📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Data Penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur 2025
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Kesehatan
16 Var
9 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#79474
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Penyusunan Profil Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Kesehatan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
K-25.3500.127
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kesehatan Provinsi Jawa Timur
Alamat Lengkap
Jl. Ahmad Yani 118 Surabaya 60231
Telepon
(031) 8280910
Faksimile
(031) 8290423
Email
ppid@dinkes.jatimprov.go.id
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Sekretariat Daerah Provinsi Jawa Timur
Eselon 2
Kepala Dinas Kesehatan
Nama PJ Teknis
Mohamad Yoto, SKM., M.Kes
Jabatan
Sekretaris Dinas Kesehatan Provinsi jawa Timur
Alamat
Jl. Ahmad Yani 118 Surabaya 60231
Telepon
0318280910
Faksimile
(031) 8280910
Email
ppid@dinkes.jatimprov.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Profil Kesehatan merupakan dokumen penting yang menggambarkan situasi dan kondisi kesehatan di suatu wilayah secara komprehensif. Dokumen ini berfungsi sebagai sumber data dan informasi yang strategis untuk perencanaan, pelaksanaan, pemantauan, dan evaluasi program pembangunan kesehatan, baik di tingkat provinsi maupun kabupaten/kota.
Dalam rangka meningkatkan kualitas dan keseragaman data serta informasi kesehatan yang disajikan dalam dokumen Profil Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menerbitkan Surat Edaran Nomor: HK.02.02/III/9190/2022 tentang Standar Instrumen Profil Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Surat edaran ini bertujuan untuk memberikan panduan teknis mengenai standar penyusunan profil kesehatan, termasuk indikator-indikator kesehatan yang harus dimuat, format pelaporan, serta sumber data yang digunakan.
Menindaklanjuti surat edaran tersebut, penyusunan Profil Kesehatan menjadi kewajiban bagi setiap provinsi dan kabupaten/kota sebagai bentuk implementasi instrumen standar yang telah ditetapkan. Kewajiban ini bertujuan untuk memastikan tersedianya data kesehatan yang valid, akurat, dan dapat dibandingkan antar wilayah, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan kesehatan yang lebih efektif dan efisien.
Dalam rangka meningkatkan kualitas dan keseragaman data serta informasi kesehatan yang disajikan dalam dokumen Profil Kesehatan, Kementerian Kesehatan Republik Indonesia telah menerbitkan Surat Edaran Nomor: HK.02.02/III/9190/2022 tentang Standar Instrumen Profil Kesehatan Provinsi dan Kabupaten/Kota. Surat edaran ini bertujuan untuk memberikan panduan teknis mengenai standar penyusunan profil kesehatan, termasuk indikator-indikator kesehatan yang harus dimuat, format pelaporan, serta sumber data yang digunakan.
Menindaklanjuti surat edaran tersebut, penyusunan Profil Kesehatan menjadi kewajiban bagi setiap provinsi dan kabupaten/kota sebagai bentuk implementasi instrumen standar yang telah ditetapkan. Kewajiban ini bertujuan untuk memastikan tersedianya data kesehatan yang valid, akurat, dan dapat dibandingkan antar wilayah, sehingga dapat digunakan sebagai dasar dalam pengambilan kebijakan kesehatan yang lebih efektif dan efisien.
Tujuan Kegiatan
Menyediakan Data dan Informasi Kesehatan yang Akurat dan Komprehensif Meningkatkan Kapasitas SDM dalam Penyusunan Profil Kesehatan Menyeragamkan Format dan Isi Profil Kesehatan antar Daerah Mendukung Perumusan Kebijakan dan Perencanaan Program Kesehatan yang Tepat Sasaran Memenuhi Kewajiban Pelaporan kepada Pemerintah Pusat
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 November 2025 - 31 Desember 2025
Desain
31 Desember 2025 - 1 Januari 2026
Pengumpulan Data
1 Januari 2026 - 31 Maret 2026
Pengolahan Data
1 April 2026 - 30 April 2026
Analisis
1 Mei 2026 - 31 Mei 2026
Diseminasi
1 Juni 2026 - 30 Juni 2026
Evaluasi
1 November 2026 - 31 Desember 2026
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 16 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Angka Kematian Bayi per 1.000 Kelahiran Hidup | Kematian yang terjadi pada bayi usia 0 - 11 terhadap kelahiran hidup pada waktu dan wilayah tertentu bayi (usia <1 tahun) terhadap kelahiran hidup pada waktu dan wilayah tertentu | Rasio jumlah bayi (usia 0–11 bulan) yang meninggal terhadap jumlah kelahiran hidup pada waktu dan wilayah yang sama | 1 tahun |
| Angka Kematian Ibu | Kematian Ibu | Angka Kematian Ibu adalah jumlah kematian perempuan selama masa kehamilan, persalinan, dan dalam 42 hari setelah berakhirnya kehamilan per 100.000 kelahiran hidup, akibat semua penyebab terkait atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya (tidak termasuk kecelakaan atau kekerasan). | 1 tahun |
| Persentase orang terduga TBC mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM | Terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dengan penegakan diagnosis tuberkulosis melalui Pemeriksaan klinis (tanda dan gejala tuberculosis), pemeriksaan bakteriologis dan pemeriksaan penunjang lainnya, edukasi perilaku berisiko dan dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut serta dilakukan pengobatan sesuai standar jika dinyatakan tuberkulosis (Register Terduga Tuberkulosis-TBC.06) yang mendapatkan pelayanan ssesuai standar. | 1 tahun |
| Angka pengobatan lengkap semua kasus TBC | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Pasien tuberkulosis sensitif obat (SO) yang telah menyelesaikan pengobatan secara lengkap dimana pada salah satu pemeriksaan sebelum akhir pengobatan hasilnya negatif namun tanpa ada bukti hasil pemeriksaan bakteriologis pada akhir pengobatan. | 1 tahun |
| Jumlah kematian selama pengobatan tuberkulosis | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Jumlah semua kasus TBC sensitif obat (SO) diobati yang memiliki hasil akhir pengobatan meninggal dan pengobatan lengkap diantara jumlah semua kasus TBC SO yang diobati dan dilaporkan | 1 tahun |
| Persentase ODHIV Baru Mendapat Pengobatan ARV | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | ODHIV baru yang ditemukan (terdiagnosa) diberikan pengobatan ARV | 1 tahun |
| Angka Kematian Balita per 1.000 Kelahiran Hidup | Rasio kematian balita (0-59 bulan) terhadap kelahiran hidup dalam populasi yang sama | Jumlah balita meninggal dari suatu kohort kelahiran tertentu per 1.000 kelahiran hidup di wilayah dan periode waktu yang sama | 1 tahun |
| Penderita hipertensi mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar | Pelayanan Kesehatan Penyakit Tidak Menular (PTM) | Persentase penderita hipertensi usia =15 tahun yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam satu tahun terhadap estimasi jumlah penderita hipertensi usia =15 tahun berdasarkan angka prevalensi kab/kota. | 1 tahun |
| Penyandang DM mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar | Pelayanan Kesehatan Penyakit Tidak Menular (PTM) | Persentase penderita Diabetes Mellitus (DM) usia =15 tahun yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam satu tahun dibandingkan dengan estimasi jumlah penderita DM usia =15 tahun berdasarkan angka prevalensi kab/kota | 1 tahun |
| Jumlah Bayi Mati | Kematian Bayi | Kematian yang terjadi pada bayi usia 0 - 11 bulan tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | 1 tahun |
| Jumlah Lahir Hidup | Kelahiran Hidup | Suatu kelahiran seorang bayi tanpa memperhitungkan lamanya di dalam kandungan, dimana bayi menunjukkan tanda-tanda kehidupan, misal: bernafas, ada denyut jantung atau gerakan otot | 1 tahun |
| Jumlah Kematian Ibu | Kematian Ibu | Kematian perempuan selama kehamilan atau dalam periode 42 hari setelah berakhirnya kehamilan akibat semua sebab yang terkait dengan atau diperberat oleh kehamilan atau penanganannya tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri. | 1 tahun |
| Jumlah Kasus HIV | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | (Human Immunodeficiency Virus) seseorang yang hasil pemeriksaannya HIV positif dengan pemeriksaan 3 reagen rapid test. | 1 tahun |
| Jumlah orang terduga tuberkulosis yang dilakukan pemeriksaan penunjang dalam kurun waktu satu tahun | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dengan penegakan diagnosis tuberkulosis melalui Pemeriksaan klinis (tanda dan gejala tuberculosis), pemeriksaan bakteriologis dan pemeriksaan penunjang lainnya, edukasi perilaku berisiko dan dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut serta dilakukan pengobatan sesuai standar jika dinyatakan tuberkulosis (Register Terduga Tuberkulosis-TBC.06) yang mendapatkan pelayanan sesuai standar. | 1 tahun |
| Jumlah perkiraan orang yang terduga tuberkulosis dalam kurun waktu satu tahun yang sama | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Terduga tuberkulosis Orang yang mempunyai gejala utama pasien TB paru adalah batuk selama 2 minggu atau lebih dimana yang dapat diikuti dengan gejala tambahan yaitu dahak bercampur darah, batuk darah, sesak nafas, badan lemas, nafsu makan menurun, berat badan menurun, malaise, berkeringat malam hari tanpa kegiatan fisik, demam meriang lebih dari satu bulan. Pada pasien dengan HIV positif, batuk sering kali bukan merupakan gejala TB yang khas, sehingga gejala batuk tidak harus selalu selama 2 minggu atau lebih | 1 tahun |
| Jumlah kasus tuberkulosis sensitif obat (SO) yang memiliki hasil pengobatan lengkap | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Pasien tuberkulosis sensitif obat (SO) yang telah menyelesaikan pengobatan secara lengkap dimana pada salah satu pemeriksaan sebelum akhir pengobatan hasilnya negatif namun tanpa ada bukti hasil pemeriksaan bakteriologispada akhir pengobatan. | 1 tahun |
| Jumlah semua kasus tuberkulosis sensitif obat (SO) yang diobati dan dilaporkan pada kohort yang sama | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Jumlah absolut pasien TBC-SO yang secara resmi terdaftar dalam sistem pelaporan dan menerima pengobatan pada periode waktu yang sama (biasanya per tahun atau per kohort). | 1 tahun |
| Jumlah pasien tuberkulosis yang meninggal sensitif obat (SO) oleh sebab apapun selama masa pengobatan tuberkulosis | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Jumlah pasien adalah seluruh pasien Tuberkulosis yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di RS, BBKPM/BPKPM/BP4, Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan, Dokter Praktek Mandiri, Klinik dll | 1 tahun |
| Jumlah semua kasus tuberkulosis yang diobati dan dilaporkan pada kohort yang sama | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Kasus Tuberkulosis ditemukan dan diobati berdasarkan kohort yang sama dari kasus penemuan kasus yang dinilai kesembuhan dan pengobatan lengkap | 1 tahun |
| Jumlah ODHIV baru ditemukan dan mendapat pengobatan | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Subset dari ODHIV baru yang telah menerima resep ARV pertama dan tercatat dalam sistem pengobatan | 1 tahun |
| Jumlah ODHIV baru ditemukan | Pelayanan Kesehatan Penyakit Menular (PM) | Jumlah individu dengan hasil tes HIV positif (melalui 3 reagen rapid test) yang tercatat sebagai kasus baru atau tanpa riwayat diagnosis sebelumnya | 1 tahun |
| Jumlah balita Mati | Kematian yang terjadi pada bayi/anak usia 0- 59 bulan (bayi + anak balita) tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | Kematian yang terjadi pada bayi/anak usia 0- 59 bulan (bayi + anak balita) tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri | 1 tahun |
| Jumlah penderita hipertensi | Pelayanan kesehatan penyakit tidak menula | Jumlah penderita hipertensi usia =15 tahun yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam satu tahun | 1 tahun |
| Jumlah penderita diabetes melitus | Pelayanan kesehatan penyakit tidak menular | Jumlah penderita DM usia =15 tahun yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dalam satu tahun | 1 tahun |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Panel
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | JAWA TIMUR | PACITAN |
| 2. | JAWA TIMUR | PONOROGO |
| 3. | JAWA TIMUR | TRENGGALEK |
| 4. | JAWA TIMUR | TULUNGAGUNG |
| 5. | JAWA TIMUR | BLITAR |
| 6. | JAWA TIMUR | KEDIRI |
| 7. | JAWA TIMUR | MALANG |
| 8. | JAWA TIMUR | LUMAJANG |
| 9. | JAWA TIMUR | JEMBER |
| 10. | JAWA TIMUR | BANYUWANGI |
| 11. | JAWA TIMUR | BONDOWOSO |
| 12. | JAWA TIMUR | SITUBONDO |
| 13. | JAWA TIMUR | PROBOLINGGO |
| 14. | JAWA TIMUR | PASURUAN |
| 15. | JAWA TIMUR | SIDOARJO |
| 16. | JAWA TIMUR | MOJOKERTO |
| 17. | JAWA TIMUR | JOMBANG |
| 18. | JAWA TIMUR | NGANJUK |
| 19. | JAWA TIMUR | MADIUN |
| 20. | JAWA TIMUR | MAGETAN |
| 21. | JAWA TIMUR | NGAWI |
| 22. | JAWA TIMUR | BOJONEGORO |
| 23. | JAWA TIMUR | TUBAN |
| 24. | JAWA TIMUR | LAMONGAN |
| 25. | JAWA TIMUR | GRESIK |
| 26. | JAWA TIMUR | BANGKALAN |
| 27. | JAWA TIMUR | SAMPANG |
| 28. | JAWA TIMUR | PAMEKASAN |
| 29. | JAWA TIMUR | SUMENEP |
| 30. | JAWA TIMUR | KOTA KEDIRI |
| 31. | JAWA TIMUR | KOTA BLITAR |
| 32. | JAWA TIMUR | KOTA MALANG |
| 33. | JAWA TIMUR | KOTA PROBOLINGGO |
| 34. | JAWA TIMUR | KOTA PASURUAN |
| 35. | JAWA TIMUR | KOTA MOJOKERTO |
| 36. | JAWA TIMUR | KOTA MADIUN |
| 37. | JAWA TIMUR | KOTA SURABAYA |
| 38. | JAWA TIMUR | KOTA BATU |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Lainnya, Spreadsheet
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Dinas Kesehatan Kabupaten/Kota
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Lainnya, Validasi data melalui desk dengan kabupaten/kota
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, OPD
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Provinsi
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
16 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #233284
Jumlah penderita diabetes melitus
Numerik • -
["Pelayanan kesehatan penyakit tidak menular"]Lihat →
ID Variabel Indah: #233282
Jumlah penderita hipertensi
Numerik • -
["Pelayanan kesehatan penyakit tidak menular"]Lihat →
ID Variabel Indah: #233275
Jumlah Lahir Hidup
Numerik • -
["Kelahiran Hidup"]Lihat →
ID Variabel Indah: #233271
Jumlah balita Mati
Numerik • -
["Kematian yang terjadi pada bayi/anak usia 0- 59 bulan (bayi + anak balita) tetapi bukan disebabkan oleh kecelakaan, bencana, cedera atau bunuh diri"]Lihat →
ID Variabel Indah: #233270
Jumlah ODHIV baru ditemukan
Numerik • -
["Orang dengan HIV (ODHIV) yang terdiagnosis baru pertama kali dalam periode tertentu."]Lihat →
ID Variabel Indah: #233268
Jumlah ODHIV baru ditemukan dan mendapat pengobatan
Numerik • -
["ODHIV baru yang memulai pengobatan ARV setelah diagnosis."]Lihat →
ID Variabel Indah: #233265
Jumlah semua kasus tuberkulosis yang diobati dan dilaporkan pada kohort yang sama
Numerik • -
["Kasus Tuberkulosis ditemukan dan diobati berdasarkan kohort yang sama dari kasus penemuan kasus yang dinilai kesembuhan dan pengobatan lengkap"]Lihat →
ID Variabel Indah: #233263
Jumlah pasien tuberkulosis yang meninggal sensitif obat (SO) oleh sebab apapun selama masa pengobatan tuberkulosis
Numerik • -
[" Jumlah pasien adalah seluruh pasien Tuberkulosis yang ada di wilayah kerja puskesmas tersebut termasuk pasien yang ditemukan di RS, BBKPM/BPKPM/BP4, Lembaga Pemasyarakatan, Rumah Tahanan, Dokter Praktek Mandiri, Klinik dll"]Lihat →
ID Variabel Indah: #233262
Jumlah semua kasus tuberkulosis sensitif obat (SO) yang diobati dan dilaporkan pada kohort yang sama
Numerik • -
["Total pasien TBC-SO yang memulai pengobatan dan tercatat dalam satu kelompok kohort periode tertentu."]Lihat →
ID Variabel Indah: #233261
Jumlah kasus tuberkulosis sensitif obat (SO) yang memiliki hasil pengobatan lengkap
Numerik • -
["Pasien tuberkulosis sensitif obat (SO) yang telah menyelesaikan pengobatan secara lengkap dimana pada salah satu pemeriksaan sebelum akhir pengobatan hasilnya negatif namun tanpa ada bukti hasil pemeriksaan bakteriologispada akhir pengobatan."]Lihat →
ID Variabel Indah: #233260
Jumlah perkiraan orang yang terduga tuberkulosis dalam kurun waktu satu tahun yang sama
Numerik • -
["Terduga tuberkulosis Orang yang mempunyai gejala utama pasien TB paru adalah batuk selama 2 minggu atau lebih dimana yang dapat diikuti dengan gejala tambahan yaitu dahak bercampur darah, batuk darah, sesak nafas, badan lemas, nafsu makan menurun, berat badan menurun, malaise, berkeringat malam hari tanpa kegiatan fisik, demam meriang lebih dari satu bulan. Pada pasien dengan HIV positif, batuk sering kali bukan merupakan gejala TB yang khas, sehingga gejala batuk tidak harus selalu selama 2 minggu atau lebih"]Lihat →
ID Variabel Indah: #233258
Jumlah orang terduga tuberkulosis yang dilakukan pemeriksaan penunjang dalam kurun waktu satu tahun
Numerik • -
["Terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dengan penegakan diagnosis tuberkulosis melalui Pemeriksaan klinis (tanda dan gejala tuberculosis), pemeriksaan bakteriologis dan pemeriksaan penunjang lainnya, edukasi perilaku berisiko dan dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut serta dilakukan pengobatan sesuai standar jika dinyatakan tuberkulosis (Register Terduga Tuberkulosis-TBC.06) yang mendapatkan pelayanan sesuai standar."]Lihat →
ID Variabel Indah: #233252
Jumlah Kasus HIV
Numerik • -
["(Human Immunodeficiency Virus) seseorang yang hasil pemeriksaannya HIV positif dengan pemeriksaan 3 reagen rapid test."]Lihat →
ID Variabel Indah: #233248
Jumlah Kematian Ibu
Numerik • -
["Kematian Ibu"]Lihat →
ID Variabel Indah: #233241
Jumlah Lahir Hidup
Numerik • -
["Jumlah bayi lahir hidup"]Lihat →
ID Variabel Indah: #233237
Jumlah Bayi Mati
Numerik • -
["Kematian Bayi"]Lihat →
Indikator Kegiatan
9 indikator yang dihasilkan
ID Indikator Indah: #105005
Penyandang DM mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar
Persen (%) • Kab/Kota
["Pelayanan Kesehatan Penyakit Tidak Menular (PTM)"]Lihat →
ID Indikator Indah: #105003
Penderita hipertensi mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar
Persen (%) • Kab/Kota
["Pelayanan Kesehatan Penyakit Tidak Menular (PTM)"]Lihat →
ID Indikator Indah: #105000
Angka Kematian Balita per 1.000 Kelahiran Hidup
kematian balita / 1.000 kelahiran hidup • Kab/Kota
["Rasio kematian balita (0-59 bulan) terhadap kelahiran hidup dalam populasi yang sama"]Lihat →
ID Indikator Indah: #104998
Persentase ODHIV Baru Mendapat Pengobatan ARV
% • Kab/Kota
["ODHIV baru yang ditemukan (terdiagnosa) diberikan pengobatan ARV"]Lihat →
ID Indikator Indah: #104993
Jumlah kematian selama pengobatan tuberkulosis
% • Kab/Kota
["Jumlah semua kasus TBC sensitif obat (SO) diobati yang memiliki hasil akhir pengobatan meninggal dan pengobatan lengkap diantara jumlah semua kasus TBC SO yang diobati dan dilaporkan"]Lihat →
ID Indikator Indah: #104991
Angka pengobatan lengkap semua kasus TBC
% • Kab/Kota
["Pasien tuberkulosis sensitif obat (SO) yang telah menyelesaikan pengobatan secara lengkap dimana pada salah satu pemeriksaan sebelum akhir pengobatan hasilnya negatif namun tanpa ada bukti hasil pemeriksaan bakteriologis pada akhir pengobatan."]Lihat →
ID Indikator Indah: #104980
Persentase orang terduga TBC mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar
% • Kabupaten/Kota
["Terduga tuberkulosis yang mendapatkan pelayanan kesehatan sesuai standar dengan penegakan diagnosis tuberkulosis melalui Pemeriksaan klinis (tanda dan gejala tuberculosis), pemeriksaan bakteriologis dan pemeriksaan penunjang lainnya, edukasi perilaku berisiko dan dirujuk ke fasilitas pelayanan kesehatan rujukan tingkat lanjut serta dilakukan pengobatan sesuai standar jika dinyatakan tuberkulosis (Register Terduga Tuberkulosis-TBC.06) yang mendapatkan pelayanan sesuai standar."]Lihat →
ID Indikator Indah: #104977
Angka Kematian Ibu
kematian ibu/100.000 kelahiran hidu • Kab/Kota
["Kematian Ibu"]Lihat →
ID Indikator Indah: #104976
Angka Kematian Bayi per 1.000 Kelahiran Hidup
kematian bayi/1.000 kelahiran hidup • Kab/Kota
["Kematian yang terjadi pada bayi usia 0 - 11 terhadap kelahiran hidup pada waktu dan wilayah tertentu bayi (usia <1 tahun) terhadap kelahiran hidup pada waktu dan wilayah tertentu"]Lihat →