Detail Metadata Kegiatan Statistik
Kompilasi Manajemen Data Stunting Kota Kediri Tahun 2024 2024
Informasi Umum
Judul KegiatanKompilasi Manajemen Data Stunting Kota Kediri Tahun 2024
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-24.3571.014
Penyelenggara
Instansi PenyelenggaraDinas Komunikasi dan Informatika Kota Kediri
Alamat Lengkap Instansi Penyelenggara
Jalan Basuki Rahmad No.15, Kelurahan Pocanan, Kota Kediri, Jawa Timur 64123
| Telepon: | (0354) 682955 |
| Faksimile: | - |
| Email: | bid.ikptik@gmail.com |
Penanggung Jawab
Unit Eselon Penanggung Jawab| Eselon 1: | - |
| Eselon 2: | Drs. Apip Permana, MM |
Penanggung Jawab Teknis
| Nama: | Miftahur Rozak, SE, MM |
| Jabatan: | Kepala Bidang Informasi Komunikasi Publik dan Statistik |
| Alamat: | Jl. Basuki Rahmat No.15 Kota Kediri |
| Telepon: | (0354) 682955 |
| Faksimile: | - |
| Email: | kominfo@kedirikota.go.id |
Perencanaan dan Persiapan
Latar Belakang KegiatanPeraturan Presiden Nomor 72 Tahun 2021 tentang Percepatan Penurunan Stunting mengatur beberapa hal antara lain mengenai: 1) strategi nasional percepatan penurunan stunting; 2) penyelenggaraan percepatan penurunan stunting; 3) koordinasi penyelenggaraan percepatan penurunan stunting; 4) pemantauan, evaluasi, dan pelaporan; dan 5) pendanaan. Stunting adalah gangguan pertumbuhan dan perkembangan anak akibat kekurangan gizi kronis dan infeksi berulang, yang ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar yang ditetapkan oleh menteri yang menyelenggarakan urusan pemerintahan di bidang kesehatan. Pelaksanaan percepatan penurunan stunting meliputi kelompok sasaran: remaja, calon pengantin, ibu hamil, ibu menyusui, dan anak berusia 0 (nol) - 59 (lima puluh sembilan) bulan. Manajemen data stunting termasuk dalam salah satu hal yang dilaksanakan dalam 8 aksi integrasi intervensi penurunan stunting. Aksi integrasi adalah instrumen dalam bentuk kegiatan yang digunakan untuk meningkatkan pelaksanaan integrasi intervensi gizi dalam pencegahan dan penurunan stunting. Pelaksanaan intervensi gizi penurunan stunting terintegrasi membutuhkan perubahan pendekatan pelaksanaan program dan perilaku lintas sektor agar program dan kegiatan intervensi gizi dapat digunakan oleh keluarga sasaran. Aksi #6 dalam intervensi penurunan stunting adalah meningkatkan sistem pengelolaan data stunting dan cakupan intervensi di tingkat Kabupaten/Kota. Sistem manajemen data intervensi pencegahan dan penurunan stunting adalah tatanan pengelolaan data di tingkat kabupaten/kota sampai dengan tingkat desa yang akan digunakan untuk mendukung pelaksanaan dan pengelolan program/ atau kegiatan pencegahan dan penurunan stunting. Sistem manajamen data adalah bagian dari pengelolaan sumber informasi yang mencakup semua kegiatan mulai dari identifikasi kebutuhan data, pengumpulan data hingga pemanfaatan data untuk memastikan informasi yang akurat dan mutakhir.
Tujuan Kegiatan
Tujuan umum dari pelaksanaan perbaikan sistem manajemen data stunting adalah untuk menyediakan akses data dalam pengelolaan program pencegahan dan penurunan stunting terintegrasi. Tujuan khusus perbaikan sistem manajemen data untuk memastikan kebutuhan data dalam Aksi Integrasi lainnya terpenuhi.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan Kegiatan
2024-07-08 s.d. 2024-07-19
Desain
2024-07-22 s.d. 2024-07-26
Pengumpulan Data
2024-08-01 s.d. 2024-12-31
Pengolahan Data
2024-08-01 s.d. 2024-12-31
Analisis
2024-08-01 s.d. 2024-12-31
Diseminasi Hasil
2024-12-31 s.d. 2024-12-31
Evaluasi
2024-12-31 s.d. 2024-12-31
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Ibu Hamil Kurang Energi Kronik (KEK) yang Mendapatkan Tambahan Asupan Gizi | Kehamilan Pelayanan Antenatal | Banyaknya Ibu hamil dengan risiko Kurang Energi Kronik (KEK) yang mendapatkan tambahan asupan gizi baik pabrikan maupuan berbasis pangan lokal. | Bulanan |
| Jumlah Ibu hamil kurang KEK | Kehamilan Pelayanan Antenatal | Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK) adalah Ibu Hamil yang memiliki risiko KEK yaitu yang mempunyai ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) di bawah 23,5 cm atau Indeks Massa Tubuh (IMT) pada pra hamil atau Trimester I (usia kehamilan =12 minggu) dibawah 18,5 kg/m2 (Kurus). | Bulanan |
| Jumlah Ibu Hamil yang Mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) | Kehamilan Pelayanan Antenatal | Banyaknya ibu hamil yang mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) sesuai standar, yaitu minimal 90 tablet selama masa kehamilan. TTD sekurang-kurangnya mengandung zat besi setara dengan 60 mg besi elemental dan 0,4 mg asam folat. | Bulanan |
| Jumlah Ibu Hamil | Kehamilan | Banyaknya seorang wanita yang mengandung dimulai dari konsepsi (bertemunya sel telur dan sel sperma) sampai lahirnya janin/ jabang bayi. | Bulanan |
| Jumlah Remaja Putri yang Mengonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) | Pelayanan Masa Sebelum Hamil | Banyaknya remaja putri atau siswi SMP dan SMA sederajat yang mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai standar yaitu sebanyak 52 tablet dalam 1 tahun. | Bulanan |
| Jumlah Remaja Putri | Remaja | Banyaknya kelompok usia 10 tahun sampai berusia 18 tahun yang berjenis kelamin perempuan. | Bulanan |
| Jumlah balita 0 - 59 bulan | Balita | Banyaknya anak berusia 0-4 tahun (0-59 bulan). | Bulanan |
| Jumlah balita 0 - 59 bulan yang ditimbang dan diukur | Balita | Banyaknya Balita usia 0-59 bulan yang ditimbang dan diukur di mana kegiatan ini disebut kegiatan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak dengan menggunakan alat antropometri (antropometri kit) dan alat deteksi dini perkembangan anak (Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh kembang (SDIDTK Kit)). | Bulanan |
| Jumlah Rumah Tangga dengan Akses pada Layanan Sanitasi Dasar atau Layak | Rumah Tangga, Indikator Pelayanan Dasar | Banyaknya rumah tangga, yang memiliki akses terhadap sanitasi layak (layak sendiri dan layak bersama). | Bulanan |
| Jumlah rumah tangga | Rumah Tangga | Banyaknya seseorang atau sekelompok orang yang tinggal bersama dan dalam 1 (satu) pengelolaan makan/minum dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. | Bulanan |
| Jumlah Keluarga Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN) | Keluarga, Penerima Bantuan Iuran (PBI) | Banyaknya keluarga yang menerima manfaat program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN). | Bulanan |
| Jumlah PUS miskin | Pasangan Usia Subur (PUS), Keluarga Miskin | Banyaknya pasangan suami istri, yang istrinya berumur 15-49 (lima belas sampai dengan empat puluh sembilan) tahun dan masih haid, atau pasangan suami-istri yang istrinya berusia kurang dari 15 (lima belas) tahun dan sudah haid yang mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari, meliputi kesulitan pangan (dari segi frekuensi, porsi, dan kecukupan gizi), kesulitan sandang, dan kesulitan perumahan (misal dari segi kelayakan). | Bulanan |
| Jumlah Keluarga dengan Akses Air Minum Layak | Keluarga, Air Minum Layak | Banyaknya keluarga yang memiliki akses untuk mendapatkan air minum layak yang berasal dari sumber yang terlindung seperti leding, sumur bor/pompa, sumur terlindung, mata air terlindung, air hujan. | Bulanan |
| Jumlah Keluarga Penerima Manfaat (KPM) dan Anggaran Bantuan Sosial Pangan | Bantuan Sosial Pangan | Banyaknya keluarga yang ditetapkan sebagai penerima bantuan sosial dan pangan. | Bulanan |
| Jumlah Balita Pendek | Balita | Banyaknya balita yang memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. | Bulanan |
Desain Kegiatan
Kegiatan ini dilakukanBERULANG
Frekuensi Penyelenggaraan
TAHUNAN
Tipe Pengumpulan Data
LONGITUDINAL_CROSS_SECTIONAL
Cakupan Wilayah Pengumpulan Data
SEBAGIAN_WILAYAH_INDONESIA
Wilayah Kegiatan
| Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|
| JAWA TIMUR | KOTA KEDIRI |
Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
Lainnya : Rekap data berbagai OPD, dan aplikasi pemantauan stunting
Unit Pengumpulan Data
Lainnya : OPD
Pengumpulan Data
Apakah Melakukan Uji Coba (Pilot Survey)Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas Pengumpulan Data
Supervisi
Apakah Melakukan Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah Petugas Pengumpulan Data
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas: 1
Pengumpul data/enumerator: 6
Apakah Melakukan Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan dan Analisis
Tahapan Pengolahan DataEditing, Data Entry, Validasi
Metode Analisis
DESKRIPTIF
Unit Analisis
Individu, Lainnya : Balita Kota Kediri
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
Kabupaten/Kota
Diseminasi Hasil
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk UmumTercetak (hardcopy): Tidak
Digital (softcopy): Ya
Data Mikro: Tidak
Rencana Rilis Produk Kegiatan
Tercetak (hardcopy): -
Digital (softcopy): 2024-12-31;
Data Mikro: -
Variabel Kegiatan
-
Banyaknya anak berusia 0-59 bulan
-
Kondisi dimana balita memiliki panjang atau tinggi badan yang kurang jika dibandingkan dengan umur. Kondisi ini diukur dengan panjang atau tinggi badan yang lebih dari minus dua standar deviasi median standar pertumbuhan anak dari WHO. Balita stunting termasuk masalah gizi kronik yang disebabkan oleh....
-
Banyaknya Ibu hamil dengan risiko Kurang Energi Kronik (KEK) yang mendapatkan tambahan asupan gizi baik pabrikan maupuan berbasis pangan lokal.
-
Banyaknya remaja putri atau siswi SMP dan SMA sederajat yang mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai standar yaitu sebanyak 52 tablet dalam 1 tahun
-
Ibu Hamil Kurang Energi Kronis (KEK) adalah Ibu Hamil yang memiliki risiko KEK yaitu yang mempunyai ukuran Lingkar Lengan Atas (LiLA) di bawah 23,5 cm atau Indeks Massa Tubuh (IMT) pada pra hamil atau Trimester I (usia kehamilan =12 minggu) dibawah 18,5 kg/m2 (Kurus).
-
Banyaknya ibu hamil yang mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) sesuai standar, yaitu minimal 90 tablet selama masa kehamilan. TTD sekurang-kurangnya mengandung zat besi setara dengan 60 mg besi elemental dan 0,4 mg asam folat.
-
Banyaknya kelompok usia 10 tahun sampai berusia 18 tahun yang berjenis kelamin perempuan.
-
Banyaknya seorang wanita yang mengandung dimulai dari konsepsi (bertemunya sel telur dan sel sperma) sampai lahirnya janin/ jabang bayi.
-
Banyaknya keluarga yang menerima manfaat program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
-
Banyaknya keluarga yang ditetapkan sebagai penerima bantuan sosial dan pangan.
-
Banyaknya pasangan suami istri, yang istrinya berumur 15-49 (lima belas sampai dengan empat puluh sembilan) tahun dan masih haid, atau pasangan suami-istri yang istrinya berusia kurang dari 15 (lima belas) tahun dan sudah haid yang mengalami kesulitan dalam pemenuhan kebutuhan dasar sehari-hari, meliputi....
-
Banyaknya rumah tangga yang memiliki akses terhadap sanitasi layak (layak sendiri dan layak bersama).
-
Banyaknya seseorang atau sekelompok orang yang tinggal bersama dan dalam 1 (satu) pengelolaan makan/minum dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari.
-
Banyaknya keluarga yang memiliki akses untuk mendapatkan air minum layak yang berasal dari sumber yang terlindung seperti leding, sumur bor/pompa, sumur terlindung, mata air terlindung, air hujan.
-
Banyaknya Balita usia 0-59 bulan yang ditimbang dan diukur di mana kegiatan ini disebut kegiatan pemantauan pertumbuhan dan perkembangan anak dengan menggunakan alat antropometri (antropometri kit) dan alat deteksi dini perkembangan anak (Stimulasi, Deteksi dan Intervensi Dini Tumbuh kembang (SDIDTK Kit)).
Indikator Kegiatan
-
Bagian dari populasi rumah tangga, yang memiliki akses terhadap sanitasi layak (layak sendiri dan layak bersama).
-
Bagian dari remaja putri atau siswi SMP dan SMA sederajat yang mengkonsumsi Tablet Tambah Darah (TTD) sesuai standar yaitu sebanyak 52 tablet dalam 1 tahun.
-
Persentase anak usia 0-4 tahun yang stunting Keterangan: Stunting adalah adalah kondisi gagal tumbuh pada anak balita akibat kekurangan gizi kronis terutama dalam 1000 Hari Pertama Kehidupan (HPK). Anak yang memiliki status gizi stunting adalah anak usia 0-4 tahun yang memiliki tinggi badan kurang dari -2 SD
-
Bagian dari populasi keluarga yang menerima manfaat program Penerima Bantuan Iuran (PBI) Jaminan Kesehatan Nasional (JKN).
-
Bagian dari populasi anak balita pada waktu tertentu, yang bertubuh pendek dan sangat pendek ditandai dengan panjang atau tinggi badannya berada di bawah standar.
-
Bagian dari seluruh balita (anak berusia 0-59 bulan) yang ditimbang sedikitnya 8x dalam satu tahun, diukur panjang badan atau tinggi badannya sedikitnya 2 kali dalam satu tahun, dan dipantau perkembangannya (motorik kasar, motorik halus, bicara-bahasa, sosialisasi kemandirian) sedikitnya 2 kali dalam....
-
Bagian dari penduduk miskin dan rentan miskin yang menerima program perlindungan sosial PBI.
-
Bagian dari populasi ibu hamil yang mengonsumsi tablet tambah darah (TTD) sesuai standar, yaitu minimal 90 tablet selama masa kehamilan. TTD sekurang-kurangnya mengandung zat besi setara dengan 60 mg besi elemental dan 0,4 mg asam folat.
-
Bagian dari populasi Ibu hamil dengan risiko Kurang Energi Kronik (KEK) yang mendapatkan tambahan asupan gizi baik pabrikan maupuan berbasis pangan lokal. Kurang Energi Kronik pada ibu hamil ditandai dengan ukuran Lingkar Lengan Atas (LILA) kurang dari 23,5 cm.
-
Jumlah balita yang mengalami masalah kurang gizi kronis yang disebabkan oleh asupan gizi yang kurang dalam waktu cukup lama akibat pemberian makanan yang tidak sesuai dengan kebutuhan gizi. Stunting dapat terjadi mulai janin masih dalam kandungan dan baru nampak saat anak berusia dua tahun.