Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Data Penyusunan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Data Penyusunan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-24.0000.020
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraKementerian Pariwisata dan Ekonomi Kreatif
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jl. Medan Merdeka Barat No. 17, RT/RW 02/03, Gambir, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 10110
| Telepon: | Whatsapp Contact Center : 0811-895-6767 |
| Faksimile: | - |
| Email: | info@kemenparekraf.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | Deputi Bidang Kebijakan Strategis |
| Eselon 2: | Direktur Manajemen Strategis |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Dwi Wahyuni |
| Jabatan: | Analis Kebijakan Ahli Madya |
| Alamat: | Jl. Letjen M.T. Haryono No.Kav. 47 48, RT.3/RW.3, Cikoko, Kec. Pancoran, Kota Jakarta Selatan, Daerah Khusus Ibukota Jakarta 12770 |
| Telepon: | 081294207775 |
| Faksimile: | - |
| Email: | dwi.wahyuni@kemenparekraf.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanIndeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional (IPKN) merupakan inisiatif yang dibangun dalam upaya meningkatkan kesadaran nasional untuk membentuk ekosistem kepariwisataan yang memiliki keberlanjutan dan ketahanan tinggi, sehingga mengakselerasi pembangunan kepariwisataan nasional serta diharapkan dapat meningkatkan pembangunan pariwisata Indonesia di tingkat global. Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional merupakan wadah untuk mengukur besaran peran Pemerintah Daerah dalam membangun ekosistem kepariwisataan yang mengacu pada turunan indikator Travel & Tourism Development Index (TTDI) Global (versi WEF) yang relevan. Kebijakan dan inovasi yang ditetapkan oleh Pemerintah Daerah terkait destinasi, pengembangan SDM, promosi, pengembangan fasilitas, dan pengelolaan destinasi dapat mendorong perbaikan peringkat TTDI Indonesia secara global maka dari itu perlu dilakukan pengukuran kepariwisataan nasional melalui Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional (IPKN). Pelaksanaan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional (IPKN) 2024 diharapkan dapat memberikan manfaat:Memetakan prospek potensi pembangunan pariwisata pada tingkat nasional, sebagai acuan dalam pembuatan program pengembangan pariwisata di Indonesia.Meningkatkan kesadaran nasional terkait ekosistem pembentuk pembangunan pariwisata di tingkat provinsiMendorong peningkatan peringkat Indonesia pada. Kerangka penilaian IPKN mendatang akan menggunakan indikator yang bersumber dari data sekunder ditambah dengan penggunaan survey opini publik pada data primer. Indikator sekunder yang berjumlah 64 bersumber dari Kementerian/Lembaga dan institusi lainnya yang terkait, Hal ini berbeda dengan kerangka penilaian IPKN sebelumnya yang hanya menggunakan data sekunder. Pada IPKN 2024, terdapat penambahan 3 (tiga) indikator yang bersumber dari data sekunder dan penambahan 32 (tiga puluh dua) indikator yang bersumber dari data primer atau berasal dari survey opini publik. Dengan demikian, pada kerangka kerja IPKN kedepan terdapat perubahan yang semula 61 indikator berubah menjadi 96 indikator yang terdiri atas 64 indikator sekunder dan 32 indikator primer. Berdasarkan gambaran diatas, dalam mendukung pelaksanaan IPKN 2024 diperlukan Kompilasi Produk Administrasi (Kompromin) untuk mendapatkan data indikator sekunder dari Kementerian/Lembaga dan sumber data lainnya yang terkait, yang selanjutnya akan dilakukan pengolahan data lebih lanjut sesuai dengan metodologi perhitungan indeks. Dengan demikian, pelaksanaan perhitungan indeks IPKN ini, akan menghasilkan dampak yang positif dalam pembangunan kepariwisataan tingkat nasional, sehingga kedepannya akan selaras dengan proses pengukuran pembangunan kepariwisataan pada tingkat global sebagaimana dalam kerangka TTDI.
Tujuan Kegiatan
Tujuan pelaksanaan Kompilasi Data Penyusunan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional (IPKN) adalah untuk menghasilkan Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional. Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional dibentuk untuk menumbuhkan kesadaran nasional akan pentingnya pembangunan ekosistem kepariwisataan di Indonesia; mengukur besaran peran Pemerintah Daerah, dan mendukung peningkatan peringkat TTDI Indonesia. Selain itu, IPKN ini digunakan sebagai tolok ukur pembangunan kepariwisataan di daerah melalui peran penting dari pemerintah daerah dan unsur kepariwisataan lainnya. Hal tersebut bertujuan untuk membangun konektivitas kepariwisataan agar mampu berjalan secara kolaboratif dan integeratif, sehingga dapat memberikan dampak positif di masa mendatang.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-01-02 s.d. 2024-01-15
Desain
2024-01-15 s.d. 2024-02-29
Pengumpulan Data
2024-04-01 s.d. 2024-06-29
Pengolahan Data
2024-07-01 s.d. 2024-07-31
Analisis
2024-08-01 s.d. 2024-08-31
Diseminasi Hasil
2024-09-02 s.d. 2024-10-31
Evaluasi
2024-11-01 s.d. 2024-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Perlindungan Hak Milik Aset | [K00159] Aset; [K01411] Pemerintah Daerah | Angka yang menggambarkan persepi pelaku usaha terhadap pemerintah Provinsi dalam membantu melindungi hak milik aset | Tahun 2024 |
| Kebijakan Perizinan Terkait Investasi | [K00622] Investasi | Angka yang menggambarkan persepi pelaku usaha terhadap peraturan dan kebijakan yang mengatur investasi di Provinsi tempat melakukan usaha | Tahun 2024 |
| Sistem Hukum dan Peradilan dalam Menyelesaikan Perselisihan Perusahaan | [K01716] Perusahaan | Angka yang menggambarkan persepi pelaku usaha terhadap efektifitas sistem hukum dan peradilan di Provinsi tempat melakukan usaha dalam menyelesaikan perselisihan perusahaan | Tahun 2024 |
| Pengajuan Bantahan/Keberatan terkait Kebijakan dan Peraturan yang Ada | [K01630 ] Peraturan Perundang-undangan | Angka yang menggambarkan persepi pelaku usaha terhadap kemudahan dan efisiensi perusahaan-perusahaan serta masyarakat di Provinsi tempat melakukan usaha dalam mengajukan bantahan/keberatan terkait kebijakan dan peraturan yang ada | Tahun 2024 |
| Beban Peraturan Pemerintah Daerah | [K01630] Peraturan Perundang-undangan; [K01411] Pemerintah Daerah | Angka yang menggambarkan persepi pelaku usaha terhadap kemudahan perusahaan-perusahaan di Provinsi tempat melakukan usaha dalam mematuhi peraturan pemerintah dan persyaratan administratif (misalnya izin, pelaporan, undang-undang) | Tahun 2024 |
| Kebijakan Pemerintah Daerah dalam Menjamin Iklim Usaha | [K01411] Pemerintah Daerah | Angka yang menggambarkan persepi pelaku usaha terhadap kebijakan Pemerintah Provinsi tempat melakukan usaha dalam memastikan stabilitas lingkungan berusaha (Stabilitas lingkungan berusaha mencakup upaya pemerintah daerah dalam menjaga kondisi persaingan dan keberlanjutan usaha) | Tahun 2024 |
| Kemudahan Mematuhi Sistem Perpajakan Daerah | [K01276] Pajak | Angka yang menggambarkan persepi pelaku usaha terhadap kkemudahan dan efisiensi mematuhi peraturan perpajakan di Provinsi tempat melakukan usaha | Tahun 2024 |
| Akses Pembiayaan UMKM | [K00991] Kredit; [K01449] Pendanaan Usaha; [K02274] Usaha Mikro; [K02274] Usaha Mikro; [K02273] Usaha Menengah; | Angka yang menggambarkan persepi pelaku usaha terhadap kemudahan dan efisiensi Pemerintah Provinsi tempat melakukan usaha dalam pemberian akses pembiayaan operasional terhadap UMKM | Tahun 2024 |
| Tingkat Integritas dan Potensi Risiko Korupsi | [K00985] Korupsi; | Angka yang menggambarkan pemetaan risiko korupsi dan kemajuan upaya pencegahan korupsi yang dilakukan Kementerian/ Lembaga/Pemerintah Daerah (KLPD) | Setahun yang lalu |
| Dampak Kriminalitas Terhadap Usaha | [K00804] Kejahatan; | Angka yang menggambarkan persepsi pelaku usaha terhadap beban insiden kriminalitas dan kekerasan terhdap dunia usaha di Provinsi tempat melakukan usaha | Tahun 2024 |
| Keandalan Layanan Kepolisian | [K01368] Pelayanan Publik; | Angka yang menggambarkan persepsi pelaku usaha terhadap keandalan kepolisian di Provinsi tempat melakukan usaha dalam penegakkan hukum dan ketertiban | Tahun 2024 |
| Rasa aman berjalan sendirian pada malam hari | [K01476] Penduduk; | Bagian dari penduduk yang merasa aman berjalan sendirian pada malam hari. | Setahun yang lalu |
| Tingkat Pembunuhan | [K01407] Pembunuhan; | Banyaknya kasus perampasan nyawa orang lain dengan sengaja selama kurun waktu tertentu | Setahun yang lalu |
| Kekerasan Terorganisir | [K00809] Kekerasan; | Banyaknya kejadian kejahatan kekerasan yang dilakukan oleh sekelompok orang kepada sekelompok orang tertentu | Setahun yang lalu |
| Rasio Dokter | [K00397] Dokter; | Rasio banyaknya lulusan pendidikan kedokteran umum dan spesialis yang ahli dalam hal penyakit dan pengobatan dibandingkan dengan jumlah 1.000 populasi | Setahun yang lalu |
| Persentase Rumah Tangga dengan Sanitasi Layak | [K01925] Rumah Tangga; [K01953] Sanitasi; | Bagian dari rumah tangga yang memiliki fasilitas sanitasi yang memenuhi syarat kesehatan, antara lain kloset leher angsa, tempat pembuangan akhir tinjanya menggunakan tangki septik (septic tank) atau sistem pengolahan air limbah (SPAL), yang digunakan oleh keluarga sendiri atau bersama dengan keluarga lain tertentu | Setahun yang lalu |
| Persentase Rumah Tangga dengan Sumber Air Minum Layak | [K01925] Rumah Tangga; [K00025] Air Minum; | Bagian dari rumah tangga yang memiliki akses untuk mendapatkan air minum yang memenuhi standar kesehatan dari aspek kuantitas, kualitas, kontinuitas, dan keterjangkauan, dan berasal dari sumber yang terlindung seperti leding, sumur bor/pompa, sumur terlindung, mata air terlindung, air hujan. | Setahun yang lalu |
| Rasio Tempat Tidur Rumah Sakit | [K01919] Rumah Sakit; | Rasio banyaknya tempat tidur yang tersedia di Rumah Sakit dibandingkan dengan 1.000 populasi | Setahun yang lalu |
| Kualitas Layanan Kesehatan Masyarakat | [K01361] Pelayanan Kesehatan; | Angka yang menggambarkan persepsi pelaku usaha terhadap kualitas layanan kesehatan masyarakat di Provinsi | Tahun 2024 |
| Kasus Penduduk Terkena Penyakit Menular | [K01476] Penduduk; | Rasio banyaknya kasus penduduk yang terkena penyakit menular dengan kategori penyakit yaitu HIV, AIDS, tetanus, diare, TBC, COVID 19 dan suspect campak dibandingkan dengan 100.000 populasi | Setahun yang lalu |
| Rata-rata Lama Sekolah | [K01289] Partisipasi Sekolah; | Rata-rata lamanya masa yang dilalui dalam menjalani pendidikan formal. | Setahun yang lalu |
| Tingkat Penyelesaian Pendidikan SMP/Sederajat | [K02098] Tamat Sekolah; [K01984] Sekolah Menengah Pertama (SMP); | Bagian dari populasi penduduk berusia 19 sampai dengan 21 tahun yang telah menamatkan pendidikan tingkat sekolah menengah atas atau sederajat | Setahun yang lalu |
| Pengembangan SDM dan Tenaga Kerja | [K01354] Pelatihan; [K02159] Tenaga Kerja; | Angka yang menggambarkan persepsi pelaku usaha terhadap perusahaan-perusahaan di Provinsi tempat melakukan usaha dalam berinvestasi pada program-program pelatihan dan pengembangan karyawan | Setahun yang lalu |
| Kemampuan Sistem Pendidikan dalam Pemenuhan Kebutuhan Industri | [K02373] Pendidikan | Angka yang menggambarkan persepsi pelaku usaha terhadap sistem pendidikan di Provinsi tempat melakukan usaha dalam memenuhi kebutuhan perekonomian yang kompetitif | Tahun 2024 |
| Kebijakan Perekrutan dan Retensi Karyawan | [K01716] Perusahaan [K02159] Tenaga Kerja | Angka yang menggambarkan persepsi pelaku usaha terhadap kemudahan dan efisiensi peraturan di Provinsi tempat melakukan usaha terkait fleksibilitas perekrutan dan pemutusan hubungan kerja | Tahun 2024 |
| Kemudahan Mencari Karyawan Terampil di Pasar Tenaga Kerja Lokal | [K02159] Tenaga Kerja | Angka yang menggambarkan persepsi pelaku usaha terhadap kemudahan dan efisiensi perusahaan-perusahaan di Provinsi tempat melakukan usaha dapat menemukan orang-orang lokal dengan keterampilan yang dibutuhkan | Tahun 2024 |
| Fleksibilitas Pengaturan Kerja | [K02159] Tenaga Kerja | Angka yang menggambarkan persepsi pelaku usaha terhadap kemudahan dan efisiensi perusahaan-perusahaan di Provinsi tempat melakukan usaha dalam menawarkan pengaturan kerja yang fleksibel, seperti kerja jarak jauh dan paruh waktu | Tahun 2024 |
| Produktivitas Tenaga Kerja di Bidang Perhotelan dan Restoran | [K02159] Tenaga Kerja; [K00524] Hotel; [K01600] Penyedia Makan Minum; | Tingkat output yang dihasilkan oleh setiap pekerja di bidang perhotelan dan restoran | Setahun yang lalu |
| Produktivitas Tenaga Kerja di Bidang Transportasi, Pergudangan dan Telekomunikasi | [K02159] Tenaga Kerja; [K00524] Hotel; [K01600] Penyedia Makan Minum; | Tingkat output yang dihasilkan oleh setiap pekerja di bidang transportasi, pergudangan dan telekomunikasi | Setahun yang lalu |
| Pengguna Internet | [K00618] Internet; | Bagian dari populasi yang memiliki akses terhadap internet | Setahun yang lalu |
| Persentase Rumah Tangga yang Terlayani Internet Broadband | [K01925] Rumah Tangga; [K00618] Internet; [K00689] Jaringan Serat Optik; | Bagian dari rumah tangga yang tersambung dengan jaringan telekomunikasi berbasis kabel pita lebar. | Setahun yang lalu |
| Persentase Pelanggan Internet Smartphone | [K00618] Internet; [K02137] Telepon Genggam/Telepon Seluler; | Bagian dari seluruh penduduk yang mengakses internet menggunakan smartphone. | Setahun yang lalu |
| Cakupan Jaringan 4G | [K00618] Internet; [K02137] Telepon Genggam/Telepon Seluler; | Bagian dari wilayah yang tercakup oleh jaringan 4G | Setahun yang lalu |
| Penggunaan Platform Digital dalam Menyediakan Layanan Keuangan | [K00991] Kredit; [K01197] Modal; | Angka yang menggambarkan persepsi pelaku usaha terhadap penggunaan platform digital pada layanan keuangan | Tahun 2024 |
| Penggunaan Platform Digital dalam Menyediakan Layanan Transportasi dan Pengiriman | [K02223] Transportasi; [K01572] Pengiriman/ Ekspedisi; | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap penggunaan platform digital pada layanan Transportasi dan Pengiriman. | Tahun 2024 |
| Penggunaan Platform Digital dalam Menyediakan Layanan Hotel, Restoran, dan Aktivitas Rekreasi | [K00524] Hotel; | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha dalam penggunaan platform digital pada layanan Hotel, Restoran, dan Aktivitas rekreasi. | Tahun 2024 |
| Susut Jaringan | [K01111] Listrik | Angka yang menggambarkan selisih energi (kWh) antara energi yang diterima di sisi penyaluran dengan energi yang terjual ke pelanggan setelah dikurangi dengan energi yang digunakan untuk keperluan sendiri di penyaluran dan pendistribusian energi listrik | Setahun yang lalu |
| Persentase Anggaran Sektor Pariwisata | [K00860] Kepariwisataan; [K00103] Anggaran | Bagian anggaran sektor pariwisata dari total keseluruhan anggaran Pemerintah Provinsi. | Setahun yang lalu |
| Ketersediaan Data Pariwisata | [K00860] Kepariwisataan; | Angka yang menggambarkan kelengkapan data pariwisata yang dipublikasi pada website Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pariwisata | Tahun 2024 |
| Kebaruan Data Pariwisata | [K00860] Kepariwisataan; | Angka yang menggambarkan kebaruan data pariwisata yang dipublikasi pada website Organisasi Perangkat Daerah (OPD) Pariwisata | Tahun 2024 |
| Persentase Investasi Sektor Pariwisata | [K00622] Investasi [K00860] Kepariwisataan; | Bagian dari investasi yang ditujukan untuk sektor pariwisata | Setahun yang lalu |
| Rasio Desa Wisata yang Terdaftar pada JADESTA | [K00371] Desa; [K01008] Wisata; | Rasio banyaknya desa wisata yang terdaftar dibandingkan dengan 100 desa | Tahun 2024 |
| Indeks Harga Konsumen (IHK) | [K00501] Harga Konsumen/Harga Eceran; | Angka yang menggambarkan rata-rata perubahan harga dalam suatu periode, dari suatu kumpulan harga barang dan jasa yang dikonsumsi oleh penduduk/rumah tangga dalam kurun waktu tertentu. | Setahun yang lalu |
| Indeks Harga Hotel Berbintang | [K00524] Hotel; | Angka yang menggambarkan harga rata-rata kamar yang dibayarkan | Setahun yang lalu |
| Paritas Daya Beli, Rp. Ribu/Orang/Tahun | [K01536] Pengeluaran; | Angka yang menggambarkan daya beli riil antar daerah | Setahun yang lalu |
| Indeks Harga Akomodasi Lainnya | [K02262] Usaha Akomodasi; | Angka yang menggambarkan harga rata-rata kamar di akomodasi lainnya yang dibayarkan. | Setahun yang lalu |
| Efisiensi Pelayanan Transportasi Udara | [K00134] Angkutan Udara; | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap efisiensi (dalam hal frekuensi, ketepatan waktu, kecepatan, harga, ketersediaan konektivitas) pada layanan transportasi udara (jika ada). | Tahun 2024 |
| Ketersediaan Tempat Duduk Pesawat per Populasi | [K00134] Angkutan Udara; | Banyaknya tempat duduk pesawat udara yang melayani jaringan dan rute penerbangan untuk menghubungkan antar bandara | Setahun yang lalu |
| Banyaknya Maskapai Penerbangan yang Beroperasi | [K00134] Angkutan Udara; [K01938] Rute Penerbangan; | Banyaknya maskapai pesawat udara yang melayani jaringan dan rute penerbangan untuk menghubungkan antar bandara | Setahun yang lalu |
| Jumlah Koneksi ke Bandara Lain di Luar Provinsi | [K00212] Bandar Udara (Bandara); | Banyaknya jalur pesawat udara yang melayani jaringan dan rute penerbangan untuk menghubungkan antar provinsi | Setahun yang lalu |
| Kualitas Infrastruktur Jalan | [K02381] Ruas Jalan; | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap kualitas infrakstruktur jalan yang ada di Provinsi mereka. | Tahun 2024 |
| Persentase Jalan Provinsi Beraspal | [K02381] Ruas Jalan; | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap kualitas infrakstruktur jalan yang ada di Provinsi mereka. | Setahun yang lalu |
| Efisiensi Pelayanan Transportasi Umum | [K02224] Transportasi Publik/Umum; | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap efisiensi (dalam hal frekuensi, ketepatan waktu, kecepatan, harga, ketersediaan konektivitas) pada layanan transportasi umum (seperti: bis, kereta api, kereta bawah tanah, taksi, angkutan umum, dll). | Tahun 2024 |
| Akses Masyarakat pada Transportasi Umum | [K02224] Transportasi Publik/Umum; | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap akses masyarakat di Provinsi mereka pada transportasi umum (seperti: bis, kereta api, taksi, angkutan umum, dll). | Tahun 2024 |
| Efisiensi Pelayanan Transportasi Pelabuhan Penumpang (jika ada) | [K01321] Pelabuhan; [K00123] Angkutan Laut; | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap efisiensi (dalam hal frekuensi, ketepatan waktu, kecepatan, harga, ketersediaan konektivitas) pada layanan transportasi pelabuhan (seperti: feri, kapal) (jika ada). | Tahun 2024 |
| Rasio Penumpang Kapal Pelayaran per Populasi | [K00123] Angkutan Laut; | Rasio banyaknya penumpang kapal pelayaran dibandingkan dengan populasi | Setahun yang lalu |
| Densitas Kamar Hotel per 100 Populasi | [K00712] Kamar Hotel; | Rasio banyaknya kamar yang tersedia untuk tamu baik kamar yang terisi maupun tidak terisi, tetapi tidak termasuk kamar yang sedang diperbaiki, kamar pegawai hotel, dan kamar untuk kantor dibandingkan dengan 100 populasi. | Setahun yang lalu |
| Densitas Kamar Akomodasi Lainnya per 100 Populasi | [K00712] Kamar Hotel; | Rasio banyaknya kamar akomodasi bukan hotel berbintang yang tersedia untuk tamu baik kamar yang terisi maupun tidak terisi, tetapi tidak termasuk kamar yang sedang diperbaiki, kamar pegawai hotel, dan kamar untuk kantor dibandingkan dengan 100 populasi. | Setahun yang lalu |
| Ketersediaan Perusahaan Rental Kendaraan yang Terdaftar | [K00853] Kendaraan Bermotor; | Angka yang menggambarkan jumlah perusahaan rental kendaraan yang terdaftar pada OSS dengan kode KBLI 77100. | Setahun yang lalu |
| Tingkat Cakupan Mesin ATM per 100.000 Populasi | [K00144] Anjungan Tunai Mandiri/ Automated Teller Machine (ATM); [K00713] Bank; | Angka yang menggambarkan tingkat cakupan mesin ATM yang membandingkan jumlah ketersediaan mesin ATM di provinsi per 100.000 penduduk. | Setahun yang lalu |
| Layanan Pariwisata yang Memadai | [K00860] Kepariwisataan | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap penyediaan layanan hotel, restoran, dan kegiatan rekreasi di Provinsi mereka. | Tahun 2024 |
| Jumlah Situs Alam Warisan Dunia (Standar UNESCO) | [K02029] Situs Peninggalan Sejarah; | Angka yang menggambarkan jumlah situs alam warisan dunia yang sudah ditetapkan oleh UNESCO. | Tahun 2024 |
| Jumlah Sebaran Tumbuhan dan Satwa Liar | [K01975] Satwa Liar; | Angka yang menggambarkan jumlah sebaran tumbuhan dan satwa liar yang diketahui. | Setahun yang lalu |
| Rasio Kawasan Hutan Lindung | [K00533] Hutan; | Angka yang menggambarkan rasio kawasan hutan lindung dengan luas keseluruhan Provinsi. | Setahun yang lalu |
| Total Pencarian di Internet Terkait Daya Tarik Wisata Alam Popular | [K00618] Internet; | Angka yang menggambarkan total pencarian di internet terkait daya tarik wisata alam popular di suatu provinsi. | Setahun yang lalu |
| Rasio Luas Daratan dan Perairan Kawasan Hutan | [K01063] Laut; [K01617] Perairan Darat; [K00745] Kawasan Hutan; | Angka yang menggambarkan rasio daratan dan perairan kawasan hutan dibandingkan dengan luas keseluruhan Provinsi. | Setahun yang lalu |
| Jumlah situs budaya warisan dunia (Standar UNESCO) | [K02029] Situs Peninggalan Sejarah; | Angka yang menggambarkan jumlah situs warisan budaya yang terdaftar di UNESCO. | Tahun 2024 |
| Jumlah Kekayaan Warisan Budaya Tak Benda | [K02029] Situs Peninggalan Sejarah; | Angka yang menggambarkan jumlah kekayaan warisan budaya tak benda yang dimiliki dan terdaftar di provinsi. | Tahun 2024 |
| Jumlah Stadion Olahraga Standar Nasional dan Internasional (FIFA) | [K01253]Olahraga; | Angka yang menggambarkan jumlah stadion olah raga yang dimiliki oleh Provinsi dengan standar nasional dan Internasional (FIFA). | Tahun 2024 |
| Total Pencarian di Internet Terkait Daya Tarik Wisata Budaya Popular | [K00618] Internet; | Angka yang menggambarkan total pencarian di internet terkait daya tarik wisata budaya popular di suatu provinsi. | Setahun yang lalu |
| Perlindungan yang Memadai Terhadap Warisan Budaya | [K02029] Situs Peninggalan Sejarah; | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap upaya Pemerintah Provinsi anda dalam melindungi warisan budaya. | Tahun 2024 |
| Rasio Kabupaten/Kota Kreatif (KaTa Kreatif) | [K00417] Ekonomi Kreatif; | Angka yang menggambarkan rasio KaTa Kreatif didapatkan dari jumlah Kabupaten/Kota Kreatif dibandingkan dengan jumlah Kabupaten dan Kota dalam satu provinsi. | Tahun 2024 |
| Jumlah Penyelenggaraan Event | [K01711] Pertunjukan/Pameran Seni; | Angka yang menggambarkan Indikator Jumlah Penyelenggaraan Event yang berskala daerah, nasional maupun internasional yang diselenggarakan di suatu provinsi. | Setahun yang lalu |
| Rasio Universitas Unggulan | [K01651] Perguruan Tinggi; | Angka yang menggambarkan rasio jumlah universitas terakreditasi A, B, Unggul, dan Baik Sekali terhadap keseluruhan universitas yang terakreditas di setiap Provinsi. | Setahun yang lalu |
| Permintaan Digital Wisatawan untuk Kategori Daya Tarik Wisata Non-rekreasi | [K02331] Wisatawan; | Angka yang menggambarkan total pencarian di internet terkait daya tarik wisata non rekreasi (Pendidikan olahraga) popular di suatu provinsi. | Tahun 2024 |
| Produksi Emisi Gas Rumah Kaca (CO2) | [K00434] Emisi Gas Rumah Kaca; | Angka yang menggambarkan total emisi gas rumah kaca dilihat dari kandungan CO2 yang telah dinormalisasikan ke dalam skala 1-7. | Setahun yang lalu |
| Persentase Penggunaan Energi Baru dan Terbarukan (EBT) | [K00435] Energi; | Angka yang menggambarkan persentase energi terbarukan dibandingkan dengan energi fosil dalam sumber bauran energi primer yang telah dinormalisasikan ke dalam skala 1-7 | Setahun yang lalu |
| Indeks Kualitas Udara | [K01444] Pencemaran Udara; | Angka yang menggambarkan tingkat polusi udara di suatu wilayah. | Setahun yang lalu |
| Investasi dalam Energi dan Infrastruktur Ramah Lingkungan | [K00622] Investasi; [K00438] Energi Terbarukan; | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap upaya Pemerintah Provinsi dalam pendanaan dan subsidi investasi pada energi terbarukan dan infrastruktur berkelanjutan (ramah lingkungan). | Setahun yang lalu |
| Tutupan Lahan yang Berkurang (Angka Deforestasi) | [K01591] Tutupan Lahan; [K01031] Lahan Kritis; [K00745] Kawasan Hutan; | Angka yang menggambarkan luas tutupan lahan yang berkurang akibat deforestasi dalam satu tahun pada wilayah Indonesia, baik di dalam maupun di luar kawasan hutan. | Setahun yang lalu |
| Indeks Kualitas Air Laut | K00019] Air Baku; [K01518] Pengelolaan Kualitas Air; | Angka yang menggambarkan kondisi kualitas air laut di provinsi. | Setahun yang lalu |
| Perlindungan yang Memadai Terhadap Alam | [K00753] Kawasan Konservasi; | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap upaya Pemerintah Provinsi dalam melindungi lingkungan dan alam. | Setahun yang lalu |
| Pengawasan Terkait Pencemaran Limbah Terhadap Lingkungan | [K01097] Limbah; [K01519] Pengelolaan Limbah | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap sejauh mana perusahaan-perusahaan memperhitungkan dampak proses produksi terhadap lingkungan dan alam. | Tahun 2024 |
| Rasio Cakupan Kawasan Hutan Lindung | [K00533] Hutan; [K00745] Kawasan Hutan; | Angka yang menggambarkan persentase total cakupan kawasan lindung dibagi total wilayah di provinsi. | Setahun yang lalu |
| Proporsi Rata-rata Keanekaragaman Hayati Kunci yang Tercakup dalam Kawasan Konservasi per km2 | [K00753] Kawasan Konservasi; | Angka yang menggambarkan proporsi rata-rata kawasan yang memiliki keanekaragaman hayati kunci yang tercakup dalam kawasan konservasi. | Setahun yang lalu |
| Tingkat Kemiskinan | [K00847] Kemiskinan; | Angka yang menggambarkan persentase penduduk yang memiliki pengeluaran kurang dari garis kemiskinan | Setahun yang lalu |
| Rasio Cakupan Peserta Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) | [K01306] Pekerja; | Angka yang menggambarkan rasio penduduk yang memiliki jaminan kesehatan nasional (BPJS). | Setahun yang lalu |
| Persentase Penduduk Usia Muda yang Sedang Tidak Sekolah atau Mengikuti Pelatihan (Not in Education, Employment or Training – NETT) | [K01476] Penduduk; [K01976] Sekolah; [K02380] Putus Sekolah; [K01354] Pelatihan; | Angka yang menggambarkan proporsi penduduk usia muda yang tidak sedang bersekolah, bekerja, maupun mengikuti pelatihan (NEET). | Setahun yang lalu |
| Kesetaraan dalam Mendapatkan Kesempatan Bekerja | [K00237] Bekerja; | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap perusahaan-perusahaan di Provinsi mereka dalam memberikan kesempatan kerja yang setara bagi perempuan; mereka yang berasal dari latar belakang agama, etnis atau ras minoritas; penyandang disabilitas; dan kaum marjinal lainnya. | Tahun 2024 |
| Kontribusi PDRB Sektor Akomodasi, dan Makan Minum | [K01776] Produk Domestik Regional Bruto (PDRB); [K02262] Usaha Akomodasi; [K01600] Penyedia Makan Minum; | Angka yang menggambarkan kontribusi sektor pariwisata yang diukur melalui persentase PDRB dari sektor penyediaan akomodasi serta makan minum terhadap total PDRB. | Setahun yang lalu |
| Lama Perjalanan Wisatawan Nusantara | [K02334] Wisatawan Nusantara; [K02376] Perjalanan Wisata; | Angka yang menggambarkan rata-rata lama perjalanan wisatawan nusantara (jumlah malam per perjalanan) berdasarkan provinsi tujuan. | Setahun yang lalu |
| Musim Kedatangan Wisatawan Nusantara | [K02334] Wisatawan Nusantara; | Angka yang menggambarkan tingkat konsentrasi musiman kedatangan wisatawan nusantara di suatu provinsi. | Setahun yang lalu |
| Rasio Perjalanan Wisatawan Nusantara yang Melakukan Kegiatan Wisata Budaya | [K02334] Wisatawan Nusantara; [K02376] Perjalanan Wisata; | Angka yang menggambarkan rasio perjalanan wisatawan nusantara yang melakukan kegiatan wisata budaya ke Provinsi tujuan. | Setahun yang lalu |
| Rasio Perjalanan Wisatawan Nusantara yang Melakukan Kegiatan Wisata Alam | [K01008] Wisata; [K02334] Wisatawan Nusantara; | Angka yang menggambarkan rasio perjalanan wisatawan nusantara yang melakukan kegiatan Wisata Alam ke Provinsi tujuan. | Setahun yang lalu |
| Sebaran Wisatawan | [K02331] Wisatawan | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap sebaran wisatawan, baik rekreasi dan bisnis, di Provinsi mereka. | Tahun 2024 |
| Kualitas Kota dan Pusat Kota | [K00989] Kota; [K01838] Pusat; | Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha dalam mendefinisikan karakteristik kota dan pusat kota di Provinsi mereka. | Tahun 2024 |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
LEBIH_DARI_DUA_TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SELURUH_WILAYAH_INDONESIA
Metode Pengumpulan Data
Wawancara, Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
PAPI, Mail
Unit Pengumpulan Data
Individu, Usaha/perusahaan
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi, Lainnya : Koordinasi dengan Produsen Data
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 0
Pengumpul data/enumerator: 0
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataCoding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Usaha/perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Nasional, Provinsi
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Ya
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): 2024-10-15;
Digital (softcopy): 2024-10-15;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Angka yang menggambarkan rasio perjalanan wisatawan nusantara yang melakukan kegiatan wisata budaya ke Provinsi tujuan.
-
Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap upaya Pemerintah Provinsi dalam pendanaan dan subsidi investasi pada energi terbarukan dan infrastruktur berkelanjutan (ramah lingkungan).
-
Angka yang menggambarkan Indikator Jumlah Penyelenggaraan Event yang berskala daerah, nasional maupun internasional yang diselenggarakan di suatu provinsi.
-
Angka yang menggambarkan total pencarian di internet terkait daya tarik wisata budaya popular di suatu provinsi.
-
Angka yang menggambarkan total emisi gas rumah kaca dilihat dari kandungan CO2 yang telah dinormalisasikan ke dalam skala 1-7.
-
Angka yang menggambarkan persentase penduduk yang memiliki pengeluaran kurang dari garis kemiskinan
-
Rasio banyaknya penumpang kapal pelayaran dibandingkan dengan populasi
-
Angka yang menggambarkan rasio kawasan hutan lindung dengan luas keseluruhan Provinsi.
-
Angka yang menggambarkan kondisi kualitas air laut di provinsi.
-
Angka yang menggambarkan jumlah kekayaan warisan budaya tak benda yang dimiliki dan terdaftar di provinsi.
-
Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap efisiensi (dalam hal frekuensi, ketepatan waktu, kecepatan, harga, ketersediaan konektivitas) pada layanan transportasi umum (seperti: bis, kereta api, kereta bawah tanah, taksi, angkutan umum, dll).
-
Angka yang menggambarkan total pencarian di internet terkait daya tarik wisata alam popular di suatu provinsi.
-
Angka yang menggambarkan persentase energi terbarukan dibandingkan dengan energi fosil dalam sumber bauran energi primer yang telah dinormalisasikan ke dalam skala 1-7
-
Angka yang menggambarkan tingkat cakupan mesin ATM yang membandingkan jumlah ketersediaan mesin ATM di provinsi per 100.000 penduduk.
-
Angka yang menggambarkan jumlah situs warisan budaya yang terdaftar di UNESCO.
-
Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap sejauh mana perusahaan-perusahaan memperhitungkan dampak proses produksi terhadap lingkungan dan alam.
-
Angka yang menggambarkan rata-rata lama perjalanan wisatawan nusantara (jumlah malam per perjalanan) berdasarkan provinsi tujuan.
-
Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap upaya Pemerintah Provinsi anda dalam melindungi warisan budaya.
-
Angka yang menggambarkan rasio perjalanan wisatawan nusantara yang melakukan kegiatan Wisata Alam ke Provinsi tujuan.
-
Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap kualitas infrakstruktur jalan yang ada di Provinsi mereka.
-
Angka yang menggambarkan jumlah stadion olah raga yang dimiliki oleh Provinsi dengan standar nasional dan Internasional (FIFA).
-
Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap upaya Pemerintah Provinsi dalam melindungi lingkungan dan alam.
-
Rasio banyaknya kamar yang tersedia untuk tamu baik kamar yang terisi maupun tidak terisi, tetapi tidak termasuk kamar yang sedang diperbaiki, kamar pegawai hotel, dan kamar untuk kantor dibandingkan dengan 100 populasi.
-
Angka yang menggambarkan proporsi penduduk usia muda yang tidak sedang bersekolah, bekerja, maupun mengikuti pelatihan (NEET).
-
Rasio banyaknya kamar akomodasi bukan hotel berbintang yang tersedia untuk tamu baik kamar yang terisi maupun tidak terisi, tetapi tidak termasuk kamar yang sedang diperbaiki, kamar pegawai hotel, dan kamar untuk kantor dibandingkan dengan 100 populasi.
-
Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap akses masyarakat di Provinsi mereka pada transportasi umum (seperti: bis, kereta api, taksi, angkutan umum, dll).
-
Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap perusahaan-perusahaan di Provinsi mereka dalam memberikan kesempatan kerja yang setara bagi perempuan; mereka yang berasal dari latar belakang agama, etnis atau ras minoritas; penyandang disabilitas; dan kaum marjinal lainnya.
-
Angka yang menggambarkan persentase total cakupan kawasan lindung dibagi total wilayah di provinsi.
-
Angka yang menggambarkan tingkat konsentrasi musiman kedatangan wisatawan nusantara di suatu provinsi.
-
Angka yang menggambarkan jumlah perusahaan rental kendaraan yang terdaftar pada OSS dengan kode KBLI 77100.
-
Angka yang menggambarkan luas tutupan lahan yang berkurang akibat deforestasi dalam satu tahun pada wilayah Indonesia, baik di dalam maupun di luar kawasan hutan.
-
Angka yang menggambarkan tingkat polusi udara di suatu wilayah.
-
Angka yang menggambarkan rasio penduduk yang memiliki jaminan kesehatan nasional (BPJS).
-
Angka yang menggambarkan jumlah situs alam warisan dunia yang sudah ditetapkan oleh UNESCO.
-
Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap penyediaan layanan hotel, restoran, dan kegiatan rekreasi di Provinsi mereka.
-
Angka yang menggambarkan rasio KaTa Kreatif didapatkan dari jumlah Kabupaten/Kota Kreatif dibandingkan dengan jumlah Kabupaten dan Kota dalam satu provinsi.
-
Angka yang menggambarkan jumlah sebaran tumbuhan dan satwa liar yang diketahui.
-
Angka yang menggambarkan kontribusi sektor pariwisata yang diukur melalui persentase PDRB dari sektor penyediaan akomodasi serta makan minum terhadap total PDRB.
-
Angka yang menggambarkan rasio jumlah universitas terakreditasi A, B, Unggul, dan Baik Sekali terhadap keseluruhan universitas yang terakreditas di setiap Provinsi.
-
Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap sebaran wisatawan, baik rekreasi dan bisnis, di Provinsi mereka.
-
Bagian jarak titik ruas jalan, dari ujung ke ujung, yang dihitung dalam satuan kilometer, dan diklasifikasikan berdasarkan jenis permukaan jalan.
-
Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha terhadap efisiensi (dalam hal frekuensi, ketepatan waktu, kecepatan, harga, ketersediaan konektivitas) pada layanan transportasi pelabuhan (seperti: feri, kapal) (jika ada).
-
Angka yang menggambarkan total pencarian di internet terkait daya tarik wisata non rekreasi (Pendidikan olahraga) popular di suatu provinsi.
-
Angka yang menggambarkan rasio daratan dan perairan kawasan hutan dibandingkan dengan luas keseluruhan Provinsi.
-
Angka yang menggambarkan proporsi rata-rata kawasan yang memiliki keanekaragaman hayati kunci yang tercakup dalam kawasan konservasi.
-
Angka yang menggambarkan persepsi pemilik/pengelola usaha dalam mendefinisikan karakteristik kota dan pusat kota di Provinsi mereka.
-
Angka yang menggambarkan persepi pelaku usaha terhadap pemerintah Provinsi dalam membantu melindungi hak milik aset
Indikator Kegiatan
-
Nilai yang menggambarkan tingkat efisiensi, kualitas, dan aksesibilitas transportasi darat maupun laut yang mendukung konektivitas ke kawasan bisnis penting dan daya tarik wisata di suatu provinsi.
-
Nilai yang menggambarkan mencerminkan kualitas dan jangkauan konektivitas udara yang memengaruhi kemudahan mobilitas wisatawan antarprovinsi maupun di dalam negeri.
-
Angka dari pengelompokan indikator dalam Indeks Pembangunan Kepariwisataan Nasional yang menggambarkan kesehatan dan higienis
-
Nilai yang menggambarkan tingkat biaya yang diperlukan untuk bepergian atau berinvestasi di suatu provinsi.
-
Nilai yang menggambarkan tingkat komitmen dan keterlibatan pemerintah daerah maupun investor dalam memajukan, mempromosikan, serta mendukung investasi di sektor pariwisata.
-
Nilai yang menggambarkan tingkat ketersediaan dan daya tarik berbagai faktor yang mendorong perjalanan untuk tujuan bisnis, konferensi, atau kegiatan profesional lainnya, yang merupakan komponen penting dalam pendapatan dan profitabilitas sektor perjalanan dan pariwisata.
-
Nilai yang menggambarkan mencerminkan kekayaan dan ketersediaan aset-aset budaya suatu provinsi serta fasilitas hiburan yang berperan dalam menarik minat wisatawan dan memperkaya pengalaman pariwisata.
-
Nilai yang menggambarkan ketersediaan dan kualitas dari infrastruktur penunjang pariwisata di setiap daerah. Sub Indeks ini Infrastruktur transportasi udara, infrastruktur darat dan pelabuhan, infrastruktur layanan pariwisata.
-
Nilai yang menggambarkan kondisi umum yang diperlukan untuk menjalankan kegiatan usaha pada suatu daerah yang terdiri atas lima pilar antara lain: Lingkungan bisnis, keselamatan dan keamanan, kesehatan dan higienitas, sumber daya manusia dan pasar tenaga kerja, kesiapan sistem informasi, komunikasi dan teknologi.
-
Nilai yang menggambarkan tingkat ketersediaan, kualitas, dan daya saing berbagai layanan pendukung pariwisata termasuk akomodasi, transportasi sewaan, serta fasilitas lain yang menunjang pengalaman wisatawan.
-
Nilai yang menggambarkan sejauh mana suatu provinsi mengembangkan dan memanfaatkan infrastruktur serta layanan digital, termasuk peran platform daring yang semakin penting dalam mendukung operasional bisnis pariwisata.
-
Nilai yang menggambarkan alasan utama wisatawan untuk berpergian. Sub-indeks ini terdiri atas tiga pilar antara lain: Sumber daya alam, sumber daya budaya, sumber daya non-rekreatif.
-
Nilai yang menggambarkan kebijakan atau strategi yang dapat mempengaruhi sektor pariwisata. Sub Indeks ini terdiri atas dua pilar antara lain: Prioritas pembangunan kepariwisataan, daya saing harga.
-
Nilai yang menggambarkan ketersediaan tenaga kerja berkualitas serta efektivitas, daya saing, dan produktivitas sistem pasar tenaga kerja dalam mendukung pertumbuhan ekonomi.
-
Nilai yang menggambarkan sejauh mana suatu provinsi melindungi penduduk lokal, wisatawan, dan pelaku usaha dari berbagai risiko keamanan.
-
Nilai yang menggambarkan sejauh mana permintaan pariwisata menimbulkan risiko seperti kepadatan berlebih dan volatilitas, sekaligus menilai kualitas pengalaman wisata serta dampak sosial, ekonomi, dan lingkungan yang ditimbulkan oleh sektor pariwisata.
-
Nilai yang menggambarkan kesejahteraan sosial ekonomi serta kemampuan suatu provinsi dalam menghadapi dan pulih dari tantangan ekonomi maupun sosial.
-
Nilai yang menggambarkan sejauh mana suatu provinsi menjaga kelestarian lingkungan hidupnya melalui pengelolaan sumber daya alam yang berkelanjutan, perlindungan terhadap ekosistem, serta kemampuan beradaptasi dan menghadapi risiko perubahan iklim.
-
Nilai yang menggambarkan ketersediaan potensi alam serta sejauh mana potensi tersebut dikembangkan untuk mendukung aktivitas dan daya tarik wisata alam.
-
Nilai yang menggambarkan tantangan dan risiko pariwisata berkelanjutan masa kini atau yang mungkin terjadi. Sub-indeks ini terdiri atas tiga pilar antara lain: Keberlanjutan lingkungan, ketahanan dan kondisi sosioekonomi, dampak dan tekanan permintaan kepariwisataan.
-
Nilai yang menggambarkan kualitas pembangunan kepariwisataan bersifat lintas sektor dalam suatu wilayah pada waktu tertentu.
-
Nilai yang menggambarkan sejauh mana kebijakan suatu provinsi menciptakan kondisi yang mendukung perusahaan untuk menjalankan kegiatan usaha dan melakukan investasi.