▤ METADATA INDIKATOR STATISTIK
Peersentase Ketersediaan Obat Esensial
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
Peersentase Ketersediaan Obat Esensial
Konsep, Definisi & Interpretasi
Substansi dan pemaknaan angka indikator
Konsep
Ketersediaan obat esensial menggambarkan kemampuan fasilitas pelayanan kesehatan, khususnya Puskesmas, dalam menyediakan obat-obatan penting yang dibutuhkan untuk pengobatan dasar masyarakat. Obat esensial merupakan obat yang paling dibutuhkan untuk pelayanan kesehatan dasar, efektif, aman, dan memiliki rasio biaya-manfaat terbaik.
Definisi Indikator
Persentase ketersediaan obat essensial
Persentase jumlah item obat indikator yang tersedia di kabupaten kota terhadap 40 item obat indikator yang seharusnya tersedia. Laporan yang dimasukan yaitu laporan pada bulan November atau laporan bulan terakhir pada tahun pelaporan.
Persentase ketersediaan obat esensial ini digunakan untuk menghitung indikator persentase kabupaten/kota dengan ketersediaan obat esensial.
Pemantauan ketersediaan di Puskesmas dilakukan terhadap 40 item obat indikator yang merupakan obat pendukung Program Kesehatan Ibu dan Anak, Program Gizi, Program TB Paru, Program Malaria, serta obat pelayanan kesehatan dasar esensial dan terdapat di dalam Formularium Nasional.
Persentase jumlah item obat indikator yang tersedia di kabupaten kota terhadap 40 item obat indikator yang seharusnya tersedia. Laporan yang dimasukan yaitu laporan pada bulan November atau laporan bulan terakhir pada tahun pelaporan.
Persentase ketersediaan obat esensial ini digunakan untuk menghitung indikator persentase kabupaten/kota dengan ketersediaan obat esensial.
Pemantauan ketersediaan di Puskesmas dilakukan terhadap 40 item obat indikator yang merupakan obat pendukung Program Kesehatan Ibu dan Anak, Program Gizi, Program TB Paru, Program Malaria, serta obat pelayanan kesehatan dasar esensial dan terdapat di dalam Formularium Nasional.
Interpretasi & Cara Membaca
Persentase tinggi menunjukkan sistem logistik farmasi dan distribusi obat yang baik dan berfungsi optimal.
Persentase rendah menunjukkan potensi gangguan dalam pelayanan kesehatan dasar, bisa disebabkan oleh:
Masalah pengadaan
Distribusi obat yang tidak merata
Stok habis (stock out)
Lemahnya manajemen logistik obat di tingkat fasilitas
Persentase rendah menunjukkan potensi gangguan dalam pelayanan kesehatan dasar, bisa disebabkan oleh:
Masalah pengadaan
Distribusi obat yang tidak merata
Stok habis (stock out)
Lemahnya manajemen logistik obat di tingkat fasilitas
Variabel Disagregasi
Wilayah
Metodologi & Rumus Perhitungan
Formula matematis dan metode kalkulasi indikator
Metode Perhitungan
Persentase ketersediaan obat esensial di kabupaten/kota=Jumlah item obat esensial yang tersedia di kabupaten/kota / Jumlah 40 item obat esensial yang seharusnya tersediax 100%
Rumus / Formula Matematika
$$Persentaseketersediaanobatesensialdikabupaten/kota=Jumlahitemobatesensialyangtersediadikabupaten/kota/Jumlah40itemobatesensialyangseharusnyatersediax100\%$$
Level Estimasi
Kabupaten/Kota
Struktur Indikator Pembangun
Komponen indikator dan variabel penyusun
Indikator Komposit
Tidak (Tunggal)
Indikator Pembangun
-
Variabel Pembangun
Persentase Ketersediaan Obat Esensial
Kegiatan Statistik Terkait
Kegiatan penghasil indikator
Kompilasi Data Profil Kesehatan Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
Buka Metadata Kegiatan →
Produsen Data & Administrasi
Instansi penanggung jawab dan riwayat data
ID Indikator Indah
#132859
Produsen Data
Dinas Kesehatan Provinsi Kalimantan Selatan
Dapat Diakses Umum
Ya
Status Verifikasi
APPROVED
Dibuat Pada
26 Desember 2025