| Nama Indikator | Jumlah Curah Hujan |
| Konsep | Mengukur total volume presipitasi (hujan) yang tercatat oleh alat ukur (ombrometer/penakar hujan) pada titik atau wilayah tertentu.
|
| Definisi | Jumlah air hujan yang jatuh di suatu wilayah dalam periode waktu tertentu, biasanya dinyatakan dalam milimeter (mm). |
| Interpretasi | Semakin tinggi nilai curah hujan, semakin besar potensi kelembapan tanah, ketersediaan air, maupun risiko banjir. Nilai rendah menunjukkan potensi kekeringan. |
| Metode Perhitungan | Penjumlahan data curah hujan harian selama periode tertentu (harian, bulanan, tahunan).
|
| Rumus | $\sum H=Sh1+h2+\ldots+hn$ |
| Ukuran | Total kumulatif dalam periode waktu tertentu |
| Satuan | Milimeter (mm) |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Spasial: Peta isohyet, wilayah administratif Temporal: Harian, bulanan, musiman, tahunan Visualisasi: Tabel, grafik garis/bar, peta sebaran
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | -
|
| Level Estimasi | Provinsi Jawa Barat |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Survei Pos Curah Hujan Di Wilayah Sungai Kewenangan Provinsi Jawa Barat 2024 |
|---|