📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Data Penyediaan Biaya Operasional Bagi Pengelola Dan Pelaksana (Kader) Ketahanan Dan Kesejaheraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPKS, PIK-R Dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) Tahun 2024 2024
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Kesehatan
2 Var
2 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#72328
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Penyediaan Biaya Operasional Bagi Pengelola Dan Pelaksana (Kader) Ketahanan Dan Kesejaheraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPKS, PIK-R Dan Usaha Peningkatan Pendapatan Keluarga Akseptor (UPPKA) Tahun 2024
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Pemberdayaan Perempuan Perlindungan Anak Pengendalian Penduduk dan Keluarga Berencana
Alamat Lengkap
Jl. Soekarno Hatta No. 17
Telepon
-
Faksimile
-
Email
dp3kb@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Pemerintah Kota Metro
Eselon 2
Wahyuningsih, S.KM.,M.Kes
Nama PJ Teknis
Eka Fesiliria, S.Kep
Jabatan
Kabid Keluarga Berencana, Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga
Alamat
Jalan Soekarno Hatta No 18 Kota Metro
Telepon
072543690
Faksimile
-
Email
BKKBPP.KOTAMETRO@GMAIL.COM
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Latar belakang kegiatan penyediaan biaya operasional bagi pengelola dan pelaksana (kader) ketahanan dan kesejahteraan keluarga, seperti BKB, BKR, BKL, PPKS, PIK-R, dan UPPKA, mencakup beberapa hal sebagai berikut:
1. Peran Kunci Kader dalam Implementasi Program: Kader atau pengelola merupakan elemen kunci dalam implementasi program-program seperti BKB, BKR, BKL, PPKS, PIK-R, dan UPPKA. Mereka adalah ujung tombak dalam menyampaikan layanan dan dukungan kepada keluarga dalam berbagai aspek kesejahteraan.
2. Peningkatan Aksesibilitas Layanan: Dalam banyak kasus, kader atau pengelola beroperasi di tingkat lokal, terutama di daerah pedesaan atau terpencil, di mana akses terhadap layanan kesehatan dan kesejahteraan keluarga seringkali terbatas. Penyediaan biaya operasional membantu memastikan bahwa layanan tersebut tetap dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkannya.
3. Peningkatan Kualitas Layanan: Biaya operasional juga dapat digunakan untuk melatih dan meningkatkan keterampilan kader dalam memberikan layanan yang berkualitas kepada masyarakat. Ini mencakup pelatihan, workshop, atau sumber daya lainnya yang diperlukan untuk meningkatkan kompetensi mereka.
4. Pemberian Insentif bagi Kader: Kader seringkali melakukan pekerjaan mereka dengan upah yang minim atau bahkan tanpa bayaran sama sekali. Penyediaan biaya operasional dapat dianggap sebagai insentif bagi kader untuk terus berpartisipasi dalam program-program kesejahteraan keluarga, sehingga meningkatkan motivasi dan komitmen mereka.
5. Mendukung Keberlanjutan Program: Penyediaan biaya operasional merupakan investasi dalam keberlanjutan program-program ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Dengan mendukung pengelola dan kader, program-program tersebut memiliki lebih besar kemungkinan untuk terus berjalan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
6. Mendorong Partisipasi Masyarakat: Dengan memberikan dukungan finansial kepada kader atau pengelola, pemerintah atau organisasi terkait dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam program-program kesejahteraan keluarga. Hal ini menciptakan siklus positif di mana masyarakat merasa didukung dan terlibat dalam pembangunan yang berkelanjutan.
1. Peran Kunci Kader dalam Implementasi Program: Kader atau pengelola merupakan elemen kunci dalam implementasi program-program seperti BKB, BKR, BKL, PPKS, PIK-R, dan UPPKA. Mereka adalah ujung tombak dalam menyampaikan layanan dan dukungan kepada keluarga dalam berbagai aspek kesejahteraan.
2. Peningkatan Aksesibilitas Layanan: Dalam banyak kasus, kader atau pengelola beroperasi di tingkat lokal, terutama di daerah pedesaan atau terpencil, di mana akses terhadap layanan kesehatan dan kesejahteraan keluarga seringkali terbatas. Penyediaan biaya operasional membantu memastikan bahwa layanan tersebut tetap dapat diakses oleh masyarakat yang membutuhkannya.
3. Peningkatan Kualitas Layanan: Biaya operasional juga dapat digunakan untuk melatih dan meningkatkan keterampilan kader dalam memberikan layanan yang berkualitas kepada masyarakat. Ini mencakup pelatihan, workshop, atau sumber daya lainnya yang diperlukan untuk meningkatkan kompetensi mereka.
4. Pemberian Insentif bagi Kader: Kader seringkali melakukan pekerjaan mereka dengan upah yang minim atau bahkan tanpa bayaran sama sekali. Penyediaan biaya operasional dapat dianggap sebagai insentif bagi kader untuk terus berpartisipasi dalam program-program kesejahteraan keluarga, sehingga meningkatkan motivasi dan komitmen mereka.
5. Mendukung Keberlanjutan Program: Penyediaan biaya operasional merupakan investasi dalam keberlanjutan program-program ketahanan dan kesejahteraan keluarga. Dengan mendukung pengelola dan kader, program-program tersebut memiliki lebih besar kemungkinan untuk terus berjalan dan memberikan manfaat jangka panjang bagi masyarakat.
6. Mendorong Partisipasi Masyarakat: Dengan memberikan dukungan finansial kepada kader atau pengelola, pemerintah atau organisasi terkait dapat mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam program-program kesejahteraan keluarga. Hal ini menciptakan siklus positif di mana masyarakat merasa didukung dan terlibat dalam pembangunan yang berkelanjutan.
Tujuan Kegiatan
Kompilasi data penyediaan biaya operasional bagi pengelola dan pelaksana (kader) ketahanan dan kesejahteraan keluarga bertujuan untuk mendukung implementasi program-program tersebut dengan lebih efektif, meningkatkan aksesibilitas dan kualitas layanan, serta mendorong partisipasi aktif masyarakat dalam upaya meningkatkan kesejahteraan keluarga.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Januari 2024 - 31 Januari 2024
Desain
1 Februari 2024 - 28 Februari 2024
Pengumpulan Data
2 Februari 2024 - 31 Desember 2024
Pengolahan Data
1 November 2024 - 31 Desember 2024
Analisis
15 November 2024 - 31 Desember 2024
Diseminasi
15 November 2024 - 31 Desember 2024
Evaluasi
1 Januari 2025 - 31 Januari 2025
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 2 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Kader Pengelola dan Pelaksana (Kader) Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKS) | Orang yang ditunjuk sebagai kader Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKS) | Jumlah Kader Pengelola dan Pelaksana (Kader) Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKA) yang disediakan Biaya Operasional | 2024 |
| kader yang mengikuti Orientasi/Pelatihan Teknis Pelaksana/Kader Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKS) | Daerah Melaksanakan Orientasi/Pelatihan Teknis Pelaksana/Kader Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKA) | Jumlah kader yang mengikuti Orientasi/Pelatihan Teknis Pelaksana/Kader Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKS) | 2024 |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | LAMPUNG | KOTA METRO |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Mail
Unit Pengumpulan Data
- Individu
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Kunjungan kembali (revisit)
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Tidak
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Tidak
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
2 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #209239
Kader yang mengikuti Orientasi/Pelatihan Teknis Pelaksana/Kader Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKS)
Numeric • Orang
["Kader ketahanan keluarga yang mengikuti pelatihan teknis"]Lihat →
ID Variabel Indah: #209115
Kader Pengelola dan Pelaksana (Kader) Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKS)
Numeric • Kader
["Jumlah kader BKB, BKR, BKL, PPKS, PIK-R dan UPPKS yang disediakan biaya operasionalnya"]Lihat →
Indikator Kegiatan
2 indikator yang dihasilkan
ID Indikator Indah: #92984
Kader Pengelola dan Pelaksana (Kader) Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKS)
Orang • Kecamatan
["Penyediaan operasional bagi kader ketahanan dan kesejahteraan keluarga oleh Dinas PPPAPPKB Kota Metro"]Lihat →
ID Indikator Indah: #92978
kader yang mengikuti Orientasi/Pelatihan Teknis Pelaksana/Kader Ketahanan dan Kesejahteraan Keluarga (BKB, BKR, BKL, PPPKS, PIK-R dan Pemberdayaan Ekonomi Keluarga/UPPKS)
Orang • Kecamatan
["Kader yang ditunjuk mengikuti pelatihan ketahanan dan kesejahteraan keluarga"]Lihat →