Subpilar ini mengukur bagaimana pemanfaatan hasil laut untuk peningkatan kualitas kesehatan masyarakat, tingkat perlindungan sosial dan kesejahteraan di wilayah pesisir
Perkembangan nilai tambah barang dan jasa pada tahun tertentu terhadap nilai tahun sebelumnya yang dihitung berdasarkan Produk Domestik Bruto Atas Dasar Harga Konstan.
Bagian dari nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh industri pariwisata dan industri lainnya yang secara langsung melayani wisatawan sebagai dampak dari konsumsi internal pariwisata
Jumlah nilai tambah bruto yang dihasilkan oleh semua industri sebagai respon terhadap konsumsi pariwisata internal (TDGVA (Tourism Direct Gross Value Added)) ditambah pajak neto atas produk dan impor yang tercakup pada pengeluaran wisatawan
Bagian dari total responden pakar pariwisata menyatakan bahwa pemasaran dan promosiadalah Kebijakan yang paling penting untuk merespon tren perhotelan tahun 2026.
Banyaknya Kawasan yang mempunyai ciri khas tertentu sebagai satu kesatuan Ekosistem yang dilindungi, dilestarikan, dan dimanfaatkan secara berkelanjutan
Bagian dari total responden pakar pariwisata menyatakan bahwa Interaksi positif antara wisatawan dan masyarakat lokal akan diprediksi sebagai faktor yang paling mempengaruhi penerapan quality tourism di Indonesia tahun 2026
Penggunaan akhir produk energi (termasuk perubahan inventori produk energi) dikurangi ekspor produk energi ditambah seluruh energi yang hilang/susut selama proses ekstraksi, transformasi, penyimpanan, dan distribusi
Angka yang diperoleh dari hasil pengukuran secara kuantitatif atas opini masyarakat dalam memperoleh pelayanan dari aparatur penyelenggara pelayanan publik dengan membandingkan antara harapan untuk memenuhi kebutuhannya terhadap kepentingan pelayanan yang diterima.
Ukuran pasar berkontribusi terhadap peningkatan produktivitas dengan memberikan peluang bagi pelaku usaha untuk memanfaatkan keekonomian skala secara optimal. Luasnya cakupan pasar berperan dalam memperkokoh struktur industri, yang pada gilirannya berdampak pada peningkatan nilai tambah dalam perekonomian.