📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Penyusunan Peta Ketahanan Dan Kerentanan Pangan (Food Security And Vulnerability Atlas/FSVA) Kabupaten Bima Tahun 2025 2025
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Pertanian dan Perikanan
8 Var
6 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#94242
Judul Kegiatan
Kompilasi Penyusunan Peta Ketahanan Dan Kerentanan Pangan (Food Security And Vulnerability Atlas/FSVA) Kabupaten Bima Tahun 2025
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-24.5206.001
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Ketahanan Pangan Kabupaten Bima
Alamat Lengkap
Jl. Kesatria No. 53, Raba, Kota Bima
Telepon
-
Faksimile
-
Email
tidakadaemaildkp@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Ir. H. Muhammad Natsir
Nama PJ Teknis
M. Haris, S.IP
Jabatan
Kepala Bidang
Alamat
Kota Bima
Telepon
085205373598
Faksimile
-
Email
mharis.bima@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Dalam rangka menyediakan informasi ketahanan pangan yang yang akurat dan komprehensif, disusunlah Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan/Food Security and Vulnerability Atlas-FSVA sebagai instrumen untuk monitoring ketahanan pangan wilayah. Di tingkat nasional FSVA disusun sejak tahun 2002 bekerja sama dengan World Food Programme (WFP). Kerjasama tersebut telah menghasilkan Peta Kerawanan Pangan (Food Insecurity Atlas - FIA) pada tahun 2005. Pada tahun 2009, 2016, 2018, dan 2023 disusun Peta Ketahanan dan Kerentanan Pangan (Food Security and Vulnerability Atlas – FSVA).
Sebagai tindak lanjut penyusunan FSVA Nasional disusun pula FSVA Provinsi dengan analisis sampai tingkat kecamatan dan FSVA Kabupaten dengan analisis sampai tingkat desa. Dengan demikian, permasalahan pangan dapat dideteksi secara cepat sampai level yang paling bawah. FSVA kabupaten telah disusun sejak tahun 2012 dan dimutakhirkan pada tahun 2016. Untuk mengakomodir perkembangan situasi ketahanan pangan dan pemekaran wilayah desa, maka dilakukan pemutakhiran FSVA Kabupaten pada tahun 2025.
Seperti halnya FSVA Nasional dan Provinsi, FSVA Kabupaten menyediakan sarana bagi para pengambil keputusan untuk secara cepat dalam mengidentifikasi daerah yang lebih rentan, dimana investasi dari berbagai sektor seperti pelayanan jasa, pembangunan manusia dan infrastruktur yang berkaitan dengan ketahanan pangan dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap penghidupan, ketahanan pangan dan gizi masyarakat pada tingkat desa
Pengembangan FSVA tingkat desa merupakan hal yang sangat penting, dimana kondisi ekologi dan kepulauan yang membentang dari timur ke barat, kondisi iklim yang dinamis dan keragaman sumber penghidupan masyarakat menunjukkan adanya perbedaan situasi ketahanan pangan dan gizi di masing-masing wilayah. FSVA Kabupaten. akan menjadi alat yang sangat penting dalam perencanaan dan pengambilan keputusan untuk mengurangi kesenjangan ketahanan pangan.
Sebagai tindak lanjut penyusunan FSVA Nasional disusun pula FSVA Provinsi dengan analisis sampai tingkat kecamatan dan FSVA Kabupaten dengan analisis sampai tingkat desa. Dengan demikian, permasalahan pangan dapat dideteksi secara cepat sampai level yang paling bawah. FSVA kabupaten telah disusun sejak tahun 2012 dan dimutakhirkan pada tahun 2016. Untuk mengakomodir perkembangan situasi ketahanan pangan dan pemekaran wilayah desa, maka dilakukan pemutakhiran FSVA Kabupaten pada tahun 2025.
Seperti halnya FSVA Nasional dan Provinsi, FSVA Kabupaten menyediakan sarana bagi para pengambil keputusan untuk secara cepat dalam mengidentifikasi daerah yang lebih rentan, dimana investasi dari berbagai sektor seperti pelayanan jasa, pembangunan manusia dan infrastruktur yang berkaitan dengan ketahanan pangan dapat memberikan dampak yang lebih baik terhadap penghidupan, ketahanan pangan dan gizi masyarakat pada tingkat desa
Pengembangan FSVA tingkat desa merupakan hal yang sangat penting, dimana kondisi ekologi dan kepulauan yang membentang dari timur ke barat, kondisi iklim yang dinamis dan keragaman sumber penghidupan masyarakat menunjukkan adanya perbedaan situasi ketahanan pangan dan gizi di masing-masing wilayah. FSVA Kabupaten. akan menjadi alat yang sangat penting dalam perencanaan dan pengambilan keputusan untuk mengurangi kesenjangan ketahanan pangan.
Tujuan Kegiatan
Petunjuk teknis peta ketahanan dan kerentanan pangan pemerintah daerah kabupaten/kota ini disusun dengan tujuan: memberikan petunjuk bagi petugas pemerintah daerah kabupaten/kota dalam menyusun peta ketahanan dan kerentanan pangan; dan meningkatkan kemampuan petugas pemerintah daerah kabupaten/kota untuk melakukan analisis ketahanan pangan wilayah.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
2 Januari 2025 - 28 Februari 2025
Desain
3 Maret 2025 - 30 April 2025
Pengumpulan Data
1 Mei 2025 - 31 Juli 2025
Pengolahan Data
1 Agustus 2025 - 31 Oktober 2025
Analisis
1 September 2025 - 31 Oktober 2025
Diseminasi
3 November 2025 - 21 November 2025
Evaluasi
24 November 2025 - 31 Desember 2025
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 8 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Luas Lahan Pertanian | Lahan Pertanian | Bidang tanah yang digunakan untuk usaha tani, terutama untuk produksi pangan, seperti sawah, ladang, atau lahan kering yang ditanami tanaman pangan. | satu tahun |
| Jumlah Sarana dan Prasarana Ekonomi | Sarana dan Prasarana Ekonomi | Banyaknya sarana dan prasarana penyedia pangan di desa (pasar, toko, warung kelontong, restoran, minimarket, dll) | satu tahun |
| Jumlah Rumah Tangga | Rumah Tangga | Banyaknya kelompok orang yang tinggal bersama dalam satu pengelolaan makan/minum dan pemenuhan kebutuhan sehari-hari. | satu tahun |
| Jumlah Penduduk Desa | Penduduk, Desa | Banyaknya orang yang berdomisili di suatu desa pada wilayah Negara Kesatuan Republik Indonesia selama satu tahun atau lebih dan/atau mereka yang berdomisili kurang dari satu tahun tetapi berniat menetap. | satu tahun |
| Jumlah Desa yang Tidak Memiliki Akses Penghubung Memadai Melalui Darat/Air/Udara | Desa, Akses Penghubung | Banyaknya desa yang tidak memiliki akses terhadap infrastruktur, aksesibilitas/transportasi pelayanan umum, baik melalui jalur darat/air/udara. | satu tahun |
| Jumlah Rumah Tangga Tanpa Akses Air Bersih | Rumah Tangga, Air Bersih | Banyaknya rumah tangga yang tidak memiliki akses untuk mendapatkan air bersih yang memenuhi standar kesehatan dari aspek kuantitas, kualitas, kontinuitas, dan keterjangkauan, dan berasal dari sumber yang terlindung seperti leding, sumur bor/pompa, sumur terlindung, mata air terlindung, air hujan. | satu tahun |
| Jumlah Tenaga Kesehatan | Tenaga Kesehatan | Banyaknya tenaga kesehatan yang memiliki keahlian dan telah memenuhi kualifikasi di bidang kesehatan, mencakup dokter, dokter gigi, perawat, bidan, tenaga promosi kesehatan dan ilmu perilaku, tenaga sanitasi lingkungan, nutrisionis, tenaga apoteker dan/atau tenaga teknis kefarmasian, dan tenaga medis lainnya. | satu tahun |
| Jumlah Penduduk Tingkat Kesejahteraan Terendah (Desil 4) | Penduduk, Kesejahteraan Terendah | Jumlah penduduk yang termasuk ke dalam kelompok kesejahteraan terendah (Desil 4) | satu tahun |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Hanya Sekali
Frekuensi Penyelenggaraan
-
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Panel
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | NUSA TENGGARA BARAT | BIMA |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Lainnya, Pengumpulan salinan data ke dinas/instansi atau dengan rapat pertemuan
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Desa
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Lainnya, Rapat Evaluasi dan Sinkronisasi Data
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Desa
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Lainnya: Desa
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
8 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #280967
Jumlah Rumah Tangga
Integer • Rumah Tangga
["Rumah Tangga"]Lihat →
ID Variabel Indah: #280961
Jumlah Penduduk Tingkat Kesejahteraan Terendah (Desil 4)
Ineteger • Penduduk
["Penduduk", "Kesejahteraan terendah"]Lihat →
ID Variabel Indah: #280923
Jumlah Tenaga Kesehatan
Integer • Orang
["Tenaga kesehatan"]Lihat →
ID Variabel Indah: #280920
Jumlah Rumah Tangga Tanpa Akses Air Bersih
Integer • Rumah tangga
["Rumah tangga", "Air bersih"]Lihat →
ID Variabel Indah: #280910
Jumlah Desa yang Tidak Memiliki Akses Penghubung Memadai Melalui Darat/Air/Udara
Integer • Desa
["Desa", "Akses penghubung"]Lihat →
ID Variabel Indah: #280892
Penduduk
Integer • Orang/Jiwa
["Penduduk"]Lihat →
ID Variabel Indah: #280890
Jumlah Sarana dan Prasarana Ekonomi
integer • unit
["Sarana dan Prasarana Ekonomi"]Lihat →
ID Variabel Indah: #280889
Luas Lahan Pertanian
Integer • Meter Persegi
["Lahan Pertanian"]Lihat →
Indikator Kegiatan
6 indikator yang dihasilkan
ID Indikator Indah: #130807
Rasio jumlah tenaga kesehatan terhadap jumlah penduduk desa
- • Desa
["Tenaga kesehatan", "Penduduk Desa"]Lihat →
ID Indikator Indah: #130802
Rasio jumlah rumah tangga tanpa akses air bersih terhadap jumlah rumah tangga desa
- • Desa
["-"]Lihat →
ID Indikator Indah: #130792
Desa yang tidak memiliki akses penghubung memadai melalui darat atau air atau udara
Desa • Desa
["Akses transportasi"]Lihat →
ID Indikator Indah: #130786
Rasio jumlah penduduk dengan tingkat kesejahteraan terendah terhadap jumlah penduduk desa
- • Desa
["perbandingan antara jumlah penduduk dengan status kesejahteraan terendah (penduduk dengan tingkat kesejahteraan pada desil 4) di suatu desa dibagi dengan jumlah penduduk desa tersebut"]Lihat →
ID Indikator Indah: #130778
Rasio jumlah sarana dan prasarana ekonomi terhadap jumlah rumah tangga
- • Desa
["perbandingan antara jumlah sarana dan prasarana ekonomi (pasar, minimarket, toko, warung, restoran dll) dengan jumlah rumah tangga di desa"]Lihat →
ID Indikator Indah: #130773
Rasio luas lahan pertanian terhadap jumlah penduduk
- • Desa
["Rasio luas lahan pertanian dibandingkan jumlah penduduk"]Lihat →