π DETAIL METADATA KEGIATAN
Profil Perkembangan Penduduk Kota Magelang 2023
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Magelang
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Demografi dan Kependudukan
10 Var
20 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#55559
Judul Kegiatan
Profil Perkembangan Penduduk Kota Magelang
Tahun Kegiatan
2023
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Demografi dan Kependudukan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-23.3371.001
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kota Magelang
Alamat Lengkap
Jl. Veteran No. 7, Magelang
Telepon
0293 362070
Faksimile
0293 362072
Email
capilmglkota@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Walikota Magelang
Eselon 2
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Nama PJ Teknis
Achmat Sholichin
Jabatan
Kabid PIAK dan Pemanfaatan Data
Alamat
l. Veteran No. 7, Magelang
Telepon
0293 362070
Faksimile
0293 362072
Email
capilmglkota@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Data kependudukan memegang peran penting dalam menentukan kebijakan, perencanaan dan evaluasi hasil pembangunan, baik bagi pemerintah maupun swasta dan masyarakat. Oleh karena itu, ketersediaan data kependudukan di semua tingkat administrasi pemerintahan (kabupaten, kecamatan, kelurahan/desa) menjadi faktor kunci keberhasilan program-program pembangunan. Undang-Undang Nomor 23 Tahun 2014 tentang Pemerintahan Daerah sebagaimana telah diubah beberapa kali terakhir dengan Undang-Undang Nomor 11 Tahun 2020 tentang Cipta Kerja, menegaskan bahwa dalam Perencanaan Pembangunan Daerah harus didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, baik yang menyangkutΒ masalah kependudukan, masalah potensi sumberdaya daerah maupun informasi tentang kewilayahan lainnya.
Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga pada Pasal 17 menyebutkan bahwa perkembangan kependudukan dilakukan untuk mewujudkan keserasian, keselarasan dan keseimbangan antara kuantitas, kualitas dan persebaran penduduk dengan daya dukung alam dan daya tampung lingkungan guna menunjang pelaksanaan pembangunan nasional yang berkelanjutan. Selanjutnya pada Pasal 49 menegaskan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah wajib mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data dan informasi mengenai kependudukan dan keluarga.
Data dan informasi perkembangan kependudukan sangat penting guna perencanaan pembangunan manusia, baik itu pembangunan ekonomi, sosial, politik, lingkungan, dan lain-lain yang terkait dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, data dan informasi yang valid dan dapat dipercaya, baik dari sisi jumlah maupun kualitas data dan dikemas secara baik, sederhana, informatif dan tepat waktu dalam bentuk pro~l perkembangan kependudukan, perlu disajikan secara berkelanjutan. Profil perkembangan kependudukan
Undang-Undang Nomor 52 Tahun 2009 tentang Perkembangan Kependudukan dan Pembangunan Keluarga pada Pasal 17 menyebutkan bahwa perkembangan kependudukan dilakukan untuk mewujudkan keserasian, keselarasan dan keseimbangan antara kuantitas, kualitas dan persebaran penduduk dengan daya dukung alam dan daya tampung lingkungan guna menunjang pelaksanaan pembangunan nasional yang berkelanjutan. Selanjutnya pada Pasal 49 menegaskan bahwa pemerintah dan pemerintah daerah wajib mengumpulkan, mengolah, dan menyajikan data dan informasi mengenai kependudukan dan keluarga.
Data dan informasi perkembangan kependudukan sangat penting guna perencanaan pembangunan manusia, baik itu pembangunan ekonomi, sosial, politik, lingkungan, dan lain-lain yang terkait dengan peningkatan kesejahteraan masyarakat. Oleh karena itu, data dan informasi yang valid dan dapat dipercaya, baik dari sisi jumlah maupun kualitas data dan dikemas secara baik, sederhana, informatif dan tepat waktu dalam bentuk pro~l perkembangan kependudukan, perlu disajikan secara berkelanjutan. Profil perkembangan kependudukan
Tujuan Kegiatan
1. Alat untuk memahami informasi struktur data kependudukan, 2. Pedoman sebagai dasar perencanaan berbasis evidence base policy making. 3. Bahan monitoring dan evaluasi pelaksanaan pembangunan. 4. Cerminan hasil pembangunan dan sebagai bahan untuk perencanaan pembangunan berikutnya. 5. Feedback bagi pemerintah daerah untuk dapat mendorong peningkatan, penguatan dan kemampuan Disdukcapil sebagai penyelenggara pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
21 Desember 2023 - 26 Desember 2023
Desain
27 Desember 2023 - 13 Januari 2024
Pengumpulan Data
13 Januari 2024 - 31 Januari 2024
Pengolahan Data
1 Februari 2024 - 29 Februari 2024
Analisis
1 Maret 2024 - 30 Maret 2024
Diseminasi
1 April 2024 - 3 April 2024
Evaluasi
4 April 2024 - 5 April 2024
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 10 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Penduduk | Penduduk | Pengertian Penduduk Berdasar UU RI Nomor 24 Tahun 2013 tentang Perubahan Atas UU Nomor 23 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan, penduduk adalah warga negara Indonesia dan orang asing yang bertempat tinggal di Indonesia. Perhitungan berpedoman pada Lampiran Permendagri No 65 Tahun 2010 | Tahunan |
| Rasio Jenis Kelamin | Penduduk | Rasio jenis kelamin adalah suatu angka yang menunjukkan perbandingan banyaknya jumlah penduduk laki-laki dan banyaknya jumlah penduduk perempuan pada suatu daerah dan waktu tertentu. Biasanya dinyatakan dalam banyaknya penduduk laki-laki per 100 penduduk perempuan. | Tahunan |
| Piramida Penduduk | Penduduk | Piramida penduduk menunjukkan komposisi penduduk menurut umur dan jenis kelamin yang disajikan secara gra~k. Sumbu horizontal menunjukkan jumlah penduduk dapat menggunakan jumlah absulut atau persentase. Sumbu vertikal menunjukkan umur, baik menurut kelompok umur satu tahunan maupun lima tahunan. Dasar piramida dimulai dengan kelompok umur termuda dan dilanjutkan ke atas untuk kelompok umur yang lebih tua dan biasanya puncak piramida untuk kelompok umur yang lebih tua sering dibuat dengan sistem umur terbuka (75+). Bgian kiri piramida digunakan untuk mewakili penduduk laki-laki dan bagian kanan untuk penduduk perempuan. | Tahunan |
| Rasio Ketergantungan | Penduduk | Rasio ketergantungan atau rasio beban tanggungan (dependency ratio) adalah angka yang menyatakan perbandingan antara banyaknya penduduk usia non produktif (penduduk usia di bawah 15 tahun dan penduduk usia 65 tahun atau lebih) dengan banyaknya penduduk usia produktif (penduduk usia 15-64 tahun). | Tahunan |
| Rasio Kepadatan Penduduk | Penduduk | Rasio kepadatan penduduk (density ratio) yaitu angka yang menyatakan perbandingan antara banyaknya penduduk terhadap luas wilayah atau berapa banyaknya penduduk per kilometer persegi pada periode tahun tertentu. | Tahunan |
| Angka Pertumbuhan Penduduk | Penduduk | Pertumbuhan penduduk adalah besaran persentase perubahan jumlah penduduk di suatu wilayah tertentu pada waktu tertentu dibandingkan dengan jumlah penduduk pada waktu sebelumnya. | Tahunan |
| Angka Perkawinan Kasar | Penduduk | Angka Perkawinan Kasar menunjukkan persentase penduduk yang berstatus kawin terhadap jumlah penduduk keseluruhan pada pertengahan tahun pada suatu tahun tertentu. | Tahunan |
| Angka Perkawinan Umum (AKU) | Penduduk | Angka Perkawinan Umum (AKU) menunjukkan proporsi penduduk yang berstatus kawin terhadap jumlah penduduk usia 15 tahun keatas pada suatu tahun tertentu. | Tahunan |
| Angka Perkawinan Menurut Kelompok Umur | Penduduk | Angka Perkawinan Menurut Kelompok Umur atau angka perkawinan spesi~k (age speci~c marriage rate) adalah angka yang menunjukkan berapa banyaknya penduduk pada suatu umur tertentu yang berstatus kawin untuk tiap-tiap 1.000 penduduk pada kelompok umur yang sama | Tahunan |
| Angka Perceraian Kasa | Penduduk | Angka Perceraian Kasar menunjukkan jumlah perceraian per 1000 penduduk terhadap jumlah penduduk keseluruhan pada pertengahan tahun untuk suatu tahun tertentu. | Tahunan |
| Angka Perceraian Umum | Penduduk | Angka Perceraian Umum menunjukkan penduduk yang berstatus cerai hidup terhadap jumlah penduduk usia 15 tahun keatas (penduduk yang terkena resiko perceraian) pada suatu tahun tertentu | Tahunan |
| Keluarga | Penduduk | Keluarga dide~nisikan sebagai sekumpulan orang yang tinggal dalam satu rumah yang masih mempunyai hubungan kekerabatan/hubungan darah karena perkawinan, kelahiran, adopsi dan lain sebagainya. Keluarga dapat dibagi menjadi 2 tipe yaitu: β’ Keluarga Inti (Nuclear family), yaitu keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak-anak kandung, anak angkat maupun adopsi yang belum kawin, atau ayah dengan anak-anak yang belum kawin atau ibu dengan anak- anak yang belum kawin. β’ Keluarga luas (extended family), adalah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu, anak-anak baik yang sudah kawin atau belum, cucu, orang tua, mertua maupun kerabat-kerabat lain yang menjadi tanggungan kepala keluarga. | Tahunan |
| Jumlah Kelahiran | Penduduk | Jumlah kelahiran dide~nisikan sebagai banyaknya kelahiran hidup yang semesteran terjadi pada waktu tertentu pada wilayah tertentu | Tahunan |
| Angka kelahiran kasa | Penduduk | Angka kelahiran kasar menunjukkan banyaknya kelahiran di suatu wilayah pada tahun tertentu per 1000 penduduk pada pertengahan tahun yang sama | Tahunan |
| Jumlah kematian | Penduduk | Jumlah kematian menunjukkan banyaknya kematian yang terjadi di suatu daerah pada tahun tertentu | Tahunan |
| Angka Kematian Kasar | Penduduk | Angka Kematian Kasar merupakan angka yang menunjukkan besarnya kematian yang terjadi pada tahun tertentu per 1000 penduduk | Tahunan |
| Angka kelahiran menurut umur (ASFR) | Penduduk | Angka kelahiran menurut umur (ASFR) merupakan angka yang menunjukkan banyaknya kelahiran per 1.000 perempuan usia produktif (15-49 tahun) menurut kelompok umur yang s | Tahunan |
| Angka Fertilitas Tota | Penduduk | Angka Fertilitas Total (Total Fertility Rate/TFR) adalah rata-rata jumlah anak yang dilahirkan seorang perempuan sampai akhir masa reproduksinya (perempuan kelompok umur 15 - 49 tahu | Tahunan |
| Rasio anak dan perempuan | Penduduk | Rasio anak dan perempuan adalah rasio antara jumlah anak di bawah lima tahun disuatu tempat pada suatu waktu dengan penduduk perempuan usia 15-49 tahun. Rasio ini untuk melihat tingkat fertilitas pada suatu wilayah dan rasio ini berguna sebagai indikator fertilitas penduduk apabila tidak ada data kelahiran dan data registrasi | Tahunan |
| Angka Kematian Bayi | Penduduk | Kematian bayi adalah kematian yang terjadi antara saat setelah bayi lahir sampai bayi belum berusia tepat satu tahun, atau dide~nisikan sebagai jumlah kematian bayi berusia di bawah 1 tahun pada 1000 kelahiran hidup dalam tahun tertentu | Tahunan |
| Angka Kematian Neonatal | Penduduk | Kematian neonatal atau kematian endogen adalah kematian yang terjadi sebelum bayi berumur satu bulan atau 28 hari per 1.000 kelahiran hidup pada satu tahun tertentu | Tahunan |
| Pengakuan, Pengesahan dan Pengangkatan Anak dan Peristiwa Penting Lainnya. | Penduduk | Jumlah Kepemilikan Akta Pengakuan, Pengesahan dan Pengangkatan Anak dan Peristiwa Penting lainnya berguna untuk mengetahui jumlah penduduk yang memiliki Akta Pengakuan, Pengesahan dan Pengangkatan Anak dan Peristiwa Penting lainnya | Tahunan |
| Angka Kematian Post Neo-Natal | Penduduk | Kematian Post Neo-Natal (Post Neo-Natal Death Rate) adalah kematian yang terjadi pada bayi yang beumur 1 bulan sampai dengan kurang dari 1 tahun per 1000 kelahiran hidup selama 1 tahun | Tahunan |
| Angka Kematian Balita | Penduduk | Balita atau bawah lima tahun adalah semua anak termasuk bayi yang baru lahir yang berumur 0 tahun sampai dengan menjelang tepat 5 tahun, pada umumnya ditulis dengan notasi 0-4 tahun. Angka kematian balita adalah jumlah kematian anak berusia 0-4 tahun selama satu tahun tertentu per 1000 anak umur yang sama pada pertengahan tahun itu. | Tahunan |
| Angka Partisipasi Kasar | Penduduk | Angka Partisipasi Kasar (APK) adalah rasio jumlah murid, berapapun usianya, yang sedang sekolah di tingkat pendidikan tertentu terhadap jumlah penduduk pada kelompok usia yang berkaitan dengan jenjang pendidikan tertentu. APK menunjukkan tingkat partisipasi penduduk secara umum dimasing-masing tingkat atau jenjang pendidikan | Tahunan |
| Angka Partisipasi Murni | Penduduk | Angka Partisipasi Murni adalah persentase siswa dengan umur yang berkaitan dengan jenjang pendidikannya dari jumlah penduduk di usia yang sama | Tahunan |
| Angka Migrasi Masuk | Penduduk | Angka yang menunjukan banyaknya yang masuk per 1.000 penduduk di suatu kabupaten/kota tujuan dalam waktu satu tahun. | Tahunan |
| Angka Migrasi Keluar | Penduduk | Angka yang menunjukan banyaknya migran keluar dari suatu Kabupeten/Kota per 1.000 penduduk daerah asal dengan waktu satu tahun | Tahunan |
| Angka Migrasi Bruto | Penduduk | Angka yang menunjukkan banyaknya kejadian perpindahan yaitu jumlah migrasi masuk dan migrasi keluar dibagi jumlah penduduk daerah asal dan penduduk daerah tujuan dalam satu tahun | Tahunan |
| Kepemilikan Kartu Keluarga | Penduduk | Persentase Kepemilikan Kartu Keluarga berguna untuk mengetahui jumlah keluarga yang memiliki Kartu Keluarga. Rumus mengikuti Lampiran Permendagri Nomor 65 Tahun 2010 | Tahunan |
| Kepemilikan Kartu Tanda Penduduk | Penduduk | Persentase Kepemilikan Kartu Tanda Penduduk berguna untuk mengetahui jumlah penduduk yang memilki Kartu Tanda Penduduk. Rumus mengikuti Lampiran Permendagri Nomor 65 Tahun 201 | Tahunan |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | JAWA TENGAH | KOTA MAGELANG |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
Unit Pengumpulan Data
- Individu
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
- Task Force
- Task Force
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah
Diploma IV/S1/S2/S3
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 5 orang
Pengumpul data/enumerator : 15 orang
Pengumpul data/enumerator : 15 orang
Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
-
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
10 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #145962
Kepemilikan Kartu Tanda Penduduk
Integer β’ Persen
["Penduduk "]Lihat β
ID Variabel Indah: #145961
Kepemilikan Kartu Keluarga
Integer β’ Persen
["Penduduk "]Lihat β
ID Variabel Indah: #145960
Angka Migrasi Bruto
Integer β’ Persen
["Penduduk "]Lihat β
ID Variabel Indah: #145959
Angka Migrasi Keluar
Integer β’ Persen
["Penduduk "]Lihat β
ID Variabel Indah: #145958
Angka Migrasi Masuk
Integer β’ Persen
["Penduduk "]Lihat β
ID Variabel Indah: #145957
Angka Partisipasi Murni
Integer β’ Persen
["Penduduk "]Lihat β
ID Variabel Indah: #145915
Jumlah kematian
Integer β’ Orang
["Penduduk"]Lihat β
ID Variabel Indah: #145913
Jumlah Kelahiran
Integer β’ Orang, Persen
["Penduduk "]Lihat β
ID Variabel Indah: #145912
Keluarga
Integer β’ Jumlah, Presentase
["Penduduk"]Lihat β
ID Variabel Indah: #145892
Jumlah Penduduk
Integer β’ Jiwa
["Penduduk "]Lihat β
Indikator Kegiatan
20 indikator yang dihasilkan
ID Indikator Indah: #68880
Rasio Jenis Kelamin
laki-laki perseratus perempuan β’ Kota Magelang
["Jenis Kelamin"]Lihat β
ID Indikator Indah: #68879
Piramida Penduduk
- β’ Kota Magelang
["Penduduk"]Lihat β
ID Indikator Indah: #68876
Rasio Ketergantungan
- β’ Kota Magelang
["Ketergantungan Sosial"]Lihat β
ID Indikator Indah: #68875
Rasio Kepadatan Penduduk
orang per kilometer persegi β’ Kota Magelang
["Penduduk"]Lihat β
ID Indikator Indah: #68874
Angka Pertumbuhan Penduduk
Presen β’ Kota Magelang
["Penduduk"]Lihat β
ID Indikator Indah: #68872
Angka Perkawinan Kasar
Persentase β’ Kota Magelang
["Penduduk"]Lihat β
ID Indikator Indah: #68871
Angka Perkawinan Umum (AKU)
Persen β’ Kota Magelang
["Penduduk\t"]Lihat β
ID Indikator Indah: #68870
Angka Perkawinan Menurut Kelompok Umur
Jumlah, Presentase β’ Kota Magelang
["Penduduk"]Lihat β
ID Indikator Indah: #68860
Angka Perceraian Kasar
Proporsi β’ Kota Magelang
["Penduduk "]Lihat β
ID Indikator Indah: #68848
Angka Perceraian Umum
Proporsi β’ Kota Magelang
["Penduduk"]Lihat β
ID Indikator Indah: #68839
Angka Kelahiran Kasar/Crude Birth Rate (CBR)
kelahiran hidup perseribu penduduk β’ Kota Magelang
["Kelahiran Hidup"]Lihat β
ID Indikator Indah: #68838
Angka Kematian Kasar/Crude Death Rate (CDR)
kematian perseribu penduduk β’ -
["Kematian"]Lihat β
ID Indikator Indah: #68837
Angka kelahiran menurut umur (ASFR)
Persen β’ Kota Magelang
["Penduduk "]Lihat β
ID Indikator Indah: #68834
Angka Fertilitas Total
Proporsi β’ Kota Magelang
["Penduduk "]Lihat β
ID Indikator Indah: #68833
Rasio anak dan perempuan
Persen β’ Kota Magelang
["Penduduk "]Lihat β
ID Indikator Indah: #68832
Angka Kematian Bayi (AKB)/Infant Mortality Rate (IMR)
kematian perseribu kelahiran hidup β’ Kota Magelang
["Kematian", "Kelahiran Hidup"]Lihat β
ID Indikator Indah: #68831
Angka Kematian Neonatal
kematian perseribu kelahiran hidup β’ Kota Magelang
["Anak", "Kelahiran Hidup"]Lihat β
ID Indikator Indah: #68827
Angka Kematian Post Neo-Natal
Per 1000 kelahiran β’ Kota Magelang
["Penduduk "]Lihat β
ID Indikator Indah: #68826
Angka Kematian Balita
per 1000 kelahiran β’ Kota Magelang
["Penduduk "]Lihat β
ID Indikator Indah: #68825
Angka Partisipasi Kasar
Persen β’ Kota Magelang
["Penduduk "]Lihat β