📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Survei Produksi Perikanan Budidaya Di Kabupaten Ngawi 2025
Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi
Statistik Sektoral
Survei
Pertanian dan Perikanan
6 Var
6 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#85943
Judul Kegiatan
Survei Produksi Perikanan Budidaya Di Kabupaten Ngawi
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi
Alamat Lengkap
Jalan Basuki Rahmat No. 1A
Telepon
0351749029
Faksimile
0351749029
Email
panganikan@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Dinas Perikanan dan Peternakan Kabupaten Ngawi
Nama PJ Teknis
Handri Astuti, S.Pt., M.Si.
Jabatan
Kepala Bidang Perikanan
Alamat
Jl. Basuki Rahmat No.1A, Kabupaten Ngawi
Telepon
0351749209
Faksimile
0351749209
Email
dpp@ngawikab.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Dalam perencanaan pengembangan produksi perikanan, pemerintah memerlukan dukungan data statistik perikanan. Oleh karena itu kegiatan pengumpulan data statistik perikanan semakin penting dan perlu mendapat perhatian serius dari berbagai pihak yang terkait. Peranan data dan informasi sangat diperlukan sebagai dasar perencanaan dan evaluasi hasil pembangunan. Sesuai dengan Undang-Undang Nomor 25 Tahun 2004 tentang Sistem Perencanaan Pembangunan Nasional (SPPN) telah ditetapkan bahwa kebijakan perencanaan pembangunan didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan. Data perikanan sekunder dapat diperoleh dari Kementerian Kelautan dan Perikanan (KKP) yang diterbitkan setiap tahun.
Keakuratan data menjadi poin penting yang harus dilakukan dalam membangun sektor kelautan dan perikanan global. Pada setiap program penataan sector pemerintah Indonesia dalam menjaga sektor kelautan dan perikanan. Program Satu Data yang sedang dijalankan oleh pemerintah diharapkan dapat dijalankan melalui Kementerian Kelautan dan perikanan, untuk mengatasi yang selama ini terjadi antar lembaga salah satunya adalah perbedaan data. Satu Data Kelautan dan Perikanan yang selanjutnya disebut Satu Data adakah kebijakan tata kelola data di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan menyatukan data yang tersebar di berbagai unit Eselon I dan SKPD untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan serta mudah diakses dan dibagi pakaikan melalui pemenuhan Standar Data, Metadata, Interopeabilitas Data, menggunakan Kode Referensi dan Data Induk dan diseminasi secara elektronik dalam satu Portal Data yang menjadi bagian dari Satu Data Indonesia.
Data produksi perikanan yang dikumpulkan secara umum dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu: perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Data produksi perikanan budidaya diperoleh dari pengumpulan data pada kegiatan pembudidayaan ikan. Data produksi perikanan budidaya diperoleh dari pengumpulan data pada kegiatan pembudidayaan ikan. Cakupan data produksi perikanan tangkap/budidaya yang dikumpulkan adalah semua hasil penangkapan/budidaya ikan/binatang air lainnya/tanaman air yang ditangkap/dipanen dari sumber perikanan alami baik yang diusahakan oleh perusahaan perikanan maupun rumah tangga perikanan. Data produksi yang dicakup tidak hanya produksi yang terjual, tetapi juga hasil produksi yang dimakan/dikonsumsi oleh rumah tangga perikanan atau diberikan kepada buruh sebagai upah. Sedangkan produksi perikanan dalam rangka sport /olah raga, rekreasi, atau kegemaran (hobi), dan produksi yang dibuang karena terkena racun, pencemaran atau penyakit tidak dicakup dalam perhitungan produksi. Pendataan produksi perikanan budidaya diperlukan untuk memastikan ketersediaan produk perikanan, menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional, serta membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan dan pengambilan keputusan yang tepat
Keakuratan data menjadi poin penting yang harus dilakukan dalam membangun sektor kelautan dan perikanan global. Pada setiap program penataan sector pemerintah Indonesia dalam menjaga sektor kelautan dan perikanan. Program Satu Data yang sedang dijalankan oleh pemerintah diharapkan dapat dijalankan melalui Kementerian Kelautan dan perikanan, untuk mengatasi yang selama ini terjadi antar lembaga salah satunya adalah perbedaan data. Satu Data Kelautan dan Perikanan yang selanjutnya disebut Satu Data adakah kebijakan tata kelola data di lingkungan Kementerian Kelautan dan Perikanan dengan menyatukan data yang tersebar di berbagai unit Eselon I dan SKPD untuk menghasilkan data yang akurat, mutakhir, terpadu dan dapat dipertanggungjawabkan serta mudah diakses dan dibagi pakaikan melalui pemenuhan Standar Data, Metadata, Interopeabilitas Data, menggunakan Kode Referensi dan Data Induk dan diseminasi secara elektronik dalam satu Portal Data yang menjadi bagian dari Satu Data Indonesia.
Data produksi perikanan yang dikumpulkan secara umum dapat dibedakan menjadi 2 (dua) yaitu: perikanan tangkap dan perikanan budidaya. Data produksi perikanan budidaya diperoleh dari pengumpulan data pada kegiatan pembudidayaan ikan. Data produksi perikanan budidaya diperoleh dari pengumpulan data pada kegiatan pembudidayaan ikan. Cakupan data produksi perikanan tangkap/budidaya yang dikumpulkan adalah semua hasil penangkapan/budidaya ikan/binatang air lainnya/tanaman air yang ditangkap/dipanen dari sumber perikanan alami baik yang diusahakan oleh perusahaan perikanan maupun rumah tangga perikanan. Data produksi yang dicakup tidak hanya produksi yang terjual, tetapi juga hasil produksi yang dimakan/dikonsumsi oleh rumah tangga perikanan atau diberikan kepada buruh sebagai upah. Sedangkan produksi perikanan dalam rangka sport /olah raga, rekreasi, atau kegemaran (hobi), dan produksi yang dibuang karena terkena racun, pencemaran atau penyakit tidak dicakup dalam perhitungan produksi. Pendataan produksi perikanan budidaya diperlukan untuk memastikan ketersediaan produk perikanan, menjaga stabilitas ketahanan pangan nasional, serta membantu pemerintah dalam menyusun kebijakan dan pengambilan keputusan yang tepat
Tujuan Kegiatan
Data statistik perikanan dikumpulkan dengan beberapa tujuan, antara lain: - Menjadi bahan perencanaan maupun evaluasi oleh pemerintah baik pusat maupun daerah. Pusat Data Statistik dan Informasi (Pusdatin) sebagai penyedia data statistik, melaksanakan pengumpulan data statistik internal dan eksternal kementerian sekaligus menyusun data primer secara mandiri maupun bekerja sama dengan intansi lain - Mendapatkan data statistik perikanan secara tahunan yang akurat berupa gambaran yang jelas tentang statistik perikanan budidaya
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
2 Desember 2024 - 24 Desember 2024
Desain
6 Januari 2025 - 17 Januari 2025
Pengumpulan Data
20 Januari 2025 - 10 Desember 2025
Pengolahan Data
12 Desember 2025 - 15 Desember 2025
Analisis
16 Desember 2025 - 17 Desember 2025
Diseminasi
18 Desember 2025 - 19 Desember 2025
Evaluasi
23 Desember 2025 - 24 Desember 2025
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 6 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Produksi Perikanan Budidaya | Produksi Perikanan Budidaya | Total hasil perikanan yang diperoleh dari kegiatan perikanan budidaya (pekarangan dan keramba jaring apung) dalam suatu wilayah dalam satu tahun | Triwulan |
| Nama RTP | Rumah Tangga Perikanan | Rumah tangga yang melakukan kegiatan pembudidayaan ikan dengan tujuan sebagian atau seluruh hasilnya untuk dijual. Setiap anggota Rumah Tangga yang melakukan usaha pembudidayaan ikan dicatat sebagai satu RTP yang melakukan pengelolaan usaha kegiatan usaha dalam satu Rumah Tangga dihitung sebagai satu unit RTP dipahami sebagai unit pengelolaan usaha dalam rumah tangga ekonomi perikanan tangkap (menanggung risiko usaha) | Triwulan |
| Jenis Lahan Budi Daya | Lahan Budi Daya Ikan | Jenis lahan yang dimiliki dan/atau dikelola perorangan, kelompok, badan usaha untuk kegiatan pembudidayaan ikan. | Triwulan |
| Jenis Ikan | Jenis Ikan | Macam segala jenis organisme yang seluruh atau sebagian dari siklus hidupnya berada di dalam lingkungan perairan, yang kelompokkan menurut kategori tertentu. | Triwulan |
| Harga | Harga ikan budidaya yang diproduksi petani ikan per Kg dalam rupiah | Harga ikan budidaya yang diproduksi petani ikan per Kg dalam rupiah | Triwulan |
| Jenis Media Pembesaran Ikan | Pembesaran Ikan | Jenis kegiatan memelihara, membesarkan, serta memanen hasil yang dilakukan menggunakan media air laut, air payau atau air tawar dalam lingkungan yang terkontrol. | Triwulan |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Triwulanan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | JAWA TIMUR | NGAWI |
Metode Pengumpulan Data
- Mengisi kuesioner sendiri (swacacah)
Sarana Pengumpulan Data
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
Unit Pengumpulan Data
- Individu
Desain Sampel (khusus survei)
Jenis Rancangan Sampel
Multi Stage/Phase
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
Sampel Probabilitas
Metode yang Digunakan
Simple Random Sampling
Kerangka Sampel Tahap Terakhir
List Frame
Fraksi Sampel Keseluruhan
0,025
Nilai Perkiraan Sampling Error
0,05
Unit Sampel
Pembudidaya Ikan Perorangan
Unit Observasi
Pembudidaya Ikan Perorangan
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Kunjungan kembali (revisit)
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 2 orang
Pengumpul data/enumerator : 7 orang
Pengumpul data/enumerator : 7 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Tidak
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
6 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #263934
Jenis Media Pembesaran Ikan
String • -
["Pembesaran Ikan"]Lihat →
ID Variabel Indah: #263930
Harga Ikan
Integer • Rupiah
["Harga ikan budidaya yang diproduksi petani ikan per Kg dalam rupiah"]Lihat →
ID Variabel Indah: #263920
Jenis Ikan
String • -
["Jenis Ikan"]Lihat →
ID Variabel Indah: #263916
Jenis Lahan Budi Daya
String • -
["Lahan Budi Daya Ikan"]Lihat →
ID Variabel Indah: #263913
Nama RTP
String • -
["Rumah Tangga Perikanan"]Lihat →
ID Variabel Indah: #263909
Produksi Perikanan Budidaya
Integer • ton
["Produksi Perikanan Budidaya"]Lihat →
Indikator Kegiatan
6 indikator yang dihasilkan
ID Indikator Indah: #119644
Jumlah produksi ikan budidaya per komoditas
ton • Kabupaten/ Kota
["Produksi"]Lihat →
ID Indikator Indah: #119643
Jumlah Produksi Budidaya Pembesaran di Keramba/KJA Per Komoditi
ton • Kabupaten/ Kota
["Produksi Budidaya Pembesaran di Keramba Jaring Apung (KJA) Per Komoditi"]Lihat →
ID Indikator Indah: #119641
Jumlah Produksi Budidaya Pembesaran di Kolam Per Komoditi
ton • Kabupaten/ Kota
["Produksi Budidaya Pembesaran di Kolam"]Lihat →
ID Indikator Indah: #119638
Jumlah Produksi Pembesaran Ikan
ton • Kabupaten/ Kota
["\"Produksi Perikanan Pembesaran Ikan\""]Lihat →
ID Indikator Indah: #119636
Jumlah benih per ikan per komoditas
Ekor • Kabupaten/ Kota
["Perikanan"]Lihat →
ID Indikator Indah: #119635
Jumlah Produksi Perikanan Budidaya
Ton • Kabupaten/ Kota
["Produksi Perikanan"]Lihat →