Detail Metadata Indikator Statistik
Rasio jumlah tenaga kesehatan terhadap jumlah penduduk
| Nama Indikator | Rasio jumlah tenaga kesehatan terhadap jumlah penduduk |
|---|---|
| Konsep | Tenaga Kesehatan |
| Definisi | Jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan yang terdiri dari: (1) tenaga medis (dokter umum, dokter gigi, dokter spesialis, dokter sub spesialis, dokter gigi spesialis dan sub spesialis); (2) tenaga keperawatan (perawat non ners, perawat ners, perawat kesehatan anak, perawat maternitas, perawat medical bedah, perawat geriatri, perawat kesehatan jiwa, perawat komunitas, perawat lainnya, asisten tenaga kesehatan perwat); (3) tenaga kebidanan (bidan klinis, bidan desa, bidan pendidik, bidan lainnya, asisten tenaga kesehatan-bidan); dan (4) tenaga gizi (nutrisionist, dietisien, tenaga sisten tenaga kesehatan-gizi), dibandingkan dengan kepadatan penduduk. Tenaga kesehatan berperan penting dalam menurunkan angka kesakitan penduduk (morbiditas) dan meningkatkan pengetahuan masyarakat akan pentingnya makanan yang beragam bergizi seimbang dan aman. |
| Interpretasi | Menunjukkan kemampuan jumlah tenaga kesehatan yang ada di wilayah desa untuk melayani masyarakat. Rasio jumlah penduduk per tenaga kesehatan terhadap kepadatan penduduk akan mempengaruhi tingkat kerentanan pangan |
| Metode Perhitungan | Rasio jumlah penduduk desa per tenaga kesehatan terhadap jumlah penduduk = (Jumlah tenaga kesehatan di desa / Jumlah penduduk desa) x 100 |
| Rumus | $Rasiojumlahpendudukdesapertenagakesehatanterhadapjumlahpenduduk=Jumlahtenagakesehatandidesa/Jumlahpendudukdesax100$ |
| Ukuran | Rasio |
| Satuan | Persentase |
| Variabel Disaggregasi/ Klasifikasi Penyajian | Klasifikasi wilayah kelurahan |
| Apakah Indikator Komposit | Ya |
| Indikator Pembangun | Jumlah tenaga kesehatan Jumlah penduduk |
| Variabel Pembangun | - |
| Level Estimasi | Kelurahan |
| Apakah indikator dapat diakses umum | Ya |
| Kegiatan Statistik | Kompilasi Data Penyusunan Peta Ketahanan Dan Kerentanan Pangan Kota Dumai 2025 |