial
Kegiatan Statistik Terkait
Kegiatan penghasil indikator
Kompilasi Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
Buka Metadata Kegiatan →
Produsen Data & Administrasi
Instansi penanggung jawab dan riwayat data
ID Indikator Indah
#132858
Produsen Data
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
Dapat Diakses Umum
Ya
Status Verifikasi
APPROVED
Dibuat Pada
26 Desember 2025