Inflasi adalah persentase tingkat kenaikan harga sejumlah barang dan jasa yang secara umum dikonsumsi rumah tangga.
Rumusan
Kegunaan
- Indeksasi upah dan tunjangan gaji pegawai (Wage-Indexation).
- Penyesuaian Nilai Kontrak (Contractual Payment).
- Eskalasi Nilai Proyek (Project Escalation).
- Penentuan target Inflasi (Inflation Targeting).
- Indeksasi Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara (Budget Indexation).
- Sebagai pembagi PDB, PDRB (GDP Deflator).
- Sebagai proksi perubahan biaya hidup (proxy of cost of living).
- Indikator dini tingkat bunga, valas, dan indeks harga saham.
Keterangan Tambahan
Indeks Harga Konsumen (IHK) atau biasa disebut juga Consumer Price Index (ICP) secara sederhana merupakan perbandingan antara harga suatu paket komoditas dari suatu kelompok barang atau jasa (market basket) pada suatu periode tertentu terhadap harganya pada periode waktu yang telah ditentukan (tahun dasar). Jadi IHK/CPI ini mengubah harga berbagai barang dan jasa menjadi sebuah indek tunggal yang mengukur seluruh tingkat harga.
Interpretasi
Resultante (rata-rata tertimbang) dari perubahan harga semacam barang dan jasa tersebut, pada suatu selang waktu tertentu disebut inflasi apabila naik, dan deflasi apabila turun. Misalkan, Indeks 110 berarti telah terjadi peningkatan 10 persen dalam harga sejak periode tahun dasar. Demikian pula halnya dengan angka indeks 90 berarti terjadi penurunan harga sebesar 10 persen dibandingkan dengan rata-rata harga pada tahun dasar.