Pengeluaran per kapita
| Nama Indikator | Pengeluaran per kapita |
| Konsep Definisi | Pengeluaran per kapita adalah biaya yang dikeluarkan untuk konsumsi semua anggota rumah tangga selama sebulan dibagi dengan banyaknya anggota rumah tangga yang telah disesuaikan dengan paritas daya beli. Penghitungan paritas daya beli mengacu pada Kota Jakarta Selatan, sementara tahun rujukan adalah 2012. |
| Rumusan |
Y ⋅ ⋅ = Y ⋅ P P P Y ⋅ = Y I H K × 1 0 0 dimana: Y** = Pengeluaran per kapita yang disesuaikan Y* = Pengeluaran per kapita harga konstan IHK = Indeks Harga Konsumen tahun dasar 2012 |
| Kegunaan | Data pengeluaran dapat mengungkap tentang pola konsumsi rumaht angga secara umum menggunakan indikator proporsi pengeluaran untuk makanan dan non makanan. Komposisi pengeluaran rumah tangga dapat dijadikan ukuran untuk menilai tingkat kesejahteraan ekonomi penduduk, makin rendah persentase pengeluaran untuk makanan terhadap total pengeluaran makin membaik tingkat kesejahteraan. |
| Keterangan Tambahan | Pengeluaran rumah tangga dibedakan menurut kelompok makanan dan bukan makanan. Perubahan pendapatan seseorang akan berpengaruh pada pergeseran pola pengeluaran. Semakin tinggi pendapatan, semakin tinggi pengeluaran bukan makanan. Dengan demikian, pola pengeluaran dapat dipakai sebagai salah satu alat untuk mengukur tingkat kesejahteraan penduduk, dimana perubahan komposisinya digunakan sebagai petunjuk perubahan tingkat kesejahteraan |
| Interpretasi | Pengeluaran per kapita Indonesia pada tahun 2016 sebesar Rp10.150.000. Artinya, secara rata-rata pengeluaran penduduk Indonesia selama setahun adalah Rp10.150.000 |
| Dihasilkan Oleh |
|

