π DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Data Penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Karanganyar 2023
Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Kesehatan
18 Var
26 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#56091
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Penyusunan Profil Kesehatan Kabupaten Karanganyar
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K.22.3313.001
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kesehatan Kabupaten Karanganyar
Alamat Lengkap
Jl. Lawu No.168, Tegalgede, Kec. Karanganyar, Kabupaten Karanganyar, Jawa Tengah 57714
Telepon
(0271) 495059
Faksimile
-
Email
dinkes@karanganyarkab.go.id
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Purwati, S.KM, M.Kes
Nama PJ Teknis
dr. Supardi
Jabatan
Kepala Bidang Sumber Daya Kesehatan
Alamat
Jl. Lawu No.168, Tegalgede, Kec. Karanganyar, Kabupaten Karanganyar
Telepon
(0271)495059
Faksimile
-
Email
dinkes@karanganyarkab.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Profil Kesehatan Kabupaten adalah gambaran situasi dan kondisi kesehatan di satu wilayah kabupaten yang memuat berbagai data tentang situasi dan hasil pembangunan kesehatan selama kurun waktu satu tahun. Data dan informasi yang termuat meliputi : data demografi, sumber daya kesehatan, derajat kesehatan, keadaan lingkungan, perilaku masyarakat serta upaya kesehatan dan manajemen kesehatan. Disamping memberikan gambaran situasi Profil Kesehatan Kabupaten dapat juga digunakan sebagai salah satu sarana untuk melakukan evaluasi pembangunan kesehatan dan dasar dalam perencanaan pembangunan kesehatan selanjutnya.
Profil Kesehatan Kabupaten Karanganyar Tahun 2023 adalah gambaran situasi dan kondisi hasil pembangunan kesehatan di wilayah Kabupaten Karanganyar pada Tahun 2023 yang disusun sesuai Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tanggal 1 November 2022 Nomor HK.02.02/III/9190/2022 Tentang Standar Instrumen Profil Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota berdasarkan sumber data dan informasi capaian program dan data rutin dari lintas program dan lintas sektor terkait yang selanjutnya ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik dan dianalisis menggunakan metoda analisa sederhana.
Profil Kesehatan Kabupaten Karanganyar Tahun 2023 adalah gambaran situasi dan kondisi hasil pembangunan kesehatan di wilayah Kabupaten Karanganyar pada Tahun 2023 yang disusun sesuai Surat Edaran Sekretaris Jenderal Kementerian Kesehatan Republik Indonesia Tanggal 1 November 2022 Nomor HK.02.02/III/9190/2022 Tentang Standar Instrumen Profil Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota berdasarkan sumber data dan informasi capaian program dan data rutin dari lintas program dan lintas sektor terkait yang selanjutnya ditampilkan dalam bentuk tabel dan grafik dan dianalisis menggunakan metoda analisa sederhana.
Tujuan Kegiatan
Profil Kesehatan Kabupaten Karanganyar Tahun 2024 menjadi salah satu acuan bagi Pemangku Kebijakan, Pengelola program dan Lintas Sektor terkait dalam menentukan kebijakan dan kegiatan dalam upaya pembangunan kesehatan di Kabupaten Karanganyar.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 November 2022 - 30 November 2022
Desain
1 Desember 2022 - 16 Desember 2022
Pengumpulan Data
1 Januari 2023 - 31 Desember 2023
Pengolahan Data
1 Februari 2024 - 31 Maret 2024
Analisis
1 Maret 2024 - 31 Maret 2024
Diseminasi
1 April 2024 - 12 April 2024
Evaluasi
15 April 2024 - 30 April 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 18 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Posyandu Aktif | Kesehatan | Salah satu bentuk Upaya Kesehatan Bersumberdaya Masyarakat (UKBM) yang dikelola dan diselenggarakan dari, oleh, untuk, dan bersama masyarakat guna memberdayakan masyarakat dan memberikan kemudahan kepada masyarakat dalam memperoleh pelayanan kesehatan dasar untuk mempercepat penurunan angka kematian ibu, bayi, dan balita | 2023 |
| Jumlah Pasien Keluar di Rumah Sakit | Kesehatan | Jumlah pasien keluar hidup dan keluar mati (dalam waktu < 48 jam maupun = 48 jam dirawat ) selama 1 tahun | 2023 |
| Jumlah Tenaga Medis | Kesehatan | Jumlah dokter, dokter gigi, dokter spesialis, dan dokter gigi spesialis | 2023 |
| Tenaga Keperawatan | Kesehatan | Seseorang yang telah lulus pendidikan tinggi Keperawatan, baik di dalam maupun di luar negeri yang diakui oleh Pemerintah sesuai dengan ketentuan Peraturan Perundang-undangan. Jenis tenaga keperawatan antara lain perawat kesehatan masyarakat, perawat kesehatan anak, perawat maternitas, perawat medikal bedah, perawat geriatri, dan perawat kesehatan jiwa. | 2023 |
| Tenaga Kesehatan Masyarakat | Kesehatan | Tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kesehatan masyarakat yang terdiri dari epidemiolog kesehatan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, pembimbing kesehatan kerja, tenaga administrasi dan kebijakan kesehatan, tenaga biostatistik dan kependudukan, serta tenaga kesehatan reproduksi dan keluarga sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. | 2023 |
| Tenaga Teknik Biomedika lainnya | Kesehatan | Tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang teknik biomedika yang terdiri dari radiografer, elektromedis, fisikawan medik, radioterapis, dan ortotik prostetik | 2023 |
| Tenaga Kefarmasian | Kesehatan | Tenaga kesehatan yang telah memenuhi kualifikasi bidang kefarmasian yang terdiri dari apoteker dan tenaga teknis kefarmasian sesuai dengan peraturan perundang-undangan yang berlaku. | 2023 |
| Lahir Hidup | Kesehatan | Suatu kelahiran seorang bayi tanpa memperhitungkan lamanya di dalam kandungan, dimana bayi menunjukkan tanda-tanda kehidupan, misal: bernafas, ada denyut jantung atau gerakan otot | 2023 |
| Kematian Ibu | Kesehatan | Kematian perempuan selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri. | 2023 |
| Cakupan kunjungan ibu hamil K-1 | Kesehatan | Ibu hamil yang pertama kali mendapat pelayanan antenatal sesuai standar (10T) oleh tenaga kesehatan pada masa kehamilan trimester pertama di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. | 2023 |
| Cakupan kunjungan ibu hamil K-4 | Kesehatan | Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar (10T) paling sedikit empat kali, dengan distribusi pemberian pelayanan yang dianjurkan adalah minimal satu kali pada trimester pertama, satu kali pada trimester kedua dan dua kali pada trimester ketiga umur kehamilan. | 2023 |
| Cakupan kunjungan ibu hamil K-6 | Kesehatan | Ibu hamil yang mendapatkan pelayanan antenatal sesuai standar (10T) paling sedikit enam kali, dengan distribusi pemberian pelayanan yang dianjurkan adalah minimal satu kali pada trimester pertama, dua kali pada trimester kedua dan tiga kali pada trimester ketiga dengan paling sedikit 2 kali oleh dokter pada trimester pertama dan ketiga. | 2023 |
| Cakupan pelayanan nifas KF-1 | Kesehatan | Pelayanan kepada ibu nifas sesuai standar pada 6 - 48 jam setelah persalinan di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. | 2023 |
| Cakupan Pelayanan Nifas KF Lengkap | Kesehatan | Cakupan pelayanan kepada ibu pada masa 6 jam sampai dengan 42 hari pasca bersalin sesuai standar paling sedikit 4 kali dengan distribusi waktu 6 jam sampai hari ke-2 (KF1), hari ke-3 sampai hari ke-7 (KF2), hari ke 8 sampai ke-28 (KF3) dan hari ke-29 sampai ke-42 (KF4) setelah bersalin di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. | 2023 |
| Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD) | Kesehatan | Ibu hamil yang mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD) sekurangnya mengandung zat besi setara dengan 60 mg besi elemental dan 0,4 mg asam folat yang disediakan oleh pemerintah minimal 90 tablet selama masa kehamilan | 2023 |
| Komplikasi Kebidanan | Kesehatan | Kesakitan pada ibu hamil, ibu bersalin, dan ibu nifas yang dapat mengancam jiwa ibu dan/atau bayi. Jumlah sasaran ibu hamil dihitung melalui estimasi dengan rumus 1,10 x Crude Birth Rate (CBR) x jumlah penduduk. CBR dan jumlah penduduk kabupaten/kota diperoleh dari BPS masingβmasing kabupaten/kota/provinsi pada kurun waktu tertentu. | 2023 |
| Komplikasi Neonatal | Kesehatan | Neonatal dengan penyakit dan kelainan yang dapat menyebabkan kesakitan, kecacatan, dan kematian. Neonatus dengan komplikasi seperti BBLR (berat badan lahir rendah < 2500 gr), asfiksia, infeksi, tetanus neonatorum, kelainan kongenital, Covid 19, dan lain-lain seperti ikterus, hipotermia, trauma lahir, sindroma gangguan pernafasan. Perhitungan sasaran neonatal dengan komplikasi dihitung berdasarkan 15% dari jumlah bayi lahir hidup | 2023 |
| Kematian Bayi | Kesehatan | Kematian yang terjadi pada bayi usia 0 - 11 bulan tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | 2023 |
| Kematian Balita | Kesehatan | Kematian yang terjadi pada bayi/anak usia 0 - 59 bulan (bayi + anak balita) tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | 2023 |
| Kematian Neonatal | Kesehatan | Kematian yang terjadi pada bayi usia 0 sampai dengan 28 hari tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | 2023 |
| Kematian Post Neonatal | Kesehatan | Kematian yang terjadi pada bayi usia 29 hari sampai dengan 11 bulan tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | 2023 |
| Kunjungan Neonatal 1 kali (KN1) | Kesehatan | Cakupan neonatal yang mendapatkan pelayanan sesuai standar pada usia 6 jam - 48 jam setelah lahir di suatu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu | 2023 |
| Bayi baru lahir mendapat IMD | Kesehatan | Proses menyusu yang dimulai segera setelah lahir dengan cara kontak kulit ke kulit antara bayi dengan ibunya dan berlangsung minimal 1 (satu) jam | 2023 |
| Pelayanan Kesehatan Bayi | Kesehatan | Pelayanan kesehatan pada bayi minimal 4 kali yaitu satu kali pada umur 29 hari-2 bulan, 1 kali pada umur 3-5 bulan, 1 kali pada umur 6-8 bulan, dan 1 kali pada umur 9-11 bulan. Pelayanan Kesehatan tersebut meliputi pemberian imunisasi dasar (BCG, DPT/HB/HiB1-3, Polio 1-4, Campak), pemantauan pertumbuhan, Stimulasi Deteksi Intervensi Dini Tumbuh Kembang (SDIDTK), pemberian vitamin A pada bayi umur 6-11 bulan, penyuluhan pemberian ASI eksklusif dan Makanan Pendamping ASI (MP ASI). | 2023 |
| Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI) | Kesehatan | Desa/kelurahan dimana 80% dari jumlah bayi yang ada di desa tersebut sudah mendapat imunisasi dasar lengkap dalam waktu satu tahun | 2023 |
| Cakupan imunisasi DPT-HB-Hib4 | Kesehatan | Cakupan (Jumlah dan persentase) Anak Usia 18-24 bulan yang mendapatkan 1 dosis imunisasi DPT-HB-Hib dosis ke-4 | 2023 |
| Cakupan imunisasi Campak Rubela 2 | Keshatan | Cakupan (Jumlah dan persentase) Anak Usia 18-24 bulan yang mendapatkan 1 dosis imunisasi Campak Rubela dosis ke-2 | 2023 |
| Cakupan balita 6 -59 Bulan mendapat Kapsul Vitamin A | Kesehatan | Bayi umur 6 sampai 11 bulan yang mendapat kapsul vitamin A berwarna biru dengan kandungan vitamin A sebesar 100.000 Satuan Internasional (SI) dan anak umur 12-59 bulan yang mendapat kapsul vitamin A berwarna merah dengan kandungan vitamin A sebesar 200.000 SI Pemberian vitamin A dilaksanakan pada bulan Februari dan Agustus. | 2023 |
| Balita dilayani SDIDTK | Kesehatan | Balita yang dipantau tahapan perkembangan sesuai usianya (usia 0-24 bulan: 3 bulan sekali; usia 24-72 bulan: 6 bulan sekali) menggunakan instrument dalam SDIDTK oleh tenaga kesehatan dalam kurun waktu 1 tahun. Sasaran Balita dilayani SDIDTK adalah anak balita (usia 12-59 bulan). Capaian yang dihitung pada indikator ini adalah anak usia 12-59 bulan | 2023 |
| Balita Berat Badan Kurang | Kesehatan | Anak umur 0 sampai 59 bulan dengan kategori status gizi berdasarkan indeks Berat Badan menurut umur (BB/U) memiliki Z score kurang dari -2 SD | 2023 |
| Balita Pendek | Kesehatan | Anak umur 0 sampai 59 bulan dengan kategori status gizi berdasarkan indeks Panjang Badan menurut Umur (PB/U) atau Tinggi Badan menurut umur (TB/U) memiliki Z score kurang dari -2 SD | 2023 |
| Balita Gizi Kurang | Kesehatan | Anak umur 0 sampai 59 bulan dengan kategori status gizi berdasarkan indeks Berat Badan menurut Panjang Badan (BB/PB) atau Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB) memiliki Z score kurang dari -2 SD sampai dengan -3 SD | 2023 |
| Balita Gizi Buruk | Kesehatan | Anak umur 0 sampai 59 bulan dengan kategori status gizi berdasarkan indeks Berat Badan menurut Panjang Badan (BB/PB) atau Berat Badan menurut Tinggi Badan (BB/TB) memiliki Z score kurang dari -3 SD | 2023 |
| Calon Pengantin Perempuan dengan Anemia | Kesehatan | Calon pengantin perempuan yang mengalami Anemia (Hb < 12 mg/dL) | 2023 |
| Calon Pengantin Perempuan dengan Gizi Kurang | Kesehatan | Calon pengantin perempuan yang mengalami kekurangan gizi (IMT < 18,5 dan/atau LiLA < 23,5 cm) | 2023 |
| Pelayanan kesehatan usia lanjut | Kesehatan | Pelayanan kesehatan untuk warga negara usia 60 tahun ke atas dalam bentuk edukasi dan skrining usia lanjut sesuai standar pada satu wilayah kerja dalam kurun waktu satu tahun. | 2023 |
| Terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar | Kesehatan | dengan penegakan diagnosis tuberkulosis melalui Pemeriksaan klinis (tanda dan gejala tuberculosis), pemeriksaan bakteriologis dan pemeriksaan penunjang lainnya, edukasi perilaku berisiko dan dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut serta dilakukan pengobatan sesuai standar jika dinyatakan tuberkulosis (Register Terduga Tuberkulosis-TBC.06) yang mendapatkan pelayanan sesuai standar. | 2023 |
| Semua kasus tuberkulosis | Kesehatan | Kasus tuberkulosis (berdasarkan definisi dan klasifikasi) yang ditemukan dan diobati | 2023 |
| Cakupan penemuan dan pengobatan kasus tuberkulosis (Treatment Coverage TBC) | Kesehatan | Jumlah semua kasus tuberkulosis ditemukan yang dilaporkan di antara perkiraan jumlah semua kasus tuberkulosis (insiden tuberkulosis). Perkiraan jumlah semua kasus tuberkulosis dihitung dengan menggunakan pemodelan matematik. | 2023 |
| Kasus tuberkulosis anak | Kesehatan | Kasus tuberkulosis pada anak usia 0-14 tahun | 2023 |
| Jumlah Pneumonia pada Balita | Kesehatan | Balita mengalami batuk dan atau kesukaran bernapas dan hasil perhitungan napas, usia 0-<2 bulan =60 kali/menit, usia 2-<12 bulan = 50 kali/menit, usia 12-59 bulan =40 kali/menit | 2023 |
| Jumlah Kasus HIV | Kesehatan | (Human Immunodeficiency Virus) seseorang yang hasil pemeriksaannya HIV positif dengan pemeriksaan 3 reagen rapid test. | 2023 |
| ODHIV Baru ditemukan dan mendapat Pengobatan ARV | Kesehatan | Orang yang berisiko terinfeksi HIV mengetahui status terinfeksi HIV (penetapan diagnose) dan baru di temukan diberikan pengobatan ARV | 2023 |
| Kasus Diare semua umur yang dilayani | Kesehatan | Jumlah penderita diare semua umur yang datang dan dilayani di sarana kesehatan di suatu wilayah tertentu dalam waktu satu tahun | 2023 |
| Jumlah Ibu Hamil HBsAg Reaktif | Kesehatan | Semua ibu hamil yang diperiksa HBsAg, baik menggunakan RDT HBsAg dari Kementerian Kesehatan maupun daerah termasuk metode lainnya seperti Elisa dalam kurun satu tahun. Semua ibu hamil yang diperiksa HBsAg, baik menggunakan RDT HBsAg dari Kementerian Kesehatan maupun daerah termasuk metode lainnya seperti Elisa dengan hasil Reaktif atau Positif dalam kurun satu tahun | 2023 |
| Bayi yang Lahir Mendapatkan HBIG | Kesehatan | HBIg (Hepatitis B Immunoglubulin) merupakan serum antibodi spesifik Hepatitis B yang memberikan perlindungan langsung kepada bayi yang lahir dari ibu dengan HBSAg reaktif (positif) HBIg efektif diberikan kepada bayi sebelum 24 jam setelah lahir, tapi kondisi geografis indonesia kadang menyebabkan pemberian lebih dari 24 jam. | 2023 |
| Kasus Baru Kusta | Kesehatan | Seseorang yang mempunyai satu atau lebih tanda utama kusta, yaitu : 1. Kelainan kulit/lesi dapat berbentuk bercak putih atau kemerahan yang mati rasa 2. Penebalan saraf tepi yang disertai dengan gangguan fungsi saraf. Gangguan fungsi saraf bisa berupa gangguan fungsi sensoris, gangguan fungsi motoris, atau gangguan fungsi otonom 3. Adanya basil tahan asam (BTA) di dalam kerokan jaringan kulit (slit skin smear). Penderita tipe PB Penderita kusta yang mempunyai tanda utama seperti berikut : 1. Jumlah bercak kusta 1-5 2. Jumlah penebalan saraf tepi disertai gangguan fungsi hanya 1 saraf 3. Hasil pemeriksaan kerokan jaringan kulit negatif Basil Tahan Asam (BTA) Penderita MB penderita kusta yang mempunyai tanda utama seperti berikut : 1. Jumlah bercak kusta >5 2. Jumlah penebalan saraf tepi disertai gangguan fungsi lebih dari 1 saraf 3. Hasil pemeriksaan kerokan jaringan kulit positif Basil Tahan Asam (BTA) | 2023 |
| Kasus Baru Kusta Cacat Tingkat 0 | Kesehatan | Kasus kusta baru yang tidak memiliki kelainan sensorik maupun anatomis | 2023 |
| Kasus Baru Kusta Cacat Tingkat 2 | Kesehatan | Kasus kusta baru yang memiliki kelainan anatomis pada mata, tangan dan kaki 1. Cacat pada tangan dan kaki ? terdapat kelainan anatomis seperti ulkus jari kiting dan semper 2. Cacat pada mata ? lagoptalmus dan visus sangat terganggu | 2023 |
| Penderita Kusta Selesai Berobat | Kesehatan | RFT PB (Release From Treatment) Jumlah kasus kusta baru PB dari periode kohort satu tahun yang sama yang menyelesaikan pengobatan tepat waktu (6 blister dalam 6-9 bulan). Penderita kusta baru PB diambil dari penderita kusta baru PB yang masuk dalam kohort yang sama 1 tahun sebelumnya, misalnya: untuk mencari RFT rate PB tahun 2021, maka dapat dihitung dari penderita baru PB tahun 2020 yang menyelesaikan pengobatan tepat waktu. RFT MB Jumlah kasus kusta baru MB dari periode kohort satu tahun yang sama yang menyelesaikan pengobatan tepat waktu (12 blister dalam 12-18 bulan). Penderita kusta MB merupakan penderita pada kohort yang sama, yaitu diambil dari penderita baru MB yang masuk dalam kohort yang sama 2 tahun sebelumnya, misalnya: untuk mencari RFT rate tahun 2021, maka dapat dihitung dari penderita baru tahun 2019 yang menyelesaikan pengobatan (Multi Drug Therapy/MDT) tepat waktu. | 2023 |
| Kasus AFP (Non Polio) | Kesehatan | Kelumpuhan pada anak berusia <15 tahun yang bersifat layuh (flaccid) terjadi secara akut/ mendadak (<14 hari) dan bukan disebabkan oleh ruda paksa, yang ditemukan diantara 100.000 penduduk berusia <15 tahun di satu wilayah kerja pada kurun waktu tertentu. | 2023 |
| Suspek Campak | Kesehatan | Penyakit yang sangat menular (infeksius) disebabkan oleh virus RNA dari genus Morbilivirus, dari keluarga Paramyxoviridae yang mudah mati karena panas dan cahaya. Gejala klinis campak adalah demam (panas) dan ruam (rash) ditambah dengan batuk/pilek atau mata merah. | 2023 |
| Kejadian Luar Biasa (KLB) di Desa/Kelurahan yang Ditangani < 24 Jam | Kesehatan | Timbulnya atau meningkatnya kejadian kesakitan dan/atau kematian yang bermakna secara epidemiologi pada suatu daerah dalam kurun waktu tertentu, dan merupakan keadaan yang dapat menjurus pada terjadinya wabah. Penanggulangan KLB kurang dari 24 jam sejak laporan W1 diterima sampai penyelidikan dilakukan dengan catatan selain formulir W1 dapat juga berupa faximili atau telepon. | 2023 |
| Jumlah Kasus Deman Berdarah Dengue (DBD) | Kesehatan | Penderita demam 2-7 hari yang timbul mendadak, tinggi, terus menerus, disertai manifestasi perdarahan baik yang spontan seperti petekie, purpura, ekimmosis, epistaksi, perdarahan gusi, hematemesis dan atau melena, maupun berupa uji tourniquet positif, Trombositopenia (Trombosit = 100.000/ mmΒ³ , adanya kebocoran plasma (plasma leakage) akibat dari peningkatan permeabilitas vascular yang ditandai salah satu atau lebih tanda berikut : Peningkatan hematokrit/hemokonsentrasi dan hemokonsentrasi = 20% dari nilai baseline atau penurunan sebesar itu pada fase konvalesens, efusi pleura, asites atau hipoprotein/hipoalbuminemia | 2023 |
| Jumlah Malaria positif | Kesehatan | Seseorang dengan hasil pemeriksaan sediaan darah positif malaria berdasarkan konfirmasi laboratorium (pengujian mikroskopis ataupun Rapid Diagnostic Test (RDT)) Kasus malaria konfirmasi terbagi menjadi kasus malaria indigenous dan kasus malaria impor. | 2023 |
| Penderita Kronis Filariasis | Kesehatan | Penderita filariasis yang telah menunjukkan gejala klinis kronis filariasis, seperti limfedema pada tungkai atau lengan, pembesaran payudara, dan hidrokel. | 2023 |
| Pelayanan Kesehatan Penderita Hipertensi | Kesehatan | Pelayanan kesehatan sesuai standar kepada seluruh penderita hipertensi usia 15 tahun ke atas sebagai upaya pencegahan sekunder di wilayah kerjanya dalam kurun waktu satu tahun meliputi: 1. Pengukuran tekanan darah dilakukan minimal satu kali sebulan di fasilitas pelayanan kesehatan 2. Edukasi perubahan perubahan gaya hidup dan/atau kepatuhan minum obat Estimasi penderita hipertensi kabupaten/kota berdasarkan prevalensi data Riskesdas terbaru | 2023 |
| Pelayanan Kesehatan Penderita Diabetes Melitus (DM) | Kesehatan | Pelayanan kesehatan sesuai standar kepada seluruh penderita Diabetes Melitus (DM) usia 15 tahun ke atas sebagai upaya pencegahan sekunder meliputi: 1. Pengukuran gula darah dilakukan minimal satu kali sebulan di fasilitas pelayanan kesehatan; 2. Edukasi perubahan gaya hidup dan/atau nutrisi; 3. Melakukan rujukan jika diperlukan Keterangan: 1. Gula darah sewaktu (GDS) lebih dari 200 mg/dl ditambahkan pelayanan terapi farmakologi 2. Jumlah penderita DM kabupaten/kota diperoleh berdasarkan prevalensi data Riskesdas terbaru | 2023 |
| Jumlah IVA positif | Kesehatan | Pemeriksaan dengan cara mengamati dengan menggunakan spekulum, melihat leher rahim yang telah dipulas dengan asam asetat atau asam cuka (3-5%). Pada lesi prakanker akan menampilkan warna bercak putih yang disebut acetowhite epithelium. Deteksi dini yang dimaksud dapat dilakukan di puskesmas dan jaringannya, di dalam maupun di luar gedung. Ditemukan bercak putih (lesi pra kanker) dengan pemeriksaan aplikasi asam asetat | 2023 |
| Pelayanan Kesehatan Orang dengan Gangguan Jiwa (ODGJ) Berat | Kesehatan | Orang Dengan Gangguan Jiwa Berat (ODGJ) Penderita Skizofrenia dan Psikosis akut. ODGJ berat yang mendapat layanan adalah penderita Skizofrenia dan Psikosis Akut yang mendapatkan penanganan di fasilitas pelayanan kesehatan (Puskesmas, Klinik, RSU dengan Layanan Keswa, RSJ). Psikotik akut Gejala yang di timbulkan sama dengan skizofrenia hanya belum sampai 30 hari. Skizofrenia Gangguan jiwa kompleks dengan persentasi klinis, perjalanan penyakit, dan respon terapi yang beragam. Gejala Skizofrenia terdiri dari: 1. Gejala positif, yaitu yang berlebihan dibandingkan fungsi normal, seperti waham, halusinasi, perilaku yang tidak terorganisasi; 2. Gejala negatif, dimana fungsi mental dan ekspresi emosi menjadi berkurang, misalnya ditandai dengan anhedonia, interaksi sosial yang terganggu, dan afek tumpul; 3. Gejala afektif, seperti cemas dan mood yang depresif 4. Gejala kognitif, misalnya gangguan memori kerja dan episodik, gangguan atensi, gangguan fungsi eksekutif dsbnya. Skizofrenia apabila gejala tsb sudah lebih 30 hari. Penderita ODGJ Berat Penderita Skizofrenia dan Psikotik Akut yang didiagnosis oleh dokter atau psikolog klinis atau psikiater. Pelayanan kesehatan jiwa pada orang dengan gangguan jiwa (ODGJ) berat pelayanan sesuai standar di fasilitas pelayanan kesehatan, berupa: pemeriksaan kesehatan jiwa (wawancara psikiatrik dan pemeriksaan status mental), memberikan informasi dan edukasi, tatalaksana pengobatan dan atau melakukan rujukan bila diperlukan. Standar Pelayanan Pelayanan kesehatan dilakukan oleh minimal 1 orang Dokter Umum/Spesialis Kedokteran Jiwa dan 1 orang Perawat/ Perawat Spesialis Keperawatan Jiwa. | 2023 |
| Sarana Air Minum yang diawasi/diperiksa Kualitas Air Minumnya Sesuai Standar | Kesehatan | Pengawasan kualitas air minum aman Upaya yang dilakukan untuk mengawasi kualitas air minum dari pelaksana penyelenggara air minum baik secara internal maupun eksternal terhadap air yang dihasilkan dan harus memenuhi syarat secara fisik, kimia, maupun mikrobiologi. Setiap pelaksana penyelenggara air minum wajib menjamin air minum yang diproduksinya aman bagi kesehatan. Oleh karena itu pengawasan kualitas air minum, baik oleh internal maupun eksternal diperlukan agar masyarakat mendapatkan air minum yang tidak hanya layak, namun juga aman untuk dikonsumsi. Sarana air minum diawasi /diperiksa kualitas air minumnya sesuai standar (aman) Pengawasan eksternal yang dilakukan oleh Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota kepada sarana air minum yang diperiksa kualitasnya dan memenuhi syarat di antara seluruh jumlah sarana air minum yang ada. | 2023 |
| Kasus Konfirmasi COVID-19 | Kesehatan | Seseorang yang dinyatakan positif terinfeksi virus COVID-19 yang dibuktikan dengan pemeriksaan laboratorium RT-PCR atau TCM | 2023 |
| Sembuh COVID-19 | Kesehatan | Pasien konfirmasi tanpa gejala, gejala ringan, gejala sedang, dan gejala berat/kritis dinyatakan sembuh apabila telah memenuhi kriteria selesai isolasi dan dikeluarkan surat pernyataan selesai pemantauan, berdasarkan penilaian dokter di fasyankes tempat dilakukan pemantauan atau oleh DPJP. | 2023 |
| Meninggal karena COVID-19 | Kesehatan | Kasus konfirmasi COVID-19 yang meninggal. | 2023 |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | JAWA TENGAH | KARANGANYAR |
Metode Pengumpulan Data
- Lainnya, Pelaporan Data Kesehatan
Sarana Pengumpulan Data
- Mail
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Instansi Pemerintah
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Instansi Pemerintah
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
18 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #192145
Kematian Bayi
Integer β’ Kejadian
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192141
Komplikasi Neonatal
Integer β’ Kejadian
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192138
Komplikasi Kebidanan
Integer β’ Kejadian
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192135
Ibu Hamil yang Mendapatkan Tablet Tambah Darah (TTD)
Integer β’ Orang
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192122
Cakupan Pelayanan Nifas KF Lengkap
Integer β’ Orang
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192115
Cakupan Pelayanan Nifas KF1
Integer β’ Orang
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192108
Cakupan kunjugan ibu hamil K-6
Integer β’ Orang
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192103
Cakupan kunjungan ibu hamil K-4
Integer β’ Orang
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192086
Cakupan kunjungan ibu hamil K-1
Integer β’ Orang
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192071
Kematian Ibu
Integer β’ Jiwa
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192065
Lahir Hidup
Integer β’ Jiwa
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192062
Tenaga Kefarmasian
Integer β’ Orang
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192058
Tenaga Teknik Biomedika lainnya
Integer β’ Orang
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192054
Tenaga Kesehatan Masyarakat
Integer β’ Orang
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192047
Tenaga Keperawatan
Integer β’ Orang
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #192042
Jumlah Tenaga Medis
Integer β’ Orang
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #191778
Jumlah Posyandu Aktif
Integer β’ Unit
["Kesehatan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #157122
Jumlah Pasien Keluar di Rumah Sakit
Integer β’ Jiwa
["Pasien Keluar Rumah Sakit"]Lihat β
Indikator Kegiatan
26 indikator yang dihasilkan
ID Indikator Indah: #87336
Balita dilayani SDIDTK
Persen β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #87333
Persentase balita 6-59 bulan mendapat kapsul vitamin A
Persen β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #87328
Cakupan imunisasi DPT-HB-Hib4/ Campak Rubela 2
Persen β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #87312
Cakupan Desa/kelurahan Universal Child Immunization (UCI)
Persen β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #87305
Cakupan pelayanan kesehatan bayi
Persen β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #87302
Persentase jumlah bayi baru lahir mendapat IMD
Persen β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #87279
Cakupan KN1
Persen β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #87275
Angka Kematian Post Neonatal per 1.000 Kelahiran Hidup
- β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #87274
Angka Kematian Neonatal per 1.000 Kelahiran Hidup
- β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #87268
Angka Kematian Balita per 1.000 Kelahiran Hidup
- β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #86613
Angka Kematian Bayi per 1.000 Kelahiran Hidup
- β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #86601
Persentase komplikasi pada neonatus
Persen β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #86598
Perkiraan Ibu Hamil dengan Komplikasi Kebidanan
Persen β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #86589
Cakupan Ibu Hamil dengan komplikasi kebidanan yang ditangani
Persen β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #86580
Cakupan ibu nifas mendapat vitamin A
Persen β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #86573
Cakupan pelayanan ibu nifas KF1/KF Lengkap
Persen β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #86565
Cakupan kunjungan Ibu Hamil K-1/K-4/K-6
persen β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #86559
Angka Kematian Ibu per 100.000 Kelahiran Hidup
- β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #86551
Angka Lahir Mati per 1.000 Kelahiran
- β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #85898
Rasio apoteker per 100.000 Penduduk
- β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #85892
Rasio tenaga teknik biomedika per 100.000 Penduduk
- β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #85889
Rasio tenaga kesehatan masyarakat per 100.000 penduduk
- β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #85887
Rasio Tenaga Keperawatan per 100.000 Penduduk
- β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #85884
Rasio Dokter per 100.00 Penduduk
- β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #85880
Persentase Posyandu Aktif
Persen β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #85874
Gross Death Rate
Jiwa β’ Kabupaten
["Kesehatan"]Lihat β