Detail Metadata Indikator Statistik
Nilai Konsumsi
| Nama Indikator | Nilai Konsumsi |
|---|---|
| Konsep | Nilai Konsumsi |
| Definisi | Nilai konsumsi adalah jumlah pengeluaran seluruh masyarakat dalam mengonsumsi barang dan jasa selama satu tahun yang diperoleh dari hasil SBH. Nilai konsumsi adalah akumulasi dari nilai pengeluaran untuk memenuhi kebutuhan konsumsi terhadap sejumlah komoditas yang ada dalam paket komoditas. Paket komoditas adalah sebuah daftar yang memuat sejumlah barang dan jasa (komoditas) yang secara dominan dikonsumsi oleh masyarakat di suatu wilayah. Nilai konsumsi dalam SBH2022 diperoleh dengan tujuan untuk menangkap pola konsumsi masyarakat di suatu wilayah. |
| Interpretasi | Total nilai konsumsi nasional hasil SBH 2022 adalah sebesar 2.408.475.655,28 juta rupiah. Paket komoditas terdiri dari 847 komoditas barang/jasa. Nilai konsumsi beras adalah 82.513.559,17 juta rupiah (3,4260% terhadap total). Nilai konsumsi daging ayam ras adalah 38.156.719,89 juta rupiah (1,5843% terhadap total). Artinya bahwa pengeluaran masyarakat Indonesia untuk mengonsumsi beras lebih tinggi dibandingkan pengeluaran untuk mengonsumsi daging ayam ras. Besarnya persentase nilai konsumsi beras adalah 3,4260% dari total nilai konsumsi 847 komoditas barang/jasa. |
| Metode Perhitungan | Nilai konsumsi akhir merupakan penjumlahan nilai konsumsi dari komoditas yang terpilih dalam paket komoditas dan nilai konsumsi hasil imputasi yang diperoleh masing-masing komoditas tersebut. Pengeluaran konsumsi selain Bahan Makanan, Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau didata setiap bulan selama setahun, sedangkan untuk konsumsi Bahan Makanan, Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau didata setiap hari selama seminggu pada bulan terakhir setiap triwulan (Maret, Juni, September, Desember). Faktor koreksi harga, digunakan untuk mengkoreksi harga dari nilai konsumsi setiap komoditas pada tahun dasar yang disebabkan oleh adanya perbedaan periode referensi pendataan SBH 2022 dengan periode tahun dasar yang akan digunakan dalam penghitungan IHK, yaitu 2022=100. Untuk komoditas yang termasuk dalam Kelompok 01 (Makanan, Minuman, dan Tembakau) dan 10(Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran), faktor koreksi harganya bisa tidak sama dengan 1 (satu) karena periode pendataannya hanya dilakukan pada Bulan Maret 2022, Juni 2022, September 2022, dan Desember 2022. Nilai konsumsi dasar merupakan perkalian antara nilai konsumsi akhir masing-masing komoditas yang terpilih dalam paket komoditas dengan faktor koreksi harganya. Nilai konsumsi dasar (P0.Q0) tersebut yang akan digunakan dalam penghitungan IHK. Keterangan rumus : FKH i km = faktor koreksi harga komoditas ke-i konsumsi makanan (kelompok 01 dan 10); FKH i kbm = faktor koreksi harga komoditas ke-i konsumsi bukan makanan (selain kelompok 01 dan 10). P = rata-rata harga komoditas ; i = komoditas ; Jan-Des 2022 = periode . |
| Rumus | $FKH^{km}_i=\overline{P}_{iJan-Des2022}/\left(\left(P_{iMar2022}+P_{iJun2022}+P_{iSep2022}+P_{iDes2022}\right)/4\right);FKH^{kbm}_i=\overline{P}_{iJan-Des2022}/\lparen\lparen\overline{P}_{iJan-Mar2022}+\overline{P}_{iApr-Jun2022}+\overline{P}_{iJul-Sep2022}+\overline{P}_{iOkt-Des2022}\rparen/4)=1$ |
| Ukuran | Total |
| Satuan | Rupiah |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Komoditas Kelompok Pengeluaran (kode 2 digit) dan Subkelompok Pengeluaran (kode 3 digit) : 01 Makanan, Minuman dan Tembakau ; 011 Makanan ; 012 Minuman Yang Tidak Beralkohol ; 013 Minuman Beralkohol ; 014 Rokok dan Tembakau ; 02 Pakaian dan Alas Kaki ; 021 Pakaian ; 022 Alas Kaki ; 03 Perumahan, Air, Listrik, dan Bahan Bakar Rumah Tangga ; 031 Sewa dan Kontrak Rumah ; 032 Pemeliharaan, Perbaikan, dan Keamanan Tempat Tinggal/Perumahan ; 033 Penyediaan Air dan Layanan Perumahan Lainnya ; 034 Listrik dan Bahan Bakar Rumah Tangga ; 04 Perlengkapan, Peralatan dan Pemeliharaan Rutin Rumah Tangga ; 041 Furnitur, Perlengkapan dan Karpet ; 042 Tekstil Rumah Tangga ; 043 Peralatan Rumah Tangga ; 044 Barang Pecah Belah dan Peralatan Makan Minum ; 045 Peralatan dan Perlengkapan Perumahan dan Kebun ; 046 Barang dan Layanan Untuk Pemeliharaan Rumah Tangga Rutin ; 05 Kesehatan ; 051 Obat-Obatan dan Produk Kesehatan ; 052 Jasa Rawat Jalan ; 053 Jasa Rawat Inap ; 054 Jasa Kesehatan Lainnya ; 06 Transportasi ; 061 Pembelian Kendaraan ; 062 Pengoperasian Peralatan Transportasi Pribadi ; 063 Jasa Angkutan Penumpang ; 064 Jasa Pengiriman Barang ; 07 Informasi, Komunikasi, dan Jasa Keuangan ; 071 Peralatan Informasi dan Komunikasi ; 072 Layanan Informasi dan Komunikasi ; 073 Asuransi ; 074 Jasa Keuangan ; 08 Rekreasi, Olahraga, dan Budaya ; 081 Barang Rekreasi Tahan Lama ; 082 Barang Rekreasi Lainnya dan Olahraga ; 083 Layanan Rekreasi dan Olahraga ; 084 Perlengkapan Kebudayaan ; 085 Layanan Kebudayaan ; 086 Koran, Buku, dan Perlengkapan Sekolah ; 09 Pendidikan ; 091 Pendidikan Dasar dan Anak Usia Dini ; 092 Pendidikan Menengah ; 093 Pendidikan Tinggi ; 094 Pendidikan Lainnya ; 10 Penyediaan Makanan dan Minuman/Restoran ; 101 Jasa Pelayanan Makanan dan Minuman ; 11 Perawatan Pribadi dan Jasa Lainnya ; 111 Perawatan Pribadi ; 112 Perawatan Pribadi Lainnya ; 113 Perlindungan Sosial ; 114 Jasa Lainnya |
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga selain untuk Konsumsi Bahan Makanan, Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau Pengeluaran Konsumsi Rumah Tangga untuk Konsumsi Bahan Makanan, Makanan Jadi, Minuman, Rokok dan Tembakau |
| Level Estimasi | Kabupaten/Kota, Provinsi, Nasional |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Survei Biaya Hidup 2022 |