📊 DETAIL METADATA KEGIATAN
Profii Perkembangan Kependudukan Kabupaten Bengkulu Tengah 2020
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkulu Tengah
-
Cara lain sesuai dengan perkembangan TI
Demografi dan Kependudukan
8 Var
3 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#2785
Judul Kegiatan
Profii Perkembangan Kependudukan Kabupaten Bengkulu Tengah
Tahun Kegiatan
2020
Cara Pengumpulan Data
Cara lain sesuai dengan perkembangan TI
Sektor Kegiatan
Demografi dan Kependudukan
Jenis Kegiatan Statistik
-
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bengkulu Tengah
Alamat Lengkap
Kompleks Perkantoran Rena Semanek, Desa Rena Semanek, Kec. Karang Tinggi, Bengkulu Tengah, Bengkulu 38382
Telepon
-
Faksimile
-
Email
dukcapilbengkulutengah@gmail.com
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Kepala Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil
Nama PJ Teknis
Saroni, S.Sos.
Jabatan
Kabid PIAK
Alamat
Kompleks Perkantoran Rena Semanek, Desa Rena Semanek, Kec. Karang Tinggi, Bengkulu Tengah, Bengkulu 38382
Telepon
085292025028
Faksimile
-
Email
dukcapilbengkulutengah@gmail.com
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Isu kependudukan adalah isu yang sangat strategis dan bersifat lintas sektoral. Oleh karena itu, pengintegrasian berbagai aspek kependudukan ke dalam perencanaan pembangunan dan bagaimana pembangunan kependudukan itu sendiri akan dicapai, akan menjadi pekerjaan besar yang harus diwujudkan. Dalam hal ini, upaya mewujudkan keterkaitan perkembangan kependudukan, sebagai wujud dinamika penduduk dengan berbagai kebijakan pembangunan menjadi prioritas penting agar kedepan nanti pengelolaan perkembangan kependudukan dapat mewujudkan keseimbangan yang serasi antara kuantitas dan kualitas penduduk, pengarahan mobilitas penduduk dan penataan persebarannya yang didukung oleh upaya – upaya perlindungan dan pemberdayaan penduduk dan peningkatan pemahaman dan pengetahuan tentang wawasan kependudukan bahkan sejak usia dini.
Jumlah penduduk yang besar akan menjadi aset sekaligus ancaman apabila tidak dikendalikan, apalagi kalau komposisinya tidak merata dengan kultur budaya yang beragam. Didasari hal itulah, data kependudukan memegang peranan penting dalam menentukan kebijakan, perencanaan pembangunan, dan evaluasi hasil – hasil pembangunan, baik bagi Pemerintah maupun pihak lain termasuk dunia usaha. Oleh karena itu ketersediaan data perkembangan kependudukan sampai tingkat lapangan menjadi factor kunci keberhasilan pelaksanaan program – program kependudukan. Untuk itu pengembangan system informasi kependudukan yang bisa diakses dan dimanfaatkan oleh berbagai pihak yang berkepentingan untuk tujuan intervensi yang berbeda - beda merupakan kebutuhan utama untuk segera diaplikasikan, sehingga makin lengkap dan akurat data kependudukan yang tersedia, maka akan semakin mudah dan tepat perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dilaksanakan.
Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 09 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah, menegaskan bahwa dalam Perencanaan Pembangunan Daerah harus didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, baik yang menyangkut masalah kependudukan, masalah potensi sumber daya daerah maupun informasi tentang kewilayahan lainnya.
Selain itu, Undang – Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan yang mengamanatkan bahwa data penduduk yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan tersimpan didalam database kependudukan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan perumusan kebijakan dibidang pemerintahan dan pembangunan. Untuk dapat dimanfaatkan secara optimal, maka data tersebut perlu disusun menjadi alat ukur dalam bentuk angka statistic sesuai kaidah – kaidah indikator kependudukan yang telah ditetapkan. Data Sistem Infromasi Administrasi Kependudukan (SIAK) memiliki kelebihan dibandingkan sumber data lain, karena data Sistem Infromasi Administrasi Kependudukan (SIAK) mencakup seluruh potensi kependudukan di suatu wilayah tertentu yang dimutakhirkan secara terus menerus melalui pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil, sehingga dijamin akurasi dan validitasnya.
Hasil dari pengolahan data Sistem Infromasi Administrasi Kependudukan (SIAK) tersebut disusun dalam bentuk Profil Perkembangan Kependudukan yang disajikan secara berkelanjutan. Penyusunan Profil Perkembangan Kependudukan ini diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi kependudukan di Kabupaten Bengkulu Tengah dan prediksi prospek kependudukan dimasa yang akan datang. Disisi lain penyusunan Profil Perkembangan Kependudukan ini merupakan wujud pemanfaatan data kependudukan yang tersedia diinstansi terkait.
Data dan informasi kependudukan yang diperlukan dalam penyusunan Profil Perkembangan Kependudukan bersumber dari hasil registrasi penduduk yang bersumber dari hasil pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil yang merupakan salah satu subtansi dalam Undang - Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Elemen data hasil registrasi kependudukan yang dipergunakan dalam penyusunan profil perkembangan kependudukan meliputi data yang berhubungan dengan variable kuantitas penduduk, kualitas penduduk, dan variable mobilitas penduduk. Kerangka pikir penyusunan profil perkembangan kependudukan ini mencakup lima hal pokok yaitu antara lain :
1. Menyajikan perkembangan profil secara kuantitatif sehingga tampak jelas apa yang sudah berlangsung;
2. Mengidentifikasi kelompok atau segmen kependudukan yang membutuhkan perhatian khusus dan upaya - upaya yang diperlukan sehingga berkualitas;
3. Dari point 1 dan 2 teridentifikasi potensi penduduk yang dapat dijadikan aset pembangunan daerah dan nasional;
4. Mengkoordinasikan, melakukan bimbingan teknis dengan instansi terkait untuk memperoleh kesepakatan dan kesepahaman dalam penyusunan dan pemanfaatannya;
5. Mendorong percepatan terwujudnya database penduduk dan analisa untuk pembangunan daerah.
Jumlah penduduk yang besar akan menjadi aset sekaligus ancaman apabila tidak dikendalikan, apalagi kalau komposisinya tidak merata dengan kultur budaya yang beragam. Didasari hal itulah, data kependudukan memegang peranan penting dalam menentukan kebijakan, perencanaan pembangunan, dan evaluasi hasil – hasil pembangunan, baik bagi Pemerintah maupun pihak lain termasuk dunia usaha. Oleh karena itu ketersediaan data perkembangan kependudukan sampai tingkat lapangan menjadi factor kunci keberhasilan pelaksanaan program – program kependudukan. Untuk itu pengembangan system informasi kependudukan yang bisa diakses dan dimanfaatkan oleh berbagai pihak yang berkepentingan untuk tujuan intervensi yang berbeda - beda merupakan kebutuhan utama untuk segera diaplikasikan, sehingga makin lengkap dan akurat data kependudukan yang tersedia, maka akan semakin mudah dan tepat perencanaan dan pelaksanaan pembangunan dilaksanakan.
Undang – Undang Republik Indonesia Nomor 09 Tahun 2015 tentang Pemerintahan Daerah, menegaskan bahwa dalam Perencanaan Pembangunan Daerah harus didasarkan pada data dan informasi yang akurat dan dapat dipertanggungjawabkan, baik yang menyangkut masalah kependudukan, masalah potensi sumber daya daerah maupun informasi tentang kewilayahan lainnya.
Selain itu, Undang – Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan yang mengamanatkan bahwa data penduduk yang dihasilkan oleh Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK) dan tersimpan didalam database kependudukan dapat dimanfaatkan untuk kepentingan perumusan kebijakan dibidang pemerintahan dan pembangunan. Untuk dapat dimanfaatkan secara optimal, maka data tersebut perlu disusun menjadi alat ukur dalam bentuk angka statistic sesuai kaidah – kaidah indikator kependudukan yang telah ditetapkan. Data Sistem Infromasi Administrasi Kependudukan (SIAK) memiliki kelebihan dibandingkan sumber data lain, karena data Sistem Infromasi Administrasi Kependudukan (SIAK) mencakup seluruh potensi kependudukan di suatu wilayah tertentu yang dimutakhirkan secara terus menerus melalui pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil, sehingga dijamin akurasi dan validitasnya.
Hasil dari pengolahan data Sistem Infromasi Administrasi Kependudukan (SIAK) tersebut disusun dalam bentuk Profil Perkembangan Kependudukan yang disajikan secara berkelanjutan. Penyusunan Profil Perkembangan Kependudukan ini diharapkan dapat memberikan gambaran kondisi kependudukan di Kabupaten Bengkulu Tengah dan prediksi prospek kependudukan dimasa yang akan datang. Disisi lain penyusunan Profil Perkembangan Kependudukan ini merupakan wujud pemanfaatan data kependudukan yang tersedia diinstansi terkait.
Data dan informasi kependudukan yang diperlukan dalam penyusunan Profil Perkembangan Kependudukan bersumber dari hasil registrasi penduduk yang bersumber dari hasil pelayanan pendaftaran penduduk dan pencatatan sipil yang merupakan salah satu subtansi dalam Undang - Undang Nomor 24 Tahun 2013 tentang Administrasi Kependudukan. Elemen data hasil registrasi kependudukan yang dipergunakan dalam penyusunan profil perkembangan kependudukan meliputi data yang berhubungan dengan variable kuantitas penduduk, kualitas penduduk, dan variable mobilitas penduduk. Kerangka pikir penyusunan profil perkembangan kependudukan ini mencakup lima hal pokok yaitu antara lain :
1. Menyajikan perkembangan profil secara kuantitatif sehingga tampak jelas apa yang sudah berlangsung;
2. Mengidentifikasi kelompok atau segmen kependudukan yang membutuhkan perhatian khusus dan upaya - upaya yang diperlukan sehingga berkualitas;
3. Dari point 1 dan 2 teridentifikasi potensi penduduk yang dapat dijadikan aset pembangunan daerah dan nasional;
4. Mengkoordinasikan, melakukan bimbingan teknis dengan instansi terkait untuk memperoleh kesepakatan dan kesepahaman dalam penyusunan dan pemanfaatannya;
5. Mendorong percepatan terwujudnya database penduduk dan analisa untuk pembangunan daerah.
Tujuan Kegiatan
Menyajikan gambaran informasi yang berkaitan dengan kondisi dan perkembangan kependudukan di Kabupaten Bengkulu Tengah Tahun 2018 serta bagi pihak yang berkepentingan dan masyarakat pada umumnya, sedangkan tujuan secara khusus penyusunan profil perkembangan kependudukan adalah mendeskripsikan aspek kuantitas penduduk, jumlah, komposisi, distribusi, mobilitas penduduk, aspek kualitas penduduk kesejahteraan, pendidikan dan ketenagakerjaan dan sebagai salah satu informasi untuk dijadikan bahan perencanaan dan evaluasi hasil hasil pembangunan.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
2 Januari 2020 - 1 Februari 2020
Desain
2 Januari 2020 - 1 Februari 2020
Pengumpulan Data
3 Februari 2020 - 1 Agustus 2020
Pengolahan Data
2 September 2020 - 1 November 2020
Analisis
2 Desember 2020 - 31 Desember 2020
Diseminasi
1 Februari 2021 - 10 Februari 2021
Evaluasi
9 Februari 2021 - 10 Februari 2021
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 8 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Jumlah kematian | Kematian | Kematian atau mortalitas menurut WHO adalah suatu peristiwa menghilangnya semua tanda – tanda kehidupan secara permanen yang bisa terjadi setiap saat setelah kelahiran hidup (Biro Pusat statistik) | Setahun yang lalu |
| Ratio jenis kelamin | Ratio jenis kelamin | Ratio Jenis Kelamin adalah suatu angka yang menunjukkan perbandingan jenis kelamin antara banyaknya penduduk laki – laki dan penduduk perempuan disuatu daerah pada waktu tertentu | Setahun yang lalu |
| Jumlah penduduk usia kerja | Penduduk usia kerja | Penduduk Usia Kerja adalah penduduk yang berusia 15 tahun sampai dengan 64 tahun | Setahun yang lalu |
| Jumlah pengangguran | Pengangguran | Pengangguran adalah Orang yang termasuk angkatan kerja, namun pada saat pendataan/ survey atau sensus tidak berkerja dan sedang mencari kerja | Setahun yang lalu |
| Jumlah lahir hidup | Lahir hidup | Lahir hidup adalah suatu kelahiran bayi tanpa memperhitungkan lamanya didalam kandungan, dimana si bayi menunjukan tanda – tanda kehidupan pada saat dilahirkan, misalnya ada nafas, ada denyut jantung atau denyut tali pusar atau gerakan otot | Setahun yang lalu |
| Jumlah lahir mati | Lahir mati | Lahir mati adalah kelahiran seorang bayi dari kandungan yang berumur paling sedikit 28 minggu tanpa menunjukkan tanda – tanda kehidupan pada saat dilahirkan | Setahun yang lalu |
| Jumlah penduduk melek huruf | Penduduk melek huruf | Penduduk Melek Huruf adalah penduduk yang berusia 15 tahun keatas yang tetah bebas dari tiga buta, yaitu buta aksara, buta Latin, dan buta angka, buta bahasa Indonesia dan buta pengalaman dasar | Setahun yang lalu |
| Jumlah buta huruf | Buta huruf | Buta Huruf adalah penduduk yang berusia 15 tahun keatas yang belum bebas dari tiga buta, yaitu buta aksara, Latin dan angka, buta bahasa Indonesia dan buta pengalaman dasar | Setahun yang lalu |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | BENGKULU | BENGKULU TENGAH |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Sistem Informasi Administrasi Kependudukan (SIAK
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Tidak
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Ya
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Tidak
Data Entry : Ya
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Inferensia
Unit Analisis
- Individu
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
8 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #37010
Rasio jenis kelamin
Char • persen
Rasio jenis kelaminLihat →
ID Variabel Indah: #14203
Jumlah pengangguran
Char • jiwa
PengangguranLihat →
ID Variabel Indah: #14050
Jumlah penduduk usia kerja
Char • jiwa
Penduduk usia kerjaLihat →
ID Variabel Indah: #13806
Jumlah penduduk melek huruf
Char • jiwa
Penduduk melek hurufLihat →
ID Variabel Indah: #11824
Jumlah lahir mati
Char • jiwa
Lahir matiLihat →
ID Variabel Indah: #11816
Jumlah lahir hidup
Char • -
Lahir hidupLihat →
ID Variabel Indah: #10924
Jumlah kematian
Char • jiwa
KematianLihat →
ID Variabel Indah: #9060
Jumlah buta huruf
Char • -
Buta HurufLihat →
Indikator Kegiatan
3 indikator yang dihasilkan
ID Indikator Indah: #12489
Tingkat Pengangguran Terbuka (TPT)
persen • -
Angka pengangguranLihat →
ID Indikator Indah: #12429
Tingkat Partisipasi Angkatan Kerja (TPAK)
persentase • -
Angka Partisipasi Angkatan KerjaLihat →
ID Indikator Indah: #176
Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate/TFR)
Indeks • -
Angka Kelahiran Total (Total Fertility Rate/TFR) Lihat →