π DETAIL METADATA KEGIATAN
Kompialsi Data Kehutanan/Cakupan Tutupan Hutan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan 2022
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Statistik Sektoral
Kompilasi Produk Administrasi
Lingkungan
30 Var
13 Ind
Informasi Umum
Identitas & penyelenggara kegiatan
ID Kegiatan Indah
#7864
Judul Kegiatan
Kompialsi Data Kehutanan/Cakupan Tutupan Hutan Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Tahun Kegiatan
2022
Cara Pengumpulan Data
Kompilasi Produk Administrasi
Sektor Kegiatan
Lingkungan
Jenis Kegiatan Statistik
Statistik Sektoral
Identitas Rekomendasi
-
Penyelenggara
Instansi penyelenggara
Instansi Penyelenggara
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Alamat Lengkap
Jl. Syech Nawawi Al Bantani, Pal lima KP3B, Curug - Serang, Banten
Telepon
(0254) 267094
Faksimile
(0254) 267094
Email
dlhk@bantenprov.go.id
Penanggung Jawab
Eselon & penanggung jawab teknis
Eselon 1
-
Eselon 2
Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan
Nama PJ Teknis
-
Jabatan
Kepala Bidang Perencanaan dan Pemanfaatan Hutan
Alamat
Jl. Syeh Nawawi Al Bantani, Pal Lima KP3B, Curug- Serang, Banten
Telepon
(0254) 267094
Faksimile
(0254) 26709
Email
dlhk@bantenprov.go.id
Perencanaan & Persiapan
Latar belakang, tujuan, jadwal & variabel
Latar Belakang Kegiatan
Provinsi Banten memiliki potensi Sumber Daya Hutan yang cukup melimpah serta memiliki wilayah konservasi yang cukup strategis yang didukung pula oleh keragaman sosial ekonomi dan budaya masyarakatnya serta memiliki kawasan-kawasan lindung yang penting serta perlu pengelolaan yang serius seperti Kawasan Hutan Lindung, Kawasan Resapan Air, Kawasan Sepadan Sungai, Lahan Kritis serta kawasan hutan Konservasi yang dikelola oleh Taman Nasional Gunung Halimun-Salak, Taman Nasional Ujung Kulon, Kawasan Hutan Produksi dan Lindung yang dikelola oleh Perum Perhutani serta Kawasan Tahura Banten, serta Hutan yang dikelola oleh masyarakat seperti Hutan Rakyat serta Hutan Adat yang dikelola oleh masyarakat Adat/Kasepuhan.
Sumberdaya tersebut perlu dikelola dengan baik dan benar sehingga memberikan manfaat dan kemakmuran kepada masyarakat. Agar sumber daya alam tersebut dapat dimanfaatkan lebih optimal, diperlukan perencanaan yang matang dalam pengelolaannya.Pengelolaan yang baik dimulai dengan perencanaan yang baik dan berorientasi jauh kedepan serta mempertimbangkan aspek konservasi, sehingga kekayaan sumberdaya hutan dan kebun tersebut dapat mendukung kehidupan generasi saat ini dan generasi yang akan datang.Penerapan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development) menjadi persyaratan utama dalam mendorong investasi pembangunan jangka panjang.
Peran dan kontribusi sub sektor kehutanan menunjukkan hasil yang signifikan dalam mendukung pembangunan daerah khususnya dan pembangunan nasional pada umumnya, baik berperan langsung terhadap pendapatan produk domestic regional bruto (PDRB), penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, perolehan devisa Negara melalui kegiatan ekspor hasil kehutanan dan menjaga kelangsungan program ketahanan pangan daerah dan nasional, maupun berperan tidak langsung dalam dalam mewujudkan kondisi yang kondusif terhadap pelaksanaan pembangunan dan membangun hubungan sinergis dengan sektor lainnya. Melihat peran dan kontribusinya yang nyata tersebut, maka strategi pembangunan sub sektor kehutanan perlu terus ditingkatkan melalui peluang investasi dengan penciptaan atau pengembangan areal penanaman baru, sehingga dapat meningkatkan produksi secara nasional.
Upaya mendukung iklim investasi yang baik salah satunya perlu penyediaan data dan informasi yang berkualitas sebagai bahan penyusunan kebijakan dan pengambilan keputusan yang akurat. Data yang berkualitas harus memenuhi kriteria sahih (valid), handal (reliable), mutakhir (up to date), obyektif (objective), dan konsisten (consistent)
Ketersediaan data yang akurat, tepat waktu, relevan, konsisten, dan lengkap sangat diperlukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provisni Banten yaitu dalam proses perencanaan/ perumusan kebijakan. Disamping itu, data dan informasi juga sangat diperlukan oleh para stakeholder atau pelaku agribisnis dalam perencanaan bisnisnya.
Sumberdaya tersebut perlu dikelola dengan baik dan benar sehingga memberikan manfaat dan kemakmuran kepada masyarakat. Agar sumber daya alam tersebut dapat dimanfaatkan lebih optimal, diperlukan perencanaan yang matang dalam pengelolaannya.Pengelolaan yang baik dimulai dengan perencanaan yang baik dan berorientasi jauh kedepan serta mempertimbangkan aspek konservasi, sehingga kekayaan sumberdaya hutan dan kebun tersebut dapat mendukung kehidupan generasi saat ini dan generasi yang akan datang.Penerapan prinsip-prinsip pembangunan berkelanjutan (sustainable development) menjadi persyaratan utama dalam mendorong investasi pembangunan jangka panjang.
Peran dan kontribusi sub sektor kehutanan menunjukkan hasil yang signifikan dalam mendukung pembangunan daerah khususnya dan pembangunan nasional pada umumnya, baik berperan langsung terhadap pendapatan produk domestic regional bruto (PDRB), penyedia lapangan kerja, sumber pendapatan masyarakat, pengentasan kemiskinan, perolehan devisa Negara melalui kegiatan ekspor hasil kehutanan dan menjaga kelangsungan program ketahanan pangan daerah dan nasional, maupun berperan tidak langsung dalam dalam mewujudkan kondisi yang kondusif terhadap pelaksanaan pembangunan dan membangun hubungan sinergis dengan sektor lainnya. Melihat peran dan kontribusinya yang nyata tersebut, maka strategi pembangunan sub sektor kehutanan perlu terus ditingkatkan melalui peluang investasi dengan penciptaan atau pengembangan areal penanaman baru, sehingga dapat meningkatkan produksi secara nasional.
Upaya mendukung iklim investasi yang baik salah satunya perlu penyediaan data dan informasi yang berkualitas sebagai bahan penyusunan kebijakan dan pengambilan keputusan yang akurat. Data yang berkualitas harus memenuhi kriteria sahih (valid), handal (reliable), mutakhir (up to date), obyektif (objective), dan konsisten (consistent)
Ketersediaan data yang akurat, tepat waktu, relevan, konsisten, dan lengkap sangat diperlukan oleh Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan Provisni Banten yaitu dalam proses perencanaan/ perumusan kebijakan. Disamping itu, data dan informasi juga sangat diperlukan oleh para stakeholder atau pelaku agribisnis dalam perencanaan bisnisnya.
Tujuan Kegiatan
Kegiatan kompilasi data kehutanan tutupan hutan Lingkungan Hidup diharapkan dapat menghasilkan Data dan informasi yang berkualitas yang sangat diperlukan sebagai landasan dalam kegiatan perencanaan, monitoring dan evaluasi terhadap kinerja yang telah dicapai Dinas Lingkungan Hidup dan Kehutanan sebagai fasilitator dan dinamisator pembangunan sub sektor kehutanan di Provinsi Banten.
Rencana Jadwal Kegiatan
Perencanaan
1 Desember 2021 - 3 Januari 2022
Desain
1 Desember 2021 - 3 Januari 2022
Pengumpulan Data
3 Januari 2022 - 13 Mei 2022
Pengolahan Data
16 Mei 2022 - 8 Juli 2022
Analisis
11 Juli 2022 - 9 September 2022
Diseminasi
12 September 2022 - 28 Oktober 2022
Evaluasi
1 November 2022 - 30 November 2022
Variabel (Karakteristik) yang Dikumpulkan 30 var
| Nama Variabel | Konsep | Definisi | Referensi Waktu |
|---|---|---|---|
| 25 % Realisasi Pemanfaatan Kawasan | Jumlah 25 persen dari total Pemanfaatan hutan bagi masyarakat berupa kegiatan untuk memanfaatkan kawasan hutan dalam satu tahun | Jumlah 25 persen dari total Pemanfaatan hutan bagi masyarakat yaitu memanfaatkan kawasan hutan, untuk kesejahteraan masyarakat dengan tetap menjaga kelestariannya dalam satu tahun | 2022 |
| 50 % Realisasi Hasil Hutan Kayu | Jumlah 50 persen dari total Pemanfaatan hutan bagi masyarakat untuk kegiatan untuk memanfaatkan memungut hasil hutan kayu dalam satu tahun | Jumlah 50 persen dari total Pemanfaatan hutan bagi masyarakat untuk kegiatan untuk memanfaatkan memungut hasil hutan kayu dalam satu tahun | 2022 |
| 25% Realisasi Hhbk | Jumlah 25 persen dari Pemanfaatan hutan dari kegiatan untuk memanfaatkan kawasan hutan berupa hasil hutan bukan kayu dalam satu tahun | Jumlah 25 persen dari Pemanfaatan hutan dari kegiatan untuk memanfaatkan kawasan hutan berupa hasil hutan bukan kayu dalam satu tahun | 2022 |
| Baseline Pemantaan Kawasan | Baseline data Pemanfaatan hutan bagi masyarakat dalam memanfaatkan kawasan huta pada tahun 2019 (baseline) | Parameter pencemar udara untuk IKU yang digunakan sebagai indikator pengendalian pencemaran udara perkotaan | 2022 |
| Baseline Hasil Hutan Kayu | Baseline data Pemanfaatan hutan bagi masyarakat untuk kegiatan memungut hasil hutan kayu tahun 2019 (baseline). | Baseline data Pemanfaatan hutan bagi masyarakat untuk kegiatan memungut hasil hutan kayu tahun 2019 (baseline). | 2022 |
| Baseline Hhbk | Baseline data Pemanfaatan kawasan hutan berupa hasil hutan bukan kayu tahun 2019 Baseline | Baseline data Pemanfaatan kawasan hutan berupa hasil hutan bukan kayu tahun 2019 Baseline | 2022 |
| Jumlah Kelompok Yang Memanfaatkan Hasil Hutan | Meningkatnya jumlah kelompok tani hutan yang memanfaatkan hasil hutan pertahun | Meningkatnya jumlah kelompok tani hutan yang memanfaatkan hasil hutan pertahun | 2022 |
| Jumlah Realisasi Das Yang Ditangani | Realisasi DAS yang ditangani dalam satu tahun | Jumlah Realisasi Daerah Aliran Sungai yang ditangani dalam satu tahun | 2022 |
| Jumlah Kee (Kawasan Ekosistem Esensial) Yang Ditangani | Jumlah Kawasan Ekosistem Esensial yang ditangani dalam satu tahun | Jumlah Ekosistem esensial atau ekosistem penting yaitu kawasan dengan ekosistem yang berada di luar kawasan konservasi baik yang merupakan tanah hak maupun bukan hak, yang secara ekologis penting bagi konservasi keanekaragaman hayati yang ditangani dalam satu tahun | 2022 |
| Jumlah Target Das | Jumlah Target Daerah Aliran Sungai yang ditangani dalam Satu tahun | Jumlah Target Daerah Aliran Sungai yang ditangani dalam Satu tahun | 2022 |
| Jumlah Target Kee (Kawasan Ekosistem Esensial) | Jumlah Target Kawasan Ekosistem Esensial yang ditangani dalam satu tahun | Jumlah Target Ekosistem esensial atau ekosistem penting yaitu kawasan dengan ekosistem yang berada di luar kawasan konservasi baik yang merupakan tanah hak maupun bukan hak, yang secara ekologis penting bagi konservasi keanekaragaman hayati yang ditangani dalam satu tahun | 2022 |
| Jumlah Kelompok Atau Lembaga Dalam Perlindungan,Pengelolaan Dan Konservasi Hutan | jumlah kelompok masyarakat dalam yang terlibat perlindungan, pengelolaan dan konservasi hutan dalam satu tahun | Jumlah kelompok/lembaga yang berperan aktif dalam perlindungan dan pengelolaan Lingkungan Hidup. Antara lain Jumlah Kelompok atau Lembaga : - Kelompok Masyarakat - LSM - Lembaga - Masyarakat Hukum Adat) | 2022 |
| Kontribusi Kegiatan Perlindungan Dan Rehabilitasi | Jumlah Kontribusi Kegiatan Perlindungan dan Rehabilitasi Kawasan Tahura Banten terhadap peningkatan fungsi UPTD Tahura dalam satu tahun | Kontribusi Kegiatan Perlindungan dan Rehabilitasi Kawasan Tahura Banten terhadap peningkatan fungsi UPTD Tahura dalam satu tahun | 2022 |
| Kontribusi Kegiatan Pengembangan Dan Pemanfaatan | Jumlah Kontribusi Kegiatan Pengembangan Dan Pemanfaatan Kawasan Tahura Banten terhadap peningkatan fungsi UPTD Tahura dalam satu tahun | Kontribusi Kegiatan Pengembangan Dan Pemanfaatan Kawasan Tahura Banten terhadap peningkatan fungsi UPTD Tahura dalam satu tahun | 2022 |
| Luas Lahan Kritis Yang Direhabilitasi | Luas lahan kritis yang direhabilitasi melalui kegiatan penanaman (vegetatif) dan kegiatan penunjangnya | Luas kawasan tertentu sepanjang pantai yang mempunyai manfaat penting untuk mempertahankan kelestarian fungsi pantai | 2022 |
| Jumlah Bibit Yang Terdistribusi | Jumlah bibit yang terdistribusi pada kegiatan pengembangan perbenihan tanaman hutan dan kegiatan sertifikasi dan proteksi pereddaran benih tanaman hutan , sesuai permohonan masyarakat atau lembaga | Jumlah bibit yang terdistribusi pada kegiatan pengembangan perbenihan tanaman hutan dan kegiatan sertifikasi dan proteksi pereddaran benih tanaman hutan , sesuai permohonan masyarakat atau lembaga | 2022 |
| Luas Kawasan Hutan Suaka Alam | Luas Hutan suaka alam adalah luas hutan yang memiliki ciri khas tertentu dan memiliki fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman hayati tumbuhan, satwa, serta ekosistem.yang juga berfungsi sebagai wilayah sistem penyangga kehidupan | Hutan suaka alam adalah hutan yang memiliki ciri khas tertentu dan memiliki fungsi pokok sebagai kawasan pengawetan keanekaragaman hayati tumbuhan, satwa, serta ekosistem.yang juga berfungsi sebagai wilayah sistem penyangga kehidupan | 2022 |
| Luas Hutan Lindung | Luas Hutan Lindung adalah Luas kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, dan memelihara kesuburan tanah | Hutan Lindung adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, dan memelihara kesuburan tanah | 2022 |
| Luas Hutan Produksi | Luas Hutan Produksi adalah Luas kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil hutan. | Hutan Produksi adalah kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil hutan. | 2022 |
| Luas Kawasan Hutan Produksi Terbatas | luas Kawasan Hutan Produksi Terbatas merupakan hutan yang dialokasikan untuk produksi kayu dengan intensitas rendah | Hutan Produksi terbatas adalah Kawasan hutan dengan faktor-faktor kelas lereng, jenis tanah dan intensitas hujan setelah masing-masing dikalikan dengan angka penimbang mempunyai jumlah nilai antara 125-174, di luar kawasan lindung, hutan suaka alam, hutan pelestarian alam dan taman buru. | 2022 |
| Luas Hutan Ulayat/Adat | Luas Hutan Adat adalah Luas Hutan yang berada di dalam wilayah masyarakat hukum adat. | Hutan Adat adalah Hutan yang berada di dalam wilayah masyarakat hukum adat | 2022 |
| Perusahaan yang Memiliki HPH | data Jumlah Perusahaan yang Memiliki HPH (Perusahaan dan Luas kawasan hutan yang dikelola) | HPH atau Hak Pengusahaan Hutan adalah hak untuk mengusahakan hutan di dalam kawasan hutan produksi, yang kegiatannya terdiri dari penanaman, pemeliharaan, pengamanan, pemanenan hasil, pengolahan dan pemasaran hasil hutan. | 2022 |
| Kawasan Hutan yang dikelolah Rakyat | data Jumlah Kawasan Hutan yang dikelolah Rakyat (kelompok dan Luas kawasan hutan yang dikelola) | data Jumlah Kawasan Hutan yang dikelolah Rakyat (kelompok dan Luas kawasan hutan yang dikelola) | 2022 |
| Kayu Dicuri | Data Jumlah Kayu curian /Ilegal Loging | Data Jumlah Kayu curian /Ilegal Loging | 2022 |
| Luas Kerusakan Kawasan Hutan | Data Jumlah Luas Kerusakan Kawasan Hutan | kerusakan hutan adalah berkurangnya luasan areal hutan karena kerusakan ekosistem hutan yang sering disebut degradasi hutan ditambah juga penggundulan dan alih fungsi lahan hutan atau istilahnya deforestasi. | 2022 |
| Luas Kawasan Reklamasi Hutan | Data Jumlah Luas Kawasan Reklamasi Hutan | Reklamasi Hutan adalah usaha untuk memperbaiki atau memulihkan kembali Kawasan Hutan yang rusak sehingga berfungsi secara optimal sesuai dengan peruntukannya. | 2022 |
| Luas Kawasan Reboisasi Hutan | Data Jumlah Luas Kawasan Reboisasi Hutan | Reboisasi adalah upaya penanaman jenis pohon pada Kawasan Hutan, untuk mengembalikan fungsi Hutan. | 2022 |
| Kebakaran Hutan | Data Jumlah Kebakaran Hutan | Data Jumlah Luasan Kebakaran Hutan | 2022 |
| Produksi Dan Nilai Hasil Hutan Kayu | Data Jumlah Produksi Dan Nilai Hasil Hutan Kayu | Hasil Hutan Kayu adalah hasil hutan berupa kayu bulat ataupun kayu olahan | 2022 |
| Produksi Dan Nilai Hasil Hutan Non Kayu | Data Jumlah Produksi Dan Nilai Hasil Hutan Non Kayu | Hasil Hutan Bukan Kayu yang disingkat HHBK adalah hasil hutan hayati baik nabati maupun hewani beserta produk turunan dan budidaya kecuali kayu yang berasal dari hutan | 2022 |
Desain Kegiatan
Frekuensi, cakupan & metode
Kegiatan ini dilakukan
Berulang
Frekuensi Penyelenggaraan
Tahunan
Tipe Pengumpulan Data
Cross Sectional
Cakupan Wilayah
Sebagian Wilayah Indonesia
Wilayah Kegiatan:
| No | Nama Provinsi | Kabupaten/Kota |
|---|---|---|
| 1. | BANTEN | PANDEGLANG |
| 2. | BANTEN | LEBAK |
| 3. | BANTEN | TANGERANG |
| 4. | BANTEN | SERANG |
| 5. | BANTEN | KOTA TANGERANG |
| 6. | BANTEN | KOTA CILEGON |
| 7. | BANTEN | KOTA SERANG |
| 8. | BANTEN | KOTA TANGERANG SELATAN |
Metode Pengumpulan Data
- Pengumpulan data sekunder
Sarana Pengumpulan Data
- Mail
Unit Pengumpulan Data
- Lainnya, Bidang dan UPTD/Cabang Dinas
Pengumpulan Data
Uji coba, petugas & pelatihan
Uji Coba (Pilot Survey)
Tidak
Metode Pemeriksaan Kualitas
- Kunjungan kembali (revisit)
Penyesuaian Nonrespon
Tidak
Petugas Pengumpulan Data
-
Persyaratan Pendidikan Terendah
-
Jumlah Petugas
Supervisor/penyelia/pengawas : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pengumpul data/enumerator : 0 orang
Pelatihan Petugas
Tidak
Pengolahan & Diseminasi
Analisis & produk
Tahapan Pengolahan Data
Penyuntingan (Editing) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Penyandian (Coding) : Ya
Data Entry : Tidak
Penyahihan (Validasi) : Ya
Metode Analisis
Deskriptif
Unit Analisis
- Individu
- Usaha/Perusahaan
- Usaha/Perusahaan
Tingkat Penyajian Hasil Analisis
- Provinsi
Produk Kegiatan yang Tersedia untuk Umum
Variabel Kegiatan
30 variabel yang diolah/dikumpulkan
ID Variabel Indah: #45083
Produksi Dan Nilai Hasil Hutan Non Kayu
Numerik β’ -
["Produksi Dan Nilai Hasil Hutan Non kayu\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #45082
Produksi Dan Nilai Hasil Hutan Kayu
Numerik β’ -
["Produksi Dan Nilai Hasil Hutan Kayu\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #45081
Kebakaran Hutan
Numerik β’ meter persegi
["Kebakaran Hutan\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #45079
Luas Kawasan Reboisasi Hutan
Numerik β’ meter persegi
["Luas Kawasan Reboisasi Hutan\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #45078
Luas Kawasan Reklamasi Hutan
Numerik β’ meter persegi
["Luas Kawasan Reklamasi Hutan\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #45077
Luas Kerusakan Kawasan Hutan
Numerik β’ meter persegi
["Luas Kerusakan Kawasan Hutan\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #45075
Kayu Dicuri
Numerik β’ -
["Kayu Dicuri\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #45074
Kawasan Hutan yang dikelolah Rakyat
Numerik β’ meter persegi
["Kawasan Hutan yang dikelolah Rakyat\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #45073
Perusahaan yang Memiliki HPH
Numerik β’ Unit
["Perusahaan yang Memiliki HPH\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #45069
Luas Hutan Ulayat/Adat
Numerik β’ meter persegi
["Luas Hutan Ulayat/Adat\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #45068
Luas Kawasan Hutan Produksi Terbatas
Numerik β’ meter persegi
["Luas Kawasan Hutan Produksi Terbatas"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43733
Luas Hutan Produksi
Numerik β’ Ha
["Luas Hutan Produksi\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43732
Luas Hutan Lindung
Numerik β’ Ha
["Luas Hutan Lindung\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43731
Luas Kawasan Hutan Suaka Alam
Numerik β’ Ha
["Luas Kawasan Hutan Suaka Alam\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43730
Jumlah Tanaman Kehutanan dan Tanaman Produktif yang dibagikan kepada Masyarakat
Numerik β’ Tanaman
["Jumlah Tanaman Kehutanan dan Tanaman Produktif yang dibagikan kepada Masyarakat\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43729
Jumlah bibit yang di tanam
Numerik β’ Bibit/ha
["Jumlah bibit yang di tanam\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43728
JUmlah Kegiatan Pengembangan Dan Pemanfaatan
Numerik β’ Kegiatan
["JUmlah Kegiatan Pengembangan Dan Pemanfaatan\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43727
Jumlah Kegiatan Perlindungan Dan Rehabilitasi
Numerik β’ Kegiatan
["Jumlah Kegiatan Perlindungan Dan Rehabilitasi\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43726
Jumlah Kelompok Atau Lembaga Dalam Perlindungan, Pengelolaan Dan Konservasi Hutan
Numerik β’ Kelompok/Lembaga
["Jumlah Kelompok Atau Lembaga Dalam Perlindungan, Pengelolaan Dan Konservasi Hutan\t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43725
Jumlah Target Kee (Kawasan Ekosistem Esensial)
Numerik β’ -
["Jumlah Target Kee (Kawasan Ekosistem Esensial) "]Lihat β
ID Variabel Indah: #43724
Jumlah Target Das
Numerik β’ Desa
["Jumlah Target Das \t\t\t\t \t\t\t\t \t\t\t\t"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43723
Jumlah KEE (Kawasan Ekosistem Esensial) Yang Ditangani
Numerik β’ ha
["Jumlah KEE (Kawasan Ekosistem Esensial) Yang Ditangani"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43719
Jumlah Realisasi Das Yang Ditangani
Numerik β’ %
["Jumlah Realisasi Das Yang Ditangani"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43718
Jumlah Kelompok Yang Memanfaatkan Hasil Hutan
Numerik β’ Kelompok
["Jumlah Kelompok Yang Memanfaatkan Hasil Hutan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43716
Baseline Hhbk
Numerik β’ Rp
["Baseline Hhbk"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43713
Baseline Hasil Hutan Kayu
Numerik β’ M3/Rp
["Baseline Hasil Hutan Kayu"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43710
Baseline Pemanfaatan Kawasan
Numerik β’ Kg/Ton
["Baseline Pemanfaatan Kawasan"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43709
Realisasi Hhbk
Numerik β’ %
["Realisasi Hhbk"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43705
Realisasi Hasil Hutan Kayu
Numerik β’ %
["Realisasi Hasil Hutan Kayu"]Lihat β
ID Variabel Indah: #43703
Realisasi Pemanfaatan Kawasan
Numerik β’ %
["Realisasi Pemanfaatan Kawasan"]Lihat β
Indikator Kegiatan
13 indikator yang dihasilkan
ID Indikator Indah: #13663
Pengelola Kehutanan
Ha β’ -
["merupakan kegiatan kehutanan yang mencakup kegiatan merencanakan, menggunakan, memanfaatkan, melindungi, rehabilitasi serta mengembalikan ekosistem hutan yang didasarkan pada fungsi dan status suatu kawasan hutanat (kelompok dan Luas kawasan hutan yang dikelola)\t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat β
ID Indikator Indah: #13662
Luas Hutan Ulayat/Adat
Ha β’ -
["Luas Hutan Adat adalah Luas Hutan yang berada di dalam wilayah masyarakat hukum adat.\t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat β
ID Indikator Indah: #13659
Luas Kawasan Hutan Produksi Terbatas
Ha β’ -
["luas Kawasan Hutan Produksi Terbatas merupakan hutan yang dialokasikan untuk produksi kayu dengan intensitas rendah\t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat β
ID Indikator Indah: #13200
Luas Hutan Produksi
Ha β’ -
["Luas Hutan Produksi adalah Luas kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok memproduksi hasil hutan.\t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat β
ID Indikator Indah: #13199
Luas Hutan Lindung
Ha β’ -
["Luas Hutan Lindung adalah Luas kawasan hutan yang mempunyai fungsi pokok sebagai perlindungan sistem penyangga kehidupan untuk mengatur tata air, mencegah banjir, mengendalikan erosi, mencegah intrusi air laut, dan memelihara kesuburan tanah\t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat β
ID Indikator Indah: #13198
Luas Hutan Konservasi
Ha β’ -
["Luas kawasan hutan dengan ciri khas tertentu, yang mempunyai fungsi pokok pengawetan keanekaragaman tumbuhan dan satwa serta ekosistemnya. \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat β
ID Indikator Indah: #13197
Jumlah Bibit Yang Terdistribusi
Bibit/Batang β’ -
["Jumlah bibit yang terdistribusi pada kegiatan pengembangan perbenihan tanaman hutan dan kegiatan sertifikasi dan proteksi pereddaran benih tanaman hutan , sesuai permohonan masyarakat atau lembaga\t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat β
ID Indikator Indah: #13196
Luas Lahan Kritis Yang Direhabilitasi
Ha β’ -
["Luas lahan kritis yang direhabilitasi melalui kegiatan penanaman (vegetatif) dan kegiatan penunjangnya\t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat β
ID Indikator Indah: #13195
Kontribusi Kegiatan Perlindungan Dan Rehabilitasi (Peningkatan fungsi UPTD Tahura)
persen β’ -
["Jumlah persentase Kontribusi dari Kegiatan Perlindungan dan Rehabilitasi Kawasan Tahura Banten dan pengemnabgan dan pemanfaatan terhadap peningkatan fungsi UPTD Tahura dalam satu tahun \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat β
ID Indikator Indah: #13194
Jumlah Kelompok Atau Lembaga Dalam Perlindungan,Pengelolaan Dan Konservasi Hutan
Kelompok β’ -
["jumlah kelompok masyarakat dalam yang terlibat perlindungan, pengelolaan dan konservasi hutan dalam satu tahun \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat β
ID Indikator Indah: #13193
Peningkatan konservasi dan tata kelola DAS (kawasan/DAS)
Persen β’ -
["Realisasi DAS yang ditangani dalam satu tahun "]Lihat β
ID Indikator Indah: #13192
Peningkatan Jumlah Kelompok Yang Memanfaatkan Hasil Hutan
Kelompok Tani Hutan β’ -
["Kelompok Tani yang Memanfaatkan Hasil Hutan\t\t \t\t \t\t \t\t \t\t \t\t"]Lihat β
ID Indikator Indah: #13191
Pemanfaatan hutan bagi masyarakat
persen β’ -
["Pemanfaatan hutan bagi masyarakat"]Lihat β