| Nama Indikator | Rasio konektivitas kabupaten/kota (IK1) |
| Konsep | IK1 (angkutan jalan) = (jumlah trayek yang dilayani pada kabupaten/kota x bobot trayek) dibagi jumlah kebutuhan trayek pada kabupaten/kota tersebut
|
| Definisi | IK1 (angkutan jalan) = (jumlah trayek yang dilayani pada kabupaten/kota x bobot trayek) dibagi jumlah kebutuhan trayek pada kabupaten/kota tersebut
|
| Interpretasi | Jika nilainya mendekati 1, artinya semakin terkoneksi trayek pada kabupaten/kota dan semakin memenuhi kebutuhan penggunanya
|
| Metode Perhitungan | IK1 (angkutan jalan) = (jumlah trayek yang dilayani pada kabupaten/kota x bobot trayek) dibagi jumlah kebutuhan trayek pada kabupaten/kota tersebut
|
| Rumus | $\begin{equation*} IK1=\frac{\frac{}{}(j_t\times b_t)}{(butuh)} \end{equation*}$ |
| Ukuran | Indeks |
| Satuan | Poin |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Rasio konektivitas kabupaten/kota (IK1)
|
| Apakah Indikator Komposit | Ya |
| Indikator Pembangun | Data Bidang Lalu Lintas dan Angkutan Jalan Dinas Perhubungan Kota Medan TA. 2022
|
| Variabel Pembangun | - |
| Level Estimasi | Kota Medan |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data LPPD ( Laporan Penyelenggaraan Pemerintah Daerah ) Dinas Perhubungan Kota Medan 2024 |
|---|