| Nama Indikator | Rasio Elektrifikasi |
| Konsep | Rasio Elektrifikasi
|
| Definisi | Perbandingan jumlah pelanggan rumah tangga yang memiliki sumber penerangan baik dari listrik Perusahaan Listrik Negara (PLN) maupun listrik non-PLN dengan jumlah rumah tangga |
| Interpretasi | Semakin tinggi realisasi rasio elektrifikasi menunjukkan bahwa rasio elektrifikasi di kabupaten/kota tersebut lebih tinggi daripada yang memiliki rasio elektrifikasi lebih rendah. Semakin tinggi nilai rasio elektrifikasi (mendekati 100 persen) berarti seluruh rumah tangga telah menggunakan sumber penerangan dari listrik |
| Metode Perhitungan | Jumlah pelanggan rumah tangga yang memiliki sumber penerangan listrik dibagi dengan jumlah rumah tangga |
| Rumus | $\frac{\Sigma JumlahKKberlistrik}{\Sigma JumlahKK}$ |
| Ukuran | Rasio |
| Satuan | Persen |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | -
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Jumlah KK yang sudah berlistrik Jumlah KK keseluruhan
|
| Level Estimasi | Provinsi, Kabupaten/Kota |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Pengumpulan Data Elektrifikasi 2021 |
|---|