📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Survei Belanja Wisatawan DIY 2024
Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta
Statistik Sektoral
Survei
Industri dan Jasa
2 Var
1 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#85499
Judul Kegiatan
Survei Belanja Wisatawan DIY
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Industri dan Jasa
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Pariwisata Daerah Istimewa Yogyakarta
Alamat Lengkap
Jl. Raya Janti No.4, Wonocatur, Banguntapan, Kec. Banguntapan, Kabupaten Bantul, Daerah Istimewa Yogyakarta 55198
Telepon
(0274) 587486
Faksimile
-
Email
dispar@visitingjogja.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Gubernur DIY
Eselon 2
Kepala Dinas Pariwisata DIY
Nama PJ Teknis
Anita Verawati, S Psi, PSi,MM
Jabatan
Kepala Bidang Pemasaran
Alamat
Jalan Janti Km 4
Telepon
0274587486
Faksimile
-
Email
visitingjogja@jogjaprov.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Kementerian Pariwisata Republik Indonesia menekankan nilai penting adopsi Pariwisata Berkualitas sebagai paradigma pembangunan pariwisata Indonesia. Pariwisata berkualitas diukur salah satunya dengan besaran pembelanjaan wisatawan.
Pariwisata yang berkualitas adalah kepariwisataan yang memberikan dampak paling optimal pada perekonomian lokal yang menekankan pada kegiatan pariwisata yang dapat memberikan pengalaman lebih (experience) serta menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan. Manfaat pariwisata pada perekonomian lokal (total yield) adalah hasil dari perkalian antara jumlah wisatawan yang berkunjung, pembelanjaan (spending per day) dan lama tinggal (length of stay/ LOS).
Gambar 1. Pembelanjaan Wisatawan yang menjadi Unsur Penting dalam Total Manfaat yang dihasilkan dari kepariwisataan
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2030, isu strategis dalam pembanguna kepariwisataan adalah rendahnya pengeluaran wisatawan. Oleh karena itu, Arah Kebijakan RPJMN Tahun 2025-2029 terkait Sektor Pariwisata menetapkan pembangunan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Salah indikator kinerja utama pembangunan kepariwisataan adalah pengeluaran wisatawan.
Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) DIY 2025-2045 juga menetapkan sektor pariwisata sebagai sektor yang berperan dalam transformasi ekonomi. RPJP DIY tersebut juga menekankan nilai penting pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, penting bagi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk memiliki indikator pembangunan pariwisata yang berkualitas, yaitu belanja wisatawan dan lama tinggal, baik wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara, yang berkunjung ke DIY. Melalui Analisa Belanja Wisatawan yang berkunjung ke DIY, akan diketahui kualitas wisatawan melalui pengeluaran/ belanja wisatawan yang berkunjung ke DIY. Analisa Belanja Wisatawan juga akan memberikan insight atas komposisi pengeluaran/ belanja wisatawan dan sebaran belanja wisatawan tersebut ke kabupaten/ kota di DIY. Karena survey dilaksanakan dengan metodologi yang standard, bisa dilaksanakan analisis perbandingan dengan hasil analisis belanja wisatawan tahun sebelumnya juga bisa dilakukan untuk melihat pergeseran pola belanja wisatawan. Berbagai analisis tersebut akan menjadi dasar pengembangan kebijakan pariwisata, yang meliputi pengembangan destinasi, pemasaran, industri pariwisata, dan Sumber Daya Manusia.
Pariwisata yang berkualitas adalah kepariwisataan yang memberikan dampak paling optimal pada perekonomian lokal yang menekankan pada kegiatan pariwisata yang dapat memberikan pengalaman lebih (experience) serta menerapkan prinsip pariwisata berkelanjutan. Manfaat pariwisata pada perekonomian lokal (total yield) adalah hasil dari perkalian antara jumlah wisatawan yang berkunjung, pembelanjaan (spending per day) dan lama tinggal (length of stay/ LOS).
Gambar 1. Pembelanjaan Wisatawan yang menjadi Unsur Penting dalam Total Manfaat yang dihasilkan dari kepariwisataan
Dalam Rencana Pembangunan Jangka Menengah Nasional (RPJMN) 2025-2030, isu strategis dalam pembanguna kepariwisataan adalah rendahnya pengeluaran wisatawan. Oleh karena itu, Arah Kebijakan RPJMN Tahun 2025-2029 terkait Sektor Pariwisata menetapkan pembangunan pariwisata berkualitas dan berkelanjutan. Salah indikator kinerja utama pembangunan kepariwisataan adalah pengeluaran wisatawan.
Rencana Pembangunan Jangka Panjang (RPJP) DIY 2025-2045 juga menetapkan sektor pariwisata sebagai sektor yang berperan dalam transformasi ekonomi. RPJP DIY tersebut juga menekankan nilai penting pariwisata berkualitas dan berkelanjutan.
Oleh karena itu, penting bagi Daerah Istimewa Yogyakarta untuk memiliki indikator pembangunan pariwisata yang berkualitas, yaitu belanja wisatawan dan lama tinggal, baik wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara, yang berkunjung ke DIY. Melalui Analisa Belanja Wisatawan yang berkunjung ke DIY, akan diketahui kualitas wisatawan melalui pengeluaran/ belanja wisatawan yang berkunjung ke DIY. Analisa Belanja Wisatawan juga akan memberikan insight atas komposisi pengeluaran/ belanja wisatawan dan sebaran belanja wisatawan tersebut ke kabupaten/ kota di DIY. Karena survey dilaksanakan dengan metodologi yang standard, bisa dilaksanakan analisis perbandingan dengan hasil analisis belanja wisatawan tahun sebelumnya juga bisa dilakukan untuk melihat pergeseran pola belanja wisatawan. Berbagai analisis tersebut akan menjadi dasar pengembangan kebijakan pariwisata, yang meliputi pengembangan destinasi, pemasaran, industri pariwisata, dan Sumber Daya Manusia.
Tujuan Kegiatan
Tujuan dari studi ini adalah: a. Menyediakan data dan analisis yang merupakan hasil survey seperti yang disebutkan di atas. Analisis tren bisa dilakukan dengan membandingkan dengan data tahun sebelumnya yang diperoleh dengan metodologi yang sama. b. Menyiapkan arahan kebijakan dan strategi pengembangan untuk meningkatkan volume pembelanjaan wisatawan mancanegara dan wisatawan nusantara di DIY yang didasarkan pada hasil dan analisis survey sehingga kebijakan pembangunan kepariwisataan DIY adalah data-driven (empirical-based) decision making.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
3 Juni 2024 - 1 September 2024
Desain
3 Juni 2024 - 1 September 2024
Pengumpulan Data
1 September 2024 - 17 November 2024
Pengolahan Data
15 September 2024 - 24 November 2024
Analisis
24 November 2024 - 1 Desember 2024
Diseminasi
24 November 2024 - 1 Desember 2024
Evaluasi
1 Desember 2024 - 31 Desember 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 2 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jenis Pengeluaran Wisatawan Mancanegara | Jenis Pengeluaran Wisatawan Mancanegara | Jenis alokasi pengeluaran atau biaya yang dikeluarkan oleh wisatawan mancanegara selama melakukan perjalanan. | September-Nopember |
| Jenis Pengeluaran Wisatawan Nusantara | Jenis Pengeluaran Wisatawan Nusantara | Jenis alokasi pengeluaran atau biaya yang dikeluarkan oleh wisatawan nusantara selama melakukan perjalanan. | September-Nopember |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | DI YOGYAKARTA | KULON PROGO |
| 2. | DI YOGYAKARTA | BANTUL |
| 3. | DI YOGYAKARTA | GUNUNG KIDUL |
| 4. | DI YOGYAKARTA | SLEMAN |
| 5. | DI YOGYAKARTA | KOTA YOGYAKARTA |
Metode Pengumpulan Data
- Wawancara
- Pengamatan (observasi)
- Mengisi kuesioner sendiri (swacacah)
- Pengumpulan data sekunder
- Pengamatan (observasi)
- Mengisi kuesioner sendiri (swacacah)
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Individu
Desain Sampel (khusus survei)
Jenis Rancangan Sampel
Single Stage/Phase
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
Sampel Nonprobabilitas
Metode yang Digunakan
QUOTA_SAMPLING
Unit Sampel
Wisatawan
Unit Observasi
Wisatawan
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
SMA/SMK Sederajat
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 3 orang
Pengumpul data/enumerator : 7 orang
Pengumpul data/enumerator : 7 orang
Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Provinsi
- Kabupaten/Kota
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
2 variabel yang diolah/dikumpulkan
Indikator Kegiatan
1 indikator yang dihasilkan