| Nama Indikator | Ketercukupan Koleksi (UPLM 2) |
| Konsep | Koleksi Perpustakaan
|
| Definisi | kondisi di mana sebuah perpustakaan memiliki jumlah dan variasi materi yang mencukupi untuk memenuhi kebutuhan pengguna perpustakaan
|
| Interpretasi | Semakin banyak koleksi semakin baik, standarnya 2: 1 penduduk
|
| Metode Perhitungan | UPLM2 =
Jumlah Koleksi KabKota + Kec + Desa/Kel + SD/MI + SMP/Mts + SMA/MA + Perguruan Tinggi + Khusus dibagi AM2 (Jumlah Penduduk) dibagi k! (standar)"
|
| Rumus | $\[
\text{UPLM}_2 =
\frac{
(\text{Jumlah Koleksi Kab/Kota} + \text{Jumlah Koleksi Kecamatan} + \text{Jumlah Koleksi Desa/Kelurahan} + \text{Jumlah Koleksi SD/MI} + \text{Jumlah Koleksi SMP/MTs} + \text{Jumlah Koleksi SMA/MA} + \text{Jumlah Koleksi Perguruan Tinggi} + \text{Jumlah Koleksi Khusus})
}{
\text{AM}_2 \times k!
}
\]$ |
| Ukuran | indeks |
| Satuan | - |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | wilayah
|
| Apakah Indikator Komposit | Tidak |
| Indikator Pembangun | - |
| Variabel Pembangun | Jumlah Koleksi dan Jumlah Penduduk
|
| Level Estimasi | - |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Pembangunan Literasi Masyarakat Kabupaten Gresik 2025 |
|---|