Detail Metadata Kegiatan Statistik
Pendataan Rumah di Lokasi Rawan Bencana Kawasan Sungai Gajahwong 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanPendataan Rumah di Lokasi Rawan Bencana Kawasan Sungai Gajahwong
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Pencacahan Lengkap
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Pekerjaan Umum Perumahan Dan Kawasan Permukiman Kota Yogyakarta
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Komplek Balaikota Yogyakarta Jl. Kenari No. 56, Muja Muju, Umbulharjo, Kota Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta 55165
| Telepon: | (0274) 515867 |
| Faksimile: | (0274) 586795 |
| Email: | puperkim@jogjakota.go.id |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | UMI AKHSANTI, M.T. |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | SIGIT SETIAWAN, S.T., M.Eng. |
| Jabatan: | Kepala Bidang Perumahan dan Kawasan Permukiman |
| Alamat: | Jalan Kenari 56, Yogyakarta, Daerah Istimewa Yogyakarta |
| Telepon: | 0274515867 |
| Faksimile: | (0274) 586795 |
| Email: | puperkim@jogjakota.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanMenurut UU No 1 Tahun 2011, Rumah adalah bangunan gedung yang berfungsi sebagai tempat tinggal yang layak huni, sarana pembinaan keluarga, cerminan harkat dan martabat penghuninya, serta aset bagi pemiliknya. Kawasan permukiman adalah bagian dari lingkungan hidup di luar kawasan lindung, baik berupa kawasan perkotaan maupun perdesaan, yang berfungsi sebagai lingkungan tempat tinggal atau lingkungan hunian dan tempat kegiatan yang mendukung perikehidupan dan penghidupan. Dikarenakan keterbatasan lahan untuk perumahan dan permukiman di Kota Yogyakarta dan laju urbanisasi yang tinggi terdapat kawasan permukiman yang tumbuh secara organik dan berada pada kawasan rawan bencana. Berdasarkan Data Informasi Bencana Indonesia (DIBI) yang disediakan oleh Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB), Kota Yogyakarta telah mengalami 4 (empat) jenis bencana yaitu banjir, gempa bumi, puting beliung, dan tanah longsor dalam rentang tahun 1867-2020. Bencana yang terjadi akan memberikan dampak berupa korban jiwa, kondisi psikologis, kerugian fisik, dan kerusakan lingkungan. Kota Yogyakarta memiliki 3 sungai besar yaitu Sungai Gajahwong, Sungai Code dan Sungai Winongo. Pada Bantaran ketiga sungai tersebut merupakan kawasan permukiman yang padat penduduk. Identifikasi Perumahan di Lokasi Rawan Bencana sebagai pelaksanaan kegiatan penerapan Standar Pelayanan Minimal, akan berfokus pada permukiman di Bantaran ketiga sungai tersebut. Hal ini dikarenakan permukiman di ketiga bantaran sungai tersebut memiliki ancaman bencana lebih besar dari kawasan permukiman lainnya. Pekerjaan Pendataan Rumah di Lokasi Rawan Bencana Kawasan Sungai Gajahwong yang dilaksanakan pada Tahun Anggaran 2024 ini akan difokuskan pada pendataan rumah di kawasan permukiman Sungai Gajahwong yang memiliki ancaman bencana banjir dan longsor.
Tujuan Kegiatan
Pekerjaan Pendataan Rumah di Lokasi Rawan Bencana Kawasan Sungai Gajahwong dimaksudkan sebagai pelaksanaan Standar Pelayanan Minimal Bidang Perumahan. Selain itu juga bertujuan untuk tersedianya Data Rumah yang berada pada kawasan rawan bencana di bantaran Sungai Gajahwong.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-09-18 s.d. 2024-09-24
Desain
2024-09-25 s.d. 2024-10-04
Pengumpulan Data
2024-10-07 s.d. 2024-10-31
Pengolahan Data
2024-11-01 s.d. 2024-11-09
Analisis
2024-11-10 s.d. 2024-11-23
Diseminasi Hasil
2024-11-25 s.d. 2024-11-30
Evaluasi
2024-12-02 s.d. 2024-12-08
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Nama Surveyor | Nama | Identitas personal dari petugas lapangan yang melakukan pengumpulan data primer melalui kegiatan survei, wawancara, atau observasi. | Saat pendataan |
| No. Pendataan | Nomor | Nomor unik yang diberikan pada setiap entri atau unit data hasil kegiatan pendataan, yang berfungsi sebagai identitas dan pembeda antar data. | Saat pendataan |
| Koordinat Rumah Lattitude | Koordinat | Posisi geografis suatu rumah yang dinyatakan dalam nilai lintang (latitude) berdasarkan sistem koordinat bumi. Latitude menunjukkan jarak utara–selatan suatu titik terhadap garis khatulistiwa dalam satuan derajat desimal. | Saat pendataan |
| Koordinat Rumah Longitude | Koordinat | Posisi geografis suatu rumah yang dinyatakan dalam nilai bujur (longitude) berdasarkan sistem koordinat bumi. Longitude menunjukkan jarak timur–barat suatu titik terhadap garis bujur utama (Greenwich Meridian) dalam satuan derajat desimal. | Saat pendataan |
| Nama Pemilik Rumah | Nama | Nama individu atau entitas hukum yang memiliki hak kepemilikan sah atas suatu properti residensial (rumah) | Saat pendataan |
| Nama KK. Rumah | Nama | Nama kepala keluarga adalah nama individu yang secara formal diakui sebagai pemimpin atau penanggung jawab utama dalam sebuah keluarga atau rumah tangga. | Saat pendataan |
| Alamat Rumah | Alamat | Alamat Rumah serangkaian informasi yang digunakan untuk mengidentifikasi dan menemukan lokasi fisik suatu tempat tinggal. | Saat pendataan |
| Jumlah Anggota Keluarga Laki-Laki | Anggota Keluarga | Banyaknya orang dengan jenis kelamin laki-laki, termasuk kepala rumah tangga, yang biasanya bertempat tinggal di suatu rumah tangga, dan dalam satu pengelolaan makan sehari-hari, walaupun sementara sedang tidak berada di tempat dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. | Saat pendataan |
| Jumlah KK dalam satu hunian/rumah | Kepala Keluarga | Jumlah KK dalam satu hunian/rumah adalah total kepala keluarga atau total unit keluarga yang tinggal didalam suatu tempat tinggal atau properti. | Saat pendataan |
| Nomor Induk Kependudukan (NIK) | Nomor Induk Kependudukan (NIK) | Nomor identitas penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal, dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai penduduk Indonesia yang tercantum di beberapa dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan sumber lainnya. NIK terdiri dari 16 digit angka yang mengandung informasi kependudukan seseorang. | Saat pendataan |
| Kondisi Ekonomi | Kondisi Ekonomi | Kondisi Ekonomi adalah gambaran umum tentang kemampuan finansial seseorang atau suatu keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya. | Saat pendataan |
| Status Kepemilikan Tanah | Status Kepemilikan Tanah | Status Kepemilikan Tanah adalah hak hukum yang dimiliki oleh seseorang atas sebidang tanah, yang menentukan jenis hubungan hukum antara pemilik dan tanah tersebut. | Saat pendataan |
| Status Kepemilikan Bangunan/Rumah | Status Kepemilikan Bangunan/Rumah | Status Kepemilikan Bangunan/Rumah adalah hak hukum yang dimiliki oleh seseorang atau badan hukum atas sebuah bangunan atau rumah. Status ini menjelaskan hubungan antara individu dan properti yang ditempatinya, serta hak dan kewajiban yang melekat padanya. | Saat pendataan |
| Status IMB | Izin | Status IMB keterangan hukum yang menyatakan apakah sebuah bangunan telah memiliki izin resmi dari pemerintah daerah setempat. | Saat pendataan |
| Luas Tanah | Luas Tanah | Luas Tanah adalah ukuran keseluruhan dari lahan yang dimiliki, diukur dalam satuan meter persegi (m²) atau hektar (ha). | Saat pendataan |
| Tipe rumah sesuai jenis konstruksi | Rumah | Kategori bangunan rumah berdasarkan jenis konstruksi yang digunakan sehingga mencerminkan tingkat kekokohan dan ketahanannya. | Saat pendataan |
| Luas Bangunan Rumah | Rumah | Luas lantai bangunan tempat tinggal yang dihitung dari seluruh bagian yang digunakan untuk hunian. | Saat pendataan |
| Luas Halaman Rumah | Rumah | Luas area di luar bangunan utama rumah yang masih berada dalam batas kepemilikan lahan/pekarangan, termasuk halaman depan, belakang, dan samping, baik yang berupa tanah terbuka, taman, maupun lahan non-bangunan lainnya. | Saat pendataan |
| Kondisi Fisik Rumah | Kondisi Fisik Rumah | Kondisi Fisik Rumah adalah keadaan keseluruhan dari struktur dan komponen sebuah rumah, yang menentukan kelayakan huni dan keamanannya bagi penghuni. | Saat pendataan |
| Tingkat Kerusakan Rumah | Kondisi Fisik Rumah | Kondisi fisik rumah dalam konteks Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan tingkat kerusakannya: rusak ringan (kerusakan pada bagian non-struktural seperti dinding dan atap), rusak sedang (kerusakan pada bagian non-struktural serta sebagian struktur utama), dan rusak berat (kerusakan luas pada struktur utama yang membuat rumah tidak layak huni). Klasifikasi ini penting untuk menentukan jenis perbaikan atau rehabilitasi yang diperlukan agar rumah dapat memenuhi standar layak huni. | Saat pendataan |
| Potensi Bencana | Potensi Bencana | Potensi Bencana adalah kondisi atau karakteristik suatu wilayah yang menunjukkan kemungkinan terjadinya bencana alam pada waktu mendatang. | Saat pendataan |
| Ketersediaan WC / Kamar mandi | Ketersediaan WC / Kamar mandi | WC / Kamar mandi adalah fasilitas sanitasi di dalam atau di luar bangunan yang digunakan untuk kebutuhan buangair dan kebersihan diri. | Saat pendataan |
| Ketersediaan Air bersih | Air Bersih | Air bersih adalah air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, dan memasak. | Saat pendataan |
| Ketersediaan Drainase | Drainase | Drainase adalah sistem atau saluran yang berfungsi untuk mengalirkan air, baik air hujan maupun air limbah, dari suatu area ke tempat pembuangan. | Saat pendataan |
| Jenis Pembuangan Sampah | Pembuangan Sampah | Pembuangan Sampah adalah cara atau metode yang digunakan oleh individu atau rumah tangga untuk mengelola dan membuang limbah padat yang dihasilkan. | Saat pendataan |
| Jarak Rumah ke Sungai | Jarak | Jarak rumah ke sungai adalah jarak antara bangunan rumah dengan tepi sungai, biasanya diatur melalui garis sempadan sungai. | Saat pendataan |
| Tinggi lantai rumah dari sungai | Tinggi | Tinggi lantai rumah dari sungai adalah jarak vertikal antara permukaan lantai rumah dengan permukaan air sungai di lokasi tersebut. | Saat pendataan |
| Rerata Lebar Sungai | Lebar | Rerata lebar sungai adalah ukuran lebar rata-rata dari sungai tersebut di sepanjang alur atau lintasannya. | Saat pendataan |
| Ketinggian Banjir Maksimal | Banjir | Ketinggian Banjir Maksimal adalah ketinggian air banjir tertinggi yang dicapai di suatu lokasi tertentu selama periode banjir tertentu. | Saat pendataan |
| Ketersediaan Talud Sungai | Talud | Talud ada berarti sudah terdapat dinding penahan tanah sebagai pengaman tebing atau tepian sungai. Talud tidak ada berarti lokasi tersebut belum memiliki struktur penahan tanah, sehingga lebih rentan terhadap bahaya erosi atau longsor. | Saat pendataan |
| Jenis Konstruksi Talud Sungai | Talud | Kategori jenis talud berdasarkan jenis konstruksinya. Talud batu kali adalah talud dengan konstruksi dinding penahan yang terbuat dari susunan batu kali yang disatukan dengan mortar, memiliki kekuatan yang baik dan tampilan alami. Talud cor beton dibuat dega konstruksi beton bertulang yang dicor, sangat kuat dan tahan lama sehingga cocok untuk proyek besar. Sedangkan talud bronjong berupa keranjang kawat baja yang diisi batu, memiliki sifat fleksibel dan ramah lingkungan, ideal untuk pengendalian erosi di sungai. | Saat pendataan |
| Kondisi Talud Sungai | Talud | Kondisi talud adalah keadaan fisik dan struktural dari dinding penahan tanah yang berfungsi menstabilkan tanah dan mencegah longsor. | Saat pendataan |
| Jarak Rumah ke tebing | Tebing | Jarak rumah ke tebing adalah jarak minimal antara bangunan rumah dengan permukaan atau puncak tebing di sekitarnya. | Saat pendataan |
| Tinggi tebing terhadap rumah | Tebing | Tinggi tebing terhadap rumah adalah selisih ketinggian vertikal antara puncak atau permukaan atas tebing dengan posisi lantai atau dasar rumah yang berada di bawahnya. | Saat pendataan |
| Ketersediaan Talud Permukiman | Talud | Talud adalah dinding penahan tanah yang biasanya terbuat dari pasangan batu kali yang diperkuat dengan campuran semen, pasir, dan air, atau dari beton. | Saat pendataan |
| Jenis Konstruksi Talud Permukiman | Talud | Talud batu kali adalah dinding penahan yang terbuat dari susunan batu kali yang disatukan dengan mortar, memiliki kekuatan yang baik dan tampilan alami. Talud cor beton dibuat dari beton bertulang yang dicor, sangat kuat dan tahan lama sehingga cocok untuk proyek besar. Sedangkan talud bronjong berupa keranjang kawat baja yang diisi batu, memiliki sifat fleksibel dan ramah lingkungan, ideal untuk pengendalian erosi di sungai. | Saat pendataan |
| Kondisi Talud Permukiman | Talud | Kondisi talud adalah keadaan fisik dan struktural dari dinding penahan tanah yang berfungsi menstabilkan tanah dan mencegah longsor. | Saat pendataan |
| Ketersediaan Jalan | Jalan | Ketersediaan jalan diartikan sebagai ada atau tidaknya Jalan sebagai prasarana transportasi yang meliputi segala bagian jalan beserta bangunan pelengkapnya, yang berfungsi sebagai media penghubung untuk lalu lintas orang dan barang dari satu tempat ke tempat lain, dan dapat berupa permukaan tanah, aspal, beton, atau bahan lainnya yang mendukung pergerakan serta mobilitas berbagai moda transportasi. | Saat pendataan |
| Lebar jalan | Jalan | Lebar jalan adalah ukuran jarak horizontal dari sisi ke sisi badan jalan yang digunakan untuk lalu lintas kendaraan dan pejalan kaki, termasuk jalur utama dan bahu jalan. | Saat pendataan |
| Jenis perkerasan jalan | Jalan | Jenis perkerasan jalan adalah kategori jalan berdasarkan jenis konstruksinya. Perkerasan cor blok adalah jenis yang menggunakan blok beton pracetak. Perkerasan paving blok adalah perkerasan yang memakai paving berbahan campuran semen dan agregat yang disusun berpola. Perkerasan tanah adalah jenis paling sederhana karena hanya mengandalkan tanah yang dipadatkan. Perkerasan batu alam adalah perkerasan yang memakai batu alam yang disusun rapi untuk kekuatan dan tampilan alami. | Saat pendataan |
| Jumlah Anggota Keluarga Perempuan | Anggota Keluarga | Banyaknya orang dengan jenis kelamin perempuan, termasuk kepala rumah tangga, yang biasanya bertempat tinggal di suatu rumah tangga, dan dalam satu pengelolaan makan sehari-hari, walaupun sementara sedang tidak berada di tempat dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. | Saat pendataan |
| Jumlah Total Anggota Keluarga | Anggota Keluarga | Banyaknya semua orang (laki-laki dan perempuan), termasuk kepala rumah tangga, yang biasanya bertempat tinggal di suatu rumah tangga, dan dalam satu pengelolaan makan sehari-hari, walaupun sementara sedang tidak berada di tempat dalam jangka waktu kurang dari satu tahun. | Saat pendataan |
| RT | RT | RT (Rukun Tetangga) adalah adalah pembagian wilayah di Indonesia di bawah Rukun Warga. Rukun Tetangga bukanlah termasuk pembagian administrasi pemerintahan, dan pembentukannya adalah melalui musyawarah masyarakat setempat dalam rangka pelayanan kemasyarakatan yang ditetapkan oleh Desa atau Kelurahan. | Saat pendataan |
| RW | RW | RW (Rukun Warga) adalah Lembaga Mitra Kewilayahan Masyarakat yang dibentuk secara Swakarsa melalui musyawarah pengurus Rukun Tetangga (RT) di suatu wilayah dalam rangka pelayanan pemerintah dan masyarakat yang diakui dan dibina oleh Pemerintah Daerah yang ditetapkan oleh Lurah | Saat pendataan |
| Kelurahan | Kelurahan | Kelurahan adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia setelah kecamatan. Kelurahan merupakan Perangkat Kecamatan yang mempunyai tugas menyelenggarakan pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat Kelurahan. Kelurahan dipimpin oleh Lurah yang dalam melaksanakan tugas dan fungsinya berkedudukan di bawah dan bertanggung jawab kepada Camat | Saat pendataan |
| Kemantren | Kemantren | Kemantren adalah sebutan kecamatan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan bagian wilayah dari daerah kota dan merupakan Perangkat Daerah. | Saat pendataan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanHANYA_SEKALI
Frekuensi Penyelenggaraan
-
Tipe Pengumpulan Data
CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| DI YOGYAKARTA | KOTA YOGYAKARTA |
Mengisi Kuesioner Sendiri, Pengamatan
Sarana Pengumpulan Data
PAPI
Unit Pengumpulan Data
Rumah Tangga
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Kunjungan kembali (revisit)
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 4
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Coding, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Rumah Tangga
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Tidak
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): -
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
RT (Rukun Tetangga) adalah adalah pembagian wilayah di Indonesia di bawah Rukun Warga. Rukun Tetangga bukanlah termasuk pembagian administrasi pemerintahan, dan pembentukannya adalah melalui musyawarah masyarakat setempat dalam rangka pelayanan kemasyarakatan yang ditetapkan oleh Desa atau Kelurahan.
-
Status IMB keterangan hukum yang menyatakan apakah sebuah bangunan telah memiliki izin resmi dari pemerintah daerah setempat.
-
WC / Kamar mandi adalah fasilitas sanitasi di dalam atau di luar bangunan yang digunakan untuk kebutuhan buang air dan kebersihan diri.
-
Nomor identitas penduduk yang bersifat unik atau khas, tunggal, dan melekat pada seseorang yang terdaftar sebagai penduduk Indonesia yang tercantum di beberapa dokumen kependudukan seperti KTP, Kartu Keluarga (KK), akta kelahiran, dan sumber lainnya. NIK terdiri dari 16 digit angka yang mengandung informasi....
-
Lebar jalan adalah ukuran jarak horizontal dari sisi ke sisi badan jalan yang digunakan untuk lalu lintas kendaraan dan pejalan kaki, termasuk jalur utama dan bahu jalan.
-
Drainase adalah sistem atau saluran yang berfungsi untuk mengalirkan air, baik air hujan maupun air limbah, dari suatu area ke tempat pembuangan.
-
Potensi Bencana adalah kondisi atau karakteristik suatu wilayah yang menunjukkan kemungkinan terjadinya bencana alam pada waktu mendatang.
-
Luas Tanah adalah ukuran keseluruhan dari lahan yang dimiliki, diukur dalam satuan meter persegi (m²) atau hektar (ha).
-
Banyaknya orang laki-laki, termasuk kepala rumah tangga, yang biasanya bertempat tinggal di suatu rumah tangga, dan dalam satu pengelolaan makan sehari-hari, walaupun sementara sedang tidak berada di tempat dalam jangka waktu kurang dari satu tahun.
-
Status Kepemilikan Bangunan/Rumah adalah hak hukum yang dimiliki oleh seseorang atau badan hukum atas sebuah bangunan atau rumah. Status ini menjelaskan hubungan antara individu dan properti yang ditempatinya, serta hak dan kewajiban yang melekat padanya.
-
Luas lantai bangunan tempat tinggal yang dihitung dari seluruh bagian yang digunakan untuk hunian. (M²)
-
Kategori jenis talud berdasarkan jenis konstruksinya. Talud batu kali adalah talud dengan konstruksi dinding penahan yang terbuat dari susunan batu kali yang disatukan dengan mortar, memiliki kekuatan yang baik dan tampilan alami. Talud cor beton dibuat dega konstruksi beton bertulang yang dicor, sangat....
-
Rerata lebar sungai adalah ukuran lebar rata-rata dari sungai tersebut di sepanjang alur atau lintasannya.
-
Identitas personal dari petugas lapangan yang melakukan pengumpulan data primer melalui kegiatan survei, wawancara, atau observasi.
-
Kondisi Ekonomi adalah gambaran umum tentang kemampuan finansial seseorang atau suatu keluarga dalam memenuhi kebutuhan hidupnya.
-
RW (Rukun Warga) adalah Lembaga Mitra Kewilayahan Masyarakat yang dibentuk secara Swakarsa melalui musyawarah pengurus Rukun Tetangga (RT) di suatu wilayah dalam rangka pelayanan pemerintah dan masyarakat yang diakui dan dibina oleh Pemerintah Daerah yang ditetapkan oleh Lurah
-
Kategori bangunan rumah berdasarkan jenis konstruksi yang digunakan sehingga mencerminkan tingkat kekokohan dan ketahanannya.
-
Posisi geografis suatu rumah yang dinyatakan dalam nilai lintang (latitude) berdasarkan sistem koordinat bumi. Latitude menunjukkan jarak utara–selatan suatu titik terhadap garis khatulistiwa dalam satuan derajat desimal.
-
Kondisi talud adalah keadaan fisik dan struktural dari dinding penahan tanah yang berfungsi menstabilkan tanah dan mencegah longsor.
-
Posisi geografis suatu rumah yang dinyatakan dalam nilai bujur (longitude) berdasarkan sistem koordinat bumi. Longitude menunjukkan jarak timur–barat suatu titik terhadap garis bujur utama (Greenwich Meridian) dalam satuan derajat desimal.
-
Nama kepala keluarga adalah nama individu yang secara formal diakui sebagai pemimpin atau penanggung jawab utama dalam sebuah keluarga atau rumah tangga.
-
Talud batu kali adalah dinding penahan yang terbuat dari susunan batu kali yang disatukan dengan mortar, memiliki kekuatan yang baik dan tampilan alami. Talud cor beton dibuat dari beton bertulang yang dicor, sangat kuat dan tahan lama sehingga cocok untuk proyek besar. Sedangkan talud bronjong berupa....
-
Nama individu atau entitas hukum yang memiliki hak kepemilikan sah atas suatu properti residensial (rumah)
-
Kondisi talud adalah keadaan fisik dan struktural dari dinding penahan tanah yang berfungsi menstabilkan tanah dan mencegah longsor.
-
Ketersediaan jalan diartikan sebagai ada atau tidaknya Jalan sebagai prasarana transportasi yang meliputi segala bagian jalan beserta bangunan pelengkapnya, yang berfungsi sebagai media penghubung untuk lalu lintas orang dan barang dari satu tempat ke tempat lain, dan dapat berupa permukaan tanah, aspal,....
-
Jumlah KK dalam satu hunian/rumah adalah total kepala keluarga atau total unit keluarga yang tinggal didalam suatu tempat tinggal atau properti.
-
Jarak rumah ke tebing adalah jarak minimal antara bangunan rumah dengan permukaan atau puncak tebing di sekitarnya.
-
Banyaknya orang perempuan, termasuk kepala rumah tangga, yang biasanya bertempat tinggal di suatu rumah tangga, dan dalam satu pengelolaan makan sehari-hari, walaupun sementara sedang tidak berada di tempat dalam jangka waktu kurang dari satu tahun.
-
Talud ada berarti sudah terdapat dinding penahan tanah sebagai pengaman tebing atau tepian sungai. Talud tidak ada berarti lokasi tersebut belum memiliki struktur penahan tanah, sehingga lebih rentan terhadap bahaya erosi atau longsor.
-
Luas area di luar bangunan utama rumah yang masih berada dalam batas kepemilikan lahan/pekarangan, termasuk halaman depan, belakang, dan samping, baik yang berupa tanah terbuka, taman, maupun lahan non-bangunan lainnya.
-
Kondisi fisik rumah dalam konteks Rumah Tidak Layak Huni (RTLH) dibagi menjadi tiga kategori berdasarkan tingkat kerusakannya: rusak ringan (kerusakan pada bagian non-struktural seperti dinding dan atap), rusak sedang (kerusakan pada bagian non-struktural serta sebagian struktur utama), dan rusak berat....
-
Nomor unik yang diberikan pada setiap entri atau unit data hasil kegiatan pendataan, yang berfungsi sebagai identitas dan pembeda antar data.
-
Kemantren adalah sebutan kecamatan di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta yang merupakan bagian wilayah dari daerah kota dan merupakan Perangkat Daerah.
-
Kelurahan adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia setelah kecamatan. Kelurahan merupakan Perangkat Kecamatan yang mempunyai tugas menyelenggarakan pemerintahan, pelayanan publik, dan pemberdayaan masyarakat di tingkat Kelurahan. Kelurahan dipimpin oleh Lurah yang dalam melaksanakan tugas....
-
Pembuangan Sampah adalah cara atau metode yang digunakan oleh individu atau rumah tangga untuk mengelola dan membuang limbah padat yang dihasilkan.
-
Kondisi Fisik Rumah adalah keadaan keseluruhan dari struktur dan komponen sebuah rumah, yang menentukan kelayakan huni dan keamanannya bagi penghuni.
-
Status Kepemilikan Tanah adalah hak hukum yang dimiliki oleh seseorang atas sebidang tanah, yang menentukan jenis hubungan hukum antara pemilik dan tanah tersebut.
-
Air bersih adalah air yang digunakan untuk kebutuhan sehari-hari, seperti mandi, mencuci, dan memasak.
-
Talud adalah dinding penahan tanah yang biasanya terbuat dari pasangan batu kali yang diperkuat dengan campuran semen, pasir, dan air, atau dari beton.
-
Tinggi tebing terhadap rumah adalah selisih ketinggian vertikal antara puncak atau permukaan atas tebing dengan posisi lantai atau dasar rumah yang berada di bawahnya.
-
Jarak rumah ke sungai adalah jarak antara bangunan rumah dengan tepi sungai, biasanya diatur melalui garis sempadan sungai.
-
Alamat Rumah serangkaian informasi yang digunakan untuk mengidentifikasi dan menemukan lokasi fisik suatu tempat tinggal.
-
Banyaknya semua orang (laki-laki dan perempuan), termasuk kepala rumah tangga, yang biasanya bertempat tinggal di suatu rumah tangga, dan dalam satu pengelolaan makan sehari-hari, walaupun sementara sedang tidak berada di tempat dalam jangka waktu kurang dari satu tahun.
-
Jenis perkerasan jalan adalah kategori jalan berdasarkan jenis konstruksinya. Perkerasan cor blok adalah jenis yang menggunakan blok beton pracetak. Perkerasan paving blok adalah perkerasan yang memakai paving berbahan campuran semen dan agregat yang disusun berpola. Perkerasan tanah adalah jenis paling....
-
Ketinggian Banjir Maksimal adalah ketinggian air banjir tertinggi yang dicapai di suatu lokasi tertentu selama periode banjir tertentu.
-
Tinggi lantai rumah dari sungai adalah jarak vertikal antara permukaan lantai rumah dengan permukaan air sungai di lokasi tersebut.
Indikator Kegiatan
-
Total keluarga yang bertempat tinggal atau menempati rumah yang berada pada kawasan rawan bencana, seperti bencana banjir maupun longsor.
-
Total jumlah penduduk/jiwa yang bertempat tinggal atau menempati rumah yang berada dalam kawasan rawan bencana, seperti bencana banjir maupun longsor.
-
Jumlah luasan (dalam hektar) dari area permukiman yang telah terbangun dan digunakan sebagai tempat tinggal masyarakat yang berada pada kawasan yang memiliki potensi atau risiko terjadinya bencana alam seperti banjir dan longsor.
-
Total unit rumah tinggal yang berada pada kawasan permukiman yang memiliki potensi atau risiko bencana alam, seperti banjir, dan longsor.