← Kembali ke Daftar
◈
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#31203
Judul Kegiatan
Survei Disparitas Wilayah Kabupaten Blitar
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-23.3505.006
⌂
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Badan Perencanaan Pembangunan Daerah
Alamat Lengkap
Jl. Semeru 40, Kabupaten Blitar Jawa Timur
Telepon
555955
Faksimile
555955
Email
bappeda@blitarkab.go.id
⚑
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Daerah, Penelitian, dan Pengembangan
Nama PJ Teknis
M. YUSRI KHOIRI, S.Sos, M.Ak.
Jabatan
Kepala Bidang Prasarana Wilayah dan Ekonomi
Alamat
Jl. Semeru No. 40 Kota Blitar
Telepon
085645884642
Faksimile
-
Email
praswilekobappedakabblitar@gmail.com
✎
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Pembangunan wilayah pada hakekatnya bertujuan untuk mencapai pertumbuhan ekonomi
yang berkelanjutan, meningkatkan taraf hidup penduduk, dan mengurangi kesenjangan antar
wilayah. Pembangunan wilayah merupakan suatu proses perbaikan yang berkesinambungan
yang memanfaatkan berbagai sumber daya yang ada di dalamnya. Pembangunan wilayah yang
merata dapat membantu mencapai pertumbuhan ekonomi yang inklusif dan berkelanjutan.
Namun, ketika pembangunan wilayah tidak dilakukan secara merata dan adil, kesenjangan
antar wilayah akan terjadi. Kesenjangan antar wilayah dapat menimbulkan kecemburuan
sosial, kerawanan disintegrasi wilayah, dan disparitas ekonomi yang semakin tajam.
Kesenjangan antar wilayah di Indonesia masih merupakan salah satu tantangan utama dan
menjadi salah satu agenda prioritas pembangunan nasional dalam RPJMN Tahun 2020-2024.
Saat ini, kesenjangan antar wilayah di Indonesia dipandang relatif masih cukup tinggi,
khususnya kesenjangan pembangunan antara Kawasan Barat Indonesia (KBI) dan Kawasan
Timur Indonesia (KTI). Hal ini ditandai dengan jumlah kemiskinan di Kawasan Timur Indonesia
(KTI) lebih besar dua kali lipat dibandingkan Kawasan Barat Indonesia (KBI), ditinjau dari indeks
Gini terjadi kesenjangan pendapatan antar daerah perkotaan dan pedesaan, konsentrasi
kegiatan ekonomi yang berpusat di Kawasan Barat Indonesia (KBI) terutama Pulau Jawa,
keterbatasan infrastruktur dan aksesibilitas serta belum optimalnya pengembangan ekonomi
lokal.
Isu kesenjangan antar wilayah tidak hanya merupakan isu pembangunan dalam skala nasional
akan tetapi juga terjadi dalam lingkup regional maupun lokal, bahkan terjadi di Kabupaten
Blitar. Secara geografis Kabupaten Blitar terbagi oleh aliran sungai Brantas sepanjang 65 km, menjadi dua wilayah besar Blitar Bagian Utara dan Blitar Bagian Selatan. Kedua wilayah
tersebut memiliki karakteristik yang berbeda, dimana Blitar Bagian Utara sangat subur oleh
limpahan material vulkanik Gunung Kelud dan sumber mata air yang berlimpah, sangat baik
untuk usaha pertanian, peternakan, perkebunan dan perikanan darat. Sementara itu Blitar
Bagian Selatan merupakan daerah perbukitan dan pegunungan dengan topografi curam dan
berliku-liku, yang kaya akan material tambang, dan potensial dimanfaatkan untuk sentra ternak
unggas, pertanian lahan kering, serta wisata pantai.
Berdasarkan arah kebijakan pembangunan daerah, bahwa Pemerintah Kabupaten Blitar terus
berupaya untuk melaksanakan pembangunan secara adil dan merata sebagaimana tertuang
dalam salah satu Misi RPJMD Kabupaten Blitar Tahun 2021-2026 yaitu percepatan dan
pemerataan pembangunan yang adil dan merata melalui pembangunan potensi ekonomi
daerah dengan mengedepankan pemberdayaan masyarakat dan kelestarian lingkungan. Hal ini
juga sejalan dengan kebijakan spasial dalam RTRW Kabupaten Blitar Tahun 2011-2031 yang
salah satu misinya adalah mewujudkan pertumbuhan wilayah yang selaras dengan daya
dukung di Kabupaten Blitar disertai pengurangan kesenjangan antar wilayah.
Akan tetapi, saat ini perkembangan wilayah Kabupaten Blitar mengindikasikan terjadinya
kesenjangan wilayah yang dipengaruhi oleh berbagai aspek baik fisik, sosial, ekonomi, maupun
infrastruktur. Ditinjau dari nilai koefisien gini, diketahui bahwa Gini Ratio di daerah perdesaan
pada September 2021 tercatat sebesar 0,319, turun dibanding Gini Ratio Maret 2021 yang
sebesar 0,324 dan naik dibanding Gini Ratio September 2020 yang sebesar 0,318. Di sisi lain, jika
dilihat dari aspek ketersediaan infrastruktur utamanya jalan, bahwa pembangunan
infrastruktur jalan di wilayah Blitar Bagian Selatan dirasa masih kurang optimal dan merata.
Dalam beberapa kasus, infrastruktur jalan di wilayah tersebut hanya dapat diakses dengan
menggunakan kendaraan roda dua, sehingga menghambat aksesibilitas, mobilitas penduduk
dan pertumbuhan ekonomi di wilayah tersebut. Kondisi ini juga dapat menyebabkan kesulitan
dalam mengakses pasar, fasilitas kesehatan, pendidikan, dan sektor lainnya.
Berdasarkan kondisi tersebut di atas, bahwa kesenjangan antar wilayah di Kabupaten Blitar
masih relatif cukup tinggi meskipun Pemerintah Kabupaten Blitar telah mengupayakan
berbagai kebijakan dalam mengurangi tingkat kesenjangan di Kabupaten Blitar. Dalam konteks
pembangunan daerah kesenjangan tidak hanya terjadi pada aspek perekonomian dan
pendapatan namun juga dapat terjadi pada aspek tingkat perkembangan wilayah meliputi
aspek sosial, aspek ekonomi dan aspek infrastruktur. Oleh karena itu, diperlukan kajian untuk
mengetahui tingkat kesenjangan dan strategi penanganannya khususnya dalam bidang
infrastruktur dan kewilayahan sehingga dirumuskan rekomendasi kebijakan dan program yang
tepat, efektif, dan efisien
Tujuan Kegiatan
Tujuan yang ingin dicapai dari kegiatan Penyusunan Indeks Disparitas Wilayah Kabupaten Blitar antara lain: a. Mengukur tingkat kesenjangan/ disparitas wilayah Kabupaten Blitar; b. Menganalisis tipologi dan faktor-faktor yang berpengaruh terhadap kesenjangan/ disparitas wilayah di Kabupaten Blitar; c. Menganalisis keterkaitan pembangunan infrastruktur dengan kesenjangan/ disparitas wilayah di Kabupaten Blitar; d. Merumuskan rekomendasi untuk mengurangi kesenjangan/ disparitas wilayah di Kabupaten Blitar
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
14 September 2023 - 20 September 2023
Desain
14 September 2023 - 20 September 2023
Pengumpulan Data
21 September 2023 - 29 September 2023
Pengolahan Data
2 Oktober 2023 - 13 Oktober 2023
Analisis
16 Oktober 2023 - 10 November 2023
Diseminasi
13 November 2023 - 21 November 2023
Evaluasi
22 November 2023 - 30 November 2023
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 3 var
Nama VariabelKonsepDefinisiReferensi Waktu
PDRB Kabupaten BlitaPDRB perkapitaPDRB Atas Dasar Harga Konstan (ADHK) dan PDRB Atas Dasar Harga Berlaku (ADHB) Kabupaten BlitarLima tahun terakhir (series)
Jumlah Penduduk Kabupaten BlitarJumlah PendudukJumlah Penduduk Kabupaten Blitar dirinci per KecamatanLima tahun terakhir (series)
Jumlah Sarana dan Prasarana Kabupaten BlitarSarana dan PrasaranaSarana dan Prasarana meliputi sarana pendidikan, sarana kesehatan, sarana perdagangan, prasarana jalan, prasarana air minum, dllTahun terakhir
⬡
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Hanya Sekali
Frekuensi Penyelenggaraan
-
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1. JAWA TIMUR BLITAR
Metode Pengumpulan Data
- Pengamatan (observasi)
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
- Mail
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Kecamatan
Desain Sampel (khusus survei)
Jenis Rancangan Sampel
Single Stage/Phase
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
Sampel Nonprobabilitas
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Tokoh Masyarakat, Pemerintahan, Swasta
Unit Observasi
Wilayah Kabupaten Blitar
◎
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Ya
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 1 orang
Pengumpul data/enumerator : 3 orang
Pelatihan Petugas
Ya
⬣
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif dan Inferensia
Unit Analisis
- Lainnya, Kecamatan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Produk Ketersediaan Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) Ya 1 Januari 2024
Digital (Softcopy) Ya 1 Januari 2024
Data Mikro Tidak -