Indeks Berantai Sektor Konstruksi

Nama Indikator Indeks Berantai Sektor Konstruksi
Konsep Definisi Indeks berantai sektor konstruksi digunakan untuk menghitung indeks pekerja tetap, pekerja harian, balas jasa dan nilai konstruksi. Indeks berantai menyatakan persentase jumlah pekerja tetap, pekerja harian, balas jasa dan nilai konstruksi pada suatu triwulan tertentu terhadap jumlah pekerja tetap, pekerja harian, balas jasa dan nilai konstruksi pada triwulan sebelumnya di tahun yang sama.
Rumusan
Kegunaan Dapat digunakan untuk melihat perkem-bangan sektor konstruksi secara umum dengan rentang waktu yang lebih pendek.
Keterangan Tambahan Sumber Data : Survei Konstruksi Triwulanan Level Penyajian : Nasional dan Provinsi Publikasi : Indikator Konstruksi Triwulan Penyedia Informasi : Subdirektorat Statistik Konstruksi Keterbatasan : Indeks ini merupakan indeks berantai sehingga hanya bisa dibandingkan dengan nilai periode sebelumnya. Implementasi : Jumlah pekerja harian, karyawan tetap dan upah/gaji dan nilai pekerjaan sektor konstruksi mengalami peningkatan pada tahun 2010. Hal ini ditunjukkan oleh nilai indeks pekerja harian, karyawan tetap dan upah/gaji dan nilai pekerjaan yang semuanya berada diatas 100. Namun, rata-rata Indeks Nilai Pekerjaan Sektor Konstruksi dalam dua tahun terakhir tumbuh negatif. Pada tahun 2009 dan 2010, rata-rata indeks nilai pekerjaan konstruksi mengalami kontraksi masing-masing -1,15% dan -1,49%. Hal tersebut seiring dengan pertumbuhan indeks pekerja harian dan upah/gaji yang secara umum mengalami penurunan pada tahun 2009 dan 2010
Interpretasi It > 100 berarti jumlah pekerja tetap, pekerja harian, balas jasa dan nilai konstruksi pada triwulan ke t lebih besar dari jumlah pekerja tetap, pekerja harian, balas jasa dan nilai konstruksi pada triwulan ke (t-1) It = 100 berarti jumlah pekerja tetap, pekerja harian, balas jasa dan nilai konstruksi pada triwulan ke t sama dengan jumlah pekerja tetap, pekerja harian, balas jasa dan nilai konstruksi pada triwulan ke (t-1) It < 100 berarti jumlah pekerja tetap, pekerja harian, balas jasa dan nilai konstruksi pada triwulan ke t lebih kecil dari jumlah pekerja tetap, pekerja harian, balas jasa dan nilai konstruksi pada triwulan ke (t-1)
Dihasilkan Oleh
Copyright © 2026 Badan Pusat Statistik. All Rights Reserved.