📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Data Produksi Perikanan Tangkap 2022
Dinas Perikanan
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Pertanian dan Perikanan
1 Var
1 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#9653
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Produksi Perikanan Tangkap
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pertanian dan Perikanan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Perikanan
Alamat Lengkap
Jl. La Ruku No. 5 Perkantoran Motika, Kel. Mandati III, Kec. Wangi-Wangi Selatan
Telepon
-
Faksimile
-
Email
dkpwakatobi@yahoo.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Dinas Perikanan Kabupaten Wakatobi
Nama PJ Teknis
Radini, S.Pd
Jabatan
Kepala Bidang Usaha Perikanan Tangkap
Alamat
Jl. La Ruku No.5 Perkantoran Motika, Kel. Mandati III, Kec. Wangi-Wangi Selatan
Telepon
-
Faksimile
-
Email
dkpwakatobi@yahoo.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Wakatobi telah dicanangkan sebagai kabupaten maritim sehingga arah kebijakan pembangunan diharapkan dapat menjadi sebuah terobosan pembangunan. Visi Kabupaten Wakatobi yang tertuang dalam RPJMD tahun 2021 – 2026 adalah Menjadi Kabupaten Konservasi Maritim Yang Sentosa.
Latar belakang visi kemaritiman adalah budaya maritim masyarakat Wakatobi, kondisi alam yang terdiri dari 97 % laut dan 3 % darat, letak geografi di pusat perlintasan pelayaran timur – barat Nusantara Serta berada pada pusat Segitiga Karang Dunia (Coral Tri-angle Center).
Wakatobi adalah Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara yang pertama kali mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Maritim yang Sentosa. Untuk itu perlu diperkuat dengan data dan informasi kemaritiman yang komprehensif dalam rangka menyusun sebuah perencanaan dimana sisi kemaritiman baik dari sebagai budaya dan sisi pemerintahan mampu memberikan akselerasi yang lebih baik bagi pembangunan manusia di Wakatobi. Kabupaten maritim secara harfiah adalah kabupaten yang keberlangsungan proses pembangunannya tergantung pada tata kelola ruang maritim. Dengan latar belakang masyarakat yang berkebudayaan maritim, terdapat nilai-nilai luhur pengelolaan sumber daya laut khususnya dalam pengelolaan sumber daya perikanan.
Wakatobi memiliki luas wilayah ± 823 km2, didominasi perairan laut, yakni sekitar ± 18.337 km2 berhubungan langsung dengan Laut Banda di bagian timur dan utara, Laut Flores di bagian barat dan selatan. Sebagai Taman Nasional dan Cagar Biosfer Dunia, Sektor Perikana dalam kurun waktu 10 tahun terakhir telah menjadi prioritas unggulan. Di samping itu, sektor perikanan menjadi sektor utama sebagai penghasil devisa bagi daerah dan menyentuh sektor ril perekonomian masyarakat. Sehingga disektor tersebut sangat menjadi sektor unggulan prioritas pembangunan daerah.
Untuk mewujudkan tujuan dalam pembangunan pada sektor perikanan Kabupaten Wakatobi, dapat dilakukan dengan melaksanakan salah satu program dan kegiatan-kegiatan pembangunan sumber daya perikanan beserta data nelayan di Kabupaten Wakatobi. Program dan kegiatan dimaksud dihasilkan dari sistem perencanaan dan kebjikanan berbasis dari data dan informasi sumber daya perikanan serta data nelayan itu sendiri. Sebagai solusi alternatif, kegiatan pembangunan perikanan akan menjadi wujud dan tujuan dalam pengelolaan sumber daya perikanan di Kabupaten Wakatobi.
Data sdan Informasi sumber daya perikanan, selanjutnya dapat digunakan sebagai acuan dalam menetapkan program atau kegiatan yang terencana. Secara garis besar dasar sumber daya perikanan meliputi data sumber daya ikan dan data sumber daya manusia perikanan.
Berdasarkan potensi dan permasalahan di atas maka perlu dilakukan Kajian/Survey Data dan Informasi tentang alat tangkap di Kabupaten Wakatobi sehingga diperoleh data yang bersifat menyeluruh, akurat valid dan up to date untuk bahan penyusunan kebijakan perencanaan pembangunan disektor perikanan guna menjawab permasalahan pembangunan perikanan dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan perikanan di Kabupaten Wakatobi.
Latar belakang visi kemaritiman adalah budaya maritim masyarakat Wakatobi, kondisi alam yang terdiri dari 97 % laut dan 3 % darat, letak geografi di pusat perlintasan pelayaran timur – barat Nusantara Serta berada pada pusat Segitiga Karang Dunia (Coral Tri-angle Center).
Wakatobi adalah Kabupaten di Provinsi Sulawesi Tenggara yang pertama kali mendeklarasikan diri sebagai Kabupaten Maritim yang Sentosa. Untuk itu perlu diperkuat dengan data dan informasi kemaritiman yang komprehensif dalam rangka menyusun sebuah perencanaan dimana sisi kemaritiman baik dari sebagai budaya dan sisi pemerintahan mampu memberikan akselerasi yang lebih baik bagi pembangunan manusia di Wakatobi. Kabupaten maritim secara harfiah adalah kabupaten yang keberlangsungan proses pembangunannya tergantung pada tata kelola ruang maritim. Dengan latar belakang masyarakat yang berkebudayaan maritim, terdapat nilai-nilai luhur pengelolaan sumber daya laut khususnya dalam pengelolaan sumber daya perikanan.
Wakatobi memiliki luas wilayah ± 823 km2, didominasi perairan laut, yakni sekitar ± 18.337 km2 berhubungan langsung dengan Laut Banda di bagian timur dan utara, Laut Flores di bagian barat dan selatan. Sebagai Taman Nasional dan Cagar Biosfer Dunia, Sektor Perikana dalam kurun waktu 10 tahun terakhir telah menjadi prioritas unggulan. Di samping itu, sektor perikanan menjadi sektor utama sebagai penghasil devisa bagi daerah dan menyentuh sektor ril perekonomian masyarakat. Sehingga disektor tersebut sangat menjadi sektor unggulan prioritas pembangunan daerah.
Untuk mewujudkan tujuan dalam pembangunan pada sektor perikanan Kabupaten Wakatobi, dapat dilakukan dengan melaksanakan salah satu program dan kegiatan-kegiatan pembangunan sumber daya perikanan beserta data nelayan di Kabupaten Wakatobi. Program dan kegiatan dimaksud dihasilkan dari sistem perencanaan dan kebjikanan berbasis dari data dan informasi sumber daya perikanan serta data nelayan itu sendiri. Sebagai solusi alternatif, kegiatan pembangunan perikanan akan menjadi wujud dan tujuan dalam pengelolaan sumber daya perikanan di Kabupaten Wakatobi.
Data sdan Informasi sumber daya perikanan, selanjutnya dapat digunakan sebagai acuan dalam menetapkan program atau kegiatan yang terencana. Secara garis besar dasar sumber daya perikanan meliputi data sumber daya ikan dan data sumber daya manusia perikanan.
Berdasarkan potensi dan permasalahan di atas maka perlu dilakukan Kajian/Survey Data dan Informasi tentang alat tangkap di Kabupaten Wakatobi sehingga diperoleh data yang bersifat menyeluruh, akurat valid dan up to date untuk bahan penyusunan kebijakan perencanaan pembangunan disektor perikanan guna menjawab permasalahan pembangunan perikanan dalam rangka mewujudkan tujuan pembangunan perikanan di Kabupaten Wakatobi.
Tujuan Kegiatan
Tersedianya Buku/Dokumen Data dan Informasi Sumber daya Perikanan yaitu alat tangkap yang digunakan oleh nelayan di Kabupaten Wakatobi.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Maret 2022 - 30 April 2022
Desain
1 April 2022 - 30 April 2022
Pengumpulan Data
1 Mei 2022 - 30 September 2022
Pengolahan Data
1 Oktober 2022 - 30 November 2022
Analisis
1 Oktober 2022 - 30 November 2022
Diseminasi
2 Januari 2023 - 31 Januari 2023
Evaluasi
2 Januari 2023 - 31 Januari 2023
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 1 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah Produksi Perikanan Tangkap | Jumlah Produksi Perikanan Tangkap | Jumlah produksi yang dimaksud adalah jumlah hasil tangkapan nelayan dalam satuan kilo gram (Kg) | 1 Januari s/d 31 Juni 2022 1 Juli s/d 31 Desember 2022 |
| Nilai Produksi Perikanan Tangkap | nilai Produksi Perikanan Tangkap | Nilai produksi yang dimaksud adalah jumlah hasil tangkapan nelayan dalam satuan Rupiah | 1 Januari s/d 31 Juni 2022 1 Juli s/d 31 Desember 2022 |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Semesteran
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | SULAWESI TENGGARA | WAKATOBI |
Metode Pengumpulan Data
- Wawancara
- Pengamatan (observasi)
- Pengumpulan data sekunder
- Pengamatan (observasi)
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Paper-assisted Personal Interviewing (PAPI)
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
Unit Pengumpulan Data
- Individu
- Rumah Tangga
- Usaha/perusahaan
- Rumah Tangga
- Usaha/perusahaan
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara dan mitra/tenaga kontrak
Persyaratan Pendidikan Terendah
SMA/SMK Sederajat
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 1 orang
Pengumpul data/enumerator : 8 orang
Pengumpul data/enumerator : 8 orang
Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Individu
- Rumah Tangga
- Usaha/Perusahaan
- Rumah Tangga
- Usaha/Perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Provinsi
- Kabupaten/Kota
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
1 variabel yang diolah/dikumpulkan
Indikator Kegiatan
1 indikator yang dihasilkan