Indeks berantai produksi daging, telur dan susu adalah angka yang menunjuk-kan perbandingan produksi daging, telur dan susu pada tahun tertentu terhadap periode tahun sebelumnya. Metode penghitungan indeks berantai adalah dengan melakukan perbandingan hasil pengukuran data tahun berjalan (tahun t) dengan data tahun sebelumnya (tahun t-1)
Rumusan
Kegunaan
• Indeks ini dapat digunakan untuk melihat perkembangan produksi daging, telur dan susu dari tahun ke tahun dibandingkan dengan tahun sebelumnya.
• Untuk melihat besarnya perubahan produksi daging, telur dan susu dari tahun ke tahun dibandingkan dengan tahun sebelumnya
Keterangan Tambahan
Sumber Data : Statistik Peternakan, Direktorat Jenderal Peternakan Kementerian Peternakan
Level Penyajian : Nasional
Publikasi : Indikator Pertanian
Penyedia Informasi : Direktorat Statistik Peternakan, Perikanan, dan Kehutanan
Keterbatasan : Data yang digunakan pada penghitungan indeks berantai produksi daging, telur dan susu tergantung dari ketersediaan data sekunder dari Kementerian Pertanian.
Implementasi : secara umum, dari tahun 2006 hingga 2009 produksi daging, telur dan susu meng-alami fluktuasi. Untuk jenis produksi susu misalnya, indeks berantainya pada tahun 2006 mencapai 115,02 yang berarti bahwa banyaknya produksi susu pada tahun 2006 mengalami peningkatan dibandingkan dengan tahun sebelumnya dengan besarnya peningkatan 15,02 persen
Interpretasi
Iit > 100, berarti produksi daging, telur, dan susu mengalami peningkatan dari periode tahun sebelumnya
Iit = 100, berarti berarti produksi daging, telur, dan susu tidak mengalami perubahan
Iit < 100, berarti produksi daging, telur, dan susu mengalami penurunan dari periode tahun sebelumnya