📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Data Kematian ibu Provinsi Jawa Tengah 2024
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Kesehatan
6 Var
1 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#77532
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Kematian ibu Provinsi Jawa Tengah
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah
Alamat Lengkap
Jl. Piere Tendean No. 24, Semarang, Jawa Tengah
Telepon
024-3511351 (Hunting)
Faksimile
024-3517463
Email
dinkes@jatengprov.go.id
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah
Eselon 2
Kepala Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Tengah
Nama PJ Teknis
Yuni Rahayuningtyas, SKM, M. Kes
Jabatan
Kepala Bidang Kesehatan Masyarakat
Alamat
Jl. Piere Tendean No. 24, Semarang, Jawa Tengah
Telepon
(024) 3511351
Faksimile
(024) 3517463
Email
dinkes@jatengprov.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Pengumpulan data kematian ibu merupakan rangkaian kegiatan yang didasarkan pada cara-cara statistik. Yang dimulai dari perencanaan, persiapan, pelaksanaan kegiatan, pengumpulan data secara teratur, output yang berupa berupa capaian target kinerja berupa angka atau persentase dan analisis data serta penyajian data dalam bentuk informasi yang dapat diakses oleh publik. Output kegiatan pengumpulan data kematian ibu, menggambarkan sejauh mana data-data kematian ibu menjadi tolok ukur yang sangat mendasar bagi upaya penurunan Angka Kematian Ibu (AKI) sebagai salah satu prioritas meningkatkan umur harapan hidup di Jawa Tengah.
Angka Kematian Ibu (AKI)/100.000 KH di Jawa Tengah tahun 2021 menunjukkan 199,0 (1.011 kematian ibu), AKI tahun 2022 sebesar 100 (485 kematian ibu) dan tahun 2023 sebesar 76,15 (438 kematian ibu). Sementara target AKI RPJMN tahun 2024 sebesar 183, dan target SDG’s tahun 2030 sebesar 70. Sehingga dari AKI tersebut dapat dilihat bahwa capaian Jawa Tengah tahun 2023 sudah dibawah target RPJMN atau menunjukkan hasil pelayanan kesehatan ibu yang cukup baik. Namun demikian masih diperlukan upaya yang lebih keras untuk menurunkan AKI menjadi 70 segera sebelum tahun 2030. Masih tersisa 5 tahun lagi, untuk mencapai target SDG’s dan Jawa Tengah berkomitmen dan berupaya sangat keras untuk memenuhi angka tersebut.
Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan kematian ibu, baik di tingkat hulu melalui upaya-upaya kesehatan di tingkat komunitas/masyarakat berupa preventif dan promotif serta di tingkat hilir melalui upaya-upaya penanganan atau kuratif yaitu di puskesmas dan di rumah sakit. Dengan kolaborasi strategi pencegahan kematian ibu di tingkat hulu dan hilir ini, diharapkan kematian ibu terus berkurang dan SDG’s tercapai di Jawa Tengah. Demikian juga upaya pencegahan kematian maupun evaluasi pada penyebab kematian ibu, dikelola lebih terintegrasi untuk tujuan pengelolaan/tatalaksana ibu hamil beresiko tinggi sedini dan sesegera mungkin baik di tingkat rumah sakit maupun kabupaten/kota bekerjasama dengan organisasi profesi terkait.
Angka Kematian Ibu (AKI)/100.000 KH di Jawa Tengah tahun 2021 menunjukkan 199,0 (1.011 kematian ibu), AKI tahun 2022 sebesar 100 (485 kematian ibu) dan tahun 2023 sebesar 76,15 (438 kematian ibu). Sementara target AKI RPJMN tahun 2024 sebesar 183, dan target SDG’s tahun 2030 sebesar 70. Sehingga dari AKI tersebut dapat dilihat bahwa capaian Jawa Tengah tahun 2023 sudah dibawah target RPJMN atau menunjukkan hasil pelayanan kesehatan ibu yang cukup baik. Namun demikian masih diperlukan upaya yang lebih keras untuk menurunkan AKI menjadi 70 segera sebelum tahun 2030. Masih tersisa 5 tahun lagi, untuk mencapai target SDG’s dan Jawa Tengah berkomitmen dan berupaya sangat keras untuk memenuhi angka tersebut.
Berbagai upaya dilakukan untuk menurunkan kematian ibu, baik di tingkat hulu melalui upaya-upaya kesehatan di tingkat komunitas/masyarakat berupa preventif dan promotif serta di tingkat hilir melalui upaya-upaya penanganan atau kuratif yaitu di puskesmas dan di rumah sakit. Dengan kolaborasi strategi pencegahan kematian ibu di tingkat hulu dan hilir ini, diharapkan kematian ibu terus berkurang dan SDG’s tercapai di Jawa Tengah. Demikian juga upaya pencegahan kematian maupun evaluasi pada penyebab kematian ibu, dikelola lebih terintegrasi untuk tujuan pengelolaan/tatalaksana ibu hamil beresiko tinggi sedini dan sesegera mungkin baik di tingkat rumah sakit maupun kabupaten/kota bekerjasama dengan organisasi profesi terkait.
Tujuan Kegiatan
- Mengukur capaian kemajuan penyelenggaraan statistik sektor kesehatan program prioritas penurunan kasus kematian ibu - Meningkatkan kualitas penyelenggaraan statistik sektor kesehatan terutama program prioritas pada penurunan kasus kematian ibu - Meningkatkan kualitas pelayanan publik di bidang statistik - Memastikan data dan informasi kematian ibu yang dihasilkan oleh program kesehatan ibu anak memiliki kualitas, akurasi, relevansi, serta kesesuaian dengan standar.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Desember 2023 - 31 Desember 2023
Desain
1 Desember 2023 - 31 Desember 2023
Pengumpulan Data
1 Januari 2024 - 31 Desember 2024
Pengolahan Data
2 Februari 2024 - 17 Januari 2025
Analisis
2 Februari 2024 - 31 Januari 2025
Diseminasi
30 April 2024 - 14 Februari 2025
Evaluasi
17 Mei 2024 - 31 Maret 2025
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 6 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Lahir Hidup | Lahir hidup | Jumlah lahir hidup adalah bayi yang pada waktu dilahirkan menunjukkan tanda-tanda kehidupan, walaupun mungkin hanya beberapa saat saja, seperti jantung berdenyut, bernafas, dan menangis | 1 Januari s.d 31 Desember 2024 |
| Jumlah Kematian Ibu | Kematian Ibu, Ibu hamil, Ibu Bersalin, Ibu Nifas | Jumlah Kematian Ibu adalah Kematian perempuan selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | 1 Januari s.d 31 Desember 2024 |
| Jumlah Kematian Ibu Hamil | Ibu Hami | Jumlah Kematian Ibu hamil adalah Kematian perempuan selama proses kehamilan akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | 1 Januari s.d 31 Desember 2024 |
| Jumlah Kematian Ibu Bersalin | Ibu Bersalin | Jumlah Kematian Ibu bersalin adalah Kematian perempuan selama dalam proses penanganan persalinan akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh penanganan persalinannya tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | 1 Januari s.d 31 Desember 2024 |
| Jumlah Kematian Ibu Nifas | Ibu Nifas | Jumlah Kematian Ibu Nifas adalah Kematian perempuan selama dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | 1 Januari s.d 31 Desember 2024 |
| Penyebab kematian ibu | kematian ibu | Penyebab kematian ibu adalah penyebab kematian perempuan selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri. Jenis penyebab kematian ibu dapat dikelompokkan menjadi perdarahan, gangguan hipertensi, infeksi, kelainan jantung dan pembuluh darah, gangguan autoimun, gangguan serebrovaskular, COVID-19, komplikasi pasca keguguran (abortus), dan penyebab lainnya | 1 Januari s.d 31 Desember 2024 |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Bulanan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Panel
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | JAWA TENGAH | CILACAP |
| 2. | JAWA TENGAH | BANYUMAS |
| 3. | JAWA TENGAH | PURBALINGGA |
| 4. | JAWA TENGAH | BANJARNEGARA |
| 5. | JAWA TENGAH | KEBUMEN |
| 6. | JAWA TENGAH | PURWOREJO |
| 7. | JAWA TENGAH | WONOSOBO |
| 8. | JAWA TENGAH | MAGELANG |
| 9. | JAWA TENGAH | BOYOLALI |
| 10. | JAWA TENGAH | KLATEN |
| 11. | JAWA TENGAH | SUKOHARJO |
| 12. | JAWA TENGAH | WONOGIRI |
| 13. | JAWA TENGAH | KARANGANYAR |
| 14. | JAWA TENGAH | SRAGEN |
| 15. | JAWA TENGAH | GROBOGAN |
| 16. | JAWA TENGAH | BLORA |
| 17. | JAWA TENGAH | REMBANG |
| 18. | JAWA TENGAH | PATI |
| 19. | JAWA TENGAH | KUDUS |
| 20. | JAWA TENGAH | JEPARA |
| 21. | JAWA TENGAH | DEMAK |
| 22. | JAWA TENGAH | SEMARANG |
| 23. | JAWA TENGAH | TEMANGGUNG |
| 24. | JAWA TENGAH | KENDAL |
| 25. | JAWA TENGAH | BATANG |
| 26. | JAWA TENGAH | PEKALONGAN |
| 27. | JAWA TENGAH | PEMALANG |
| 28. | JAWA TENGAH | TEGAL |
| 29. | JAWA TENGAH | BREBES |
| 30. | JAWA TENGAH | KOTA MAGELANG |
| 31. | JAWA TENGAH | KOTA SURAKARTA |
| 32. | JAWA TENGAH | KOTA SALATIGA |
| 33. | JAWA TENGAH | KOTA SEMARANG |
| 34. | JAWA TENGAH | KOTA PEKALONGAN |
| 35. | JAWA TENGAH | KOTA TEGAL |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Lainnya, dokumentasi
Unit Pengumpulan Data
- Individu
- Lainnya, rekapitulasi satu kabupaten/kota
- Lainnya, rekapitulasi satu kabupaten/kota
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, kabupaten/kota
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Provinsi
- Kabupaten/Kota
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
6 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #237027
Penyebab Kematian Ibu
character • -
["penyebab kematian ibu"]Lihat →
ID Variabel Indah: #237025
Jumlah Kematian Ibu Nifas
integer • orang
["Kematian ibu nifas"]Lihat →
ID Variabel Indah: #237018
Jumlah Kematian Ibu Bersalin
integer • orang
["Kematian Ibu", "Kematian ibu bersalin"]Lihat →
ID Variabel Indah: #237015
Jumlah Kematian Ibu Hamil
integer • orang
["Kematian Ibu", "Kematian ibu hamil"]Lihat →
ID Variabel Indah: #232335
Jumlah Kematian Ibu
integer • orang
["Kematian Ibu"]Lihat →
ID Variabel Indah: #232318
Jumlah bayi lahir hidup
integer • Bayi
["Bayi"]Lihat →
Indikator Kegiatan
1 indikator yang dihasilkan