π DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Data Penyusunan Neraca Bahan Makanan Provinsi Nusa Tenggara Barat 2024
Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Pertanian dan Perikanan
5 Var
3 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#60519
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Penyusunan Neraca Bahan Makanan Provinsi Nusa Tenggara Barat
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat
Alamat Lengkap
Jln. Majapahit No 29 Mataram
Telepon
(0370) 623935
Faksimile
(0370)636005
Email
diskapang@ntbprov.go.id
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Dinas Ketahanan Pangan Provinsi Nusa Tenggara Barat
Nama PJ Teknis
Tunggul Wiyatno, S.Hut.MP
Jabatan
Kepala Bidang Ketersediaan dan Kerawanan Pangan
Alamat
Jalan Majapahit No. 29 Mataram
Telepon
(0370) 623935
Faksimile
(0370) 636005
Email
bkp.ntb@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Undang-Undang Nomor 18 Tahun 2012 tentang Pangan menyebutkan bahwa negara berkewajiban mewujudkan ketersediaan, keterjangkauan, dan pemenuhan konsumsi pangan baik tingkat nasional maupun daerah hingga perseorangan secara merata. Ketersediaan Pangan merupakan sub sistem yang sangat mendasar dalam mewujudkan ketahanan pangan.
Ketersediaan pangan dapat dipenuhi dari hasil produksi dalam negeri maupun impor untuk komoditas pangan tertentu yang belum dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri. Jika ketersediaan pangan kurang karena kebutuhan yang lebih besar daripada produksi, akan mengakibatkan permasalahan gejolak harga bahkan masalah stabilitas sosial.
Penyusunan Neraca Bahan Makanan (NBM) merupakan salah kegiatan analisis ketersediaan pangan di Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabalisasi Pangan, Badan Pangan Nasional yang dimaksudkan untuk mengetahui data dan informasi tentang situasi dan keadaan ketersediaan bahan pangan untuk dikonsumsi penduduk dalam kurun waktu tertentu. Neraca Bahan Makanan (NBM) memberikan informasi tentang ketersediaan bahan pangan untuk setiap komoditas yang lazim dikonsumsi penduduk berdasarkan sumber penyediaan dan penggunaannya.
Penyusunan Neraca Bahan Makanan (NBM) membutuhkan data-data terkait penyediaan pangan seperti produksi, stok, impor dan ekspor serta data terkait penggunaan pangan seperti penggunaan untuk benih, pakan, tercecer, industri, pangan dan penggunaan lainnya. Data tersebut diperlukan untuk masing-masing kelompok bahan pangan yaitu kelompok padi-padian/serealia, umbi-umbian, pangan hewani, minyak dan lemak, buah/biji berminyak, kacang-kacangan, gula serta sayuran dan buah. Datadata tersebut kemudian di olah dengan menggunakan tabel excel yang telah dilengkapi dengan formula dan angka konversi pengolahan data.
Ketersediaan pangan dapat dipenuhi dari hasil produksi dalam negeri maupun impor untuk komoditas pangan tertentu yang belum dapat dipenuhi dari produksi dalam negeri. Jika ketersediaan pangan kurang karena kebutuhan yang lebih besar daripada produksi, akan mengakibatkan permasalahan gejolak harga bahkan masalah stabilitas sosial.
Penyusunan Neraca Bahan Makanan (NBM) merupakan salah kegiatan analisis ketersediaan pangan di Deputi Bidang Ketersediaan dan Stabalisasi Pangan, Badan Pangan Nasional yang dimaksudkan untuk mengetahui data dan informasi tentang situasi dan keadaan ketersediaan bahan pangan untuk dikonsumsi penduduk dalam kurun waktu tertentu. Neraca Bahan Makanan (NBM) memberikan informasi tentang ketersediaan bahan pangan untuk setiap komoditas yang lazim dikonsumsi penduduk berdasarkan sumber penyediaan dan penggunaannya.
Penyusunan Neraca Bahan Makanan (NBM) membutuhkan data-data terkait penyediaan pangan seperti produksi, stok, impor dan ekspor serta data terkait penggunaan pangan seperti penggunaan untuk benih, pakan, tercecer, industri, pangan dan penggunaan lainnya. Data tersebut diperlukan untuk masing-masing kelompok bahan pangan yaitu kelompok padi-padian/serealia, umbi-umbian, pangan hewani, minyak dan lemak, buah/biji berminyak, kacang-kacangan, gula serta sayuran dan buah. Datadata tersebut kemudian di olah dengan menggunakan tabel excel yang telah dilengkapi dengan formula dan angka konversi pengolahan data.
Tujuan Kegiatan
Neraca Bahan Makanan disusun untuk menyediakan data dan informasi tentang penyediaan / pengadaan dan penggunaan pangan serta ketersediaan bahan pangan untuk di konsumsi penduduk dalam bentuk volume maupun zat gizi.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 April 2024 - 31 Mei 2024
Desain
1 Mei 2024 - 31 Mei 2024
Pengumpulan Data
1 Juli 2024 - 31 Agustus 2024
Pengolahan Data
1 Agustus 2024 - 30 September 2024
Analisis
1 September 2024 - 30 September 2024
Diseminasi
30 September 2024 - 31 Oktober 2024
Evaluasi
1 Oktober 2024 - 30 November 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 5 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Pola Pangan Harapan | Pola Pangan Harapan | Komposisi kelompok pangan utama yang bila dikonsumsi di wilayah Asia Pasifik | Sepanjang Tahun 2024 |
| Skor Pola Pangan Harapan (PPH) | Skor Pola Pangan Harapan (PPH) | Jumlah dari skor 9 kelompok bahan pangan yaitu dari kelompok padi-padian sampai dengan skor kelompok aneka bumbu dan bahan minuman | Sepanjang Tahun 2024 |
| Produksi | Produksi | jumlah keseluruhan msing-masing bahan makanan yang dihasilkan, baik yang belum mengalami proses pengolahan maupun yang sudah mengalami proses pengolahan | Sepanjang Tahun 2024 |
| Stok | Stok | sejumlah bahan makanan yang disimpan/dikuasai oleh pemerintah/swasta, seperti yang di pabrik, gudang, depo, dll yang dimaksudkan sebagai cadangan dana kan digunakan apabila sewaktu-waktu diperlukan | Sepanjang Tahun 2024 |
| Perubahan Stok | Perubahan Stok | Selisih antara stok akhir tahun dengan stok awal tahun | Sepanjang Tahun 2024 |
| Ketersediaan per kapita | Ketersediaan per kapita | Sejumlah bahan makanan yang tersedia untuk dikonsumsi setiap penduduk suatu negara/daerah dalam kurun waktu tertentu | Sepanjang Tahun 2024 |
| Kalori | Kalori | jumlah energi yang dihasilkan oleh makanan ketika dibakar dalam tubuh | Sepanjang Tahun 2024 |
| Protein | Protein | Suatu persenyawaan yang mengandung unsur nitrogen, yang sangat dibutuhkan tubuh untuk pertumbuhan serta penggantian jaringan-jaringan yang rusak | Sepanjang Tahun 2024 |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | NUSA TENGGARA BARAT | LOMBOK BARAT |
| 2. | NUSA TENGGARA BARAT | LOMBOK TENGAH |
| 3. | NUSA TENGGARA BARAT | LOMBOK TIMUR |
| 4. | NUSA TENGGARA BARAT | SUMBAWA |
| 5. | NUSA TENGGARA BARAT | DOMPU |
| 6. | NUSA TENGGARA BARAT | BIMA |
| 7. | NUSA TENGGARA BARAT | SUMBAWA BARAT |
| 8. | NUSA TENGGARA BARAT | LOMBOK UTARA |
| 9. | NUSA TENGGARA BARAT | KOTA MATARAM |
| 10. | NUSA TENGGARA BARAT | KOTA BIMA |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Mail
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Wilayah
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Kunjungan kembali (revisit)
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Tidak
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, wilayah
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Provinsi
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
5 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #168872
Pemenuhan Dalam Negeri
Float β’ Kg
["Jumlah Pemenuhan Dalam Negeri"]Lihat β
ID Variabel Indah: #168869
Jumlah Ekspor
Float β’ kg
["Ekspor"]Lihat β
ID Variabel Indah: #168865
Jumlah Impor
Float β’ Kg
["Impor"]Lihat β
ID Variabel Indah: #168861
Jumlah Stok Pangan
Float β’ Kg
["Stok Pangan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #167984
Produksi Bahan Pangan
Float β’ Kg
["Produksi Bahan Pangan"]Lihat β
Indikator Kegiatan
3 indikator yang dihasilkan
ID Indikator Indah: #75237
Pola Pangan Harapan Ketersediaan Pangan
Point β’ Provinsi
["Pola Pangan Harapan Ketersediaan Pangan"]Lihat β
ID Indikator Indah: #75236
Tingkat Ketersediaan Protein
Gr/Kap/Tahun β’ Provinsi
["Tingkat Ketersediaan Protein"]Lihat β
ID Indikator Indah: #74582
Tingkat Ketersediaan Energi
Kkal/Kapita/ Tahun β’ Provinsi
["Tingkat Ketersediaan Energi"]Lihat β