📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Data Load Factor Angkutan AKDP di Kalimantan Barat 2024
Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Transportasi
7 Var
6 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Load Factor Angkutan AKDP di Kalimantan Barat
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Transportasi
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat
Alamat Lengkap
Jalan Adi Sucipto km 9,2 Sungai Raya
Telepon
0561722844
Faksimile
-
Email
dishub@kalbarprov.go.id
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat
Nama PJ Teknis
Untung Suwarto, S.T
Jabatan
Kepala Bidang Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Provinsi Kalimantan Barat
Alamat
Jalan Adi Sucipto km 9,2 Sungai Raya, Kubu Raya 78391
Telepon
0561-722844
Faksimile
0561-722844
Email
dishub@kalbarprov.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Pelayanan Angkutan Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) diharapkan mampu memperlancar mobilitas orang (pelaku pembangunan) ke seluruh wilayah Kalimantan Barat sehingga dapat mendorong dan mempercepat laju pertumbuhan perekonomian Kalimantan Barat dan untuk mewujudkan tujuan tersebut, diperlukan pelayanan angkutan yang efektif, efisien dan terjangkau oleh daya beli masyarakat.
Salah satu upaya untuk mewujudkan efektifitas dan efisiensi pelayanan angkutan AKDP dapat dilakukan dengan menyeimbangkan antara kebutuhan angkutan (demand) dengan penyediaan sarana angkutan (supply) untuk menjaga kelangsungan (kontinyunitas) pelayanan angkutan dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Pemantauan peningkatan/penurunan permintaan angkut (demand) dapat dilakukan dengan cara melaksanakan survey load factor (faktor muat) untuk mengetahui persentase atau rasio perbadingan antara jumlah penggunaan jasa angkutan dengan jumlah sarana angkutan yang tersedia. Ambang batas load factor yang dinilai masih menguntungkan bagi pengusaha angkutan (operator) dan pengguna jasa angkutan (user) adalah 70%.
Salah satu upaya untuk mewujudkan efektifitas dan efisiensi pelayanan angkutan AKDP dapat dilakukan dengan menyeimbangkan antara kebutuhan angkutan (demand) dengan penyediaan sarana angkutan (supply) untuk menjaga kelangsungan (kontinyunitas) pelayanan angkutan dan meningkatkan kualitas pelayanan.
Pemantauan peningkatan/penurunan permintaan angkut (demand) dapat dilakukan dengan cara melaksanakan survey load factor (faktor muat) untuk mengetahui persentase atau rasio perbadingan antara jumlah penggunaan jasa angkutan dengan jumlah sarana angkutan yang tersedia. Ambang batas load factor yang dinilai masih menguntungkan bagi pengusaha angkutan (operator) dan pengguna jasa angkutan (user) adalah 70%.
Tujuan Kegiatan
Maksud dari Pekerjaan ini adalah untuk melakukan survey load factor angkutan penumpang umum Antar Kota Dalam Provinsi (AKDP) Kalimantan Barat, dengan tujuan untuk memperoleh data mengenai load factor angkutan AKDP yang merupakan persentasi perbandingan antara jumlah kapasitas (seat) yang tersedia (supply) dengan jumlah penumpang yang naik angkutan umum (demand). Tujuan dari Pekerjaan ini adalah untuk mendapatkan data load factor Angkutan AKDP setiap Tahun dan sebagai bahan evaluasi pelayanan angkutan AKDP di Kalimantan Barat dan Dasar sebagai bahan pertimbangan dalam pengambilan kebijakan di Bidang Angkutan Jalan pada Pelayanan PerizinAngkutan Orang Dalam trayek yang bersangkutan di Kalimantan Barat Tahun 2024.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
18 Februari 2024 - 24 Februari 2024
Desain
18 Februari 2024 - 24 Februari 2024
Pengumpulan Data
25 Maret 2024 - 30 Maret 2024
Pengolahan Data
25 Maret 2024 - 30 Maret 2024
Analisis
31 Maret 2024 - 6 April 2027
Diseminasi
7 April 2024 - 16 April 2024
Evaluasi
7 April 2024 - 16 April 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 7 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Angkutan Umum Penumpang | Jumlah Angkutan Umum Penumpang (AKDP) | Sebagai pemindahan orang atau barang ke tempat lain dengan menggunakan kendaraan AKDP, AKDP adalah izin yang dikeluarkan oleh pemerintah kepada perusahaan angkutan umum untuk mengoperasikan armada/angkutan (AUP) secara resmi. | Tahunan |
| Peta Rute/Jaringan Trayek | Gambar peta simpul Jaringan Trayek AKDP | Gambar Rupa Bumi terkait kumpulan dari berbagai macam trayek yang sudah menjadi satu kesatuan pelayanan angkutan orang. | Tahunan |
| Waktu Tempuh | Berapa waktu yang ditempuh oleh suatu moda transportasi atau perjalanan tertentu dari titik awal hingga tujuan akhir. Istilah ini dapat merujuk pada jarak sebenarnya dalam satuan kilometer atau mil, atau bisa juga mengacu pada durasi waktu yang dibutuhkan untuk menempuh perjalanan tersebut. | Jumlah waktu yang diperlukan untuk menyelesaikan perjalanan dari satu titik ke titik lainnya. Ini bisa berlaku untuk berbagai jenis transportasi seperti mobil, kereta, pesawat. | Tahunan |
| Penumpang | Jumlah Penumpang yang naik dan turun AKDP | Seseorang yang menggunakan layanan angkutan kota dengan menggunakan Angkutan Kota Dalam Provinsi (AKDP) | Tahunan |
| Terminal | Jumlah terminal yang melayani fungsi AKDP yaitu fasilitas yang digunakan untuk melayani bus antar kota dalam satu provinsi | Fasilitas yang digunakan sebagai tempat pemberhentian, pemberangkatan dan transit bus yang melayani rute antar kota di dalam satu provinsi. | Tahunan |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | KALIMANTAN BARAT | SAMBAS |
| 2. | KALIMANTAN BARAT | BENGKAYANG |
| 3. | KALIMANTAN BARAT | LANDAK |
| 4. | KALIMANTAN BARAT | SANGGAU |
| 5. | KALIMANTAN BARAT | KETAPANG |
| 6. | KALIMANTAN BARAT | SINTANG |
| 7. | KALIMANTAN BARAT | KAPUAS HULU |
| 8. | KALIMANTAN BARAT | SEKADAU |
| 9. | KALIMANTAN BARAT | MELAWI |
| 10. | KALIMANTAN BARAT | KUBU RAYA |
| 11. | KALIMANTAN BARAT | KOTA PONTIANAK |
| 12. | KALIMANTAN BARAT | KOTA SINGKAWANG |
Metode Pengumpulan Data
- Pengamatan (observasi)
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, -
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Task Force
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
SMA/SMK Sederajat
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 1 orang
Pengumpul data/enumerator : 3 orang
Pengumpul data/enumerator : 3 orang
Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif dan Inferensia
Unit Analisis
- Usaha/Perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Provinsi
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
7 variabel yang diolah/dikumpulkan
Terminal
Data Geospasial • Pangkalan
["Jumlah terminal yang melayani fungsi AKDP yaitu fasilitas yang digunakan untuk melayani bus antar kota dalam satu provinsi"]Lihat →
Biaya
Integer • Rupiah
["Besaran nilai tukar yang diharuskan oleh seseorang untuk dapat memperoleh layanan jasa angkutan AKDP. Biaya perangkutan dapat dibedakan atas biaya tetap dan biaya variabel"]Lihat →
Penumpang
Integer • Orang
["Jumlah penumpang yang naik dan turun pada trayek/lintasan Bus AKDP"]Lihat →
Waktu Tempuh
Integer • Menit
["Waktu yang ditempuh oleh suatu moda transportasi atau perjalanan tertentu dari titik awal hingga tujuan akhir. Istilah ini dapat merujuk pada waktu sebenarnya dalam satuan jam dan menit atau bisa juga mengacu pada durasi waktu yang dibutuhkan untuk menempuh perjalanan tersebut"]Lihat →
Jarak Trayek
Integer • Lintasan
["Jarak trayek/panjang trayek/lintasan yang ditempuh oleh suatu moda transportasi atau perjalanan tertentu dari titik awal hingga tujuan akhir. Istilah ini dapat merujuk pada jarak sebenarnya dalam satuan kilometer atau mil atau bisa juga mengacu pada panjang jalan yang dibutuhkan untuk menempuh perjalanan tersebut"]Lihat →
Peta Rute Jaringan Trayek
Data Geospasial • Lintasan
["Gambar peta simpul jaringan Trayek AKDP"]Lihat →
Angkutan Umum Penumpang
Integer • Kendaraan
["Konsep kendaraan penumpang mencakup berbagai aspek yang dirancang untuk memberikan kenyamanan, efisiensi dan keamanan bagi pengendara dan penumpangnya"]Lihat →
Indikator Kegiatan
6 indikator yang dihasilkan
Analisa Data Hasil Survey
Persentase • Provinsi
["Konsep Analisis Data Hasil Survei adalah proses sistematis untuk menilai dan mengevaluasi informasi yang dikumpulkan melalui survei guna memperoleh wawasan dan membuat keputusan yang berdasarkan data. Konsep ini melibatkan beberapa langkah penting untuk memastikan bahwa data yang diperoleh memberikan informasi yang berguna dan akurat. Berikut adalah elemen kunci dari konsep analisis data hasil survei: "]Lihat →
Jumlah Kendaraan yang dibutuhkan
Unit • Provinsi
["Konsep jumlah kendaraan yang dibutuhkan biasanya berkaitan dengan perencanaan transportasi dan manajemen transportasi. Ini melibatkan beberapa faktor kunci untuk menentukan berapa banyak kendaraan yang diperlukan untuk memenuhi kebutuhan mobilitas suatu area atau sistem. Berikut adalah beberapa konsep utama yang terkait dengan menentukan jumlah kendaraan yang dibutuhkan"]Lihat →
Load Factor Break Even
Persentase • Provinsi
["Konsep Load Factor Break Even mengukur efisiensi pemanfaatan kapasitas dalam konteks operasional. Ini umumnya digunakan dalam industri transportasi seperti penerbangan dan utilitas seperti listrik. Misalnya dalam penerbangan load factor mengukur persentase kursi yang terisi dari total kapasitas kursi pesawat"]Lihat →
Biaya
Rupiah • Provinsi
["Konsep biaya perangkutan mencakup semua biaya yang terlibat dalam proses menginput barang atau penumpang dari satu tempat ke tempat lain. Ini adalah bagian penting dari logistik dan manajemen rantai/pasokan serta perancanaan transportasi. Berikut adalah beberapa komponen dan konsep utama dalam biaya perangkutan."]Lihat →
Populasi Penduduk dan Proyeksinya
Orang • Provinsi
["1. Jumlah penduduk: Merujuk pada total individu yang tinggal di suatu area geografis pada waktu tertentu. Ini bisa berupa angka absolut atau relatif seperti populasi dunia, populasi suatu negara atau populasi kota tertentu. 2. Distribusi Penduduk:Menunjukkan bagaimana populasi tersebar di berbagai wilayah. Distribusi ini bisa tidak merata dengan beberapa daerah memiliki populasi sangat padat sementara yang lain relatif jarang penduduknya. Distribusi ini dipengaruhi oleh faktor-faktor seperti ketersediaan sumber daya, kondisi iklim dan faktor ekonomi"]Lihat →
Load Factor
Unit/tempat duduk penumpang yang tersedia • Provinsi
["Tinjauan dilakukan sepanjang rute, maka permintaan dinyatakan sebagai demand penumpang yang ada dengan satuan penumpang per segmen. Dengan demikian Load Factor yang di dapat adalah Load Factor per segmen yang ditinjau"]Lihat →