| Nama Indikator | Rasio Angka Partisipasi Murni (APM) Tingkat SD/Sederajat pada Golongan 20 Persen Penghasilan Terbawah dan yang Berpenghasilan 20 Persen Teratas |
| Konsep | Angka Partisipasi Murni (APM) Sekolah Dasar (SD)
|
| Definisi | Angka yang mengukur ketimpangan partisipasi antara penduduk usia SD/sederajat (7-12 tahun) miskin (pengeluaran kuintil terbawah) dan kaya (pengeluaran kuintil teratas) yang sedang duduk di bangku SD/sederajat. |
| Interpretasi | Semakin mendekati 100, nilai APM kuintil terbawah dan kuintil teratas artinya semakin memiliki kesamaan atau kesetaraan. |
| Metode Perhitungan | APM kuintil terbawah pada tingkat SD/sederajat dibagi APM kuintil teratas pada tingkat SD/sederajat dikalikan 100%. |
| Rumus | $RK=\frac{APM_r}{APM_t}\times100\%$ |
| Ukuran | Rasio |
| Satuan | persen |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Wilayah Klasifikasi Wilayah
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Angka Partisipasi Murni (APM) kuintil terendah untuk usia 7-12 tahun Angka Partisipasi Murni (APM) kuintil tertinggi untuk usia 7-12 tahun
|
| Level Estimasi | Nasional, Provinsi, Kabupaten/kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Indikator Tujuan Pembangunan Berkelanjutan (Sustainable Development Goals) Indonesia 2023 |
|---|