š DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompilasi Data Realisasi PMA/PMDN yang menjadi kewenangan Provinsi Jawa Timur 2025
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Timur
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Pembangunan
7 Var
3 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#79540
Judul Kegiatan
Kompilasi Data Realisasi PMA/PMDN yang menjadi kewenangan Provinsi Jawa Timur
Tahun Kegiatan
2025
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Pembangunan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Timur
Alamat Lengkap
Jl. Johar no.17 Alun-Alun Contong, Kec. Bubutan, Kota Surabaya
Telepon
031) 99092900
Faksimile
031) 99092414
Email
dpmptsp@jatimprov.go.id
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Timur
Eselon 2
Dinas Penanaman Modal dan Pelayanan Terpadu Satu Pintu Jawa Timur
Nama PJ Teknis
-
Jabatan
Koordinator Tim Kerja Pengolahan Data dan Sistem Informasi Penanaman Modal
Alamat
Jl. Pahlawan No. 116, Krembangan Selatan, Krembangan, Surabaya
Telepon
(031) 35967047
Faksimile
(031) 35967046
Email
datin.dpmptsp@jatimprov.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Peraturan Badan Koordinasi Penanaman Modal Nomor 6 Tahun 2020 Tentang Pedoman dan Tata Cara Pengendalian Pelaksanaan Penanaman Modal.
Dalam mewujudkan pembangunan nasional, pemerintah masih belum mampu mendanai seutuhnya kebutuhan pembiayaan yang diperlukan. Oleh sebab itu, pemerintah memerlukan bantuan dari luar negeri. Bantuan Tersebut yaitu berupa investasi dari negara asing dan hal tersebut berpengaruh terhadap perekonomian di Indonesia.
Penanaman modal atau investasi dalam suatu daerah berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan investasi di setiap wilayah Indonesia berkembang secara dinamis mengikuti pertumbuhan ekonomi. Perkembangan investasi di setiap wilayah berbeda-beda tergantung pada kemampuan daerah dalam menciptakan iklim investasi di wilayahnya. Untuk mengetahui perkembangan investasi disetiap wilayah diperlukan adanya data penanaman modal asing untuk menganalisis perkembangan.
Dalam mewujudkan pembangunan nasional, pemerintah masih belum mampu mendanai seutuhnya kebutuhan pembiayaan yang diperlukan. Oleh sebab itu, pemerintah memerlukan bantuan dari luar negeri. Bantuan Tersebut yaitu berupa investasi dari negara asing dan hal tersebut berpengaruh terhadap perekonomian di Indonesia.
Penanaman modal atau investasi dalam suatu daerah berpengaruh secara signifikan terhadap pertumbuhan ekonomi nasional. Pertumbuhan investasi di setiap wilayah Indonesia berkembang secara dinamis mengikuti pertumbuhan ekonomi. Perkembangan investasi di setiap wilayah berbeda-beda tergantung pada kemampuan daerah dalam menciptakan iklim investasi di wilayahnya. Untuk mengetahui perkembangan investasi disetiap wilayah diperlukan adanya data penanaman modal asing untuk menganalisis perkembangan.
Tujuan Kegiatan
Untuk mengetahui nilai investasi pada masing-masing sektor maupun lokasi di Jawa Timur dan sebagai capaian kerja investasi serta upaya untuk merencnakan dan merumuskan kebijakan penanaman modal pada kegiatan yang akan datang.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
26 Mei 2025 - 27 Mei 2025
Desain
28 Mei 2025 - 29 Mei 2025
Pengumpulan Data
1 Juli 2025 - 30 September 2025
Pengolahan Data
1 Oktober 2025 - 7 Oktober 2025
Analisis
8 Oktober 2025 - 15 Oktober 2025
Diseminasi
20 Oktober 2025 - 20 Oktober 2025
Evaluasi
31 Desember 2025 - 31 Desember 2025
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 7 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| Nama Pelaku Usaha | Nama Pelaku Usaha | Pelaku Usaha yang melaporkan LKPM pada periode tersebut | Triwulan |
| No Izin | No Izin | Nomor Registrasi Perizinan Berusaha | Triwulan |
| Sektor | Sektor | 23 sektor usaha sesuai klasifikasi BKPM RI | Triwulan |
| KBLI | KBLI | Kode Klasifikasi Baku Lapangan Usaha Indonesia | Triwulan |
| Nilai Investasi | Nilai Investasi | besarnya realisasi investasi Penanaman Modal Asing / Penanaman Modal Dalam Negeri berdasarkan pelaporan pelaku usaha dalam LKPM (dlm us$ rb atau rp. Trilyun) | Triwulan |
| Jumlah Proyek | Jumlah Proyek | jumlah proyek investasi berdasarkan kbli berdasarkan pelaporan pelaku usaha dalam LKPM | Triwulan |
| Jumlah Tenaga Kerja | Jumlah Tenaga Kerja | jumlah tenaga kerja terserap berdasarkan pelaporan pelaku usaha dalam LKPM | Triwulan |
| Status | Klasifikasi PMA /PMDN | Jenis pemodalan, apakah modal asing atau modal dalam negeri | Triwulan |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Triwulanan
Tipe Pengumpulan Data
Longitudinal Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | JAWA TIMUR | PACITAN |
| 2. | JAWA TIMUR | PONOROGO |
| 3. | JAWA TIMUR | TRENGGALEK |
| 4. | JAWA TIMUR | TULUNGAGUNG |
| 5. | JAWA TIMUR | BLITAR |
| 6. | JAWA TIMUR | KEDIRI |
| 7. | JAWA TIMUR | MALANG |
| 8. | JAWA TIMUR | LUMAJANG |
| 9. | JAWA TIMUR | JEMBER |
| 10. | JAWA TIMUR | BANYUWANGI |
| 11. | JAWA TIMUR | BONDOWOSO |
| 12. | JAWA TIMUR | SITUBONDO |
| 13. | JAWA TIMUR | PROBOLINGGO |
| 14. | JAWA TIMUR | PASURUAN |
| 15. | JAWA TIMUR | SIDOARJO |
| 16. | JAWA TIMUR | MOJOKERTO |
| 17. | JAWA TIMUR | JOMBANG |
| 18. | JAWA TIMUR | NGANJUK |
| 19. | JAWA TIMUR | MADIUN |
| 20. | JAWA TIMUR | MAGETAN |
| 21. | JAWA TIMUR | NGAWI |
| 22. | JAWA TIMUR | BOJONEGORO |
| 23. | JAWA TIMUR | TUBAN |
| 24. | JAWA TIMUR | LAMONGAN |
| 25. | JAWA TIMUR | GRESIK |
| 26. | JAWA TIMUR | BANGKALAN |
| 27. | JAWA TIMUR | SAMPANG |
| 28. | JAWA TIMUR | PAMEKASAN |
| 29. | JAWA TIMUR | SUMENEP |
| 30. | JAWA TIMUR | KOTA KEDIRI |
| 31. | JAWA TIMUR | KOTA BLITAR |
| 32. | JAWA TIMUR | KOTA MALANG |
| 33. | JAWA TIMUR | KOTA PROBOLINGGO |
| 34. | JAWA TIMUR | KOTA PASURUAN |
| 35. | JAWA TIMUR | KOTA MOJOKERTO |
| 36. | JAWA TIMUR | KOTA MADIUN |
| 37. | JAWA TIMUR | KOTA SURABAYA |
| 38. | JAWA TIMUR | KOTA BATU |
Metode Pengumpulan Data
- Mengisi kuesioner sendiri (swacacah)
Sarana Pengumpulan Data
- Computer Aided Web Interviewing (CAWI)
Unit Pengumpulan Data
- Usaha/perusahaan
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Supervisi
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
Staf instansi penyelenggara
Persyaratan Pendidikan Terendah
SMA/SMK Sederajat
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 1 orang
Pengumpul data/enumerator : 1 orang
Pengumpul data/enumerator : 1 orang
Pelatihan Petugas
Ya
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Lainnya, Nilai investasi
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Kabupaten/Kota
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
7 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #277116
Jumlah Tenaga Kerja
integer ⢠-
["Jumlah Tenaga Kerja"]Lihat ā
ID Variabel Indah: #277114
Jumlah Proyek
integer ⢠-
["Jumlah Proyek PMA"]Lihat ā
ID Variabel Indah: #277110
Nilai Investasi
integer ⢠-
["Nilai Investasi"]Lihat ā
ID Variabel Indah: #233543
KBLI
integer ⢠-
["KBLI"]Lihat ā
ID Variabel Indah: #233540
Sektor
String ⢠-
["Sektor"]Lihat ā
ID Variabel Indah: #233536
No Izin
integer ⢠-
["No Izin "]Lihat ā
ID Variabel Indah: #233530
Nama Pelaku Usaha
String ⢠-
["Nama Pelaku Usaha"]Lihat ā
Indikator Kegiatan
3 indikator yang dihasilkan
ID Indikator Indah: #105124
Capaian Realisasi PMAPMDN
Persen ⢠Provinsi
["Capaian Realisasi PMAPMDN"]Lihat ā
ID Indikator Indah: #105119
Pertumbuhan Realisasi PMAPMDN (y-o-y)
Persen ⢠Provinsi
["Pertumbuhan Realisasi PMAPMDN (y-o-y)\t"]Lihat ā
ID Indikator Indah: #105112
Pertumbuhan Realisasi PMAPMDN (q-to-q)
Persen ⢠Provinsi
["Pertumbuhan Realisasi PMAPMDN (q-to-q)"]Lihat ā