Suatu indeks yang menghitung rata-rata perubahan harga dalam suatu periode, dari suatu kumpulan harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh penduduk/rumah tangga dalam kurun waktu tertentu. Jenis barang dan jasa tersebut dikelompokkan menjadi 7 kelompok, yaitu bahan makanan; makanan jadi, minuman, rokok, dan tembakau; perumahan; sandang; kesehatan; pendidikan, rekreasi dan olahraga; transpor dan komunikasi.
Rumusan
Kegunaan
a. Mengetahui perubahan harga dari sekelompok tetap barang dan jasa yang pada umumnya dikonsumsi masyarakat.
b. Perubahan IHK dari waktu ke waktu menggambarkan tingkat kenaikan inflasi atau deflasi.
c. Indeksasi upah dan tunjangan gaji pegawai (wage-indexation)
d. Penyesuaian Nilai Kontrak (contractual payment).
e. Eksalasi Nilai Proyek (project escalation).
f. Penentuan Target Inflasi (Inflation targeting.
g. Indeksasi Anggaran Pendapatan Belanja Negara (budget indexation)
h. Sebagai pembagi PDB, PFRB (GDP Deflator).
i. Sebagai proksi perubahan biaya hidup (proxy of cost of living).
j. Indikator dini tingkat bunga, valas, dan indeks harga saham.
Keterangan Tambahan
Selain dari Statistik Harga Konsumen (SHK), variabel penyusun indikator ini dilengkapi dari Survei Biaya Hidup (SBH).
Interpretasi
a. IHKn < 100 : tingkat harga (konsumen/eceran) pada periode berjalan lebih kecil dibanding tahun dasar.
b. IHKn = 100 : tingkat harga (konsumen/eceran) pada periode berjalan sama dengan tahun dasar.
c. IHKn > 100 : tingkat harga (konsumen/eceran) pada periode berjalan lebih besar dibanding tahun dasar.