← Kembali ke Daftar
β—ˆ
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#85655
Judul Kegiatan
Pengumpulan Data Perikanan Budidaya di Kabupaten Bintan Tahun 2024
Tahun Kegiatan
2024
Cara Pengumpulan Data
Survei
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
V-24.2102.004
βŒ‚
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Perikanan Kabupaten Bintan
Alamat Lengkap
Jl. Raya Tanjungpinang-Tanjung Uban Km.42, Bandar Seri Bentan
Telepon
07718080041
Faksimile
-
Email
perikananbintankab@gmail.com
βš‘
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Sekretariat Daerah Kabupaten Bintan
Eselon 2
Dinas Perikanan Kabupaten Bintan
Nama PJ Teknis
Raesa Gilang Samudra, S.Pi
Jabatan
Kepala Bidang Perikanan Budidaya
Alamat
Bandar Seri Bentan
Telepon
085265456799
Faksimile
-
Email
programperikanan.bintan@gmail.com
✎
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Kabupaten Bintan merupakan salah satu wilayah di Provinsi Kepulauan Riau yang memiliki potensi besar dalam sektor perikanan budidaya. Dengan kondisi geografis yang strategis, Kabupaten Bintan dikelilingi oleh perairan yang kaya sumber daya hayati. Selain itu, keberadaan lahan yang sesuai untuk kegiatan budidaya air tawar, payau, dan laut menjadikan daerah ini sangat ideal untuk pengembangan sektor perikanan budidaya.

Potensi ini didukung oleh tingginya permintaan pasar baik di tingkat lokal, nasional, maupun internasional terhadap komoditas hasil budidaya seperti ikan nila, lele, kerapu, udang vaname, dan rumput laut. Namun demikian, meskipun memiliki potensi yang besar, pengelolaan sektor perikanan budidaya di Kabupaten Bintan masih menghadapi sejumlah tantangan yang signifikan.

Salah satu kendala utama adalah kurangnya data yang akurat dan terintegrasi terkait sektor ini. Informasi yang tersedia mengenai luas lahan budidaya, jenis komoditas, jumlah pembudidaya, dan tingkat produksi sering kali tidak lengkap dan tidak diperbarui secara berkala. Hal ini menghambat upaya pemerintah daerah dalam merancang kebijakan yang tepat sasaran dan berbasis bukti untuk mendukung pengembangan sektor perikanan budidaya yang berkelanjutan.

Di sisi lain, perubahan lingkungan yang diakibatkan oleh aktivitas manusia dan perubahan iklim juga memberikan tekanan terhadap ekosistem perairan di Kabupaten Bintan. Intrusi air laut, penurunan kualitas air, dan menurunnya produktivitas lahan budidaya menjadi tantangan yang perlu segera diatasi. Tanpa adanya data yang memadai, sulit untuk memantau dampak perubahan lingkungan ini terhadap keberlanjutan sektor perikanan budidaya.

Selain aspek lingkungan, pendataan perikanan budidaya juga penting untuk mendukung pemberdayaan masyarakat lokal. Sebagian besar pembudidaya ikan di Kabupaten Bintan merupakan kelompok masyarakat pesisir dengan tingkat ekonomi menengah ke bawah. Dengan data yang akurat, program pelatihan, akses pembiayaan, dan inovasi teknologi dapat dirancang secara lebih efektif untuk meningkatkan produktivitas dan kesejahteraan mereka. Pendataan juga memungkinkan identifikasi kelompok pembudidaya yang paling membutuhkan intervensi dan bantuan.

Pendataan yang komprehensif diperlukan pula untuk mendukung pengembangan teknologi dan inovasi di bidang perikanan budidaya. Dengan adanya data terkini, penerapan teknologi modern seperti sistem bioflok, Recirculating Aquaculture System (RAS), dan pengelolaan berbasis ekosistem dapat diimplementasikan secara lebih optimal. Hal ini tidak hanya akan meningkatkan efisiensi dan produktivitas budidaya, tetapi juga menjaga keseimbangan ekosistem perairan.

Selain itu, sektor perikanan budidaya memiliki potensi besar untuk menjadi salah satu penggerak utama perekonomian Kabupaten Bintan. Dengan meningkatnya minat terhadap produk-produk perikanan berkelanjutan di pasar global, pendataan yang baik dapat mendukung strategi branding produk hasil budidaya lokal. Penerapan sistem pendataan berbasis teknologi, seperti blockchain untuk pelacakan asal-usul produk, dapat meningkatkan daya saing hasil budidaya Kabupaten Bintan di pasar internasional.

Pendataan yang terstruktur, sistematis, dan berbasis teknologi menjadi langkah awal yang sangat penting untuk mengatasi berbagai tantangan tersebut. Pendataan ini tidak hanya akan menjadi dasar bagi perencanaan dan pengambilan keputusan, tetapi juga akan mendukung upaya pengembangan perikanan budidaya yang berkelanjutan dan inklusif. Dengan data yang akurat, Kabupaten Bintan dapat mengoptimalkan potensi perikanan budidaya untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat, menjaga kelestarian lingkungan, dan memperkuat perekonomian daerah.
Tujuan Kegiatan
Menyediakan gambaran deskriptif mengenai kondisi sektor perikanan budidaya di Kabupaten Bintan, Menyajikan informasi dalam bentuk plot, grafik, dan peta tematik untuk mempermudah pemahaman terhadap pola distribusi serta tren perkembangan sektor perikanan budidaya di Kabupaten Bintan, Memberikan data visual yang dapat digunakan sebagai dasar perencanaan dan pengambilan kebijakan oleh pemerintah daerah dalam pengembangan perikanan budidaya yang berkelanjutan, Mempermudah komunikasi data antarinstansi dan pemangku kepentingan terkait, Menyediakan data yang mudah dipahami oleh pemangku kepentingan, termasuk masyarakat umum, pembudidaya, dan pihak swasta, melalui visualisasi yang jelas, informatif, dan menarik.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Januari 2024 - 31 Maret 2024
Desain
1 Januari 2024 - 31 Maret 2024
Pengumpulan Data
4 September 2024 - 31 Oktober 2024
Pengolahan Data
4 September 2024 - 31 Oktober 2024
Analisis
4 September 2024 - 31 Oktober 2024
Diseminasi
2 Desember 2024 - 31 Desember 2024
Evaluasi
2 Desember 2024 - 31 Desember 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 7 var
Nama VariabelKonsepDefinisiReferensi Waktu
Pembudidaya IkanPembudidaya IkanSeseorang atau sekelompok orang atau usaha yang memelihara, membesarkan, dan/atau membiakkan Ikan serta memanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol baik di air darat maupun air laut (unit usaha)Pada Saat Pencacahan (Mei - Juli 2024)
Produksi IkanProduksi IkanSemua jenis ikan yang dipanen dari tempat pemeliharaan baik air darat atau laut, yang diusahakan oleh unit usaha/rumah tangga budidaya ikan (satuan kilogram)Tahunan (Januari 2023 - Desember 2023)
Serapan Benih IkanSerapan Benih Ikantotal jumlah benih ikan yang digunakan, dibeli, atau diserap oleh pembudidaya ikan, kelompok tani, atau unit usaha pembesaran dalam suatu periode tertentu, biasanya dinyatakan dalam ekor Tahunan (Januari 2023 - Desember 2023)
Wadah BudidayaWadah Budidayatempat atau media fisik yang digunakan untuk memelihara, membesarkan, atau membiakkan ikan dalam kegiatan budidaya perikanan. Wadah ini berfungsi sebagai lingkungan buatan yang mendukung kehidupan ikan agar dapat tumbuh dan berkembang secara optimalPada Saat Pencacahan (Mei - Juli 2024)
Potensi Budidaya Ikan Air Tawar dan Air PayauPotensi Budidaya Ikan Air Tawar dan Air Payauluasan lahan ataupun ruang budidaya yang secara teknis, ekologis, dan regulasi tersedia dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya ikan air tawar (fresh water) dan budidaya ikan air payau (brackish water), namun belum seluruhnya termanfaatkan. Untuk budidaya air tawar: mencakup lahan kolam (tanah, beton, terpal), lahan persawahan (mina padi), perairan umum (danau, sungai, rawa) yang memenuhi syarat budidaya. Untuk budidaya air payau: mencakup tambak atau kolam di kawasan pesisir atau muara yang memiliki salinitas campuran (payau) yang cocok untuk ikan-komoditas budidaya. Nilai β€œpotensi” tidak hanya berupa jumlah hektar lahan tetapi juga menunjukkan kemampuan dan kesempatan pengembangan budidaya terhadap kondisi aktual (teknologi, infrastruktur, pasar) yang tersedia. Potensi ini sering diukur dalam satuan luas lahan (hektar) dan kemudian dibandingkan dengan luas yang telah dimanfaatkan (eksisting) untuk mendapatkan tingkat pemanfaatan (persentase)Pada Saat Pencacahan (Mei - Juli 2024)
⬑
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
No Nama Provinsi Kabupaten/Kota
1. KEPULAUAN RIAU BINTAN
Metode Pengumpulan Data
- Wawancara
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
Unit Pengumpulan Data
- Usaha/perusahaan
Desain Sampel (khusus survei)
Jenis Rancangan Sampel
Single Stage/Phase
Metode Pemilihan Sampel Tahap Terakhir
Sampel Nonprobabilitas
Metode yang Digunakan
PURPOSIVE_SAMPLING
Unit Sampel
Pembudidaya Ikan
Unit Observasi
Pembudidaya Ikan
β—Ž
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
- Lainnya, menghubungi responden
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
SMP Sederajat atau Dibawahnya
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 3 orang
Pengumpul data/enumerator : 10 orang
Pelatihan Petugas
Ya
⬣
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Tidak
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Tidak
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
- Kecamatan
- Lainnya: Desa/Kelurahan
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Produk Ketersediaan Tanggal Rilis
Tercetak (Hardcopy) Ya 31 Desember 2024
Digital (Softcopy) Ya 31 Desember 2024
Data Mikro Tidak -
≑
Variabel Kegiatan
7 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #262030
Luasan Wadah Budidaya
Rasio β€’ Meter Persegi (M2)
luas dari tempat atau media fisik yang digunakan untuk memelihara, membesarkan, atau membiakkan ikan dalam kegiatan budidaya perikanan. Wadah ini berfungsi sebagai lingkungan buata
["Wadah Budidaya"]Lihat β†’
ID Variabel Indah: #262028
Nilai Produksi Ikan
Rasio β€’ Milyar Rupiah
Nilai dari semua jenis ikan yang dipanen dari tempat pemeliharaan baik air darat atau laut, yang diusahakan oleh unit usaha/rumah tangga budidaya ikan (Milyar Rupiah)
["Produksi Ikan"]Lihat β†’
ID Variabel Indah: #262026
Potensi Budidaya Ikan Air Tawar dan Air Payau
Rasio β€’ Persen (%)
luasan lahan ataupun ruang budidaya yang secara teknis, ekologis, dan regulasi tersedia dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya ikan air tawar (fresh water) dan budidaya ika
["Potensi Budidaya Ikan Air Tawar dan Air Payau"]Lihat β†’
ID Variabel Indah: #262025
Total Wadah Budidaya
Rasio β€’ unit
Total dari banyaknya tempat atau media fisik yang digunakan untuk memelihara, membesarkan, atau membiakkan ikan dalam kegiatan budidaya perikanan. Wadah ini berfungsi sebagai lingk
["Wadah Budidaya"]Lihat β†’
ID Variabel Indah: #262023
Total Serapan Benih Ikan
Rasio β€’ Ekor
total jumlah benih ikan yang digunakan, dibeli, atau diserap oleh pembudidaya ikan, kelompok tani, atau unit usaha pembesaran dalam suatu periode tertentu, biasanya dinyatakan dala
["Serapan Benih Ikan"]Lihat β†’
ID Variabel Indah: #262022
Total Produksi Ikan
Rasio β€’ Kilogram (Kg)
Total dari semua jenis ikan yang dipanen dari tempat pemeliharaan baik air darat atau laut, yang diusahakan oleh unit usaha/rumah tangga budidaya ikan (satuan kilogram)
["Produksi Ikan"]Lihat β†’
ID Variabel Indah: #262013
Total Pembudidaya Ikan
Rasio β€’ Unit Usaha
Total atau jumlah seseorang atau sekelompok orang atau usaha yang memelihara, membesarkan, dan/atau membiakkan Ikan serta memanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol baik di
["Pembudidaya Ikan"]Lihat β†’
β–€
Indikator Kegiatan
7 indikator yang dihasilkan
ID Indikator Indah: #118740
Persentase Potensi Budidaya Ikan Air Tawar dan Air Payau
Persen (%) β€’ Kecamatan
luasan lahan ataupun ruang budidaya yang secara teknis, ekologis, dan regulasi tersedia dan dapat dimanfaatkan untuk kegiatan budidaya ikan air tawar (fresh water) dan budidaya ika
["Potensi Budidaya Ikan Air Tawar dan Air Payau"]Lihat β†’
ID Indikator Indah: #118728
Total Luas Wadah Budidaya Ikan
Meter Persegi (M2) β€’ Kecamatan
Luas dari tempat atau media fisik yang digunakan untuk memelihara, membesarkan, atau membiakkan ikan dalam kegiatan budidaya perikanan. Wadah ini berfungsi sebagai lingkungan buata
["Wadah Budidaya Ikan"]Lihat β†’
ID Indikator Indah: #118727
Total Wadah Budidaya
Unit β€’ Kecamatan
Total dari tempat atau media fisik yang digunakan untuk memelihara, membesarkan, atau membiakkan ikan dalam kegiatan budidaya perikanan. Wadah ini berfungsi sebagai lingkungan buat
["Wadah Budidaya"]Lihat β†’
ID Indikator Indah: #118721
Total Serapan Benih Ikan
Ekor β€’ Kecamatan
total jumlah benih ikan yang digunakan, dibeli, atau diserap oleh pembudidaya ikan, kelompok tani, atau unit usaha pembesaran dalam suatu periode tertentu, biasanya dinyatakan dala
["Serapan Benih Ikan"]Lihat β†’
ID Indikator Indah: #118719
Nilai Produksi Ikan
Milyar Rupiah β€’ Kecamatan
Nilai semua jenis ikan yang dipanen dari tempat pemeliharaan baik air darat atau laut, yang diusahakan oleh unit usaha/rumah tangga budidaya ikan (Milyar Rupiah)
["Produksi Ikan"]Lihat β†’
ID Indikator Indah: #118718
Total Produksi Ikan
Kilogram (Kg) β€’ Kecamatan
Total dari semua jenis ikan yang dipanen dari tempat pemeliharaan baik air darat atau laut, yang diusahakan oleh unit usaha/rumah tangga budidaya ikan (satuan kilogram)
["Produksi Ikan"]Lihat β†’
ID Indikator Indah: #118716
Total Pembudidaya Ikan
Unit Usaha β€’ Kecamatan
Total dari seseorang atau sekelompok orang atau usaha yang memelihara, membesarkan, dan/atau membiakkan Ikan serta memanen hasilnya dalam lingkungan yang terkontrol baik di air dar
["Pembudidaya Ikan"]Lihat β†’